All posts by BBG Al Ilmu

Kesalahan Yang Diperbuat Berulang Kali…

Akhi Ukhti…

Masih sering kita melihat kesalahan yang diperbuat berulang kali…
Baik itu kita sebagai rakyat jelata, atau mereka yang memiliki kuasa

Kenapa itu terjadi ?

karena kita lalai, kita lengah, kita sok tahu, kita sok bijak, kita sok bisa

Sejatinya Allah telah mencukupi kita, Allah telah mengutus Nabinya shallallahu ‘alaihi wasallam
Dengan petunjuk dan agama yang benar

Kita tinggal mengikuti dan menjalankannya, suatu tugas yang  ringan
Tidak memeras keringat dan tidak perlu membuat otak lelah

Cobalah renungkan perkataan Umar bin Khattab radhiyallahu anhu, seorang sahabat yang cerdas dan mendapatkan ilham, tatkala dia menggantikan posisi Abu Bakar Asshiddiq menjadi Khalifah, dia berpidato, di antara yang dia sampaikan adalah:

إن الله تعالى نهج سبيله وكفانا برسوله صل الله عليه وسلم فلم يبق إلا الدعاء والإقتداء

“Sesungguhnya Allah telah menetapkan sebuah jalan kebenaran, dan Mencukupi kita dengan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam(sebagai contoh dan suri teladan), setelah itu tidak ada lagi ruang kecuali berdo’a dan menjadi pengikut setia” (Tarikh Umar bin Khatthab karya ibnul Jauzi hal 194)

Tugas kita itu hanya berdo’a dan mengikuti…
Do’a jarang kita panjatkan
Mengkaji perjalanan hidup Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam kita abaikan

Padahal dahulu para sahabat dan tabiin mereka mengkaji dan mempelajari perjalanan hidup Nabi shalllahu ‘alahi wasallam seperti mereka menghafal satu surat dari al Qur’an sebagaimana yang dituturkan oleh cicit Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, yakni Ali bin Husain bin Ali:

“Kami diajarkan sejarah peperangan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sebagaimana kami diajarkan surat dalam al Qur’an”
. (Al Jami’ li Akhlaqi ar Rawi wa Aadabi as Sami’ karya Al khatib al Baghdadi, 2/252)

Bayangkan, mereka belajar Sejarah nabi shallallahu ‘alaihi wasallam seperti belajar satu surat dari Al Qur’an…
bagaimana dengan kita….???

Oleh karena itu mereka bisa membawa pelita islam sampai ke berbagai penjuru dunia…
Mereka tinggal mengikuti dan berdo’a, sehingga energi mereka tidak terkuras untuk sesuatu yang kurang berguna, sehingga kita melihat Umat islam sekarang diremehkan di berbagai penjuru dunia

Sampai kapan kita akan mengulangi kesalahan dan kesalahan yang sejatinya telah dijelaskan dalam sejarah, dan diberi contoh oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam…

Syafiq Riza Basalamah,  حفظه الله تعالى

Mengejar Apa Yang Mereka Sebut Sebagai “Masa Depan”..

Saat aku tamat SD untuk mengejar masa depan; mereka bilang: Belajarlah di SMP untuk masa depan

Lalu: Belajarlah di SMA untuk masa depan.

Kemudian: Belajarlah di perguruan tinggi untuk masa depan

Setelah itu: Carilah pekerjaan untuk masa depan.

Setelahnya: Menikahlah untuk masa depan.

Setelahnya lagi: Punyailah anak untuk masa depan.

Dan inilah diriku sekarang, saat ku goreskan tulisan ini umurku sudah 77 tahun, tapi aku masih saja menunggu ‘masa depan’ itu.

Ternyata yang mereka sebut ‘masa depan’ itu hanyalah potongan kain merah yang ditempelkan di kepala banteng, dia akan terus mengejarnya tapi tidak akan sampai kepadanya.

Karena masa depan itu, ketika Anda sampai kepadanya, ia menjadi masa kini, dan masa kini itu akan menjadi masa lalu, kemudian Anda akan menanti masa depan yang baru lagi.

Sungguh masa depan yang hakiki adalah dengan Anda menjadikan Allah ridho, dengan Anda selamat dari neraka-Nya, dan dengan Anda masuk ke dalam surga.

[Terjemahan bebas dari perkataan Syeikh Thantawi -rohimahulloh-]

Musyaffa’ Ad Dariny,  حفظه الله تعالى 

Istri Anda Tuh Dulunya Cantik Sekali, Namun Kini …

Sobat, dulu sebelum menikah, anda percaya bahwa wanita yang kini telah menjadi istri anda adalah wanita yang sangat cantik, sampai-sampai anda ndak kuasa untuk menahan rasa cinta kepadanya, lalu anda meminangnya dan akhirnya anda menikahinya.

