Menangislah…
Menangislah jika Al-Quran sama sekali tak kau sentuh di hari dan malam mu.
Menangislah jika shalat tak kau datangi padahal Dia telah memanggilmu sebanyak 5 kali dalam satu hari satu malam.
Engkau meminta dariNya rezeki, namun panggilanNya pun malas kau tanggapi.
Engkau meminta dariNya kebahagiaan, namun kitabNya (Al-Quran) pun kau biarkan bersawang.
Duhai jika aku masih memiliki rasa malu.. Maka aku malu harus bermaksiat di hadapanNya sedangkan aku memakan rezeki dariNya.
Dan duhai jika aku masih memiliki rasa malu.. Maka aku malu karena enggan dari panggilan-panggilanNya, padahal aku selalu menghirup nikmat oksigen yang tetap Dia beri untukKu.
Aku malu.. Namun Dia tetap sayang kepadaku dengan memanggilku untuk bersujud meminta ampun kepadaNya..
Ya Allah.. Aku malu padaMu. Maka maafkanlah seluruh kelalaian ku selama ini.
Allahumma innii astaghfiruka wa atuubu ilaik..
Syafiq Riza Basalamah, حفظه الله تعالى
Sekilas Tentang Acara 7-Bulan Ibu Hamil…
Simak Penjelasan Badru Salam حفظه الله تعالى berikut ini :
Cara Beribadah Dengan Nama Allah – AS SALAAM
Berikut ini merupakan rekaman dari ceramah agama Ustadz Abu Yahya Badrusalam حفظه الله تعالى sekaligus kajian kitab Mausu’ah Fiqh Al-Qulub (موسوعة فقه القلوب) karya Syaikh Muhammad bin Ibrahim At-Tuwaijiri.
DAFTAR ISI LENGKAP — Bagaimana Cara Beribadah Dengan Nama dan Sifat ALLAH
Hal Yang Bikin Seseorang Sulit ‘DITERIMA’ Orang Di Sekitarnya…
Menemukannya atau tidak, di sekeliling kita ada tipikal WANITA yang dimanapun dia ada, biasanya wanita lain tidak tahan berteman (atau sekedar duduk) lama dengannya.
Mendapatinya atau tidak, ada tipikal pria yang kata orang, dunia terasa lebih nyaman tanpanya.
Di kantor, orang terkoneksi dengannya karena tuntutan pekerjaan yang memaksa. Di luar itu, lebih menjaga hati kalau tidak banyak bicara dengannya. Kalaupun harus bicara, baiknya seperlunya saja.
Di sekolah/kampus, tugas tim bukan jadi ringan tapi justru bertambah berat jika sekelompok dengannya, karena harus banyak sabar dengan kata-katanya.
Intinya:
1⃣ Orang merasa baiknya dia tak ada.
2⃣ Dia ganti komunitas pun, orang tetap berkata yang sama.
Yang miris, tipikal seperti ini pun kerap ditemukan di kalangan orang-orang yang sudah belajar agama. Belajar agamanya tidak salah. Tapi mungkin ilmu yang ditimba belum meresap ke dalam relung jiwa.
Semoga Allah menunjukkan hidayah kepada penulis dan kita semua seandainya kita pun demikian adanya.
Penulis ungkap masalah ini bukan berarti tak ada yang tidak senang dengan penulis, karena penulis sadar akan makna perkataan Imam Asy-Syafi’i:
رضا الناس غاية لا تدرك
“Menggapai ridha seluruh manusia ada misi yang tidak akan pernah tercapai.”
Belum lagi makna perkataan para ulama yang lain:
“Orang yang ingin membuat semua orang senang padanya termasuk orang yang tamak pada dunia.”
Di antara hal yang membuat seorang wanita dan pria jadi sulit ‘diterima’ dimana-mana:
? PADA WANITA:
Bicara yang tajam, merendahkan orang lain & seringkali menyinggung perasaan, dan sudah jadi kebiasaan bahkan TRADEMARK.
Misalnya:
-Dengan nada sindiran menghina: Maaf ya, dari teman SMA seangkatan, kamu saja yang belum punya anak.
-Merendahkan akhwat lain: Ukhti ini tampangnya seperti pembantu loh. Ke rumah ana yuk, banyak setrikaan.
-Afwan ya Ukht, calon suamiku lebih kaya dari calon suamimu.
? PADA PRIA:
Bicara yang mencitrakan tinggi hati, merendahkan orang lain, anti-kritik, seolah paling hebat & paling pintar, tidak mau kalah dalam diskusi/debat, bahkan jadi TRADEMARK.
