Category Archives: Abu Yahya Badrusalam

Tafsir 11-12: Surat An Naas

Setelah berakhirnya pembahasan tafsir surat Al Fatihah, Ust Badru Salam Lc, حفظه الله kini masuk ke pembahasan tafsir surat An Naas.

Selamat mendengarkan.

Agar bisa mendengarkan kajian ini dengan jelas dan tidak ada background voice dari Radio, silahkan matikan radionya yang ada di sidebar kanan (Radio Sunnah).

Tafsir 11:

Tafsir 12:

Enam Orang Yang Di Ijabah Do’anya

Ust. Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى

1. Orang yang berpuasa.

2. Orang yang dizalimi.

3. Orang yang sedang safar.
Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

ثلاث دعوات مستجابات دعوة الصائم و دعوة المظلوم و دعوة المسافر

“Tiga orang yang do’anya diijabah: do’a orang yang berpuasa, do’a orang yang dizalimi, dan doa orang yang sedang safar.” (Shahih
Jami’ no 3030).

4. Doa orang tua untuk anaknya.
Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

ثلاث دعوات مستجابات لاشك فيهن دعوة الوالد على و دعوة المسافر و دعوة المظلوم

“Tiga do’a yang pasti diijabah: doa orang tua untuk anaknya, doa musafir dan doa orang yang dizalimi.” (Shahih Jami’ no 3031).

5. Orang yang banyak berdzikir.

6. Pemimpin yang adil.
Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam
bersabda:

ثلاثة لا يرد الله دعاءهم الذاكر الله كثيرا والمظلوم والإمام المقسط

“Tiga orang yang do’anya tidak ditolak Allah: orang yang banyak berdzikir, orang yang dizalimi dan pemimpin yang adil.” (Shahih Jami’ 3064).

– – – – – •(*)•- – – – –

Tafsir 6 dan 7: Al Fatihah – Makna Makna { الرحمن الرحيم } Dan { مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ }

Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى berikut ini :

Untuk tafsir ayat ke 3 yaitu : Arrohmaanirrohiim, silahkan simak kembali audio Tafsir 1 dan Tafsir 2 :

Untuk tafsir ayat ke 4 yaitu : Maalikiyaumiddiin, silahkan simak berikut ini :

Empat Orang Yang Tidak Boleh Diambil Ilmunya

Ust. Badrusalam LC

Imam Malik bin Anas rahimahullah berkata..
Empat orang yang tidak boleh diambil ilmunya..;

Orang dungu yang menampakkan kedunguan..

Pengikut hawa nafsu yang mengajak manusia kepadanya..

Orang yang suka berdusta dalam pembicaraanya..
Walaupun tidak berdusta atas Rasulullah..

Orang yang mempunyai keutamaan dan keshalehan..
Namun tidak peduli dengan hadits yang ia sampaikan..

(shahih Jami Bayanil ilmi hal 304)..

Tidak peduli dengan hadits yang ia sampaikan..
Apakah hadits itu shahih atau lemah..

Nabi bersabda yang artinya..
Siapa yang menyampaikan hadits dariku..
Yang diduga dusta maka ia termasuk salah satu dari dua orang yang berdusta..
HR Muslim..

Ibnu Hibban berkata..
Maka setiap orang yang ragu pada apa yang ia riwayat kan..
Apakah shahih atau tidak shahih..
Ia masuk dalam makna hadits tersebut..
(AL Majruhin 1/9)..

Maka berhati-hati lah dalam menebarkan hadits..

– – – – – •(*)•- – – – –