Mata Yang Khianat

Allah Ta’ala berfirman,

﴾يَعْلَمُ خَائِنَةَ الْأَعْيُنِ وَمَا تُخْفِي الصُّدُورُ﴿

“Dia mengetahui (pandangan) mata yang khianat dan apa yang disembunyikan oleh hati..” (Qs. Ghoofir: 19)

Ibnu Abbas rodhiyallahu ‘anhumaa menjelaskan,

“(Yaitu) seorang laki-laki yang sedang berada di tengah kumpulan orang banyak, lalu ada seorang wanita lewat di hadapan mereka.

Ia memperlihatkan kepada orang-orang itu bahwa ia menundukkan pandangannya dari melihat wanita tersebut.

Namun, ketika ia melihat mereka sedang lengah (tidak memperhatikan), ia pun mencuri pandang kepada wanita tersebut.

Jika ia takut mereka akan menyadarinya, ia kembali menundukkan pandangannya.

Padahal, Allah telah melihat di dalam hatinya bahwa ia berhasrat untuk bisa melihat aurat (bagian tubuh) wanita tersebut..!”

(Az-Zuhd – Hanad bin al-Sari No. 1428)

📌 Nasihat ini sangat mendalam, terutama dalam mengingatkan kita untuk menjaga kejujuran batin di masa di mana pandangan mata begitu mudah tergoda.

Beberapa poin renungan dari nasihat Ini:

MATA YANG KHIANAT: Istilah “khianat mata” merujuk pada pandangan yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi saat manusia lain tidak melihat, padahal di depan orang lain seseorang tampak sholeh atau menjaga diri.

PENGAWASAN ALLAH (MUROQOBAH): Nasihat ini menekankan bahwa meski kita bisa menipu penilaian manusia, kita tidak pernah bisa menipu Allah yang mengetahui getaran hati dan niat yang paling dalam.

INTEGRITAS HATI: Kesholehan sejati bukan hanya apa yang tampak di depan publik, tetapi konsistensi antara tindakan lahiriah dengan apa yang disembunyikan dalam dada.

Raihlah pahala dan kebaikan dengan membagikan link kajian Islam yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter yang Anda miliki. Semoga Allah Subhaanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.