Begini Teladan Salafus Shalih Dalam Menundukkan Pandangan Kepada Wanita

Ustadz Kholid Syamhudi, Lc, حفظه الله تعالى

طلب داود بن عبد الله بعض أمراء البصرة فلجأ إلى رجل من اصحابه وكان منزله أقصى البصرة. وكان الرجل غيورا فأنزله منزلة وكانت له امراة يقال لها زرقاء وكانت جميلة فخرج الرجل في حاجة وأوصاها أن تلطفه وتخدمه فلما قدم الرجل قال له كيف رايت الزرقاء وكيف كان لطفها بك قال من الزرقاء قال أم منزلك قال ما أدري أزرقاء هي أم كحلاء فأتاها زوجها فتناولها وقال أوصيتك بداود أن تلطفيه وتخدميه فلم تفعلي قالت أوصيتني برجل أعمى والله ما رفع طرفه إلي

“Daud bin ‘Abdillah mencari sebagian pejabat Bashrah. Dia pun pergi kepada seorang sahabatnya yang tempat tinggalnya di ujung Bashrah. Ia seorang yang pencemburu. Maka sahabatnya Daud tersebut memperlakukan Daud sesuai dengan kedudukannya.

Sahabatnya tersebut punya seorang istri cantik yang biasa dipanggil Zarqa’. (Setelah menyambut Daud) sahabatnya tadi keluar sebentar untuk suatu keperluan. Ia berpesan kepada istrinya supaya bersikap ramah dan berkhidmat kepada tamunya (yaitu Daud).

Ketika orang itu datang, ia bertanya kepada Daud, “Bagaimana kamu menilai Zarqa’ dan bagaimana keramahannya kepadamu?”

Daud balik bertanya, “Siapakah Zarqa’?”

Ia menjawab, “Nyonya rumah yang kamu singgahi ini!”

Daud mengatakan, “Aku tidak mengetahui apakah Zarqa’ ataukah Kahla.”

Maka, orang itu pun mendatangi Zarqa’ lalu memarahinya dan mengatakan, “Aku berpesan kepadamu supaya bersikap ramah kepada Daud dan berkhidmat kepadanya, tetapi kamu tidak melakukan demikian?”.

Zarqa’ menjawab, “(Suamiku) engkau berpesan kepadaku supaya berkhidmat kepada orang yang ‘buta’. Demi Allah, ia tidak mengangkat pandangannya kepadaku sedikit pun”

(dari kitab Dzammul Hawa, 89)

Ref:
https://www.facebook.com/muslimah.or.id/posts/10154538792955195

1240. Pengajian Berpaham Takfiri

1240. BBG Al Ilmu – 55

Tanya:
Ada teman mengajak saya mengikuti pengajian tentang Tauhid dengan memakai buku Muhammad Quthub (adik sayyid quthub). Pertanyaannya apakah muhammad quthb ini mashabnya ahlusunnah atau salaf ?? Kami takut salah pemahaman.

Jawab:
Ust. Rochmad Supriyadi, Lc حفظه الله تعالى

Muhammad quthub dan saudara nya memiliki manhaj yang menyimpang dari pemahaman salaf, banyak ulama yang telah meluruskan paham nya yang memiliki akidah pengkafiran terhadap rakyat dan penguasa. Bisa dikata ia berpemahaman takfiri mengadopsi dari kelompok khowarij yang wajib untuk dijauhi.

والله أعلم بالصواب

⌣̊┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈⌣̊

Al Qur’an Al Adhim

Ust. Rochmad Supriyadi, Lc حفظه الله تعالى

Alhamdulillah, was sholatu was salamu ala Rosulillah, wa ba`du;

Allah Ta`ala telah mengutus Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam dengan membawa Al~Qur`an yang di jadikan hujjah bagi seluruh umat manusia.
Sehingga orang-orang arab yang ahli dalam bahasa arab mengakui bahwa Al~Qur`an merupakan mukjizat yang di berikan Allah Ta`ala.

Berkata Al~Walid Ibnul Mughiroh, ” Sungguh demi Allah, didalam bacaan Al Qur`an terdapat rasa manis lagi menenangkan jiwa, menentramkan hati, alangkah indahnya apa yang di lantunkan oleh Nabi ini “.

