Orang Yang Suka Menghitung-Hitung Musibah dan Melupakan Nikmat

Ada seorang ibu mengadu kepada saya putrinya yang murtad. Saat ditanya mengapa ia murtad..
Dia menjawab dia sudah tidak percaya kepada Allah karena ia pernah punya pengalaman buruk sama Allah…

Ya Robb.. Pengalaman yang buruk mungkin karena doa-doanya tak didengar…
Sungguh benar yang Allah firmankan:

إِنَّ الْإِنسَانَ لِرَبِّهِ لَكَنُودٌ

“Sesungguhnya manusia itu kepada Robbnya benar benar kanud”

Al Hasan Al Bashri menafsirkan, “Kanud adalah orang banyak kufur yang suka menghitung hitung musibah dan melupakan nikmat..” (Tafsir Thobari)

Itulah cara setan agar seorang hamba menjauh dari Robbnya…
Diingatkan kepadanya tentang do’anya dahulu yang belum terkabul..
Diingatkan tentang keinginannya yang tak menjadi kenyataan…
Padahal jika Allah kabulkan bisa jadi itu mudhorot untuk hidupnya…

Demikianlah…
Bila seorang hamba yang ia pikirkan hanya kepentingan dan hak dirinya saja pasti ia akan terputus dari Allah…

Pikirkanlah hak Allah kepada kita, apakah kita telah melaksanakannya ? Yakinlah bahwa Allah tidak akan menyia-nyiakan hamba hamba-Nya yang beriman…

Namun…
Keyakinan seringkali goyah…

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

ARTIKEL TERKAIT

Penyimpangan Setelah Hidayah

Raihlah pahala dan kebaikan dengan membagikan link kajian Islam yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter yang Anda miliki. Semoga Allah Subhaanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.