Category Archives: Firanda Andirja

Tentu Berbeda…

Sungguh beda antara seorang yang sholat hendak mencari kekhusyu’an dengan seseorang yang sholat hanya sekedar bisa terlepas dan terbebaskan dari beban kewajiban….

Orang yang bertekad sholat dengan khusyuk tentunya ia akan serius mempersiapkan dirinya…,
segera ke mesjid…,
sholat sunnah terlebih dahulu…,
membaca Al-Qur’an…
hingga hatinya siap bermunajat kepada Allah…

Adapun seseorang yang telah dikumandangkan adzan ia masih sibuk dengan dunia…,
masih asyik bercengkerama dengan para sahabat dan tamunya…
lalu begitu dikumandangkan iqomat iapun melompat bersegera dengan begitu semangat menuju mesjid, lalu masuk dalam sof sholat tatkala raka’at kedua atau ketiga, bahkan disertai deru nafas yang ngos-ngosan…
sementara urusan dunia masih terngiang-ngiang di benaknya….
lantas bagaimana bisa khusyuk??

Sudahkah kita setiap akan sholat berniat hendak meraih kekhusyu’an sehingga bisa merasakan ledzat dan indahnya bermunajat kepada Allah ??? Jika Allah mengetahui tekad kita ini maka niscaya Allah akan memudahkan…

Sungguh menakjubkan Sa’id Ibnul Musayyib rahimahullah salah seorang ulama tabi’in yang pernah berkata :

ما أَذَّنَ المُؤَذِّنُ مُنْذُ ثَلاَثِيْنَ سَنَةً إلاَّ وَأَنَا فِي المَسْجِدِ

Tidaklah mu’adzin mengumandangkan adzan semenjak 30 tahun kecuali saya sudah di masjid

Ia juga berkata :

ماَ فَاتَتْنِي الصلاةُ في جَمَاعةٍ منذ أَربَعِيْنَ سَنَةً

Aku tidak pernah ketinggalan sholat berjama’ah semenjak 40 tahun
(Siyar A’laam An-Nubalaa’ 4/221)

Ustadz DR. Firanda Andirja MA,  حفظه الله تعالى

 

da280413-1713

Waspadalah..!

** Jika seseorang mendatangimu lalu menggibah dan menjatuhkan saudaramu di hadapanmu maka waspadalah…bisa jadi engkau adalah korban berikutnya…

** Jika engkau mendapati seseorang memujimu dengan pujian yang berlebihan yang tidak pantas dengan hakekat dirimu maka waspadalah… suatu hari jika ia membencimu maka ia akan merendahkanmu juga dengan perendahan yang berlebihan.

Maka janganlah terpedaya dengan pujiannya…!

Ustadz DR. Firanda Andirja MA, حفظه الله تعالى

 

da050514-1353

Sedang Marah..?

Nabi shallallahu ‘alayhi wasallam bersabda ;

وَإِذَا غَضِبَ أَحَدُكُمْ فَلْيَسْكُتْ 

Jika salah seorang dari kalian marah maka diamlah” (HR Ahmad dengan sanad yang hasan)

Bukan malah teriak…., teriak tidak meredamkan, malah mengobarkan…

Berbicara tatkala malah sering menyebabkan perceraian…karena suami sering menjatuhkan talak tatkala marah…ia berucap sementara otaknya lagi buntu.

Bahkan bisa menyebabkan pertumpahan darah, karena berbicara tatkala marah menyebabkan bantah membantah dan semakin mengobarkan emosi…

Jika anda lagi marah cobalah diam…karena menjalankan perintah Nabi shallallahu ‘alayhi wasallam…, niscaya kesudahannya indah.

Silahkan berbicara jika marah sudah redam.

