629. Tj Tidak Puasa Setiap Hari Di Awal Dzulhijjah

629. BBG Al Ilmu – 49

Tanya:
Seandainya tidak setiap hari 1 – 9 Dzulhijjah berpuasa, Bagaimanakah hukumnya ?

Jawab:
Yang dianjurkan adalah puasa selama hari-hari tersebut ATAU pada sebagian hari-hari tersebut, terutama puasa pada hari Arofah karena Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Berpuasa pada hari Arafah karena mengharap pahala dari الله melebur dosa2 setahun sebelum dan sesudahnya.” (HR Muslim).

Jadi yang bapak tanyakan tidak mengapa, insya-Allah, yang terpenting jangan lewatkan tanggal 9-nya karena keutamaannya.
والله أعلم بالصواب
Sumber:
http://almanhaj.or.id/content/2888/slash/0/keutamaan-10-hari-pertama-bulan-dzulhijjah-dan-amalan-yang-disyariatkan/

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

628. Tj Hukum Menyanyikan Lagu Kebangsaan Dan Hormat Bendera

628. BBG Al Ilmu – 49

Tanya:
Bagaimana hukum menyanyikan lagu kebangsaan kita indonesia raya yang tiap upacara kita lakukan dan bagaimana hukum hormat kepada bendera merah putih ?

Jawab:
Sebagian besar Ulama dengan tegas melarang nyanyian apapun bentuknya dikarenakan memang الله melarangnya, dan juga melarang penghormatan bendera dengan dalil yang jelas. Namun sebagian lagi berusaha memperinci mana yang haram dan mana yang halal. Di dalam tubuh MUI pun ada perbedaan pendapat mengenai masalah ini. Untuk jelasnya, silahkan dibaca link:

Mereka yang melarangnya:
http://abul-jauzaa.blogspot.com/2011/06/merah-putih.html

Mereka yang memperinci mana yang haram mana yang tidak:
http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/hukum-hormat-bendera.html

Perbedaan pendapat dalam MUI:
http://news.okezone.com/read/2011/03/22/337/437668/mui-terpecah-soal-hukum-hormat-ke-bendera

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

627. Tj Peminum Khamar Tidak Diterima Pahala Shalatnya 40 Hari

627. BBG Al Ilmu – 29

Tanya:
Seseorang yang berjudi atau minum khamar, maka amal ibadahnya selama 40 hari tidak diterima, apakah ini benar atau salah ? Lalu bagaimana jika ini benar, seandainya dia bertobat sebelum 40 hari ?

Jawab:
Penjelasannya ada di dalam hadits berikut:
Dari Abdullah bin Umar radhiallahu anhuma berkata : Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Barangsiapa yang meminum khamar, maka Allah tidak akan menerima shalatnya selama empat puluh hari. Jika dia bertaubat maka Allah akan menerima taubatnya. Akan tetapi, jika dia kembali melakukannya, maka Allah tidak akan menerima shalatnya selama empat puluh hari. Jika dia bertaubat, maka Allah akan menerima taubatnya.

Namun jika dia kembali lagi melakukannya, maka Allah tidak akan menerima lagi shalatnya selama empat puluh hari. Bila dia bertaubat maka Allah akan menerima taubatnya. Apabila dia kembali melakukannya pada kali keempat, maka Allah tidak menerima shalatnya selama empat puluh hari. Dan setelah itu, jika dia bertaubat, maka Allah tidak akan menerima taubatnya, dan dia akan diberikan minum dari sungai Khabal.” Kemudian ditanyakan, “Wahai Abu Abdurrahman (Ibnu Umar), apakah itu sungai Al-Khabal?” dia menjawab, “Yaitu sungai dari nanah penghuni neraka.”
(HR. At-Tirmizi no. 1862 dan dinyatakan shahih oleh Al-Albani dalam Shahih Al-Jami’ no. 6312).

