Category Archives: Display Picture Dakwah

HADITS : Keutamaan EMPAT Kalimat # 4

Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda,

“Barangsiapa yang merasa bakhil untuk berinfaq dari hartanya atau memiliki sifat pengecut untuk menghadapi musuh atau merasa lemah untuk melewati malam dengan ibadah, hendaklah ia memperbanyak ucapan,
subhaanallah
walhamdulillah
walaa ilaaha illallah
wallahu akbar

[ HR. Ibnu Abi Syaibah ]
Silsilah ash-Shohiihah 6/688


ARTIKEL TERKAIT
Kumpulan HADITS

MUTIARA SALAF : Angan-Anganku

Allah Ta’ala berfirman (yang artinya),

“dan infakkanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum kematian datang kepada salah seorang di antara kamu; lalu dia berkata (menyesali), “Ya Tuhanku, sekiranya Engkau berkenan menunda (kematian)ku sedikit waktu lagi, maka aku dapat bersedekah dan aku akan termasuk orang-orang yang sholeh..”

[ Qs. Al-Munaafiquun: 10 ]

Ibrahim At Taimi rohimahullah berkata,

“Aku membayangkan tatkala diriku dicampakkan ke neraka, Lalu kumakan buah Zaqqum dan kuminum nanah, sedang tubuhku terkait dengan rantai dan belenggu.. saat itu kutanya diriku, “Apa yang engkau angan-angankan sekarang..?” maka jawabku, “Aku ingin kembali ke dunia dan beramal sholeh..”

maka aku berkata, “Engkau sedang berada dalam angan-anganmu sekarang, maka beramallah..!”

[ Umniyat al Mauta ]

Ibrahim at-Taimi rohimahullah (w. 92/95 H) adalah salah seorang fuqoha generasi tabi’in (muridnya shahabat Rosulullah shollallahu ‘alayhi wa sallam) dan seorang ahli ibadah.

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL

100 Hari Menjelang Ramadhan 1443 Insyaa Allah

.
Malam Kamis – 18 Jumadal Uula 1443
.
100 hari lagi, in-syaa Allah, Ramadhan akan tiba..
.
perbanyak DO’A.. semoga Allah mempertemukan kita dengan bulan Ramadhan tahun 1443 hijriyah ini dalam keadaan beriman, sehat fisik dan mental dan dijauhkan dari segala bahaya termasuk wabah covid-19 serta semua variannya..
.
yang masih punya hutang puasa Ramadhan tahun lalu, silahkan (segera) mengatur jadwal pelunasannya.. baarokallahu fiikum..
.
perhitungan ini berdasarkan prakiraan dengan +/- 1 hari error margin, in-syaa Allah..
.
yang hendak share, silahkan, baarokallahu fiikum..
.
.
#ramadhan1443
#puasa
#sehat

HADITS : Setiap Amalan Tergantung Pada Akhirnya

Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda,

“Sungguh ada seorang hamba yang menurut pandangan orang banyak mengamalkan amalan penghuni surga, namun berakhir menjadi penghuni neraka. Sebaliknya ada seorang hamba yang menurut pandangan orang melakukan amalan-amalan penduduk neraka, namun berakhir dengan menjadi penghuni surga. Sungguh amalan itu dilihat dari akhirnya..”

(HR. Bukhari, no. 6493)

Dalam riwayat lain disebutkan,

وَإِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالْخَوَاتِيمِ

“Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada akhirnya..”

(HR. Bukhari, no. 6607)

ARTIKEL TERKAIT
Kumpulan HADITS

HADITS : Bahaya Ghibah (Menggunjing)

●  Rosulullah shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda,

“Tahukah engkau apa itu ghibah..?” Mereka menjawab, “Allah dan Rosul-Nya yang lebih tahu..” Ia berkata, “Engkau menyebutkan kejelekan saudaramu yang ia tidak suka untuk didengarkan orang lain..”

Beliau ditanya, “Bagaimana jika yang disebutkan sesuai kenyataan..?” Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam menjawab, “Jika sesuai kenyataan berarti engkau telah mengghibahnya.. jika tidak sesuai, berarti engkau telah memfitnahnya..”

[ HR. Muslim no. 2589 ]

●  Rosulullah shollallahu ‘alayhi wa sallam juga bersabda,

“Siapa yang pernah menzholimi saudaranya berupa menodai kehormatan (seperti ghibah. pent) atau mengambil sesuatu yang menjadi miliknya, hendaknya ia meminta kehalalannya dari kezholiman tersebut hari ini.. sebelum tiba hari kiamat yang tidak akan bermanfaat lagi dinar dan dirham..

Pada saat itu bila ia mempunyai amal sholih maka akan diambil seukuran kezholiman yang ia perbuat.. bila tidak memiliki amal kebaikan, maka keburukan saudaranya akan diambil kemudian dibebankan kepadanya..”

[ HR. Bukhari no. 2449 ]

●  Imam Nawawi rohimahullah berkata,

“Ghibah adalah sesuatu yang amat jelek, namun tersebar dikhalayak ramai. Yang bisa selamat dari tergelincirnya lisan seperti ini hanyalah sedikit..

Ghibah memang membicarakan sesuatu yang ada pada orang lain, namun yang diceritakan adalah sesuatu yang ia tidak suka untuk diperdengarkan pada orang lain. Sesuatu yang diceritakan bisa jadi pada badan, agama, dunia, diri, akhlak, bentuk fisik, harta, anak, orang tua, istri, pembantu, budak, pakaian, cara jalan, gerak-gerik, wajah berseri, kebodohan, wajah cemberutnya, kefasihan lidah, atau segala hal yang berkaitan dengannya..