Misalnya:
-Kalau tidak ada saya, organisasi ini tidak akan jalan.
-Kalau bukan karena saya, kalian tidak akan mampu.
-Jangan ceramahi saya. Saya lebih lama belajar darimu.
-Jangan membantah. Saya paling tidak suka dibantah.
PENUTUP
Jangan bayangkan wajah siapa-siapa saat Anda membaca contoh saya.
Mari kita bercermin diri, karena mengukur baju memang harus di badan sendiri.
_________________________
Muflih Safitra, حفظه الله تعالى
Pernahkah Kita Membelanya..?
Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
مَا مِنْ امْرِئٍ يَخْذُلُ امْرَأً مُسْلِمًا فِي مَوْضِعٍ تُنْتَهَكُ فِيهِ حُرْمَتُهُ وَيُنْتَقَصُ فِيهِ مِنْ عِرْضِهِ إِلَّا خَذَلَهُ اللَّهُ فِي مَوْطِنٍ يُحِبُّ فِيهِ نُصْرَتَهُ وَمَا مِنْ امْرِئٍ يَنْصُرُ مُسْلِمًا فِي مَوْضِعٍ يُنْتَقَصُ فِيهِ مِنْ عِرْضِهِ وَيُنْتَهَكُ فِيهِ مِنْ حُرْمَتِهِ إِلَّا نَصَرَهُ اللَّهُ فِي مَوْطِنٍ يُحِبُّ نُصْرَتَهُ
“Tidaklah seseorang menghinakan seorang muslim di tempat yang dilecehkan dan dirusak kehormatannya, kecuali Allah akan hinakan orang itu di tempat yang dia ingin mendapat pertolongan. Tidaklah seorang menolong seorang muslim di tempat yang dilecehkan dan dirusak kehormatannya, kecuali Allah akan menolongnya di tempat ia berharap mendapat pertolongan” (H.R Abu Dawud, dihasankan oleh Syaikh al-Albany)
Ketika saudara atau teman kita dighibah pernahkah kita membelanya..
Banyak diantara kita yang terasa manis ketika mendengar ghibah..
Padahal membela kehormatan saudara kita sesama muslim yang dirusak padahal kita tahu bahwa ia tidak demikian adalah pahala yang besar.
Nabi juga bersabda:
مَنْ رَدَّ عَنْ عِرْضِ أَخِيهِ رَدَّ اللَّهُ عَنْ وَجْهِهِ النَّارَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
“Barangsiapa yang membantah/ membela kehormatan saudaranya, Allah akan palingkan wajahnya dari neraka pada hari kiamat” (H.R atTirmidzi dan Ahmad, dishahihkan oleh Syaikh al-Albany)
Badru Salam, حفظه الله تعالى
Cara Beribadah Dengan Sifat Allah – AL QUDS
Berikut ini merupakan rekaman dari ceramah agama Ustadz Abu Yahya Badrusalam حفظه الله تعالى sekaligus kajian kitab Mausu’ah Fiqh Al-Qulub (موسوعة فقه القلوب) karya Syaikh Muhammad bin Ibrahim At-Tuwaijiri.
DAFTAR ISI LENGKAP — Bagaimana Cara Beribadah Dengan Nama dan Sifat ALLAH
Peninggalan Rasulullah Mulai Punah…
السنّةَُ التي تُوفي عنها رَسُولُ اللَّهِ* :-
# للإمــام أحمد بــن حنبل – رحِـمُه اللّٰه تعالى –
# عن الحَسَنِ بْنِ إِسْمَاعِيلَ الّربْعي، قَالَ: قَالَ لي أَحْمَدُ بنُ حَنبل – إمامُ أهلِ السُّنةِ والصابرُ تحت المِحنةِ :-
Dari Hasan bin Ismail Ar-Rib’i berkata bahwa Ahmad bin Hambal, seorang Imam ahli Sunnah yang telah teruji kesabarannya berkata kepadaku.
#أَجْمعَ تسعون رجلاً من التابعين
?وأَئمةِ المسلمين،
?وأَئمةِ السلف،
?وفُقهاءِ الأمصارِ
Telah berijma sembilan puluh ulama dari kalangan tabi’in, mereka Imam kaum muslimin, Imam generasi salaf dan Imam ahli fikih.
