Category Archives: Muhammad Nuzul Dzikri

Bersabarlah Sesaat

Diriwayatkan, Umar bin Al Khattab rodhiyallahu ‘anhu pernah menasehati:

“Kebenaran itu awalnya memang berat, namun ia terasa manis dalam jiwa. Sedangkan sebuah dosa memang seolah lebih mudah, namun ia menyimpan rasa pahit dalam jiwa..”

(Adabud Dunya wad Diin: 29)

Saudaraku, bertahanlah saat kita menapaki jalan hijrah. Semua masa transisi itu memang berat, namun rasa ini akan segera pudar dan berubah menjadi ringan dengan pertolongan ALLAH hingga yang bersemi hanyalah keberkahan.

Dan beruntunglah bagi Anda yang menjadikan Ramadhan sebagai momentum, sebab rasa berat itu akan semakin cepat larut dalam keberkahan bulan suci ini.

Bersabarlah sesaat dan nikmati keindahannya..

Penulis,
Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri Lc, حفظه الله تعالى

Surat Dari Kekasih…

Anda pernah melihat betapa antusiasnya seseorang membaca surat, WA, SUREL atau EMAIL dari kekasihnya ?
Atau anda pernah mengalaminya langsung?

Saudaraku,
Mari kita simak penuturan Abdullah bin Mas’ud -radhiyallahu ‘anhu-:

“Barangsiapa yang ingin mengetahui sedalam apa cintanya kepada ALLAH, maka bercerminlah bagaimana dirinya berinteraksi dengan AL QUR’AN.”
(Az Zuhd libnil Mubaarok 1/13, Akhlaq Hamalatil Qur’an lil Aajurii 1/6)

Seorang pencinta pasti akan membaca dan menikmati ucapan kekasihnya, LALU MUNGKINKAH SEORANG HAMBA YANG MENGAKU CINTA KEPADA ALLAH TAPI TIDAK PUNYA WAKTU BAHKAN TIDAK TERTARIK UNTUK MEMBACA AL QUR’AN APALAGI MENCARI TAHU MAKNANYA…?!

Muhammad Nuzul Dzikri Lc,  حفظه الله تعالى

Berapa Kali Membaca Do’a Istiftah Dalam Sholat Tarawih..?

Jawab:
Membaca doa istiftah saat tarawih tidak cukup hanya sekali di rakaat pertama, namun hendaknya dibaca setiap setelah takbiratul ihram (rakaat ke 3, ke 5 dan seterusnya) karena setiap 2 rakaat dalam shalat tarawih adalah shalat yang berdiri sendiri, terpisah dan tidak menyatu dengan yang sebelumnya.

Dijawab oleh salah satu pakar fiqh abad ini, Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin -rahimahullah- dalam Jalasat Ramadhaniyyah 20/25 dengan perubahan redaksi.

Saudaraku,
Kita bisa membaca doa istiftah yang singkat seperti:

الحمد لله حمداً كثيراً طيباً مباركاً فيه

ALHAMDULILLAAH HAMDAN KATSIIRON THOYYIBAN MUBAAROKAN FIIH
(HR. Muslim)

(Sebagaimana faidah yang kami dapatkan dari Syeikh bin Baz -rahimahullah- tentang istiftah dalam shalat sunnah)

Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri Lc,  حفظه الله تعالى

Anda Bisa…

ANDA BISA…

Rasanya itu salah satu pesan yang dibisikkan ramadhan ke telinga kita sebelum ia berlalu…

Ramadhan telah membuka mata anda bahwa ANDA BISA berubah…
Bahwa anda punya talent untuk menjadi orang shalih…
Bahwa Anda memiliki berjuta kebaikan…
Dan anda dapat meninggalkan dosa dan maksiat…

Puasa anda, tidak merokoknya anda sampai terbenamnya matahari, shalat-shalat anda, tetesan air mata taubat anda, tahajjud dan berbagai catatan prestasi anda selama ramadhan adalah bukti bahwa menjadi sosok yang shalih bukanlah hanya mimpi dan angan, namun harapan yang berada persis di pelupuk mata anda.

