Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى berikut ini :
Cerita Kawanku
Cerita kawanku :
Ada satu hal yang menarik saat ana dulu interview di kantor lama… Biasanya interview mah sendiri-sendiri, ini berlima langsung…
Di ruangan, Kita dites dan diantara tesnya, kita diminta untuk mengomentari sebuah kertas polos berwarna putih, lalu di tengahnya ada titik hitam kecil…
Kita ditanya, “apa yang anda lihat..?” dan tidak boleh sama jawabannya.
Naas nya ana kebagian terakhir…
Orang pertama menjawab, “titik hitam..”
Orang kedua menjawab, “tinta hitam..”
Orang ketiga menjawab, “bulatan hitam..”
Orang keempat menjawab, “noda hitam..”
Terus sampailah ke ana, dan ana kehabisan ide… Mencari padanan kata yang pas… Karena terlalu lama mikir, ana dipaksa segera menjawab dan dihitung sampai 5, lalu secara spontan ana langsung mengatakan “kertas putih…”
Setelah menjawab itu, ana merasa nyesel, karena merasa menjawab ngawur…
Ternyata, si penginterview atau pengetes tadi mengatakan… “ternyata dari semua orang, ada beberapa yang yang anti-mainstream, dan orang seperti ini yang kita cari..”
Lalu beliau melanjutkan, “kita cenderung melihat sesuatu yang kecil (titik hitam tadi) tapi melalaikan sesuatu yang lebih besar dan jelas, yaitu kertas putih..”
Dalam ilmu psikologi, dia melanjutkan, “kita manusia suka melihat suatu cela kepada segala sesuatu, termasuk kepada sesama manusia, tapi kita tidak melihat “The big picture”-nya, yaitu kertas besar yang berwarna putih… Kita lebih cenderung melihat sesuatu cela yang kecil dan melupakan sesuatu yang besar berwarna putih…”
Alhamdulillah, ternyata ana lolos tes, dan mendapatkan pelajaran secara berharga tidak sengaja, bahwa memang tidak dipungkiri, kita lebih mudah melihat suatu cela yang kecil (kejelekan), ketimbang melihat kebaikan yang begitu besar dan tampak..”
Ditulis oleh,
Ustadz DR. Firanda Andirja MA, حفظه الله تعالى
Pujian Dan Celaan Tidak Akan Merubah Hakekat Dirimu Di Hadapan Allah…
Firanda Andirja, حفظه الله تعالى
Untuk apa engkau ujub dan bangga dengan pujian manusia…
Apakah pujian tersebut akan merubah hakekatmu….?
Sedikitpun tidak akan mengangkat derajatmu di sisi Allah…., jika memang engkau rendah di sisi Allah
Buat apa pula engkau terlalu bersedih dengan celaan karena penilaian manusia…?
Toh celaan tersebut tak akan merendahkanmu di sisi Allah jika memang engkau mulia di sisi-Nya
Carilah keridoan Allah…
jangan pernah mencari keridoan manusia…
Bagaimanapun engkau dipuji orang pasti ada orang lain yang mencelamu… Bagaimanapun engkau dicela pasti ada saja yang sayang dan memujimu…
Ingatlah perkataan Imam Asy-Syafii rahimahullah
رضا الناس غاية لا تدرك
“Keridoan manusia adalah tujuan yang tidak akan pernah tercapai”
Bolehkah Menceritakan Kenikmatan Yang Kita Terima…?
Badru Salam, حفظه الله تعالى
Simak penjelasan Ustadz Badru Salam, حفظه الله تعالى berikut ini
(tunggu hingga audio player muncul dibawah ini) : Ikuti terus channel : https://telegram.me/bbg_alilmu
Nasehat Bagi Wanita Yang Bekerja Di Luar Rumah…
Badru Salam, حفظه الله تعالى
Simak penjelasan Ustadz Badru Salam, حفظه الله تعالى berikut ini
(tunggu hingga audio player muncul dibawah ini) : Ikuti terus channel : https://telegram.me/bbg_alilmu
Bagaimana Menghilangkan Pikiran Buruk…?
Badru Salam, حفظه الله تعالى
Simak penjelasan Ustadz Badru Salam, حفظه الله تعالى berikut ini
(tunggu hingga audio player muncul dibawah ini) : Ikuti terus channel : https://telegram.me/bbg_alilmu
Apakah Benar Kemiskinan Melemahkan Iman …?
Badru Salam, حفظه الله تعالى
Simak penjelasan Ustadz Badru Salam, حفظه الله تعالى berikut ini
(tunggu hingga audio player muncul dibawah ini) : Ikuti terus channel : https://telegram.me/bbg_alilmu
Sebagaimana Engkau Menjalani Hidupmu Demikianlah Kondisimu Tatkala Ajal Menjemputmu…!!!
