Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى berikut ini :

ARTIKEL TERKAIT
Tanya-Jawab Seputar Ramadhan
Ikuti terus channel :
https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih
Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى berikut ini :

ARTIKEL TERKAIT
Tanya-Jawab Seputar Ramadhan
Ikuti terus channel :
https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih
Saudaraku,
kita memasuki malam puncak dari malam-malam di bulan Ramadhan. Inilah babak Final! Prime Time yang harus kita manfaatkan! Persiapkan diri anda! Ini adalah kelas akselerasi!
10 hari terakhir, diantara malam-malam tersebut ada satu malam dimana kita berkesempatan (jika berhasil) meraih pahala seperti beribadah selama 1000 bulan. Dalam firman Allah disebutkan,
“Lailatul Qadar itu lebih baik dari seribu bulan..” (QS. Al-Qadar: 3)
Dan untuk malam spesial ini, bukan saja pahala berlipat yang akan kita dapatkan, namun juga ampunan, ya ampunan dari dosa-dosa kita.
Sabda Nabi -shalllallahu ‘alaihi wa sallam- yang sangat terkenal:
“Barangsiapa yang menghidupkan malam lailatul qadr karena iman dan mengharapkan pahala, maka Allah ampuni dosa-dosanya yang telah lalu..”
(HR. Bukhari)
Dengan demikian, tidak heran jika Aisyah -radhiyallahu ‘anha- bertutur:
“Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersungguh-sungguh dalam beribadah dengan kesungguhan yang tidak pernah terlihat di waktu-waktu yang lain.”
(HR. Muslim)
Renungkanlah…
Jika sosok sekaliber Nabi yang akan membuka pintu Surga pertama kali di hari kiamat masih mencari malam tersebut, lalu bagaimana dengan kita..?
Jika Kekasih Allah dan seseorang yang telah diampuni seluruh kekhilafannya masih mencari malam lailatul qadr, lalu apakah kita pantas santai-santai saja..?
Jika Seorang Nabi terbaik bangun untuk menghidupkan malam-malamnya, lalu kita membaca do’a tidur..?
Jika Rasul -shallallahu ‘alaihi wa sallam- sibuk membaca Alqur’an, lalu orang seperti kita sibuk nongkrong di luar..?
Lalu kita meremehkan..??
Sibuk menonton TV acara yang tidak bermanfaat..??
Saudaraku,
Ini 10 hari terakhir, jangan lengah ! Maksimalkanlah ! Usir rasa kantuk itu !
Ingatlah…inilah babak final bulan suci,
Dan ingatlah… kekalahan yang paling menyakitkan adalah kekalahan di sebuah partai final
Semoga ALLAH memberikan taufiq untuk kita semua,
Selamat berjuang!!! Bismillah.
Ditulis oleh,
Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri Lc, حفظه الله تعالى
Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى berikut ini : (tunggu hingga audio player muncul dibawah ini) :
MUMAYYIZ (artinya mampu membedakan antara yang baik dan buruk)
ARTIKEL TERKAIT
Tanya-Jawab Seputar Ramadhan…
Ikuti terus channel :
https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih
Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى berikut ini : (tunggu hingga audio player muncul dibawah ini) :
MUMAYYIZ (artinya mampu membedakan antara yang baik dan buruk)
ARTIKEL TERKAIT
Tanya-Jawab Seputar Ramadhan…
Ikuti terus channel :
https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih
PERTANYAAN:
Ustadz, apabila kita telah sholat taraweh bolehkah kita tahajjud lagi..?
JAWABAN:
Para ulama berbeda pendapat apakah boleh sholat malam melebihi sebelas roka’at atau tidak.
Mayoritas ulama berpendapat boleh berdasarkan hadits Ibnu Umar rodhiyallahu ‘anhumaa: “Sholat malam itu dua roka’at dua roka’at.” diriwayatkan oleh Abu Dawud dan yang lainnya.
Hadits tersebut tidak memberikan batasan jumlah.
Bahkan diantara ulama menyatakan bahwa tidak ada perselisihan dalam masalah ini.
Al Qadli Iyadl rohimahullah berkata, “Tidak ada perselisihan bahwa tidak ada batasan dalam sholat malam..”
Ibnu Abdil Barr rohimahullah berkata, “Tidak ada perselisihan diantara kaum muslimin bahwa sholat malam tidak ada batasannya..” (shohih fiqih sunnah 1/414)
ini juga yang dirojihkan oleh syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rohimahullah. dan inilah pendapat yang kuat.
atas dasar itu, boleh melakukan sholat tahajjud bila telah taraweh dan witir, dengan syarat tidak boleh witir dua kali. berdasarkan hadits: “Tidak ada dua witir dalam satu malam..” (HR Ahmad).
Namun bila mencukupkan dengan sholat taraweh bersama imam itu sudah mencukupi, berdasarkan hadits Abu Dzarr rodhiyallahu ‘anhu tentang kisah sholat tarawih Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam, Abu Dzarr berkata:
Lalu kami berkata: “Wahai Rosulullah, bagaimana bila sisa malam ini kita gunakan untuk sholat sunnah..?” Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barang siapa yang sholat bersama imam sampai selesai, maka dituliskan untuknya sholat semalam suntuk..” HR At Tirmidzi dan ia berkata, “Hadits hasan shohih..”
Dalam hadits tersebut Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam mencukupkan dengan sholat bersama imam.
wallahu a’lam
Dijawab oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى
Courtesy of Al Fawaid
Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى berikut ini : (tunggu hingga audio player muncul dibawah ini) :
ARTIKEL TERKAIT
Apakah Niat Puasa Ramadhan Harus Dilakukan Setiap Hari..?
Tanya-Jawab Seputar Ramadhan…
Ikuti terus channel :
https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih
Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى berikut ini : (tunggu hingga audio player muncul dibawah ini) :
ARTIKEL TERKAIT
Tanya-Jawab Seputar Ramadhan…
Ikuti terus channel :
https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih
Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى berikut ini : (tunggu hingga audio player muncul dibawah ini) :
ARTIKEL TERKAIT
Tanya-Jawab Seputar Ramadhan…
Ikuti terus channel :
https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih
Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى berikut ini : (tunggu hingga audio player muncul dibawah ini) :
ARTIKEL TERKAIT
Tanya-Jawab Seputar Ramadhan…
Ikuti terus channel :
https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih
Kupas Tuntas Tentang (KTT) DO’A. Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى berikut ini :
(tunggu hingga audio player muncul dibawah ini) : Ikuti terus channel : https://telegram.me/bbg_alilmu
Simak artikel terkait dalam Daftar berikut ini (KLIK Link dibawah ini) :