1002. Bagaimana Taat Kepada Pemimpin ?

1002. BBG Al Ilmu

Tanya:
Apa arti taat pada pemerintah/pemimpin ?

Jawab:
Ust. Rochmad Supriyadi, Lc حفظه الله تعالى
Taat artinya patuh, tunduk, tidak menentang & membangkang. Sebagaimana perkataan Abu Zur’ah Ar Ro’zy, “Bagi seorang muslim hendaknya taat dan patuh (kepada Imam) dalam hal yang ia senangi dan ia benci, kecuali jika diperintah agar berbuat maksiat, maka jika diperintah maksiat tidak ada tunduk dan patuh”.

Dalam pernyataan diatas di jelaskan bahwa taat hanyalah dalam perkara baik, bukan perintah yang melanggar syariat/agama. Berkata imam Ibnu Rojab Al Hanbaly,
“Mendengar dan patuh kepada pemimpin muslim merupakan sarana untuk menuju kebahagiaan dan kebaikan didunia, dengannya tergapai banyak maslahat hamba dalam kehidupan mereka, dan dengannya pula seseorang mampu menegakkan dan menampakkan agamanya, sekaligus mengapai ketaatan terhadap Rob nya”.
Ketaatan kepada penguasa ada 3 bentuk :

1. Jika sesuai dengan syariat, maka wajib ditaati, karena hakikatnya itu merupakan ketaatan kepada Allah سبحانه وتعالى.

2. Jika tidak melanggar syariat walau tidak diperintahkan dalam agama seperti perkara ijtihadiyah yang tidak ada dalil seperti peraturan lalulintas dsb, maka wajib pula ditaati.

3. Diperintah yang melanggar agama, maka tidak boleh di kerjakan karena tidak boleh taat kepada makhluk dalam menentang/maksiat terhadap Tuhan nya.

Tidak berlawanan antara taat dan kezaliman penguasa. Akan tetapi taat tersebut d barengi kesabaran , sebagaimana sabda Nabi صلى الله عليه وسلم,
“Kamu dengar & taat kepada penguasa walaupun ia mencambuk punggungmu dan merampas hartamu.” (HR Muslim).
Berkata Anas rodhiyallahu anhu, “Para senior sahabat-sahabat melarang kita dari mencela penguasa, curang kepada mereka, & membenci mereka, akan tetapi memerintahkan kita agar bertakwa kepada Allah dan sabar”

– – – – – •(*)•- – – – –

Raihlah pahala dan kebaikan dengan membagikan link kajian Islam yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter yang Anda miliki. Semoga Allah Subhaanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.