Category Archives: Ferry Nasution

Bahaya Ghibah

Saudara-saudariku yg saya hormati,

Hukum GHIBAH adalah HARAM berdasarkan firman ALLAH;
Dan jaganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang diantara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya ALLAH Maha penerima taubat lagi Maha penyayang. (Al-Hujuraat: 12).

Dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah bersabda, “Tahukah kalian apakah ghibah itu? para sahabat menjawab, “ALLAH & rasulNya yg lebih tahu”. Maka Rasulullah bersabda, “Ghibah adalah engkau menyebutkan saudaramu dengan sesuatu yang ia benci”, kemudian ada yang bertanya, “Bagaimana jika yang aku katakan memang ada padanya? Rasulullah menegaskan,“Jika yang engkau katakan memang ada pada dirinya, maka itulah ghibah. Jika tidak, maka engkau telah berbuat dusta padanya”.(HR.Muslim 2589).

BAHAYA GHIBAH:

1. Mendapat siksa / adzab yang sangat pedih.
Dari Anas bin Malik bahwasanya Rasulullah bersabda, “Tatkala aku dinaikkan saat Isra’ Mi’raj, aku melewati sekelompok orang yang kuku-kuku mereka dari tembaga. Mereka mencakar wajah & dada-dada mereka dengan kuku tersebut. Aku pun bertanya kepada malak Jibril tentang perihal mereka. Jibril menjawab, “Mereka adalah orang-orang yang memakan daging manusia (ghibah) & merusak kehormatan orang lain. (HR.Abu Dawud 4870 )

2. Dimasukkan radghatal Khabal kedalam mulutnya, sampai keluar dari mulutnya apa2 yang pernah dia ucapkan kepada saudaranya yang tidak benar.
Hadits Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam:
Barangsiapa yang membicarakan sesuatu yang tidak ada pada diri seorang Mu’min, maka akan dimasukkan kedalam mulut mereka Radghatal Khabal (lubang yang penuh dengan DARAH & NANAH yang mengalir dari penghuni-penghuni neraka), sehingga dia dibersihkan (dari hukuman) dosa-dosa yang diucapkannya (keluar dari mulutnya apa yang pernah dia ucapakan)/sampai dia BERTAUBAT & MINTA HALAL ”.(HR. Abu Dawud 3594 )

Semoga bermanfaat.

Ditulis oleh Ust.Ahmad Ferry Nasution حفظه الله

RENUNGAN UNTUK PENUNTUT ILMU SYAR’I

Wahai saudara-saudariku para penuntut ilmu…
Sungguh kalian adalah orang yang terhormat,kalian adalah para pejuang pembela serta pemelihara agama yang mulia ini…
Kalian adalah sebagai seorang dokter bagi manusia yang terkena penyakit syahwat dan syubhat!…

Untuk itu wahai saudara-saudariku…
Hindarilah sejauh mungkin perbuatan dosa dan maksiyat,fokuskanlah.. Sibukanlah dirimu untuk senantiasa mempelajari ilmu agama yang mulia ini serta mengamalkannya…

Ikhwan dan akhwat sekalian…
Hiasilah dirimu.. dengan akhlak yang mulia nan terpuji…
Dan janganlah engkau mencemari dirimuu dengan akhlak-akhlak yang buruk…
Akhlak-akhlak yang akan menurunkan martabatmu menuju kepada kehinaan serta kerendahan dirimu dengan sebab akhlakmu yang buruk!…

Wahai para penuntut ilmu, bergaulah dengan manusia dengan akhlak yang mulia, mereka sangat menanti belaian tanganmu!…
Nasehatilah mereka dengan ilmu yang benar! Serta da’wahkan kepadanya dengan penuh kasih sayang dan kelembutan padanya…
Karena penuntut ilmu pada hakekatnya adalah manusia yang paling faham tentang kebenaran dan yang paling sayang kepada makhluk (diambil dari perkataan syaikhul islam ibnu taymiyah, ketika menjelaskan tentang ahlus sunnah)
Semoga ALLAH subhaanahu wa ta’ala memajukan da’wah yang haq ini..