Al~Qur`an merupakan cahaya yang menerangi kegelapan, memberikan hidayah bagi kesesatan, obat bagi jiwa yang sakit, menghidupkan hati yang mati, barang siapa yang berpegang teguh dengan nya pasti akan mendapatkan penjagaan, barang siapa yang berkata dengan nya pasti akan benar, dan barang siapa yang berhukum dengan nya akan adil, akan menuntun kedalam jalan yang lurus.

Allah Ta`ala mengkisahkan para jin yang mendengarkan bacaan Al Qur`an, “Katakanlah (hai Muhammad): “Telah diwahyukan kepadamu bahwasanya: telah mendengarkan sekumpulan jin (akan Al Quran), lalu mereka berkata: Sesungguhnya kami telah mendengarkan Al Quran yang menakjubkan. (yang) memberi petunjuk kapada jalan yang benar, lalu kami beriman kepadanya. Dan kami sekali-kali tidak akan mempersekutukan seseorangpun dengan Tuhan kami “. (QS Al Jinn 1~2).

Membaca Al Qur`an dan mentadaburi isi dan kandungan didalamnya serta mengamalkan nya akan memberikan pencerahan dan kemuliaan.

Abu Dzar radhiyallahu`anhu berkata, “Wahai Rasulullah, berikan wasiat kepada kami, maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Hendaknya engkau memperbanyak membaca Al Qur`an, sesungguhnya Al Qur`an merupakan cahaya bagimu dimuka bumi dan simpanan pahala untukmu di langit “. (HR. Ibnu Hibban).

Sebaik baik manusia adalah seorang yang membaca Al Qur`an dan mengajarkan nya, sebagai mana yang dilakukan oleh Abu Abdurrahman As~Sulamy ………

Bolehkah Mengirim Hadiah Ke Kerabat Yang Sudah Wafat Dan Bolehkah Mengirim Bacaan Ayat Al Qur’an Untuk Mayyit ?

Ustadz Badru Salam, Lc, حفظه الله تعال

(1) Bila kita ingin mengirim hadiah bagi orangtua dan suami yang sudah wafat, apakah ada tuntunannya ? bila iya, amalan apa saja yang  bisa dilakukan ?

(2) Apakah Sholat 2 Raka’at Fajar sama dengan sholat sunnah qobliya shubuh ?

(3) Apakah kiriman bacaan ayat Al Qur’an akan sampai ke mayyit ?

Simak jawabannya Ustadz Badru Salam, Lc, حفظه الله تعال  berikut ini :

Bolehkah Menggiatkan Silaturahim Dengan Niat Agar Diperpanjang Umur Dan Dimudahkan Rezeki Oleh Allah Ta’ala..?

Bolehkah kita menggiatkan silaturahim dengan niat agar dipanjangkan umur dan dimudahkan rezeki oleh Allah Ta’ala dan apakah ini bertentangan dengan firman Allah dalam surat Hud 15-16 ?

Simak jawaban Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى  berikut ini:

 

Apakah Allah Mencintaiku..?

Pertanyaan yang merayuku untuk introspeksi.. Kucoba membuka Al Qur’an..

● Kudapati Allah mencintai orang orang yang sabar..
kulihat diriku.. ah betapa sedikitnya kesabaranku..

● Kudapati Allah mencintai orang orang yang berjihad..
ku lihat diriku.. amat lemah untuk melawan nafsuku..
kurang kesungguhanku untuk selalu menaatiNya..

● Kudapati Allah mencintai orang-orang yang berbuat ihsan.. apalagi ini.. teramat jauh diriku dari derajat ihsan..
hatiku gundah..

Tak ada tanda pada diriku bahwa Allah mencintaiku.. Kucoba kembali membaca Al Qur’an..

● Kudapati Allah mencintai orang orang yang suka bertaubat..
aku segera merenung..
mungkin ayat ini untukku dan yang sepertiku..

Segera lisanku berucap..
Astaghfirullah wa atuubu ilaihi..
Astaghfirullah wa atuubu ilaihi..

Semoga ini membuat Allah mencintai diriku..

Ya Robb.. ampuni dosaku..

