All posts by BBG Al Ilmu

Opsi Bagi Yang Tertinggal Beberapa Roka’at Tarawih Bersama Imam

Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى berikut ini : (tunggu hingga audio player muncul dibawah ini:

ARTIKEL TERKAIT
Tanya-Jawab Seputar Ramadhan…

Ikuti terus channel :
https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih

Bolehkah Mengucapkan Minal Aidin Wal Faizin..?

Pertanyaan:
Ustad, bolehkah mengucapkan minal aidin wal faizin di hari raya iedul fithri?

Jawab:
Yang perlu diketahui bahwa tidak ada nash tentang lafadz tahniah (ucapan selamat) dari al quran dan sunnah. Dan yang diucapkan oleh para shahabat adalah : Taqabbalallahu minnaa waminkum. Namun apakah ucapan selain itu diperbolehkan?

Kaidah yang perlu difahami adalah: pada asalnya yang berhubungan dengan kebiasaan baik yang berhubungan dengan ucapan atau perbuatan adalah MUBAH selama tidak dilarang oleh syariat atau mengandung mafsadah secara syariat.

Syaikh Abdurrohman As Sa’di rahimahullah berkata:
Permasalahan ini dan yang serupa dengannya dibangun di atas sebuah kaidah agung yaitu bahwa pada asalnya adat kebiasan yang berhubungan dengan ucapan atau perbuatan hukumnya mubah dan boleh. Tidak haram dan tidak juga makruh kecuali yang diharamkan oleh Allah atau mengandung mafsadah secara syariat.
Kaidah ini ditunjukkan oleh Al Quran dan hadits.. Karena maksud tujuan manusia padanya bukanlah dalam rangka ibadah, akan tetapi hanya sebuah adat yang menjadi kebiasaan yang tidak terdapat padanya bahaya. Bahkan padanya terdapat mashlahat yaitu saling mendoakan diantara kaum mukminin dan merekatkan hati mereka.” (Majmu’ah kamilah hal 348)

Syaikhul islam ibnu Taimiyah ditanya:
“Apakah ucapan selamat di hari raya yang menjadi kebiasaan manusia: “Ied mubarok” dan yang serupa dengannya mempunyai asal dari syariat atau tidak ?

Beliau menjawab:
Adapun ucapan selamat di hari raya dimana sebagian mereka berkata kepada sebagian lainnya: “taqobbalallahu minna waminkum, ahaalallahu alaika, dan sebagainya telah diriwayatkan dari sebagian shahabat melakukannya dan memberikan keringanan padanya.

Demikian pula para ulama seperti imam Ahmad dan yang lainnya. Akan tetapi imam Ahmad berkata, “Aku tidak memulai mengucapkannya, tapi jika ada yang mengucapkannya kepadaku, maka aku akan menjawabnya. Karena menjawab tahiyat adalah wajib adapun memulai ucapan selamat bukan sunnah yang diperintahkan dan bukan pula perkara yang dilarang. Siapa yang melakukannya maka dia punya suri tauladan. Dan siapa yang tidak melakukannya juga punya suri tauladannya.” (Al Fatawa Al Kubro 2/228)

Perhatikanlah, di zaman tersebut ada ucapan ied mubarok, ahaalallahu alaika dan sebagainya. Namun beliau tidak mengingkarinya karena maksud tujuannya adalah memberi ucapan selamat juga karena ini masalah dengan adat kebiasaan yang tidak bertentangan dengan syariat yang tujuannya sebatas mengucapkan tahniah.

Maka bila kita ucapkan: minal aidin wal faizin sebagai ucapan selamat ied dan do’a untuk kaum muslimin diperbolehkan. Wallahu a’lam.

Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Beribadah Malah Masuk Neraka…

Imam Said bin Musayyib rohimaullah berkata: 
“Seorang manusia bisa saja mengamalkan kebaikan namun malah masuk neraka kerenanya.

Sebaliknya bisa jadi ia mengamalkan kejelekan namun malah masuk surga dengannya.

Penjelasannya: dia berbuat kebaikan namun terus ia mengingat ingat dan membanggakannya, sehingga ia dijankiti rasa sombong dan akhirnya masuk neraka.

Sebaliknya bisa jadi ia mengerjakan dosa namun dosa itu terus ia ingat dan sesali sehingga ia tiada henti memohon ampunan dan bertaubat darinya, hingga akhirnya ia masuk surga.”

Ustadz DR. Muhammad Arifin Badri MA, حفظه الله تعالى 

Siapakah Yang Paling Besar Pahalanya Dari Orang-Orang Yang Berpuasa..?

Simak penjelasan Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA حفظه الله تعالى berikut ini : (tunggu hingga audio player muncul dibawah ini:

ARTIKEL TERKAIT
Tanya-Jawab Seputar Ramadhan…

Ikuti terus channel :
https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih

Janganlah Mencari-Cari Tanda Laylatul Qodr Di Ke-esokan Harinya

Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى berikut ini : (tunggu hingga audio player muncul dibawah ini) :

ARTIKEL TERKAIT
Tanya-Jawab Seputar Ramadhan

Ikuti terus channel :
https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih

Jangan Lupa Membacanya Di Setiap Malam…


.
.
JANGAN lupa membacanya DI SETIAP MALAM sepanjang tahun…
.
Hadits di atas menunjukkan tentang keutamaan dua ayat terakhir surat Al-Baqarah.
.
Para ulama menyebutkan bahwa siapa yang membaca dua ayat terakhir surat Al-Baqarah, maka Allah akan memberikan kecukupan baginya untuk urusan dunia dan akhiratnya, juga ia akan dijauhkan dari kejelekan.
.
Ada juga ulama yang mengatakan bahwa dengan membaca ayat tersebut imannya akan diperbaharui karena di dalam ayat tersebut ada sikap pasrah kepada Allah Ta’ala.
.
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin menjelaskan tentang keutamaan dua ayat tersebut ketika dibaca di malam hari,
.
“Ketahuilah para ikhwan sekalian, kedua ayat ini jika dibaca di malam hari, maka akan diberi kecukupan. Yang dimaksud diberi kecukupan di sini adalah dijaga dan diperintahkan oleh Allah, juga diperhatikan dalam do’a karena dalam ayat tersebut terdapat doa untuk maslahat dunia dan akhirat.”
.
(Ahkam Al-Qur’an Al-Karim, 2: 540-541).
.
Semoga bisa mengamalkan untuk membaca dua ayat terakhir Al-Baqarah ini mulai dari malam ini. Semoga kita meraih kebaikan dan keberkahan. Semoga Allah memberi taufik.
.