Ust. Rochmad Supriyadi, Lc حفظه الله تعالى
Alhamdulillah, was sholatu was salamu `ala Rosulillah, wa ba`du;
Di akhir bulan ramadhan ini Allah Ta`ala memulihkan dengan malam yang penuh berkah yaitu malam Lailatul Qadar, yang dikhususkan untuk umat ini.
Allah Ta`ala berfirman, “Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan. Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah. (yaitu) urusan yang besar dari sisi Kami. Sesungguhnya Kami adalah Yang mengutus rasul-rasul. sebagai rahmat dari Tuhanmu. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”. (QS Ad Dukhon: 3-6).
Allah Ta`ala telah memberikan sifat pada malam Lailatul Qadar dengan malam yang penuh berkah dikarenakan banyaknya kebaikan dan keutamaan, dan diantara keberkahan malam itu adalah diturunkannya Al Qur`an, dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah, yaitu merinci dari Lauhil Mahfudz, perkara-perkara yang Allah tetapkan pada setahun dari segala rizki, umur, kebaikan, keburukan, dan segala urusan yang telah di putuskan Allah Ta`ala.
Allah Ta`ala berfirman, “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar”. (QS Al Qadr: 1-5).
Arti dari Al Qodr adalah kemuliaan, keagungan, dan bermakna takdir dan keputusan, dikarenakan malam itu adalah malam yang penuh berkah dan kemuliaan yang Allah putuskan perkara-perkara setahun.
Malam Lailatul Qadar merupakan malam kesejahteraan bagi orang yang beriman dikarenakan banyaknya yang dibebaskan dari ancaman siksa neraka hingga selamat darinya.
Dan Lailatul Qadar berakhir dengan terbitnya fajar sebagai mana itu merupakan tanda bergantinya malam dengan siang hari.