Firanda Andirja, حفظه الله تعالى
Nabi shallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
يُبْعَثُ كُلُّ عَبْدٍ عَلَى مَا مَاتَ عَلَيْهِ
“Setiap hamba akan dibangkitkan berdasarkan kondisi meninggalnya” (HR Muslim no 2878)
Berkata Al-Munaawi,
أَيْ يَمُوْتُ عَلَى مَا عَاشَ عَلَيْهِ وَيُبْعَثُ عَلَى ذَلِكَ
“Yaitu ia meninggal di atas kehidupan yang biasa ia jalani dan ia dibangkitkan di atas hal itu” (At-Taisiir bi Syarh Al-Jaami’ As-Shogiir 2/859)
Para pembaca yang budiman… kita semua tahu bahwasanya kematian datang tiba-tiba…tidak peduli dengan kondisi seorang hamba apakah dalam keadaan ketaatan kepada Allah atau dalam keadaan sedang bermaksiat…, apakah dalam keadaan sakit ataupun dalam keadaan sehat… semuanya terjadi tiba-tiba…
Seorang penyair berkata :
تَزَوَّدْ مِنَ التَّقْوَى فَإِنَّكَ لاَ تَدْرِي*** إِذَا جَنَّ لَيْلٌ هَلْ تَعِيْشُ إِلَى الْفَجْرِ
Berbekallah ketakwaan karena sesungguhnya engkau tidak tahu…
Jika malam telah tiba apakah engkau masih bisa hidup hingga pagi hari
وَكَمْ مِنْ صَحِيْحٍ مَاتَ مِنْ غَيْرِ عِلَّةٍ *** وَكَمْ مِنْ عَلِيْلٍ عَاشَ حِيْناً مِنَ الدَّهْرِ
Betapa banyak orang yang sehat kemudian meninggal tanpa didahului sakit…
Dan betapa banyak orang yang sakit yang masih bisa hidup beberapa lama
فَكَمْ مِنْ فَتًى أَمْسَى وَأَصْبَحَ ضَاحِكًا *** وَقَدْ نُسِجَتْ أَكْفَانُهُ وَهُوَ لاَ يَدْرِِي
Betapa banyak pemuda yang tertawa di pagi dan petang hari
Padahal kafan mereka sedang ditenun dalam keadaan mereka tidak sadar
وَكَمْ مِنْ صِغَارٍ يُرْتَجَى طُوْلُ عُمْرِهِمْ *** وَقَدْ أُدْخِلَتْ أَجْسَامُهُمْ ظُلْمَةَ الْقَبْرِ
Betapa banyak anak-anak yang diharapkan panjang umur…
Padahal tubuh mereka telah dimasukkan dalam kegelapan kuburan
وَكَمْ مِنْ عَرُوْسٍ زَيَّنُوْهَا لِزَوْجِهَا *** وَقَدْ قُبِضَتْ أَرْوَاحُهُمْ لَيْلَةَ الْقَدْرِ
Betapa banyak mempelai wanita yang dirias untuk dipersembahkan kepada mempelai lelaki…
Padahal ruh mereka telah dicabut tatkala di malam lailatul qodar
Kartu Pintar QONA’AH… Tinggal CETAK Dan SEBAR…
Bekerjasama dengan ‘Sunnah Smart Card’ dan untuk memudahkan bagi ikhwan/akhwat yang berdomisili di luar kota/pulau/negeri, kami hadirkan kartu pintar Edisi QONA’AH
Silahkan klik dan download file ke flashdisk dan bawa ke toko digital printing untuk di print dengan standard sbb (rekomendasi) :
1. Ukuran KARTU NAMA (standard ukuran Indonesia 9 cm x 5.5 cm)
2. Di laminasi ‘DOFF’ (minta dipanaskan dengan suhu paling panas dan dilakukan 2x agar tahan lama)
KARTU PINTAR INI TIDAK UNTUK DI-JUAL BELIKAN !!!
Jika ada pertanyaan, bisa diajukan ke EMAIL : bbg.alilmu@gmail.com
Silahkan di SHARE. Semoga bermanfaat. Baarakallahu fiikum.
Begini tampilannya (depan – belakang)
Kartu Pintar ‘MAHRAM BAGI PRIA’… Tinggal CETAK Dan SEBAR…
Bekerjasama dengan ‘Sunnah Smart Card’ dan untuk memudahkan bagi ikhwan/akhwat yang berdomisili di luar kota/pulau/negeri, kami hadirkan kartu pintar ‘Mahram Bagi Pria’
Silahkan klik dan download file ke flashdisk dan bawa ke toko digital printing untuk di print dengan standard sbb (rekomendasi) :
1. Ukuran KARTU NAMA (standard ukuran Indonesia 9 cm x 5.5 cm), atau ukuran yang lebih besar sesuai kebutuhan. Bisa juga di print sebagai stiker.
2. Di laminasi ‘DOFF’ (minta dipanaskan dengan suhu paling panas dan dilakukan 2x agar tahan lama)
KARTU PINTAR INI TIDAK UNTUK DI-JUAL BELIKAN !!!
Jika ada pertanyaan, bisa diajukan ke EMAIL : bbg.alilmu@gmail.com
Silahkan di SHARE. Semoga bermanfaat. Baarakallahu fiikum.
Begini tampilannya (depan – belakang)