Shalatnya tidak diterima selama 40 hari setiap kali dia meminum khamar. Tidak diterima di sini BUKAN artinya jika dia shalat maka shalatnya tidak diterima. Akan tetapi maksudnya di sini adalah bahwa pahala shalatnya selama 40 hari akan terhapus dengan dosa dia minum khamar sekali. Karenanya selama 40 hari itu dia tetap wajib shalat, jika tidak maka dia berdosa dua kali, dosa minum khamar dan dosa meninggalkan shalat.

والله أعلم بالصواب

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

626. Tj Siapakah Syi’ah

626. BBG Al Ilmu

Tanya:
Ada teman yang beraliran Syi’ah menyatakan bhwa Syi’ah itu sekedar berbeda manhaj saja, yaitu manhaj Ja’fariyah. Sama seperti manhaj Hanafi, Syaafii, Maliki, Hambali yang mana malahan Imam2 itu pernah berguru kepada Imam Ja’far dan ujung2nya berguru kepada tabi’iin, sahabat hingga kepada Nabi.

Jawab:
Syi’ah Ja’fariyah adalah nama lain dari Syi’ah Imamiyah Itsna Asyariyah. Banyak orang yang menyangka bahwa perbedaan antara Ahlussunnah dengan Syiah Imamiyah Itsna Asyariyah (Ja’fariyah) dianggap seperti perbedaan antara NU dengan Muhammadiyah, antara Madzhab Syafi’i dengan Madzhab Maliki. Padahal perbedaan-perbedaannya sangat fundamental. Rukun Iman mereka berbeda dengan rukun Iman kita, rukun Islamnya juga berbeda, begitu pula kitab-kitab hadistnya juga berbeda. Mereka mengkafirkan istri2 Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam dan juga mengkafirkan hampir semua sahabat. Bahkan sesuai pengakuan sebagian besar ulama-ulama Syi’ah, bahwa Al-Qur’an mereka juga berbeda dengan Al-Qur’an kita (Ahlussunnah).

Apabila ada dari ulama mereka yang pura-pura (taqiyah) mengatakan bahwa Al-Qur’annya sama, maka dalam menafsirkan ayat-ayatnya sangat berbeda dan berlainan. Sehingga tepatlah apabila ulama-ulama Ahlussunnah mengatakan : “Bahwa Syi’ah Imamiyah Itsna Asyariyah (Ja’fariyah) adalah satu agama tersendiri”.

Imam Ahmad Rahimahullah mengatakan:
“Barang siapa mencela (sahabat Nabi Shallallahu ‘Alaihi
Wasallam) maka aku khawatir ia menjadi kafir seperti
halnya orang-orang Rafidhah.” (Al-Sunnah Al-Khalal 2/557-558).

Imam Malik Rahimahullah:
“Orang yang mencela shahabat-shahabat Nabi Shallallahu
‘Alaihi Wasallam, maka ia tidak termasuk dalam golongan
Islam.” (As Sunnah, milik al-Khalal:  2/557).

Untuk lengkapnya, penanya dianjurkan membaca:
http://www.gensyiah.com/

http://old.gensyiah.com/fatwa-dan-pendirian-ulama-sunni-terhadap-aqidah-syiah.html?print=1http://

والله أعلم بالصواب

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

Ibu

Ust. Syafiq R Basalamh, حفظه الله

RAHMATMU YA RABBY

PERNAHKAH KITA MENGUKUR SEPANJANG APA KASIH DAN CINTA SEORANG IBU???

PERNAHKAH KITA MENIMBANG SEBERAT APA CINTA NYA???

PERNAHKAH KITA MERENUNG SETULUS APA KASIHNYA???
 
Atau setelah kita dewasa

Setelah kita bisa berjalan, bisa berlari, Bisa bekerja mencari hidup
Memiliki pasangan hidup
 
Setelah kita tidak butuh lagi dengan suapannya
Dengan gandengan tangannya
Dengan pelukannya
Dengan dekapannya
Dengan ninaboboknya
dengan belaiannya
Dengan, segala belas kasihnya
 
Kita mulai menjauh darinya
Kita mulai sibuk dengan urusan kita
Kita mulai lupa dengannya
 
Akhi/ukhti
Andai semua waktumu kau luangkan untuk ibundamu
Andai semua hartamu kau berikan kepada ibundamu
Aku, yakin kaupun mustahil melakukannya
Tapi kalau itu yang kau lakukan… Kau pun takkan pernah bisa membalasnya…
 
Tiada hal yang paling membahagiakan hati seorang ibu, lebih dari melihat anaknya bahagia…
 
Tiada hal yang melarakan hatinya lebih dari melihat musibah menimpa buah hati..
Apapun yang dibutuhkan anaknya akan dipenuhi, asalkan ia bisa kembali tersenyum

Dia rela memakai sandal yang usang, asalkan anaknya pakai sandal baru
Dia rela begadang aslkan anaknya lelap tidurnya
Dia kuat menahan lapar di perutnya, tp dia g’ tahan melihat anaknya kelaparan

Dia rela nyawanya digadaikan asalkan anaknya hidup

Dia rela hatinya diiris-iris aslkan anaknya senang

Akhi\Ukhti..
Bila kau berada dekat dengan ibunya, maka hampirilah ia sekarang…
Kecuplah keningnya
Minta maafnya
Minta ridhanya
Pijat kakinya
Dan ucapkan Rabbighfirli wa liwalidayya warhamhuma kama Rabbayani shoghiran
 
Bila kau jauh darinya, telponlah dia, denganrkan suaranya, mintalah doanya
Dan kirimkanlah sesuatu untuknya
 
Dan bila dia berada di alam yang berbeda…
Angkatlah tanganmu
Pujilah Rabbmu
Dan doakan ibumu
SeLaLu

RABBYGHFIRLI waliWAALIDaYYa WArHamHuma KAMa RobbaYani SHagiran

 Ditulis oleh Ustadz Dr. Syafiq Riza Hasan Basalamah MA

Di Saat Pesawat Terbang Jatuh Menimpa Pemukiman Penduduk

Ust. M Arifin Badri, حفظه الله

Saudaraku! Pernahkah anda membaca berita tentang pesawat terbang yang menjatuhi rumah penduduk?

Diberitakan bahwa salah satu warga yang sedang mandi, berlari menyelamatkan diri dan lupa kalau dirinya sedang telanjang. Terkejut yang dbercampur dengan rasa takut menjadikannya lupa mengenakan baju.

Kira kira Bagaimana halnya bila rasa takut yang melandanya lebih dahsyat dari sekedar suara dentuman pesawat terbang yang menghantam rumah tetangganya?

Pada suatu hari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

تحشرون حفاة عراة غرلا»

Kalian akan dibangkitkan dalam kondisi tidak beralaskan kaki,telanjang dan tidak dikhitan.

Spontan ‘Aisyah bertanya: wahai Rasulullah, bila demikian, lelaki dan wanita saling memandangi sesama mereka?

Rasulullah menjawab:

: «الأمر أشد من أن يهمهم ذاك

Situasi saat itu begitu menakutkan sehingga mereka sama sekali tidak memikirkan urusan seperti itu. ( Bukhary)

Ya Allah, naungilah kami di Allah Mahsyar.

Oleh: Ustad Muhammad Arifin Badri

Menyambut 1 Dzulhijjah

Ust. Syafiq Basalamah, حفظه الله
Akhi Ukhti…

Hari ini tanggal berapa yaa?
Yang jelas, kalau menurut kalender masehi (baca kristen) 5 oktober 2013

Namun menurut kalender Hijriyah (baca Islam) 29 Dzul Qa’dah 1434 H

Bisa jadi besok tanggal 1 Dzul Hijjah, kalau Hilal terlihat sore ini…

Ia emangnya kenapa, kalau besok tgl 1 Dzul Hijjah?

Itulah yang jadi masalah, banyak drkita yang sudah tidak lagi menghiraukan kalender Islam, padahal ibadah2 itu dikaitkan dengannya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda tentang keutamaan 10 hari awal Dzul Hijjah
((مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهَا أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الأَيَّامِ ». يَعْنِى أَيَّامَ الْعَشْرِ. قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَلاَ الْجِهَادُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ قَالَ « وَلاَ الْجِهَادُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ إِلاَّ رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَىْءٍ))
“Tdk ada hari dimana suatu amal shaleh lebih dicintai Allah melebhi amal shaleh yang dilakukan di sepuluh hari ini (sepuluh hari
pertama Dzulhijjah,.).” Para sahabat bertanya: Wahai Rasulullah, termasuk lebih utama dari jihad fi sabilillah? Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Termasuk lebh utama dibanding jihad fi sabilillah. Kecuali orang yang keluar dengan jiwa & hartanya (ke medan jihad), & tidak ada satupun yang kembali.” (HR. Al Bukhari, Ahmad, Abu Daud, dan At Turmudzi)

Jadi, insya Allah, mulai besok/lusa, hari2 itu dimulai
Maka jangan disia-siakan!

Apa saja amalan yang seharusnya dilakukan???

Ya, semua amal shaleh… shalat sunnah diperbanyak

Shalat sunnah, dhuhur yang biasa 4 rakaat jadikan 8 atau 10 (+ qabliah ba’diah)

Puasa sunnah, bagi yag belum bayar hutang ramadhan, mulai besok puasa!

Baca Qur’an, yang belum khatam Ramadhan, besok digenjot lagi
Shilaturrahim, khususnya ama ortu, kalaupun harus mudik gak papa!

Sedekah…
Dan yang paling mudah, banyak2 berdzikir (tahmid, takbir, tahlil) Dll

Puncaknya adalah tanggal 9
DzulHijjah (hari Arafah) tatkala para jemaah haji kumpul di padang Arafah…jangan lupa untuk berpuasa, karena, ada harapan diampuni dosa 2 tahun. (HR. Ahmad & Muslim)

Dan juga pada tgl 10, ada ibadah Qurban, ibadah yang tidak ada di bulan2 lainnya.

Bagi yang ingin berkurban, ada syariatnya, yang harus dijaga sejak terlihatnya Dzul Hijjah:
Tidak boleh memotong kuku dan rambutnya sampai hewan qurbannya disembelih
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
إذا رأيتم هلال ذي الحجة وأراد أحدكم أن يضّحي فلا يأخذ من شعره ولا من أظفاره حتى يضحي
“Jika kamu melihat hilal bulan Dzul Hijjah dan salah seorang di antara kamu ingin berkurban, maka hendaklah ia menahan diri dari (memotong) rambut dan kukunya sehingga hewan qurbannya disembilih”. (HR Muslim).

Mungkin sebagian akan berbicara, lho kok baru dengar ya?

Tapi hadits ini shohih, dan begitulah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengajarkan & ingatlah
orang yang sedang berihram untuk umroh atau haji juga tidak boleh potong kuku & rambutnya, kalaupun kita yang belum bisa umrah, paling tidak dapat merasakan seperti mereka.

Selamat mengamalkan!

– – – – – •(*)•- – – – –

Untukmu Wahai Para Istri…

Ust. Ferry Nasution, حفظه الله

Wahai para istri, perhatikan beberapa kalimat dibawah ini:

1. Apakah menyulitkanmu jika dirimu menemui suamimu ketika dia masuk kerumahmu, engkau menyambutnya dengan wajah yang ceria , manis dan penuh senyuman?!!

Wahai para istri,

2. Berhiaslah untuk suamimu dan raihlah pahala disisi ALLAH Ta’ala. Ingat! ALLAH itu indah dan menyukai keindahan, gunakanlah wangi-wangian untuknya!
Bercelaklah!
Berpakaianlah yang terindah dengan busana yang bagus yang kau miliki untuk menyambut kedatangan suamimu.
Ingatlah para istri!
Janganlah sekali-kali engkau bermuka masam dan cemberut dihadapannya.

3. Jadilah engkau wahai istri yang selalu memiliki sifat lapang dada, tenang, bersahaja, ramah dan senantiasa mengingat ALLAH didalam segala keadaan.

4. Didiklah buah hatimu dengan baik dengan penuh kelembutan dan kasih sayang, penuhilah rumahmu dengan, tasbih,takbir, tahmid dan tahlil serta perbanyaklah membaca alqur’an, khususnya surah albaqarah, karena surat tersebut dapat mengusir syaithan.

5.Bangunkanlah suamimu untuk mengerjakan shalat malam, anjurkan dia untuk berpuasa sunnah dan ingatkan kembali dia tentang keutamaan berinfaq serta janganlah engkau melarangnya untuk berbuat baik kepada orang tuanya.

6. Perbanyaklah istighfar untuk dirimu, suamimu, orang tuamu dan semua kaum muslimin dan berdoalah selalu agar diberikan keturuna yang shaleh dan shalehah agar dirimu memperoleh kebahagiaan dunia dan akhirat.

Semoga memberikan manfaat serta dapat diamalkan dalam kehidupan kita sehari-hari.

Rujukan: kitab keluarga sakinah oleh ust yazid jawas, dengan beberapa tambahan.

Akhukum Ahmad Ferry Nasution.

Penghafal Al Qur’an Akan Memakai Mahkota Kehormatan Di Hari Qiyamat..Siapa mau?

Ust. Abu Riyadl, حفظه الله

Dari Abu Hurairah rodhiyallahu anhu berkata bahwa nabi shalallahu alaihi wasalam bersabda:

يجيء صاحب القرآن يوم القيامة ، فيقول : يا رب حله ، فيلبس تاج الكرامة . ثم يقول : يا رب زده فيلبس حلة الكرامة ، ثم يقول : يا رب ارض عنه ، فيقال اقرأ وارق ويزاد بكل آية حسنة ) .(حسن) (صحيح الجامع  8030  

” Dihari qiyamat akan didatangkan orang yang hafal Al Quran, maka berkata Al Quran; “Wahai rabku, pakaikanlah dia dengan pakaian perhiasan.” Maka orang tersebut di berikan mahkota kehormatan.
Al Quran berkata lagi:

“Wahai Robku tambahlah pakaiannya(perhiasannya).” Maka orang itu di beri pakaian kehormatannya.
Al Quran lalu berkata lagi; “Wahai Robku, ridhailah dia.” Maka kepadanya di katakan; “Bacalah dan naiklah (derajatmu disurga).” Dan untuk setiap ayat, ia di beri tambahan satu kebajikan.”

Hadits ini dihasankan oleh albani dalaam shohihul jami’ no. 8030

625. Tj Hikmah Dibalik Larangan Memotong Kuku

625. BBG Al Ilmu – 357

Tanya:
Adakah penjelasan khusus mengapa dilarang memotong rambut dan kuku bagi orang yang hendak berkurban ?

Jawab:
Dalil pelarangan itu terdapat dalam hadits berikut:
“Siapa saja yang ingin berqurban dan apabila telah memasuki awal Dzulhijah (1 Dzulhijah), maka janganlah ia memotong rambut dan kukunya sampai ia berqurban.” (HR Muslim 1977).

Menurut ulama Syafi’iyah, hikmah larangan di sini adalah agar rambut dan kuku tadi tetap ada hingga qurban disembelih, supaya makin banyak dari anggota tubuh ini terbebas dari api neraka.
والله أعلم بالصواب
Sumber:
http://rumaysho.com/hukum-islam/umum/2790-larangan-mencukur-rambut-dan-memotong-kuku-bagi-yang-ingin-berqurban.html

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

Menebar Cahaya Sunnah