Al Imam Ibnul Qayyim rahimahullah menjelaskan bagaimana seharusnya seorang muslim menjaga kata-katanya,
“Menjaganya, berarti tidak mengeluarkan kata-kata yang tidak bermanfaat, tidak berbicara melainkan dengan sesuatu yang ia harapkan keuntungan dan faedah darinya.
Jika ia hendak berkata-kata, ia amati: Apakah kata-kata itu ada manfaat dan faedahnya atau tidak? Jika tidak, hendaknya ia menahannya.
Jika ia mendapati ada manfaatnya, ia amati lagi: Apakah ada kata-kata yang lebih memberi keuntungan dari yang akan dikatakannya? Maka hendaklah ia tidak melewatkannya.”
(Ad Daa wa Ad Dawaa’ hal. 225)
Abu Khaleed Resa Gunarsa, حفظه الله تعالى