Akhirnya, kami memohon kepada ALLAH subhaanahu wa ta’aa agar memberikan kepadaku dan kepada antum serta antunna semua amal-amal yang shaleh…
Amal-amal yang akan memberikan manfaat untuk kita semua baik ketika kita hidup di dunia yang fana ini maupun ketika kita berada didalam kubur kita masing-masing ketika tidak ada sesuatu yang dapat membahagiakan kita didalam kubur kita!

Dan kamipun memohon kepada ALLAH agar diberikan kemudahan untukku dan untuk antum semua untuk melaksanakan amal shaleh yang sesuai dengan yang diridhai-Nya.

Saudaramu
Ahmad Ferry Nasution.

UNTUKMU WAHAI PARA PENUNTUT ILMU

Nasihat ini saya ambil dari perkataan emas al-imam ibnu qoyyim

و من العحب أن الإنسان يهون عليه التحفظ و الاحتراز من أكل الحرام و الظلم و الزنى و السرقة و شرب الخمر, و من النظر المحرم و غير ذلك, و يصعب عليه التحفظ من حركت لسانه, حتى ترى الرجل يشار إليه بالدين و الزهد, و العباد, و هو يتكلم بالكلمات من سخط الله لا يلقي لها بالاً ينزل بالكلمات الواحدة منها أبعد مما بين المشرق و المغرب
و كم ترى من رجل متورع الفواحش و الظلم, و لسانه يفرى في أعراض الأحياء و الأموات و لا يبالي ما يقول.

Dan diantara perkara yang mengherankan bahwa umumnya manusia bisa menjaga diri-diri mereka dari memakan makanan yang haram, berbuat dzholim, berzina, mencuri, minum khomr, dari memandang suatu yang diharamkan ataupun selainnya.
AKAN TETAPI sangat disayangkan mereka sangat susah untuk menjaga gerakan-gerakan lisannya. Sampai ada seseorang yang dikenal dia sebagai ahli ibadah, orang yang zuhud, dan gemar beribadah, akan tetapi mereka sering berbicara dgn ucapan yang dapat membuat
ALLAH murka (tanpa mereka pedulikan lagi), yang dengan sebab ucapannya ia dilempar keneraka jahannam yg jaraknya lebih jauh dari jarak antara timur dan barat. Betapa banyak
orang yang demikian, engkau melihat dia sebagai org yg wara’, meninggalkan kekejian, kedzoiman, AKAN Tetapi lisannya dibiarkan olehnya kesana-kemari utk MENJATUHKAN KEHORMTAN SESEORANG baik orang tersebut masih hidup ataupun yg telah wafat, tanpa mempedulikan lagi kata-kata yg mereka ucapkan.

Semoga pelajaran kita hari ini memberikan manfaat terutama utk diri saya pribadi & kepada ikhwah sekalian.
Semoga ALLAH سبحانه وتعالى menyatukan hati-hati kita diatas islam dan sunnah.

(Kitab Ad-Daa’ wad Dawaa’, hal: 226-227 yang ditahqiq dan ditakhrij oleh syaikh ali bin hasan bin ali al-halaby al-atsary)

 Ditulis oleh Ustadz Ahmad Ferry Nasution حفظه الله

– – – – – – 〜✽〜- – – – – –

Yang Lebih Baik

Saudaraku yang berbahagia diatas islam dan sunnah….

Saudaraku yang aku hormat—Sungguh aku berusaha selalu untuk mencari teman yg terbaik dalam hidupku…
Tetapi tidak kutemukan teman yang lebih baik untukku dari pada menjaga lidah/lisan ini. Aku selalu memikirkan tentang semua pakaian yang terbaik untukku…..
Tetapi tidak kutemukn pakaian yang lebih baik selain Takwa kepada Allah سبحانه وتعالى .