Namun setelah pernikahan yang menyatukan anda dengannya berlalu beberapa saat, bisa jadi kini anda merasa istri anda ternyata biasa-biasa saja. Bahkan ada beberapa orang yang merasa salah pilih istri, karena kini ia sadar bahwa istri tetangga ternyata lebih cantik dibanding istrinya.

Sobat! Tahukah anda bahwa sebenarnya anda tidak salah pilih, dan istri anda tetap saja yang tercantik bagi anda, hanya saja arah hembusan angin setan telah berbalik arah.

Kemarin semasa dia masih haram untuk anda sentuh karena belum menikah, setan dengan kencang menghembuskan bisikan dan godaan agar anda segera menjamahnya. Namun kini setelah ia halal untuk anda, setan merubah arah hembusannya, setan berusaha meniup badai kekecewaan, persengketaan, dan kebencian agar anda bercerai darinya. Karena itu dahulu ilmu sihir terkuat yang ada di zaman Nabi Sulaiman ‘alaihissalam ialah sihir untuk memisahkan suami dari istrinya.

Kemaren setan bangga bila anda kumpul kebo sebelum nikah, sedangkan kini setan bahagia bila anda cekcok apalagi bila anda bercerai menghancurkan istana rumah tangga anda, baik melalui isu hijaunya daun milik tetangga atau dengan layu dan menguningnya daun anda sendiri.

Karenanya, setelah anda berkeluarga pandai-pandailah mengenali kelebihan dan pengorbanan istri anda, agar cinta terus bersemi di dalam rumah tangga anda. Sebagaimana pandai-pandailah menyadari kesalahan atau kekurangan diri anda, agar anda bertambah sadar betapa tabahnya istri anda menerima anda sebagai suaminya.

Selamat mencoba resep rumah tangga bahagia ini.

Muhammad Arifin Badri, حفظه الله تعالى

Jangan Mengejek…

Syeikh Su’ud Asy Suraim -hafizhahullah-:

“Jangan mengejek orang yang jatuh dalam kesesatan, karena dia tersesat bukan karena kedunguannya, sedang Anda selamat juga bukan karena kecerdasan Anda.

Akan tetapi, mintalah agar dia diberi hidayah, dan Anda diberi keteguhan.

Allah ta’ala berfirman (yang artinya):

‘Sungguh Allah lah yang menyesatkan siapa saja yang Dia kehendaki, dan Dia juga yang memberi hidayah siapapun yang kembali kepada-Nya’.”

Penterjemah:

Musyaffa’ Ad Dariny, حفظه الله تعالى

Cara Beribadah Dengan Sifat Allah – AR RIFQU

Berikut ini merupakan rekaman dari ceramah agama Ustadz Abu Yahya Badrusalam حفظه الله تعالى sekaligus kajian kitab Mausu’ah Fiqh Al-Qulub (موسوعة فقه القلوب) karya Syaikh Muhammad bin Ibrahim At-Tuwaijiri.

Daftar Isi Lengkap… Bagaimana Cara Beribadah Dengan Nama dan Sifat ALLAH

Hukum Menyalahi Urutan Surat Dalam Bacaan Shalat…

PERTANYAAN:

Ada seseorang menjadi imam dalam shalat jama’ah. Pada raka’at pertama setelah membaca Al-Fatihah dia membaca surat Tabbat (Al-Lahab), kemudian pada raka’at kedua membaca surat) Al-Fiil. Hal itu terjadi pada shalat Isya. Bagaimana pendapat anda mengenai hal ini? Semoga Allah membalas anda dengan sebaik-baik balasan. Karena saya pernah mendengar bahwa tidak dibolehkan membaca surat Al-Qur’an (pada rakaat berikutnya) dengan surat lain yang urutannya lebih depan dalam Al-Qur’an,

JAWABAN:

Alhamdulillah.

Jika perkaranya seperti yang telah disebutkan, maka hal itu tidak apa-apa. Akan tetapi yang lebih utama adalah, sebaiknya bacaan surat pada raka’at kedua (yang urutannya) setelah surat pada raka’at pertama sesuai dengan urutan Al-Qur’an. Wabillahi taufiq. Semoga shalawat dan salam (terlimpahkan) kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan para shahabatnya.

Al-Lajnah Ad-Daimah Lil Buhuts Al-Ilmiyah Wal Ifta’ (*)

Syekh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz, Syekh Abdurrazzaq Afifi, Syekh Abdullah Ghodyan, Syekh Abdullah Qu’ud

Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah, 4/16.

(*) Komisi Fatwa Arab Saudi

Ref : https://islamqa.info/id/121139