All posts by BBG Al Ilmu

Manfaatkanlah Waktumu Sebaik-Baiknya

Manfaatkanlah waktumu sebaik-baiknya.. karena keadaan dirimu saat ini lebih baik daripada keadaan dirimu di masa yang akan datang.

Ibnus Sammak -rohimahulloh- mengatakan:

“Apakah yang dinanti oleh orang :
– yang rambutnya telah memutih setelah sebelumnya hitam,
– yang wajahnya mengeriput setelah sebelumnya mulus,
– yang punggungnya membungkuk setelah sebelumnya tegak,
– yang penglihatannya merabun,
– yang anggota badannya melemah,
– yang tidurnya menjadi hanya sebentar, dan
– yang bagian tubuhnya sedikit demi sedikit rusak di masa hidupnya..?!

Maka, rahmat Allah bagi orang yang memahami hal ini dan memperhatikannya dengan baik, lalu memanfaatkan hari-harinya..”

[Siyaru A’lamin Nubala’ 8/330]

——

Ironisnya, banyak orang mengundur-undur rencana baiknya, padahal keadaannya di masa depan biasanya tidak lebih baik daripada keadaannya saat ini.

Oleh karena itu, mulailah dari sekarang..

Semoga bermanfaat..

Ditulis oleh,
Ustadz Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

Agar Tidur Menjadi Pahala…

Berwudlulah sebelum tidur…
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

من بات طاهرا بات في شعاره ملك فلم يستيقظ إلا قال الملك اللهم اغفر لعبدك فلان فإنه بات طاهرا

“Barang siapa yang bermalam dalam keadaan suci, maka malaikat bermalam dalam selimutnya. Tidaklah ia bangun kecuali malaikat itu berdo’a, “Ya Allah, ampunilah hambaMu fulan itu, karena ia bermalam dalam keadaan suci.”
(HR. Ibnu Hibban dan dishahihkan oleh syaikh Al-Albani).

Niatkan sholat malam…
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

ما من عبد يحدث نفسه بقيام ساعة من الليل فينام عنها الا كان نومه صدقة تصدق الله بها عليه وكتب له اجر ما نوى .

“Tidak ada seorang hamba pun yang berniat sholat malam, lalu ia tertidur darinya, maka tidurnya menjadi shodaqoh untuknya, dan ditulis untuknya pahala niatnya tersebut.” (Dishahihkan oleh syaikh Al-AlBani).

Jangan lupa berdzikir sebelum tidur…
Tidur menjadi pahala…
Alhamdulillah…

Badru Salam,  حفظه الله تعالى 

Buat Yang Namanya Muhammad…

Nabi shallallahu alaihi wassllam bersabda:

إذا سميتم بي فلا تكنوا بي

“Apabila kamu memberi nama dengan namaku maka janganlah menggunakan kunyahku.”
(HR At Tirmidzi dari Jabir)

Bila namamu Muhammad maka janganlah mempunyai kunyah Abul Qosim karena dilarang oleh Nabi dalam hadits tersebut.

Badru Salam,  حفظه الله تعالى 

Inilah Sebabnya…

Allah Ta’ala berfirman:

فلما زاغوا أزاغ الله قلوبهم

“Ketika mereka menyimpang, Allah palingkan hatinya (dari kebenaran).” (Ash Shaff:5)

Abu Bakar Ash Shiddiq berkata, “Aku tak ingin meninggalkan apa yang Nabi amalkan. Karena aku khawatir jika aku meninggalkan sedikit saja perintahnya menjadi tersesat.”
Dikeluarkan oleh Bukhari dan Muslim.

Subhanallah..
inilah sebab hati menjadi condong kepada kesesatan..
akibat mengikuti hawa nafsu dan menyalahi perintah rosul..

Badru Salam,  حفظه الله تعالى 

Introspeksi Diri…

Sekedar Renungan…

Sungguh aneh seseorang yang tatkala terkena musibah, dirampas hartanya… atau terusir dari kampungnya… atau hilangnya kenikmatan yang selama ini dibanggakannya…

Lalu masih belum juga instropeksi diri atas kesalahan masa silam…

Firman Allah

وَمَا أَصَابَكُم مِّن مُّصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُو عَن كَثِيرٍ

“Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).”

