All posts by BBG Al Ilmu

7 Golongan Yang Allah Naungi Di Hari Kiamat

YPIA

Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda:

سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمْ اللَّهُ فِي ظِلِّهِ يَوْمَ لَا ظِلَّ إِلَّا ظِلُّهُ: الْإِمَامُ الْعَادِلُ وَشَابٌّ نَشَأَ فِي عِبَادَةِ رَبِّهِ وَرَجُلٌ قَلْبُهُ مُعَلَّقٌ فِي الْمَسَاجِدِ وَرَجُلَانِ تَحَابَّا فِي اللَّهِ اجْتَمَعَا عَلَيْهِ وَتَفَرَّقَا عَلَيْهِ وَرَجُلٌ طَلَبَتْهُ امْرَأَةٌ ذَاتُ مَنْصِبٍ وَجَمَالٍ فَقَالَ إِنِّي أَخَافُ اللَّهَ وَرَجُلٌ تَصَدَّقَ أَخْفَى حَتَّى لَا تَعْلَمَ شِمَالُهُ مَا تُنْفِقُ يَمِينُهُ وَرَجُلٌ ذَكَرَ اللَّهَ خَالِيًا فَفَاضَتْ عَيْنَا

“Ada tujuh golongan manusia yang akan mendapat naungan Allah pada hari yang tidak ada naungan kecuali naungan-Nya:

1. Pemimpin yang adil.

2. Pemuda yang tumbuh di atas
kebiasaan ‘ibadah kepada Rabbnya.

3. Lelaki yang hatinya terpaut dengan masjid.

4. Dua orang yang saling mencintai karena Allah, sehingga mereka tidak bertemu dan tidak juga berpisah kecuali karena Allah.

5. Lelaki yang diajak (berzina) oleh seorang wanita yang mempunyai kedudukan lagi cantik lalu dia berkata, ‘Aku takut kepada Allah’.

6. Orang yang bersedekah dengan sembunyi-sembunyi, hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya.

7. Orang yang berdzikir kepada Allah dalam keadaan sendiri hingga kedua matanya basah karena menangis.”
(HR. Al-Bukhari no. 620 dan Muslim no. 1712).

1300. Mengajarkan Isi Buku Yang Menyimpang Dari Akidah Ahlus-Sunnah

1300. BBG Al Ilmu

Tanya:
Ana sekarang ini mengajar di Ma’had di sebuah daerah di Sumatra tingkat Tsanawiyah. Selain ditugaskan untuk mengajar Nahwu, Sharaf dan Tajwid, ana ditugaskan untuk mengajarkan tauhid yang kitab wajibnya adalah kitab Tijan Ad-Durori, sebelumnya ana belum pernah mempelajari kitab ini, namun untuk memenuhi kewajiban sebagai guru, ana coba pelajari kitab tersebut, yang ana temukan tiada lain adalah akidah bermazhabkan Asy’ariyyah, dan dengan terpaksa ana harus mengajar kitab itu. Posisi ana bagaimana?

Jawab:
Ust. Rochmad Supriyadi, Lc حفظه الله تعالى

Mengajarkan buku yang menyimpang dari akidah Ahlus sunnah wal jamaah yang merupakan pondasi akidah para sahabat salaf sholeh adalah dilarang, karena ia akan memikul dosa, dan dosa orang-orang yang mengikutinya hingga hari kiamat, yang tentu saja ini tidak akan sanggup untuk dipikulnya. Kecuali jika ia mengajarkan untuk diketahui kesalahan kesalahan dan penyimpangan penyimpangan yang kemudian di luruskan, sehingga anak didiknya mengetahui mana yang benar dan mana yang salah. Hal ini dibolehkan.

والله أعلم بالصواب

⌣̊┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈⌣̊

Bisnis Pembawa Petaka

Ustadz Muhammad Wasitho, MA حفظه الله تعالى

Bismillah. Yang kami maksudkan dengan Bisnis Pembawa Petaka ialah segala macam usaha atau bentuk bisnis apapun yang dijalankan oleh seseorang namun menimbulkan dosa dan menyebabkan pelakunya terancam dengan azab Allah, baik itu berupa laknat, siksaan, berkurang atau hilangnya berkah pada rezki dan umur, terjadinya kerugian dan kebangkrutan di dunia maupun akhirat.

Termasuk dalam makna Bisnis Pembawa Petaka juga ialah segala sikap atau tindakan yang dilakukan oleh para pelaku bisnis namun menimbulkan persengketaan dan permusuhan diantara mereka, berkurang atau hilangnya kepercayaan dan minat konsumen (pelanggan) terhadap barang dagangan atau jasa yang mereka tawarkan atau terhadap pelaku bisnis itu sendiri. Sehingga hal ini mengakibatkan usaha bisnisnya rugi dan bangkrut.

** Beberapa Bentuk Bisnis Pembawa Petaka:

Pertama:
Segala usaha dan bisnis apa saja yang sumber modalnya dari harta ribawi.

Kedua:
Bisnis dengan menjual barang-barang atau jasa apa saja yang telah diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya. Diantaranya:

1. Bisnis Khomr (minuman keras, narkoba dll)

2. Jual Beli Anjing

3. Jual Beli Alat-alat Musik dan Hiburan

4. Jual Beli patung dan gambar makhluk bernyawa

5. Memproduksi dan menjual kaset-kaset berisi lagu-lagu cabul, suara penyanyi yang diiringi musik. Isinya bercerita tentang asmara, cinta atau menyanjung wanita atau lainnya.

Ketiga: Bisnis Perdukunan

Keempat: Perjudian

Penjelasan selengkapnya dapat dibaca di Link berikut,

KLIK:
http://af-dagang.blogspot.com/2014/10/bisnis-pembawa-petaka.html

» Semoga Menjadi Ilmu Yang Bermanfaat.

Semoga Putra Putrimu Bukan Anak Yatim Korban Kesibukanmu…

Ustadz Firanda Andirja, MA حفظه الله تعالى

Seorang penyair berkata :

لَيْسَ الْيَتِيْمَ مَنِ انْتَهَى أَبَوَاهُ *** مِنْ هَمِّ الْحَيَاةِ وَخَلَّفَاهُ ذَلِيلْاً

“Bukanlah anak yatim adalah anak yang kedua orang tuanya telah tiada dan meninggalkannya dalam keadaan hina.”

إِنّٓ الْيٓتِيْمٓ هُوٓ الَّذِي تَلْقٓى لٓهُ *** أُمًّا تَخَلَّتْ أَوْ أَباً مَشْغُوْلاً

“Akan tetapi anak yatim adalah anak yang kau dapati ibunya tidak memperdulikannya atau ayahnya sibuk tidak mengurusnya.”

Ayo Semangat Berdo’a !!!

Ustadz Firanda Andirja, MA حفظه الله تعالى

Umar bin al-khottob berkata:

(أنا لا أحمل همَّ الإجابة ولكن أحمل همَّ الدعاء، فإذا ألهمت الدعاء فإن معه الإجابة)

“Aku tidaklah memikul urusan dikabulkannya do’a, akan tetapi aku memikul keinginan untuk berdo’a. Jika aku diilhamkan untuk berdo’a maka pengkabulan akan menyertainya.”

Yang jadi masalah adalah malasnya seseorang untuk berdoa….

Sungguh berbahagia seorang yang sering mengangkat kedua tangannya dengan penuh kerendahan dan kehinaan, mengakui kelemahannya, berharap dan menangis meminta kepada Robnya, seraya berbaik sangka kepada Robnya bahwa Robnya adalah Maha mendengar dan mengabulkan permohonan hambaNya.