All posts by BBG Al Ilmu

Tj Ucapan Umar Radhiyallahu ‘Anhu

24. Tj – 4

الســــــلام عليـــــكم ورحـــمةاللـــه وبـــــركاتـه
أساتذة ومشائخ رحمكم الله ….
Apakah benar ucapan berikut bersumber dari Umar رضي الله عنها :

“Kamu (mengurus ibumu) sembari menunggu kematiannya, sementara ibumu merawatmu sembari mengharap kehidupanmu.”

جَزَاكُمُ اللّهُ خَيْرًا

Jawaban:
Ust. Fuad Hamzah Baraba’ Lc

Tidak tahu.

Tj Seputar Talak 3

Pertanyaan AI 321:

Ada saudara ana yang rumah tangganya sedang kalut, lantas si suaminya nyebut talak 3…tapi dia sebenarnya belum mau dan masih kasih kesempatan untuk istrinya berubah. Ini hukumnya bagaimana ustad ? Apakah harus nikah ulang atau istrinya harus menikah dulu dengan orang lain atau bagaimana ?

Si suami emosi dan nyebut talak 3 ke istrinya. Jika pernikahannya mau diteruskan apakah harus nikah ulang atau bagaimana ustad ?
Alasan emosinya karena istrinya membangkang suaminya terus, tapi suaminya masih mau kasih kesempatan

Jawaban:
Ust Fuad Hamzah Baraba’ LC, حفظه الله تعالى

Dalam hal ini ada beberapa kasus
1. Talak dalam keadaan emosi
2. Talak tiga dalam satu majlis

Setelah mengetahui jawaban dari dua kasus itu, akan terjawab pertanyaan, Jika pernikahannya mau diteruskan apakah harus nikah ulang atau bagaimana ?

1. Emosi itu bertingkat-tingkat, tidak satu tingkatan. Tentang jatuh tidak talaknya orang yang sedang marah, tergantung dari kondisi tingkatan marahnya.

A. Awal marah, akalnya masih sadar dengan apa yang diucapkan. Maka talaknya jatuh.

B. Puncak kemarahan, yang menyebabkan tertutupnya pintu ilmu, keinginan, dan kehendak, sehngga dia tidak mengetahui apa yang ia katakan, dan apa yang ia inginkan, maka talaknya tidak jatuh.

C. Marah antara dua tingkatan, sudah lewat dari awal kemarahan, namun belum sampai puncaknya. Dan dalam kondisi inilah yang diperselisihkan oleh para ulama.

Empat imam: Jatuh talaknya.

Ibnu Taimiyah dan Ibnu al-Qoyyim: Tidak Jatuh talaknya.

2. Talak tiga dalam satu majlis, para ulama berbeda pendapat dalam hal itu, apakah jatuh satu, atau tiga sekaligus?

Yang rojih, Allahu a’lam, adalah pendapat yang mengatakan jatuh satu.

Tinggal dilihat, emosi yang mana ketika kasus itu terjadi ?

Jikalau dihukumi talak satu, maka selama masa ‘iddah maka suami bisa rujuk kepada istrinya, karena status istri yang ditalak roj’i itu masih istrinya.

والله أعلم بالصواب

Orang Yang Ber-Aqal

Ust Syafiq Riza Basalamah, MA

akhi ukhti…
Apakah kita termasuk orang yang berakal???

Yang cerdas?
Sehingga memiliki predikat yang macam2…

Simaklah perkataan Ibnu Sireen;

“Orang yang berakal bukanlah yang dapat membedakan antara kebaikan dan keburukan,

Tapi orang yang berakal adalah yang tatkala melihat kebaikan ia mengikutinya

Dan bila melihat keburukan ia menghindarinya”.

(Hilyatul Awliya’ 8/933)

Selamat menjadi orang yang beraqal

Tj Orangtua Masih Merokok

Pertanyaan AI 18:
Saya punya ☺яåήԍ tua yg gemar skali merokok, kalo saya kasih uang pasti dibelikan rokok, sbenarnya sy keberatan tp ☺яåήԍ tua slalu marah bila dinasehatkan bahwa rokok itu haram,apa yg hrs sy lakukan agar ☺яåήԍ tua sy mengerti..
جزاك الله خيرا

Jawaban:
Ust Fath El Bari LC

Pertama: Perlu kita ingat bahwa, meninggalkan suatu kebiasaan itu sangat berat bagi jiwa seseorang. Oleh karena itu pengharaman khomr bertadarruj/bertahap turunnya kepada kaum mukminin yang paling baik di generasi umat yang terbaik, di tengah-tengah Rasululloh yang paling mulia. Namun, karena khomer adalah suatu keharusan bagi masyarakat tersebut, mereka tidak bisa lepas darinya, tidak langsung pengharamannya turun total. Sehingga, ketika iman dan ilmu benar-benar telah menancap di dalam dada. Allah mengharamkan secara sekaligus.