Dan aku selalu memikirkan tentang berbagai macam kekayaan untuk diriku…
Tetapi tidak kutemukan kekayaan yang lebih baik daripada merasa puas dan cukup dengan yang sedikit dari nikmat-nikmat ALLAH,
Aku selalu memikirkan tentang semua perbuatan baik…
Tetapi tidak kutemukan yg lebih baik dari pada memberikan nasihat yang baik, yang bersumber dari Al-Qur’an dan sunnah….
Aku mencari semua jenis makanan….
Tetapi tidak kutemukn makanan yang lebih baik kecuali kesabaran…

Tetaplah tersenyum wahai saudaraku, walaupun kesulitan dan cobaan datang menimpa kita. Hafidzokumulloh

 Ditulis oleh Ustadz Ahmad Ferry Nasution حفظه الله

– – – – – – 〜✽〜- – – – – –

WAJIBNYA SEORANG MUSLIM UNTUK MENCARI NAFKAH, DAN TIDAK BOLEH BERGANTUNG KEPADA ORANG LAIN

Ikhwani….

ALLAH dan Rasul-Nya memerintahkan&menganjurkan umat islam seluruhnya utk bekerja mencari nafkah, untuk keperluan pribadinya, orang tuanya, anak&istrinya apabila dia telah berkeluarga.

Artinya bekerja utk mencari rezeki yang halal. Dan sesungguhnya kita mengetahui dgn jelas dari petunjuk Nabi صلى الله عليه وسلم bahwa para Nabi & Rasul seluruhnya mereka mencari nafkah, mereka bekerja keras & berusaha utk menghidupi diri serta keluarganya & ini merupakan bentuk kemuliaan, karena mereka para Nabi & Rasul sangat menyukai makan dari jerih payah sendiri, hasil keringat sendiri & yg demikian adalah lebih terhormat dan nikmat.

Perhatikan pelajaran diatas, yg kita mengetahui mereka adalah orang yg mulia tetapi tetap mereka mencari nafkah utknya & keluarganya.

Sedangkan mengadahkan tangan, meminta-minta kpd orang lain serta makan dari hasil jerih payah orang lain merupakan suatu kehinaan pada dirinya & menghilangkan kehormatan padanya & termasuk perbuatan tercela. Oleh sebab itu islam agama yang mulia ini sgt menganjurkan akan kita berusaha & bekerja serta berharap kepada ALLAH, karena ALLAH lah yg memberikan rezeki kepada seluruh makhluk.

Akhir pembahasan ini saya akan membawakan hadits Rasulullah صلى الله عليه وسلم yang menunjukkan tanda-tanda kemuliaan seorang mukmin.

Malaikat Jibril pernah datang kepada Nabi yg mulia صلى الله عليه وسلم ; Ketahuilah bahwa kemuliaan seorang mukmin yaitu pada Shalatnya diwaktu malam dan TIDAK PERNAH MENGHARAPKAN sesuatu kepada orang ( silsilah shohihah: 831)

Dan harus diketahui;
Biasanya orang yg selalu berharap dgn apa yang ada pada tangan manusi biasa mereka akan mengalami KEKECEWAAN!

Sebaliknya! apabila mereka putus asa atas apa yg ada pada tangan manusia, niscaya mereka akan menjadi yg paling kaya & bahagia.

Semoga memberikan manfaat & pelajaran yg berharga bagi orang yg mau mengambil pelajaran.

By. Ust. Ahmad Ferry Nasution.

Sabar Atas Gangguan Istri

By.Ust.Ahmad Ferry Nasution

Allah subhaanahu wa ta’ala berfirman:
“Dan pergauilah istrimu dengan cara yang baik, dan apabila kalian tdk menyukai mereka maka brsabarlah karena mungkin kalian tidak menyukai sesuatu padanya, padahal ALLAH menjadikan pada dirinya kebaikan yang sangat banyak (An-nisa :19)

Syaikh Abdurrahman As-sa’di menjelaskan dikitab tafsirnya, maksud ayat “dan pergauilah istrimu dengan cara yg baik” yaitu kita diperintahkan untuk bergaul dengan istri kita dengan cara yang baik, baiknya perkataan kita kepadanya maupun perbuatan/keadaan kita kepadanya.

Kemudian syaikh menjelaskan kepada kita; “Sepantasnya bagi kalian wahai para suami untuk tetap menahan istrimu dalam ikatan pernikahan walaupun kalian menjumpai sesuatu yang kalian tidak menyukai pada diri mereka. Karena dibalik itu semua ada kebaikan yang sangat besar.

Diantaranya adalah berpegang degan perintah ALLAH & menerima wasiat-Nya yang didalamnya terdapat kebahagiaan dunia dan akhirat.

Diantara kebaikan lainnya yang engkau mnahan dirimu untuk tetap bersama istrinya, dalam keadaan engkau tidak mencintainya didalamnya terdapat “mujahadatun nafs” dan berakhlak dengan akhlak yang indah. Bisa jadi kebencianmu terhadapnya akan hilang dan berubah menjadi kecintaan (sebagaimana yang seperti ini sering terjadi) .

Kebaikan lainnya bisa jadi dia akan mendapatkan rizki berupa anak yang sholeh dari istrinya tersebut, yang akan memberikan manfaat kepada kedua orang tuanya didunia maupun akhirat. Tentunya semua ini dilakukan, apabila tali pernikahan tersebut masih bisa dipertahankan. Apabila memang harus berpisah dan tidak mungkin untuk tetap seiring bersama dengnnya (istri), maka sisuami tidak bisa dipaksakan untuk tetap menahan istrinya. (Taisir Al-Karimir Rahman)

Untuk itu ikhwah sekalian bersabarlah dengannya, bergaulah dengan baik serta nasehatilah mereka dengan lemah lembut serta doakan mereka dengan kebaikan, sebagaimana Nabi mendoakan istri-istrinya (ini yg kita sering lupa, yaitu mendoakannya).

— ~ ~ ~ ⌣̊┈̥-̶̯͡♈̷̴┈̥-̶̯͡⌣̊ ~ ~ ~ —

CIRI-CIRI WANITA AHLUL JANNAH

Nabi yang mulia shallallahu alaihi wa sallam pernah bersabda dalam satu haditsnya yang diriwayatkan oleh imam nasa’I.

Beliau bersabda;
“Maukah aku beritahukan kepada kalian, tentang istri-istri kalian yang akan menjadi penghuni syurga ?? mereka ini ialah istri yang memiliki rasa belas kasih sayang, kemudian yang bakal memberikan banyak keturunan, dan mereka (para istri) yang segera kembali/mendatangi suaminya. Dia (seorang istri) dimana jika terjadi suaminya marah dengannya, maka istrinya segera mendatanginya (mendatangi suaminya) serta meletakkan tangannya pada tangan suaminya seraya seorang istri berkata padanya: “Aku tidak mampu memejamkan mataku ini (aku tidak bisa tidur) sebelum engkau ridha kepadaku”.

Subhaanallah….
Hadits yang mulia ini memberikan pelajaran yang sangat berharga sekali untuk kita semua, diantara pelajaran yang dapat kita ambil:

1. Memberikan pelajaran yang berharga kepada kita tentang ciri-ciri wanita ahlul jannah.

2. Keutamaan memiliki seorang istri yang memiliki rasa belas kasih dan sayang, yang kelak sangat memberikan manfaat untuk suami dan anak-anaknya, yang dia berkhidmat untuk mereka (suami dan anaknya) dengan penuh kelembutan dan kasih sayang, dan tidak keras dan kasar kpd suami dan anaknya.

3. Keutamaan menikahi seorang wanita yang kelak akan mendapatkan keturunan yang banyak darinya, yang dengan sebabnya memiliki banyak anak akan menambah jumlah kaum muslimin yang beribadah kepada ALLAH dan menghidupi sunnah Nabi-NYA.

4. Tingginya hak suami yang wajib dipenuhi oleh seorang istri, dan wajib bagi seorang istri untuk taat kepadanya dalam perkara baik (bukan ma’siyat).
Bahkan Nabi yang mulia pernah bersabda: “tidaklah seorang istri dapat memenuhi hak Rabbnya sampai ia menunaikan hak suaminya.

Semoga bermanfaat

 Ditulis oleh Ustadz Ahmad Ferry Nasution حفظه الله

– – – – – – 〜✽〜- – – – – –

BEBERAPA DOSA YANG TERKENA ADZAB KUBUR

Ikhwan dan akhwat sekalian yang berada diatas hidayah dan rahmat ALLAH subhaanahu wa ta’ala.

Pada pagi ini saya akan membawa beberapa dosa dan ma’siyat yang menjadi sebab seseorang diazab dalam kuburnya, dan hadits ini juga sebagai hujjah bagi orang-orang yang mendustai tentang azab kubur.

Kami jelaskan seperti ini agar senantiasa kita menjauhkan perbuatan tersebut dan kita senantiasa istighfar dan bertaubat atas setiap perbuatan dosa dan ma’siyat yang kita lakukan.

Dianatara perbuatan dosa dan ma’siyat yang terkena azab kubur, ialah:

1.Adapun orang pertama yang 
engkau datangi, ia dipecah 
kepalanya dengan batu, maka 
sesungguhnya itulah orang yang mengambil al-Quran lalu  menyisihkannya (meremehkan)  yakni menolaknya sesudah mengerti isi dan maknanya-, juga itulah orang yang tidur yakni lalai- dari melakukan shalat-shalat  yang  diwajibkan.

2. Orang yang engkau datangi,  ia sedang dipotong-potong  ujung mulutnya sampai ke tengkuknya dan dari lobang hidung  sampai ketengkuknya dan juga  dari matanya sampai 
ketengkuknya itu ialah orang-orang yang pergi dari rumahnya lalu membuat kata-kata dusta  dengan kedustaan yang  sampai mencapai ke segala penjuru.

3. Adapun orang-orang  lelaki dan perempuan yang  berada di dalam tempat 
semacam tungku besar itu 
adalah para pezina lelaki dan 
wanita.

4.Adapun orang lelaki yang 
Engkau datangi sedang 
berenang dalam sungai dan 
dilempari batu di mulutnya itu 
ialah pemakan riba.

5.Adapun orang yang sebagian 
mukanya bagus dan sebagian 
lagi buruk, maka mereka itu 
ialah orang-orang  yang  mencampur-adukkan  antara  amal perbuatan yang shalih  sedang yang lainnya jelek, tetapi
Allah telah memberikan pengampunan kepada mereka itu.” ( Ringkasan hadits bukhary 1386, hadits ini sangat panjang).

Semoga memberikan manfaat untuk kita.

 Ditulis oleh Ustadz Ahmad Ferry Nasution حفظه الله

– – – – – – 〜✽〜- – – – – –

BERLEMAH LEMBUTLAH SERTA SAYANGI BUAH HATIMU

Wahai ayah dan ibu…..

Diantara bentuk ketinggian & kemuliaan agama islam yg menunjuki bahwa agama islam sgt mencintai & menyayangi anak-anak( buah hatinya) dgn penuh belas kasih. Krn berlemah lembut kepadanya serta mencurahkan kasih sayang kpd mereka akan mengantarkan kedua org tuanya menuju syurga.

Bahkan Nabi yang mulia shallallahu ‘alaihi wa sallam menganjurkan kpd seseorang laki-laki yg hendak menikah agar dia menikahi wanita yg memiki rasa belas kasih (baik kpd suaminya maupun kelak kepada buah hatinya), sebagaimana hadits yang dikeluarkan oleh abu dawud: 2050.

Mafhumnya, jgn engkau menikahi wanita yang keras hatinya! Yg demikian akan memberikan mudharat untuk suami & anaknya.

Kemudian ada satu hadits lagi yg menunjukkan sgt sayangnya kedua orang tua kepada anaknya, lebih khusus kaum ibu karena dia lebih sering bersama buah hatinya, untuk itu para ibu harus memiliki rasa belas kasih kepada anaknya.

Perhatikan hadits yg sgt besar berikut ini:

“Dari Aisyah dia berkata: Datang kpd saya seorang wanita dgn membawa 2 putrinya. Maka saya berikan 3 butir kurma, sehingga masing mereka mendapatkan 1 butir kurma. Kemudian masing-masing anaknya pun memakan kurma tersebut, tinggal 1 kurma yang dimiliki oleh ibunya, ketika kurma tersebut hendak dimakan oleh ibunya, ternyata kedua putrinya meminta kurma tersebut. Lalu aku (aisyah) melihat ibunya tidak jadi memakannya, tetapi kurma yg menjadi haknya dibelah menjadi 2 kemudian dia berikan kepada kedua putrinya. Kemudian saya (aisyah) ceritakan kisah yg menakjubkan ini kepada Rasulullah, kemudian beliau bersabda: “Sesungguhnya ALLAH dgn kurma tersebut itu telah mewajibkan baginya syurga & dijauhkan dari neraka” (Riwayat muslim)

Yaa subhanallah, sangat indah sekali kisah tersebut yg menunjukki sayangnya & sgt sabarnya seorg ibu kepada anak-anaknya, yg dgn sebab sayangnya & kesabarannya ALLAH berikan syurga & dijauhkan dari neraka untuknya.

Akhukum Ahmad Ferry Nasution

Allah Berada Di Atas Langit

Saudara-saudariku kaum muslimin dan muslimah yang dimuliakan oleh ALLAH سبحانه وتعالى ,diantara keyakinan yang terbesar didalam islam yang sudah hampir tidak lagi difahami/ diketahui oleh sebagian kaum muslimin yaitu menetapkan/meyakini degan seyakin-yakinnya bahwa sanya “ALLAH سبحانه وتعالى berada diatas langit”, sebab utama yang sangat mendasar sekali ialah kurangnya perhatiannya para da’i terhadap da’wah tauhid/ aqidah islamiyah yang merupakan asas da’wahnya para Nabi dan Rasul, bahkan merupakan perkara yang utama yang wajib disampaikan kepada manusia, ya’ni da’wah tauhid.

Maka bisa kita saksikan pada zaman kita ini, apabila kita bertanya kepada sebagian dari mereka (baik orang-orang awam, atau sebagian dari da’i-da’inya) tentan permasalahan aqidah terbesar diatas ya’ni kita bertanya kepada mereka:

“Dimanakah ALLAH??….”

Maka kita akan mendengar jawaban yang beraneka ragam diantara mereka, bahkan saling bertentangan.

Diantara mereka akan menjawab:
” ALLAH ada dihati”, adalagi yang menjawab “ALLAH ada dimana-mana”, bahkan ada diantara mereka yang mengingkari pertanyaanmu…dll, sedikit sekali bahkan sangat langkanya kita mendapatkan jawaban yang benar dari mereka.

Padahal kita sudah mengetahui dengan jelas baik dalil syar’i (alqur’an dan sunnah) maupun dalil aqli yang menunjukkan ALLAH itu berada diatas langit!

Bahkan al-imam adz-dzahabi memberikan penjelasan ttg sebuah hadits, yaitu: Rasulullah bertanya kepada seorang budak wanita, tentang dimana ALLAH? Kemudian budak tersebut mengatakan: “ALLAH diatas langit”

Dari hadits yang mulia ini, imam dzahabi mengatakan ada dua permasalahan:

1. Disyariatkan seorang muslim bertanya kepada muslim yang lainnya, “Dimana ALLAH???.

2. Yaitu, hanya memiliki satu jawaban atas pertanyaan diatas, yaitu “ALLAH di atas langit”

Maka barang siapa yang mengingkari dua permalahan ini, maka dia telah mengingkari Rasulullah صلى الله عليه وسلم .

(Tashfiyah wa tarbiyah, syaikh Ali hasan hafidzahullah)

By Ust. Ahmad Ferry N