Penjelasan Perkataan Imam Ahmad Bahwa Siapa Yang Mengklaim Ijma’ Maka Ia telah Berdusta…

Pertanyaan
Ustadz, apakah maksud perkataan imam Ahmad: “Siapa yang mengklaim ijma’ maka ia telah berdusta.” Apakah berarti menurut beliau ijma’ itu bukan hujjah ?

Jawab:
Al Hafidz ibnu Rojab telah menjawab di akhir syarah Sunan Tirmidzi. Beliau berkata:
“Adapun yang diriwayatkan dari ucapan imam Ahmad: “Siapa yang mengklaim ijma’ maka ia telah berdusta.” 
Ucapan beliau itu untuk mengingkari sebagian fuqoha mu’tazilah yang mengklaim ada ijma’ ulama di atas pendapat mereka. Padahal kaum mu’tazilah itu kelompok yang paling sedikit pengetahuannya tentang pendapat para shahabat dan tabi’in.”

Jadi bukan maknanya beliau menolak ijma’. Karena dalam banyak riwayat, beliau berhujjah dengan ijma’. Seperti dalam kitab al al ‘uddah fii ushul fiqih (2/182) disebutkan dari riwayat Abdullah bin imam Ahmad: “Para shahabat apabila berselisih tidak boleh keluar dari perselisihan mereka. 
Bagaimana jika mereka bersepakat (ijma’) bolehkah keluar dari pendapat mereka ?
Beliau menjawab, “Ini pendapat yang buruk pendapat ahli bid’ah. Tidak boleh bagi siapapun untuk keluar dari pendapat shahabat.”

(Lihat kitab Arrodd ‘alal Qordlowi hal 111)

Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى.

 

 

Raihlah pahala dan kebaikan dengan membagikan link kajian Islam yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter yang Anda miliki. Semoga Allah Subhaanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.