All posts by BBG Al Ilmu

Cerdas Dalam Mencari Akherat

Allah Ta’ala berfirman:

يَعْلَمُونَ ظَاهِرًا مِّنَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَهُمْ عَنِ الْآخِرَةِ هُمْ غَافِلُونَ

“Mereka mengetahui sebatas lahiriyah kehidupan dunia dan mereka lalai dari akherat..” (Ar Ruum: 7)

Ibnu Katsir rohimahullah berkata,

أكثر الناس ليس لهم علم إلا بالدنيا وأكسابها وشئونها وما فيها ، فهم حذاق أذكياء في تحصيلها ووجوه مكاسبها ، وهم غافلون عما ينفعهم في الدار الآخرة ، كأن أحدهم مغفل لا ذهن له ولا فكرة

“Kebanyakan manusia tidak memiliki ilmu kecuali tentang dunia, usaha dan urusan urusan dunia. Mereka amat cerdik dan pintar untuk usaha dan mencari dunia. Namun mereka lalai dari manfaat akherat. Seakan mereka menjadi bodoh dan tidak cerdas (untuk akherat)..”

(Tafsir Ibnu Katsir)

Untuk mencari akherat kita kudu cerdas..

Memutar otak bagaimana agar agama kita terjaga..
Bagaimana agar dapat memahami ilmu agama..
Bagaimana agar dapat memenej hati…
Bagaimana agar selamat dari fitnah syahwat dan syubhat..

Itu semua membutuhkan kecerdasan dan kefakihan..

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

MUTIARA SALAF : Hukum Kalimat ‘RAMADHAN KARIIM’

Syaikh Muhammad bin Sholih Al-‘Utsaimin rohimahullah pernah ditanya tentang hukum kalimat ‘Ramadhan Kariim’..

Beliau rohimahullah menjawab,

حكم ذلك أن هذه الكلمة: (رمضان كريم) غير صحيحة،
وإنما يقال: (رمضان مبارك)، وما أشبه ذلك،
️لأن رمضان ليس هو الذي يعطي حتى يكون كريماً، وإنما الله تعالى هو الذي وضع فيه الفضل .

“Hukumnya adalah bawah kalimat ini ‘Ramadhan Karim’ (terjemahnya, Ramadhan itu pemurah) adalah tidak benar..

Yang benar adalah ‘RAMADHAN MUBARAK..’ (Ramadhan yang diberkahi) atau yang semisal, karena bukan Ramadhan yang memberi sehingga disebut pemurah, akan tetapi Allah Ta’ala yang memberikan keutamaan ini..”

[ Majmu’ Fatawa Syaikh Al-‘Ustaimin 20/254 ]

Syarah Kitab Tauhid : 252 – 253 – 254

Simak penjelasan Ustadz Mizan Qudsiyah MA, حفظه الله تعالى berikut ini:

252.

253.

254.

 

ARTIKEL TERKAIT

Syarah Kitab Tauhid : KUMPULAN ARTIKEL

Yang Ajaib

Syaikh Utsaimin rohimahullah berkata,

والعجيب أن من طلب عيش الآخرة
‏طاب له عيش الدنيا
‏ومن طلب عيش الدنيا
‏ضاعت عليه الدنيا والآخر .

“Yang ajaib adalah orang yang mencari kehidupan akherat, maka menjadi baik juga kehidupan dunianya..

Dan orang yang mencari kehidupan dunia saja, hilang untuknya dunia dan akheratnya..”

(Tafsir Syaikh Utsaimin 1/23)

Ya..
Para pencari dunia yang rakus itu berpaling dari akherat..
Tak peduli halal dan haram..
Tak peduli dengan batasan batasan agama-Nya..
Sehingga ia tidak mendapat akherat dan dunia pun belum tentu mendapatkannya..

Kalaupun ia meraih dunia, maka menjadi adzab untuknya..
Hatinya dipalingkan dari ketaatan..
Hatinya makmur dengan cinta dunia..

Sebaliknya..
Orang yang mencari akherat..
Ia jadikan dunia untuk kebaikan akheratnya..
Ia tetap mendapat kenikmatan dunia..
Namun ia tidak tertipu dengannya..

Ia tak ingin mengambil harta dengan cara yang haram..
Tak ingin melakukan pengkhianatan terhadap bangsa dan negaranya..

Ia takut akan hari yang setiap manusia berdiri di hadapan Robbnya..

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Syarah Kitab Tauhid : 249 – 250 – 251

Simak penjelasan Ustadz Mizan Qudsiyah MA, حفظه الله تعالى berikut ini:

249.

250.

251.

 

ARTIKEL TERKAIT

Syarah Kitab Tauhid : KUMPULAN ARTIKEL

Hati Yang Selamat

Rosulullah shollallaahu ‘alaihi wasallam bersabda,

إن الذي ليس في جوفه شيء من القرآن كالبيت الخرب

“Sesungguhnya orang yang hatinya kosong dari Al Qur’an bagaikan rumah yang telah usang tak terpakai..”

(HR At Tirmidzi dan ia berkata, Hadits ini hasan shohih)

Cobalah renungkan…

Malam yang diturunkan padanya Al Qur’an…
Menjadi malam yang paling mulia…

Bulan yang diturunkan padanya Al Qur’an…
Menjadi bulan yang paling mulia…

Rosul yang diturunkan kepadanya Al Qur’an…
Menjadi rosul yang paling mulia…

Maka bagaimana jika Al Qur’an itu ada di hatimu..?

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Syarah Kitab Tauhid : 246 – 247 – 248

Simak penjelasan Ustadz Mizan Qudsiyah MA, حفظه الله تعالى berikut ini :

246.

247.

248.

ARTIKEL TERKAIT

Syarah Kitab Tauhid : KUMPULAN ARTIKEL