Dengan taufiq ALLAH lalu apa yang telah anda lakukan di ramadhan, inilah saatnya meraih mimpi-mimpi indah keshalihan itu!!!

Mintalah pertolongan kepada ALLAH, lalu sempurnakan apa yang telah anda rajut dan jangan dicerai beraikan!!!

ALLAH berfirman dalam surat An Nahl ayat 92:

‏﴿٩٢﴾ وَلَا تَكُونُوا۟ كَٱلَّتِى نَقَضَتْ غَزْلَهَا مِنۢ بَعْدِ قُوَّةٍ أَنكٰثًا …

Dan janganlah kalian seperti seorang perempuan yang menguraikan benang yang sudah dipintalnya dengan kuat, sehingga menjadi cerai berai kembali…

 Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri Lc,  حفظه الله تعالى

da100716-23:06

DIA dan Mereka…

‏﴿٢٧﴾ وَٱللَّهُ يُرِيدُ أَن يَتُوبَ عَلَيْكُمْ وَيُرِيدُ ٱلَّذِينَ يَتَّبِعُونَ ٱلشَّهَوٰتِ أَن تَمِيلُوا۟ مَيْلًا عَظِيمًا

(27) Dan Allah hendak menerima taubatmu, sedang orang-orang yang mengikuti hawa nafsunya bermaksud supaya kamu berpaling sejauh-jauhnya (dari kebenaran).
(An Nisaa: 27)

Perhatikanlah siapa yang ada dan apa yang terjadi di sekelilingmu, khususnya pada Ramadhan ini!

Keinginan siapa yang engkau turuti,
ALLAH atau mereka ?

(Terinspirasi dari nasehat Syeikh Shalih Sindi -hafizhahullah-)

Muhammad Nuzul Dzikri, Lc,  حفظه الله تعالى

Menjadi Yang Terbaik Di Bulan Ramadhan

Anda ingin menjadi yang terbaik di bulan Ramadhan tapi anda bukanlah seorang ustadz atau kiyai..?

Anda ingin menjadi yang terbaik di bulan Ramadhan tapi anda hanyalah seorang awam..?

Saudaraku,
Kesempatan itu terbuka lebar untuk anda.

Simak penuturan Nabi -shollallahu ‘alaihi wa sallam- saat ditanya: “Siapakah ahli puasa yang mendapat pahala terbesar (terbaik)..?” Maka beliau -shollallahu ‘alaihi wa sallam- mengatakan:

أكثرهم لله ذكرا. (رواه احمد وابن المبارك)

“Yang paling banyak berdzikir kepada ALLAH..”
(HR. Ahmad dan Ibnul Mubarok)

Saudaraku,
Penuhi hari-hari puasamu dengan berdzikir..!

● Disaat kita beraktifitas di rumah, di kantor atau tempat manapun, iringi dengan dzikir.

● Saat dalam perjalanan, dampingilah dengan dzikir, sambil mengemudi atau menjadi penumpang, basahilah lisan kita dengan asma ALLAH.

● Bagi yang sedang sakit, berdzikirlah saat anda terbaring lemah di atas kasur.

● Atau bagi wanita haid, nifas atau bumil dan menyusui, berdzikirlah di tengah kendalamu.

Ingatlah ALLAH selalu dalam derap langkahmu, jangan lupa membaca do’a dan dzikir yang telah diajarkan Nabi -shollallahu ‘alaihi wa sallam- mulai dari saat membuka mata sampai kita pejamkan kembali kedua mata ini.

Baca, renungkan lalu tuangkan makna demi makna dzikirmu itu dalam kehidupanmu !

Jadikan Ramadhan ini sebagai momentum berdzikir, maka anda menjadi ahli puasa yang terbaik.


Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri Lc, حفظه الله تعالى

=====
Beberapa dzikir yang bisa kita amalkan setiap saat, setiap hari, klik :

1. https://bbg-alilmu.com/archives/54812

2. https://t.me/bbg_alilmu/16705

3. https://t.me/bbg_alilmu/24279

Start Yang Baik

“Ini kan baru hari-hari pertama Ramadhan, insyallah saya akan semangat beribadah di 10 hari terakhir.”

Kalimat yang sering kita dengar karena meremehkan hari-hari pertama dengan dalih bahwa puncak Ramadhan dan lailatul qadar ada di akhir Ramadhan.

Saudaraku,
Memang benar puncak Ramadhan ada di akhir, dan amalan tergantung akhirnya, tapi bukankah sebuah start sangat menentukan hasil akhir ? Kebaikan dan ibadah adalah sebuah perlombaan (QS. Al Baqarah: 148), dan para juara terbiasa memiliki start yang bagus untuk mengendalikan jalannya perlombaan.
Bukankah pembalap terbaik sekalipun gagal meraih juara karena start di posisi terbelakang ?!

Kaidah menyatakan:
“Diantara ganjaran dari kebaikan yang kita lakukan adalah taufiq untuk kebaikan berikutnya.”

Jika kita berhasil mengisi hari pertama Ramadhan dengan amal shalih, maka amal hari pertama akan mengundang amal shalih di hari kedua, dan jika kita beramal di hari kedua, maka amal hari kedua akan mengundang amal hari ketiga, begitu selanjutnya sampai kita menutupnya dengan husnul khatimah.

Sebaliknya saudaraku,
Kaidah menyatakan:
“Diantara hukuman dari dosa adalah undangan untuk dosa berikutnya.”

Jika kita mengisi hari pertama dengan berbagai dosa, maka dosa-dosa hari pertama akan mengundang dosa di hari kedua dan begitu seterusnya sampai kita gagal di akhir Ramadhan.

Mari kita cetak start yang sebaik mungkin di hari-hari pertama ini.

Ditulis oleh,
Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri, Lc, حفظه الله تعالى

Penantian 1 Tahun Telah Usai..

Alhamdulillahilladzii bini’matihii tatimmush shoolihaat..

Penantian selama 1 tahun itupun usai hari ini..

Ia telah datang beberapa saat yang lalu..
Bulan ampunan..
Bulan rahmat..
Bulan penuh dengan warna warni keberkahan..

Saudaraku,
Alangkah beruntungnya kita!
ALLAH memilih kita ‘tuk bertemu kembali dengan Ramadhan, ya memilih kita..
‘Tuk menahan lapar dan dahaga di hari-hari mulia..
‘Tuk melantunkan Alquran di bulan Quran..
‘Tuk sujud dan ruku’ di malam-malam pembebasan dari siksa neraka..

Saudaraku, menolehlah ke belakang dan lihatlah ke sekeliling…
jutaan orang tidak seberuntung kita!

Maka… awalilah hari pertama ini dengan rasa syukur kepada-Nya, semoga rasa syukur ini mengundang berbagai kebaikan pada bulan ini..

“Jika kalian bersyukur, niscaya Aku pasti akan menambah nikmat-Ku.”
(QS. Ibrahim: 7)

Wahai pencari kebaikan, sambutlah dia…
Wahai pelaku kemaksiatan, berhentilah…
(HR. Tirmidzi)

Selamat menorehkan prestasi taqwa di bulan suci

Marhaban ya Ramadhan 1438 H

Muhammad Nuzul Dzikri, Lc,  حفظه الله تعالى

Hal Yang Sering Dilalaikan Oleh Para Wanita Muslimah Yang Sedang Haidh Saat Ramadhan

Simak penjelasan Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri Lc, حفظه الله تعالى berikut ini :

ARTIKEL TERKAIT
Tanya-Jawab Seputar Ramadhan

Ikuti terus channel :
https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih