Ustadz Firanda Andirja, MA حفظه الله تعالى
Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata ;
تﺎﻣاﺪﻨﻟاو ﻰﻠﻋ ﺪﺒﻌﻟا ، ﻲﻫو ةﺮﺠﺷ ﺎﻫﺮﻤﺛ ناﺮﺴﺨﻟا ﻦﻴﺴﻟا ، فﻮﺳو ، ﻰﺴﻋو ، ﻞﻌﻟو : ﻰﻬﻓ ﺮﺿأ ءﻲﺷ .;
“Saya akan melakukannya…., nanti akan saya kerjakan…, mungkin saja saya lakukan nanti…, semoga akan saya lakukan….(kata-kata yang menunjukan kemalasan dan menunda-nunda) yang kata-kata seperti ini sangat memberi kemudorotan kepada seorang hamba. Kata-kata ini merupakan sebuah pohon yang buahnya adalah kerugian dan penyesalan-penyesalan”
(Madaarijus Saalikiin 1/470)