Seakan-akan ayat ini tidak mencakup dirinya…

Seakan-akan justru musibah tersebut malah membuktikan imannya yang tinggi ?!!

Sungguh tatkala ia terkena musibah masih saja tersirat nuansa ujub dari dirinya,

Musibah hendaknya disambut dengan istighfar dan instropeksi diri, bukan dengan bangga dan keras kepala, masih terus bangga dengan sikapnya selama ini…

Yang hobi menjatuhkan saudara-saudaranya atau mencari-cari kesalahan saudaranya…atau memaksakan sesuatu yang bukan kesalahan sebagai suatu kesalahan, bahkan kebenaran yang ada pada suadaranya ditutup-tutupi dan digambarkan sebagai kesesatan ??

Hasad dimunculkannya dengan baju “nasehat”, dengki ditampakan dengan gaun “bernahi mungkar”

Jika ia tidak sadar dengan teguran Allah di dunia haruskah ia baru sadar jika baru ditegur di akhirat ???

(Nasehat buat penulis dan para pembaca)

Firanda Andirja, حفظه الله تعالى

 

Seperti Panas Dan Dingin…

Ibnu Qayyim rahimahullah berkata:

[قال لي شيخ الإسلام ابن تيمية رحمه الله مرة:
“العوارض والمحن هي كالحر والبرد، فإذا علم العبد أنه لابد منهما، لم يغضب لورودهما، ولم يغتم لذلك، ولم يحزن”]

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah pernah
berkata kepadaku:

“Ujian dan cobaan itu..
sama dengan panas dan dingin..
apabila seorang hamba yakin
bahwa keduanya pasti menerpa..
ia tidak akan marah,
tidak gundah dan
tidak pula bersedih hati untuk menerimanya..”

(Madarijussalikin)..

Badru Salam, حفظه الله تعالى

Siapa Yang Ikut Numpang Di Kendaraanmu..? Malaikat atau Syaithon ..?

Saudaraku… Setiap kita pasti pernah bekendaraan baik pribadi atau umum… Sementara perjalanan / safar didalamnya terdapat bagian adzab (dari keletihan dan bahaya-bahaya yang mengancam) sebagaimana yang di kabarkan oleh Rasulullah shallalahu ‘Alaihi wasallam.

Sudah Barang tentu tatkala kita safar kita ingin nyaman dan selamat… Maka selain dengan kita mempersiapkan kendaraan yang baik dan bekal yang cukup, kitapun berharap perjalanan kita di ridhai dan dijaga Allah dan di temani oleh Malaikat-Malaikat-Nya…

BAGAIMANA CARANYA..?? … SIMAKLAH KABAR KEKASIH KITA…

Dari Uqbah bin Amir Radhiyallhu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alayhi wasallam bersabda :

مامن راكب يخلو فى مسيرة بالله و ذكره إلا ردفه ملك، ولا يخلو بشعر و نحوه إلا كان ردفه شيطان.

“Tidak ada seorangpun Pengendara yang dalam perjalanannya karena Allah dan disertai dengan dzikir, maka yang menjadi penumpangnya adalah malaikat. Sedangkan pengendara yang dalam perjalanannya disertai dengan Sya’ir (nyanyian) dan lainnya (termasuk musik), maka yang menjadi penumpangnya adalah setan.”

 (HR. Thabrani dalam Majmu Al-Kabir, no. 895. disahihkan oleh Albani dalam Shahih Aljami, no. 5706).

MAKA…

** jangan lupa doa naik kendaraan, do’a safar bila perjalanan jauh.

** jadikan suara Al Qur’an sebagai teman perjalananmu….

** khususnya bagi yang di jabodetabek anda bisa menyimak Radio Rodja AM. 756

Semoga manfaat dan semoga setiap perjalanan kita di lindungi Allah dan di temani malaikat…

Abu Ismail Fachruddin Nu’man, حفظه الله 
Maً’had Riyadhusshalihiin. Pandeglang.