Dan diturunkan had untuk yg meminumnya.

Kendati demikian, masih ada diantara mereka yang minum. Bahkan ada diantara mereka yg beberapa kali dicambuk krn minum, di hadapan Rasululloh.

Maka menghadapi siapa saja yg kecanduan “ROKOK” mesti tadarruj/bertahap, dan penuh kesabaran.

Ada beberapa trik:
– Ingatkan terus jgn bosan2, tentunya dengan penuh akhlak dan kelembutan.

– Ajak beliau ziarah ke rumah orang2 soleh dan alim. Apalagi ada diantara ustadz sunnah yg beliau segani apalagi cintai.
Semoga dengan nasehat mereka beliau mendapatkan taufik.

– Berdoa.
Jangan pernah lupa bahwa hidayah taufik hanya di tangan Allah.

Perhatikan waktu-waktu dikabulkannya doa, dan perbanyaklah berdoa dan memelas hidayah taufik untuknya dengan penuh kekhusyu’an.
Semoga Allah memberikan petunjuk kepada kami dan semua kaum muslimin.
‎​والله أعلم بالصواب

Untuk Mereka Yang Ingin Poligami

Beberapa ikhwan.. Berfikir untuk poligami sedangkan ia secara ekonomi masih terseok seok..

Hendak memasukkan 2 muatan dalam kapal yg kecil..

Atau hendak ingin menyinari dua kamar.. Namun ia hanyalah lilin..

Ia selalu berkata: kan poligami sunah rosul..

Si istripun bisa menjawab jika secara ekonomi suami hanya pas pasan ataupun jika kaya namun ia kurang memberi perhatian kpd keluarga..

Maka katakan kepda beliau: wahai suamiku sayang..berbuatlah baik kpd istrimu ini dulu sebagaimana junjungan kita Rosulullah Shallallâhu ‘Alaihi Wasallam
bersabda :

خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لأَهْلِهِ وَأَنَا خَيْرُكُمْ لأَهْلِي (رواه ابن حبان)

“Sebaik-baik kalian adalah yang terbaik dari kalian sikapnya kepada keluarganya. Dan aku adalah yang terbaik dari kalian sikapnya kepada keluarga.” (HR. Ibnu Hibban)

Sunah rosul tidak menyengsarakan istri..

Sunah rosul juga tidak membuat istri tidak diberi perhatian..

Jika suami itu baik dan bijak serta secara ekonomi mampu.. Maka
tidak perlu para suami itu uring uringan minta poligami..

Niscaya si istri yg sholehah akan ridho atas syariat ini..

Wahai para suami.. Apakah yg telah antum berikan untuk kaum hawa ini??

Salam dari abu riyadl
www.abu-riyadl.blogspot.com

Untuk Ayah Dan Ibu

Ust. Abu RiyadL

Jika anak anak bisa mengungkapkannya lewat makalah.. Mungkin mereka akan menuliskan beberapa hal berikut untukmu ayah dan ibu:
 
1. Wahai ayah/ibu, jangan risau dengan apa yang belum bisa kulakukan, lihatlah apa yang sudah bisa kulakukan, lihatlah lebih banyak kelebihanku

2. Wahai ayah/ibu, aku memang belum bisa berhitung, tapi lihatlah aku bisa selalu tersenyum ceria

3.Wahai ayah/ibu, jangan keluhkan aku tidak bisa diam, lihatlah energiku ini, bukankah kalo aku jadi pemimpin, aku butuh energi sebesar ini

4.Wahai ayah/ibu, jangan kau bandingkan aku dengan anak lain, lihatlah aku tidak pernah membandingkanmu dengan ortu lain, aku hanya satu

5. Wahai Ayah/ibu, jangan bosan dengan pertanyaan2ku, lihatlah besarnya rasa ingin tahuku, aku belajar banyak dari rasa ingin tahu

6. Wahai Ayah/ibu, jangan bentak2 aku, lihatlah aku punya perasaan, seperti engkau juga memilikinya, aku sedang belajar memperlakukanmu kelak..

7. Ayah/Ibu, jangan ancam2 aku, seperti engkau juga tidak suka diancam orang lain, lihatlah aku sedang belajar memahami keinginanmu

8. Ayah/ibu, jangan lihat nilaiku yang rata2, lihatlah aku mengerjakannya dengan jujur, lihatlah aku sudah berusaha

9. Ayah/ibu, aku memang belum bisa membaca, namun lihatlah aku bisa bercerita, pada saatnya aku akan bisa, aku butuh engkau percaya

10. Ayah/ibu, aku memang kurang mengerti matematika, tapi lihatlah aku suka berdo’a, dan aku senang sekali mendo’akan yang terbaik untukmu

11. Ayah/ibu, aku memang banyak kekurangan, tapi aku juga punya kelebihan, bantu aku agar kelak kelebihanku berguna bagi sesama

12. Ayah/ibu, hubungan kita sepanjang zaman, bantu aku mengenalmu dengan cara aku belajar bagaimana engkau mengenalku

13. Ayah/ibu, aku ingin mengenangmu sebagai yang terbaik, ajari aku dengan lihatlah yang terbaik dariku, sehingga aku bangga menyebut namamu

14. Ayah/ibu, semoga kita punya cukup waktu untuk saling mengenal dan memahami, aku belajar melihatmu dari cara engkau melihatku..

Copast dari teman.. Semoga manfaat..

Cinta Dunia

Penyakit yang mengeluti kebanyakan umat islam sebagaimana yang di isyaratkan dalam riwayat yang masyhur adalah Al WAHN. Yaitu cinta dunia dan takut mati.

Çinta dunia merupakan sumber ketergelinciran. Sedangkan harta mengandung banyak penyakit, paling tidak ia akan menjadikan seseorang sombong dan takabur, minimal, menyibukkan dari mengingat Allah dan Ayat-ayat Nya.Sedang orang yang lalai ,ia adalah orang yg merugi.Bila ia jauh dari mengingat Allah,ia akan terkuasai syaiton,dan syaiton akan menghiasi keburukan-keburukan seolah kebaikan.

Seseorang yang mabuk dunia keadaannya lebih parah dari mabuk arak, orang tersebut tidak akan pernah sadar dan siuman kecuali bila telah merasakan sempit dan gelap nya liang lahat.

Berkata Yahya ibnu mu’adz ,” Dunia merupakan araknya syaithon, barang siapa yang mabuk,ia tidak akan sadar hingga merasakan hadirnya kematian dan ia tergolong dari orang2 yg menyesal selamanya”.

Diriwayatkan oleh Anas, bahwa Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda,” Barang siapa yg Akhirat memenuhi keinginan hati nya, maka Allah jadikan rasa kaya berada dihatinya, dan dikumpulkan baginya perbendaharaan harta, datang kepadanya isi dunia, sedang ia merasa tÍdak butuh pada nya. Dan barang siapa dunia memenuhi isi hatinya, maka Allah jadikan kefakiran melekat dihadapan matanya, dan menjauh darinya perbendaharaan harta, dan gemerlap dunia menjauh darinya kecuali apa yg ditaqdirkan bagi nya”. HR Tirmidy.

 Ditulis oleh Ustadz Rochmad Supriyadi, Lc حفظه الله تعالى

– – – – – – 〜✽〜- – – – – –

TAKUTLAH ENGKAU AKAN RINGANNYA TIMBANGAN AMAL KEBAIKANMU PADA YAUMUL QIYAMAH

Perhatikanlah…Saudara-saudariku kaum muslimin dan muslimah yang dimuliakan oleh ALLAH subhaanahu wa ta’ala…

Saudaraku…
Takutlah engkau akan ringannya timbangan amalanmu!

Takutlah engkau akan diberikannya catatan amalan dari arah kiri, karena sesungguhnya itu semua adalah musibah yang sangat besar yang menimpa dirimu…

Oleh sebab itu, bersemangatlah!
wahai saudara-saudariku untuk mengerjakan amal-amal yang bisa mengantarkan kepada kebahagiaan dan keberhasilan yang besar untuk kita selama masih ALLAH subhaanahu wa ta’ala memberikan kehidupan untuk kita..dan jangan kita sampai menyia-nyiakan umur kita terhadap sesuatu yang tidak memberikan manfaat dunia dan akhirat kita…

Kemudian perbanyaklah amal-amal yang bisa memberatkan timbangan amal kebaikanmu dan diberikannya catatan amalmu dari arah sebelah kanan, sehingga engkau menjadi orang yang sukses dan berhasil.

Sebagaimana ALLAH subhaanahu wa ta’ala berfirman:
“Barang siapa yang berat timbangan kebaikannya, maka mereka itulah orang yang dapat keberuntungan.
Dan barangsiapa yang ringan timbangannya, mereka itulah orang-orang yang merugikan dirinya…”(Surat Al Mu’Minuun 102-103)

Semoga ALLAH subhaanahu wa ta’ala menerima amal sholeh kita yang kelak اِ نْ شَآ ءَ اللّهُ sebagai pemberat timbangan kebaikan untuk kita.

 Ditulis oleh Ustadz Ahmad Ferry Nasution حفظه الله تعالى

– – – – – – 〜✽〜- – – – – –

Ikhlas dan Husnudzan

Ust. Badrusalam Lc

كان طلحة بن عبدالرحمن بن عوف
أجود قريش في زمانه فقالت له امرأته يوما : ما رأيت قوما أشدّ لؤْما منْ إخوانك . قال : ولم ذلك ؟ قالت : أراهمْ إذا اغتنيت لزِمُوك ، وإِذا افتقرت تركوك ! فقال لها : هذا والله من كرمِ أخلا‌قِهم ! يأتوننا في حال قُدرتنا على إكرامهم.. ويتركوننا في حال عجزنا عن القيام بِحقِهم
Thalhah bin Abdirrahman bin Auf adalah orang yang paling dermawan di kalangan Quraisy di zamannya. Suatu hari istrinya berkata kepadanya, “Aku tidak pernah melihat orang yang paling tidak tau terima kasih dari teman-temanmu.”

Thalhah berkata, “Mengapa begitu?”
Istrinya berkata, “jika kamu sedang kaya, mereka mendekatimu, dan jika kamu sedang tidak punya, mereka meninggalkanmu.”

Thalhah berkata, “Demi Allah, ini mungkin dari kebaikan akhlak mereka. Mereka datang dikala kita dapat memuliakan mereka, dan meninggalkan kita ketika kita tidak mampu melaksanakan hak mereka.”

علّق على هذه القِصة الإ‌مام الماوردي فقال : انظر كيف تأوّل بكرمه هذا التأويل حتى جعل قبيح فِعلهم حسنا ، وظاهر غدرِهم وفاء. وهذا والله يدل على ان سلا‌مة الصدر راحة في الدنيا وغنيمة في الآ‌خرة وهي من أسباب دخول الجنة (ونزعنا ما في صدورهم من غل إخوانا على سرر متقابلين )

Imam Al Mawardi memberi komentar kisah ini.
Beliau berkata, “Lihatlah, bagaimana kemuliaannya membuat ia berbaik sangka, sehingga ia memandang buruknya perbuatan mereka menjadi baik.

Ini demi Allah menunjukkan kepada keselamatan hati.
Ia adalah ketenangan di dunia, dan keberuntungan di akherat.
Dan ini adalah salah satu sebab masuk ke dalam surga.

Allah berfirman:
ونزعنا ما في صدورهم من غل إخوانا على سرر متقابلين

“Dan Kami cabut rasa dengki terhadap kawan-kawannya di hati mereka. Di atas kasur kasur mereka saling berhadapan.”

Tips-Tips Di Hormati Anak

Tiada yang lebih menyejukkan hati orang tua daripada dihormati anak & mereka pun bisa menjadi sarana ibadah bagi orang tua mereka…

Ketahuilah! Bahwa kewibawaan hanya dapat diraih dgn ketakwaan dan taat kepada Allah…

Berikut ini beberapa tips agar dihormati anak:

1. Ikhlas dalam mendidik dan membesarkan mereka

2. Bertakwa kepada Allah, sebab ketakwaan dapat menumbuhkan rasa cinta & hormat pada hati anak

3. Menjadi ayah & ibu yang saling menghormati, sehingga sang anak ns belajar bagaimana cara menghormati orang lain

4. Mengajarkan kpd anak2 Al-Qur’an dan hadist shahih khususnya yg membahas ttg keutamaan berbakti & menghormati orang tua

5. Memberitahu kepada anak ttg hak ibu & ayah mereka dgn cara yg baik dalam suasana yang penuh keakraban & kelembutan

6. Menerangkan kepada mereka bahwa taat & patuh kepada orang tua adalah bagian dari ketaatan kpd Allah

Dikutip dari sebagiannya kitab Fiqih Tarbiyatul Awlad Hal. 134 karya Syekh Mustofa Al’adawy

Semoga bermanfaat…