Ustadz Badru Salam, Lc, حفظه الله تعالى
Al Hasan Al Bashri rahimahullah berkata..
Ilmu itu bukan sebatas banyak mengetahui periwayatan..
Namun ilmu adalah yang menimbulkan rasa takut..
Menjadi bahan intopeksi untuk kita..
Apakah selama ini ilmu yang kita dapatkan semakin menumbuhkan ketawadluan..
Ataukah malah menimbulkan keangkuhan..
Allah mengingatkan agar kita tidak menjadi seperti ahlul kitab..
“Dan janganlah seperti ahli kitab sebelum mereka..
Waktu berlalu panjang kepada mereka..
Lalu hati mereka menjadi keras.. (Al Hadid: 16)
Akankah panjangnya waktu menuntut ilmu malah semakin menambah kerasnya hati..
Ya Rabb.. Kami berlindung kepadamu dari ilmu yang tak bermanfaat..
Saudaraku..
Musuh ilmu adalah hawa nafsu..
Di saat hati dikuasai hawa nafsu..
Ilmu menjadi malapetaka..
Cobalah renungkan ayat ini..
Yang artinya:
Bacakanlah kepada mereka..
Tentang kabar orang yang telah kami akarkan ayat ayat Kami..
Lalu iapun lepas darinya..
Lalu setan mengikutinya dan menjadilah ia orang orang yang sesat..
Padahal bila Kami kehendaki..
Kami akan muliakan ia dengannya..
Namun ia lebih memilih dunia dan mengikuti hawa nasfunya..
Al A’raaf: 175-176.
Kita tak ingin ilmu itu menjerumuskan ke dalam api Neraka..
Ya Allah.. Kami memohon kepadaMu ilmu yang bermanfaat..
Rezeki yang halal..
Dan amal yang diterima..
Aamiin