Syaikh Abdurrozzaq al-Badr, حفظه الله تعالى menjelaskan,
Wanita sholehah adalah wanita yang menggabungkan dua sifat yang disebutkan dalam ayat ini (QS. An-Nisa: 34). Keduanya merupakan cakupan utama dari seluruh sifat wanita yang sholehah.
SIFAT PERTAMA : berkaitan dengan hak Allah atas dirinya, dan
SIFAT KEDUA : berkaitan dengan hak suaminya atas dirinya.
Allah Ta’ala berfirman (yang artinya),
“Sebab itu wanita yang sholehah, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka)..”
1. YANG TAAT
Ini adalah hak Allah atas dirinya. Al Qunut (ketaatan) adalah terus-menerus dalam melakukan ketaatan demi menjaga kewajiban-kewajiban Islam dan perkara-perkara agama, khususnya sholat. Allah Jalla wa ‘Alaa berfirman (yang artinya),
“Peliharalah semua sholat(mu), dan (peliharalah) sholat wusthaa. Berdirilah untuk Allah (dalam sholatmu) dengan khusyu’..” (QS. Al-Baqarah: 238)
2. MEMELIHARA DIRI KETIKA SUAMINYA TIDAK ADA
Ini adalah hak suami atas dirinya. Artinya, ia menjaga hak-hak suaminya baik saat suaminya tidak di rumah, menjaga hartanya, keluarganya, anak-anaknya, serta menjaga kehormatan dirinya, memelihara kemuliaan, dan kedudukan suaminya.
➡️ “Oleh karena Allah telah memelihara (mereka)..” artinya, hal ini terjadi atas taufik dan pertolongan dari Allah. Keburukan atau kebaikan seorang wanita adalah taufik dan kemudahan dari Allah semata.
📌 Apabila seorang wanita berhasil menggabungkan dua sifat ini, yaitu :
– menjaga hak Allah, dan
– menjaga hak suaminya
maka ia termasuk ke dalam golongan wanita sholehah penghuni surga.
Dua sifat ini juga telah dikumpulkan oleh Nabi kita ‘alayhish sholaatu wassalaam dalam beberapa hadits shohih yang tsabit, di antaranya sabda beliau :
“Jika seorang wanita melaksanakkan :
– sholat lima waktunya,
– berpuasa di bulan (Ramadhan)-nya,
– menjaga kemualliaannya/kehormatannya, dan
– mentaati suaminya,
maka dikatakan kepadanya, ‘Masuklah ke dalam surga dari pintu mana saja yang engkau sukai..” (*)
Kesimpulannya, inti dari seluruh sifat wanita yang sholehah telah terangkum dalam ayat yang agung ini:
“Sebab itu wanita yang sholehah, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka)..” (QS. An-Nisa: 34)
=====
(*) HR. Ahmad – Musnad Ahmad no 1661, Syaikh al-Albani rohimahullah menyatakan bahwa hadits ini bersatus shohih – Shohih al-Jaami’, No. 660 & 661.