# عَلَى أنّ السُّنةَ التي تُوفي عنها
رَسُولُ اللَّهِ ﷺ :-
Bahwa ajaran yang diwariskan Rasulullah antara lain,
1⃣
أولها: الرِّضا بقضاء اللَّه عَزَّ وَجَلَّ، والتسليم لأمره، والصبر عَلَى حكمه، والأخذ بما أمر اللَّه به، والإنتهاء عما نهي اللَّه عنه .
Menerima putusan takdir Allah, pasrah terhadap ketetapan-Nya, bersabar dalam menjalankan hukum-Nya, melaksanakan perintah-Nya dan meninggalkan larangan-Nya.
2⃣
والإيمان بالقدر خيره وشره .
Beriman kepada takdir, yang baik dan yang buruk.
3⃣
وترك المراء والجدال فِي الدين .
Tidak adu mulut dan debat dalam perkara agama.
4⃣
والمسح عَلَى الخفين .
Mengusap Khuof (sepatu Bot).
5⃣
والجهاد مع كل خليفة، بَر وفاجر .
Berjihad bersama pemimpin baik yang adil maupun jahat.
6⃣
والصلاة عَلَى من مات من أهل القبلة .
Menyalatkan jenazah ahli kiblat.
7⃣
والإيمان:
✅ قول، وعمل،
⬆ يَزِيد بالطاعة،
⬇ وينقص بالمعصية .
Iman terdiri dari ucapan dan perbuatan, yang bertambah dengan ketaatan dan berkurang karena kemaksiatan.
8⃣
والقرآن:
▫كلام اللَّه،
▫منزل عَلَى قلب نبيه مُحَمَّد ﷺ.
▫غير مخلوق من حيثما تلى.
Al-Quran adalah Kalamullah, yang diturunkan ke dalam hati Nabi Muhammad, bukan makhluk dan terbaca.
9⃣
والصبر تحت لواء السلطان عَلَى ما كان فيه من عدل، أو جور .
Bersabar dibawah kekuasaan pemimpin muslim dalam keadaan apapun baik adil maupun jahat.
?
وأن لا نخرج عَلَى الأمراء بالسيف،
وإن جاروا .
Tidak boleh berontak terhadap pemimpin dengan senjata meskipun mereka jahat.
1⃣1⃣
وأن لا نكفر أحداً من أهل التوحيد، وإن عملوا الكبائر .
Tidak boleh mengkafirkan ahli tauhid meskipun mereka melakukan dosa besar.
1⃣2⃣
والكف عما شجر بين أصحاب رَسُول اللَّهِ ﷺ .
Harus menahan diri dari memperbincangkan perselisihan yang terjadi di antara shahabat Rasulullah.
1⃣3⃣
وأفضل الناس، بعد رَسُول اللَّهِ ﷺ:
? أبو بكر،
? وعمر،
? وعثمان،
? وعلي ابن عم رَسُول اللَّهِ ﷺ .
Manusia paling utama setelah Rasulullah adalah,
– Abu Bakar
– Umar
– Utsman
– Ali anak paman Rasulullah.
1⃣4⃣
والترحم عَلَى:
↙ جميع أصحاب رَسُول اللَّهِ ﷺ،
↙ وعلى أولاده،
↙ وأزواجه،
↙ وأصهاره،
رضوان اللَّه عليهم أجمعين.
Harus mendoakan rahmat kepada,
– Seluruh shahabat Rasulullah.
– Putra-putri Rasulullah.
– Istri-istri Rasulullah.
– Dan mertua-mertua Rasulullah.
↑↑← فهذه السُّن
Semua perkara diatas adalah Sunnah-sunnah Rasulullah.
# الزموها تَسلموا،
✅ أَخْذُها هُدى،
⛔ وتَرْكُها ضَلالة.
Berpeganglah dan terimalah dengan lapang dada karena menerapkannya sebuah petunjuk dan meninggalkannya sebuah kesesatan.
# المصدر : طبقات الحنابلة؛ ج: (١). ص: (١٣٠ – ١٣١) .
والله تعالى أعلم .
Sumber: Thaqatul Hanabilah, juz 1 hal. 130-131
Wallahualam.
Zainal Abidin bin Syamsuddin, حفظه الله تعالى
Pemegang Sanksi Adalah Allah Ta’ala…
Cara Ber-Ibadah Dengan Sifat Allah – AL MALIK…
Berikut ini merupakan rekaman dari ceramah agama Ustadz Badru Salam حفظه الله تعالى sekaligus kajian kitab Mausu’ah Fiqh Al-Qulub (موسوعة فقه القلوب) karya Syaikh Muhammad bin Ibrahim At-Tuwaijiri.