Cara ghibah bisa jadi melalui lisan, tulisan, isyarat, atau bermain isyarat dengan mata, tangan, kepala atau semisal itu..”

[ Al Adzkar – hal. 597 ]

●  Imam Qotaadah rohimahullah berkata,

“Siksa kubur itu berasal dari tiga bagian :
– sepertiganya dari ghibah (menggunjing),
– sepertiganya dari namimah (mengadu domba), serta
– sepertiganya lagi dari air kencing (tidak dibasuh dengan cara yang benar)..”

(Al-Baihaqi dalam Itsbat ‘Adzaabil Qobri no. 261, Ibnu Abid Dunya di dalam as-Shomt no. 189 dan Ibnu Rojab dalam Kitab Ahwaalul Qubur hal 65)

●  Imam Ibnu Qudamah rohimahullah mengatakan,

“Ketahuilah bahwa seseorang yang telah mendengarkan ghibah, maka dia telah berserikat dalam perbuatannya tersebut. Dia tidak (dianggap) terbebas dari dosa mendengarkan ghibah, kecuali dengan pengingkaran di lisannya..

Apabila ia takut, maka ia (wajib) untuk mengingkari dengan hatinya. Namun jika ia mampu berdiri (pergi), memotong pembicaraan ghibah tersebut ataupun (mengalihkan) dengan pembicaraan yang lain, maka dia harus untuk melakukannya..”

(Mukhtashor Minhaajul Qooshidiin 221)

●  Syaikh al-‘Utsaimin rohimahullah berkata,

Setiap orang yang mengghibahi orang lain, hakikatnya dia telah memberikan amalan sholehnya kepada orang tersebut..

Karena itulah, sebagian salaf mengatakan, “saya ingin memberi dirham kepada orang yang mengghibahi saya.. karena orang yang mengghibahi saya telah memberikan kepada saya yang lebih baik daripada dirham ini, yakni amal sholehnya..”

[ Al Liqo Asy Syahri – 58 ]

ARTIKEL TERKAIT
Kumpulan HADITS
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL

Keutamaan Membaca SUBHAANALLAH Sebanyak 100 KALI

Sehari Beramal Seribu Kebaikan, Bisakah..?

Sa’ad bin Abi Waqqash radhiyallahu ‘anhu berkata,

“Kami pernah berada di sisi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu beliau bersabda, Apakah salah seorang dari kalian tidak mampu untuk memperoleh seribu kebaikan setiap hari..?

Maka seseorang yang duduk bertanya, Bagaimana seseorang bisa memperoleh seribu kebaikan ?’ Beliau menjawab, ‘Ia bertasbih (membaca SUBHAANALLAH) 100 kali, maka akan ditulis untuknya 1,000 kebaikan, atau dihapus darinya seribu kesalahan.’

[HR. Muslim, no. 2698]

Yuk raih minimum SERIBU KEBAIKAN setiap harinya…
.
Ini malam pun bisa kita meraihnya, in-syaa Allah…
.
Penjelasan:
.
1. Hadits di atas menunjukkan keutamaan dzikir.
.
2. Satu kebaikan dibalas dengan sepuluh kebaikan semisal. Ini baru kelipatan minimal dari suatu amalan. Karena kelipatannya bisa mencapai 700 kali lipat.
.
3. Huruf aw (artinya: atau) dalam hadits bisa bermakna waw (artinya: dan), artinya dengan bertasbih seratus kali akan ditulis seribu kebaikan dan dihapus seribu maksiat.
.
4. Kalau aw dimaknakan dengan ‘atau’ maknanya menjadi ada yang bertasbih ditetapkan baginya seribu kebaikan, ada juga yang dihapuskan baginya seribu kesalahan
.
5. Hendaklah seorang guru mengajarkan kepada murid-muridnya fadhilah-fadhilah suatu amalan
.
6. Sahabat begitu semangat dalam melakukan kebaikan.
.
Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal MSc, حفظه الله تعالى
.
Ini adalah dzikir yang tidak terikat oleh waktu dan tempat, jadi silahkan di baca kapan saja (baca soal tanya-jawab di bawah). Wallahu a’lam.
.
PERTANYAAN :
Ingin menanyakan tentang hadits tentang dzikir membaca  SUBHANALLAH 100 x mendatangkan 1000 kebaikan. Dimana disebutkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alayhi Wasallam bersabda :

“Apakah salah seorang dari kalian tidak mampu untuk memperoleh 1000 kebaikan setiap hari ?

Apakah setiap hari ini ada pembatasan waktu bahwa dzikir membaca SUBHANALLAH ini hanya diucapkan sekali sehari ? …. Atau bolehkah kita baca beberapa kali (berulang-ulang) dalam sehari tanpa batas dengan harapan semakin banyak pahala kebaikan yang didapat dan semakin banyak kesalahan yang dihapus ?

Syukron Ustadz.

JAWABAN :
Boleh diulang lebih dari itu, karena Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam tidak membatasi sama sekali. Hanya menjelaskan bahwa orang yang membaca dzikir tersebut bisa mendapatkan pahala 1000 kebaikan. Wallahu a’lam

Dijawab oleh,
Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

 

MUTIARA SALAF : Ciri Orang Mukmin Saat Mendapatkan Ujian

Adz Dzahabi rohimahullah berkata,

“Seorang mukmin ketika diuji, dia bersabar, mengambil hikmahnya, serta beristighfar memohon ampun.. dia tidak menyibukkan dirinya dengan mencela Dzat Yang menghukumnya karena Allah adalah hakim yang adil.. lalu, dia justru memuji Allah karena agamanya masih selamat dan mengerti bahwa hukuman di dunia lebih ringan dan lebih baik baginya..”

[ Siyar A’lam An Nubala – 8/81 ]

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL