Dari pembahasan Kitab Al-Intishar (الانتصار بشرح عقيدة أئمة الأمصار) yang menjelaskan secara gamblang tentang aqidah ahlussunnah wal jama’ah yang dihimpun dari 2 (dua) karya ulama besar, yaitu: Abu Zur’ah Ar-Razi dan Abu Hatim Ar-Razi rahimahumallah.
Dari pembahasan Kitab Al-Intishar (الانتصار بشرح عقيدة أئمة الأمصار) yang menjelaskan secara gamblang tentang aqidah ahlussunnah wal jama’ah yang dihimpun dari 2 (dua) karya ulama besar, yaitu: Abu Zur’ah Ar-Razi dan Abu Hatim Ar-Razi rahimahumallah.
Dari pembahasan Kitab Al-Intishar (الانتصار بشرح عقيدة أئمة الأمصار) yang menjelaskan secara gamblang tentang aqidah ahlussunnah wal jama’ah yang dihimpun dari 2 (dua) karya ulama besar, yaitu: Abu Zur’ah Ar-Razi dan Abu Hatim Ar-Razi rahimahumallah.
Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى
Dari pembahasan Kitab Al-Intishar (الانتصار بشرح عقيدة أئمة الأمصار) yang menjelaskan secara gamblang tentang aqidah ahlussunnah wal jama’ah yang dihimpun dari 2 (dua) karya ulama besar, yaitu: Abu Zur’ah Ar-Razi dan Abu Hatim Ar-Razi rahimahumallah.
Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى
Dari pembahasan Kitab Al-Intishar (الانتصار بشرح عقيدة أئمة الأمصار) yang menjelaskan secara gamblang tentang aqidah ahlussunnah wal jama’ah yang dihimpun dari 2 (dua) karya ulama besar, yaitu: Abu Zur’ah Ar-Razi dan Abu Hatim Ar-Razi rahimahumallah.
Simak penjelasan Syaikh Prof. Dr. ‘Abdurrozzaq bin ‘Abdil Muhsin al Badr, حفظه الله تعالى .. diterjemahkan oleh Ustadz Abu Zaid Cecep Nurrahman, حفظه الله تعالى mulai menit ke 02.57
Berikut adalah pendapat KEDUA di kalangan ‘Ulama yang disampaikan oleh Ustadz Dr. Firanda Andirja MA..
Tujuan kami menghadirkan kedua pendapat ini agar kita tidak memilih suatu pendapat tanpa mengetahui dalil-dalilnya… Silahkan mengikuti salah satunya dan hendaknya kita berbesar hati bila ada yang tidak sependapat dengan pilihan kita.. Silahkan di share ke kerabat, teman, dll… Semoga bermanfaat
Masalah ini luas dan dalam menyikapi perbedaan pendapat di antara para Ulama adalah dengan berbesar hati dengan pendapat yang berbeda.
Ada perbedaan pendapat di kalangan ‘Ulama mengenai apakah boleh puasa Sunnah (terutama) Syawwal sebelum qodho (membayar hutang) puasa Ramadhan. Kami akan posting kedua pendapat tersebut… dan hendaknya kita berbesar hati bila ada yang kurang sependapat dengan pilihan kita… berikut adalah pendapat PERTAMA di kalangan ‘Ulama yang disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc.. Silahkan di share ke kerabat, teman, dll.. Semoga bermanfaat.