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Jangan Lupa Doakan Yang Terbaik Untuk Presidenmu

Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal, MSc حفظه الله تعالى

Dari ‘Abdush Shomad bin Yazid Al Baghdadiy, ia berkata bahwa ia pernah mendengar Fudhail bin ‘Iyadh berkata,

لو أن لي دعوة مستجابة ما صيرتها الا في الامام

“Seandainya aku memiliki doa yang mustajab, aku akan tujukan doa tersebut pada pemimpinku.”
Ada yang bertanya pada Fudhail, “Kenapa bisa begitu?” Ia menjawab, “Jika aku tujukan doa tersebut pada diriku saja, maka itu hanya bermanfaat untukku. Namun jika aku tujukan untuk pemimpinku, maka rakyat dan negara akan menjadi baik.”
(Hilyatul Auliya’ karya Abu Nu’aim Al Ashfahaniy, 8: 77, Darul Ihya’ At Turots Al ‘Iroqiy)

Seandainya…

Ustadz Firanda Andirja, MA حفظه الله تعالى

Seandainya Syaikh Albani rahimahullah hidup saat ini….

Beliau pernah berkata :
“Penyakit anak muda sekarang adalah begitu mereka mulai merasa punya suatu ilmu yang sebelumnya mereka tidak ketahui, maka merekapun mengangkat kepala mereka (merasa tinggi), mereka merasa telah menguasai semuanya, maka merekapun diliputi dengan penyakit ujub dan terpedayalah mereka.

Kita kawatir mereka terkena sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam :
“Tiga perkara yang membinasakan :
* kikir yang ditaati,
* hawa nafsu yang diikuti, dan
* ujub nya seseorang dengan pemikirannya….”

Ini diucapkan oleh syaikh Albani sebelum ada dunia FB dan WA, lantas bagaimana jika syaikh Albani melihat kondisi para ahli copas di FB, yang begitu berani protes, kritik, menampilkan pendapat, bangga dengan pemikirannya, dll? Tanpa hati-hati..,dan tanpa menimbang maslahat dan mudorot, apa yang ada di benaknya langsung jadi status…

Sempatkan Baca Tafsir Walau Satu Ayat

Ustadz Firanda Andirja, MA حفظه الله تعالى

Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata :

” قراءة آيةٍ بتفكر وتفهم, خيرٌ من قراءة ختمة بغير تدبرٍ وتفهم”.

“Membaca satu ayat dengan tafakur/tadabbur serta berusaha untuk memahaminya lebih baik dari pada mengkhatamkan al-Quran tanpa tadabbur dan pemahaman.”

1239. Penjelasan Surat Al-Qolam : 4

1239. BBG Al Ilmu

Tanya:
Mohon penjelasannya tentang surat Al Qolam : 4, yang di maksud sosok Nabi Muhammad shollallahu ‘alaihi wasallam di sini adalah orang yang ramah seperti apa ? Lemah lembut seperti apa dan penuh kasih sayang seperti apa ?

Jawab:
Ustadz Abdussalam Busyro, Lc, حفظه الله تعالى

Allah Subhana Wata’ala memberikan pujian untuk nabinya dengan kata-kata ‘adhiim’, yang menunjukkan beliau adalah sosok yang luar biasa di depan seluruh manusia.
* Beliau adalah terbaik untuk para suami.
* Beliau terbaik dan teladan bagi para bapak.
* Beliau terbaik tatkala masih anak-anak.
* Beliau terbaik tatkala menjadi kakek.
* Beliau adalah guru yang terbaik, sangat penyantun, penyayang, beliau juga bersabda (yang artinya) :
“Aku di utus sebagai seorang guru dan pendidik.”

Beliau juga sangat lembut :
* Tidak mendholimi
* Tidak menyakiti
* Tidak menghina
* Tidak berlaku curang
* Tidak suka mengumpat
* Tidak berlaku kasar

Bahkan halusnya perangai beliau, juga ada di telapak tangannya. Ada sahabat berkata (yang artinya) : “Aku menyalami tangan Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam, aku dapatkan (telapak tangannya-pent) melebihi halusnya sutra.

Demikianlah di antara perilaku nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.

Semoga kita di beri kemudahan dalam mencontoh sunnah-sunah beliau shallallahu ‘alaihi wasallam… Aamiin

⌣̊┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈⌣̊

Menebar Cahaya Sunnah