Isro’ dan Mi’roj, Adakah Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam Dan Para Sahabat Beliau Merayakannya…?!

Sy. Utsaimin rahimahullah mengatakan:
Adapun malam 27 Rajab, memang orang-orang menganggap bahwa itu malam diangkatnya Rasulullah shallallahu alaihi wasallam untuk menghadap Allah azza wajall.

Namun data ini tidak valid secara historis, dan semua yang tidak valid itu batil, dan apapun yang dibangun di atas kebatilan adalah batil.

Kemudian, seandainya kita katakan data itu valid, maka tetap saja tidak boleh (bagi siapapun) membuat-buat syiar perayaan atau bentuk ibadah apapun di malam itu, karena hal itu tidak pernah datang dari Nabi shallallahu alaihi wasallam.

Jika hal tersebut (perayaan dan ritual ibadah) tidak pernah datang dari beliau sebagai pelaku peristiwa isro’ mi’roj, dan tidak pernah datang pula dari para sahabat beliau, yang mereka adalah orang-orang terdekat beliau, dan orang-orang yang paling semangat mengikuti sunnah dan syariat beliau, maka bagaimana dibolehkan bagi kita membuat-buat sesuatu yang tidak pernah dilakukan di zaman beliau dan para sahabat beliau?!
[Fatawa Nurun Alad Darb 1/582].

Musyaffa’ Ad Dariny,  حفظه الله تعالى

Raihlah pahala dan kebaikan dengan membagikan link kajian Islam yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter yang Anda miliki. Semoga Allah Subhaanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.