Ustadz DR. Firanda Andirja MA, حفظه الله تعالى

da240515-0533

Sulitnya Menjaga Rahasia…

Al-Imam Asy-Syaafi’i rahimahullah berkata:

إِذَا الْمَرْءُ أَفْشَى سِـرَّهُ بِلِسَانِهِ وَلاَمَ عَلَيْـهِ غَيْـرَهُ فَهُوَ أَحْمَقُ

Jika seseorang telah membuka rahasianya (kepada orang lain) dengan lisannya …. dan ia mencela orang itu yang membuka rahasianya tersebut, maka ia adalah orang yang dungu.”

إِذَا ضَاقَ صَدْرُ الْمَرْءِ عَنْ سِرِّ نَفْسِهِ فَصَدْرُ الَّذِي يَسْتَوْدِعُ السِّرِّ أَضَيَقُ

Jika dada seseorang sesak (tidak kuasa) untuk menyimpan rahasianya sendiri…maka dada orang lain yang ia simpan rahasianya lebih sesak lagi

Ustadz DR. Firanda Andirja MA, حفظه الله تعالى

 

da190414-1311

Lupa Penyakit Sendiri…

Begitu perhatiannya kita untuk berkeliling mencari obat tatkala tubuh kita sakit…

Namun pernahkah kita serius untuk mengobati penyakit yang jauh lebih berbahaya? Yaitu penyakit-penyakit hati…??

Bagaimana kita serius…,
sementara kita tidak merasa berpenyakit hati…!!!,
kita merasa hati kita bersih…!!??

Seorang berpenyakit hati berkata kepada seorang dokter :

سـقامي من مُقـارفةِ الخَطـايا..
وليـس مِنَ الزُّكامِ ولا السُّـعالِ..

Penyakitku disebabkan dosa-dosa yang kulakukan
Bukan karena pilek ataupun pening

فإن كنـتَ الطَّبيبَ فما عـلاجٌ..
لذنـبٍ فَوْق رأسـي كالجبـالِ؟؟

Jika engkau adalah benar-benar seorang dokter maka apakah obat penyakitku ?

نُسـائلُ مـا الدَّواءُ إذا مَرِضـنا..
وداءُ القَـلْبِ أولـى بالسُّـؤالِ..

Kita selalu bertanya tentang obat jika kita sakit
Padahal penyakit hati kita lebih utama untuk kita tanyakan akan obatnya…

Ya Allah sembuhkan dan bersihkan hati kami dari penyakit-penyakitnya baik yang kami sadari maupun yang tidak kami sadari…

Ustadz DR Firanda Andirja MA, حفظه الله تعالى

 

da071013-1804

Dampak Maksiat Yang Engkau Lakukan…

Jika dampak maksiat yang kalau lakukan hanya menimpa dirimu maka perkaranya lebih ringan, namun masalahnya dampaknya bisa saja mengenai orang-orang dekat yang kau cintai, bisa berdampak pada keluargamu.

Maka jika engkau tidak perduli dengan dirimu terkena dampak maksiat, maka sayangilah orang-orang dekatmu, jangan sampai dampak maksiatmu mengenai mereka.

Dan pada hakikatnya keburukan maksiatmu yang mengenai keluargamu adalah musibah yang sedang menimpa dirimu.

Ustadz DR. Firanda Andirja MA, حفظه الله تعالى

Ketika Engkau Bersendirian Bersama Allah…

Ketika engkau bersendirian bersama Allah :

Engkau bisa mengakui kesalahan-kesalahanmu tanpa perlu kawatir dampak dari pengakuan tersebut, karena Allah suka pengakuanmu akan dosa-dosamu…
Betapa mulianya Engkau Ya Allah..

Engkau tidak perlu minta udzur karena mengulang-ngulang pengakuan dosa-dosamu, karena memang Allah suka dengan orang yang merengek-rengek mengakui kesalahannya meski berulang-ulang
Betapa agungnya Engkau ya Allah…

Engkau tidak harus mengungkapkan dengan untaian kata-kata yang indah dan teratur, karena Allah telah mengetahui keperluanmu sebelum ungkapan permohonanmu
Betapa dekatnya Engkau ya Allah…

Engkau tidak perlu merasa tidak enak atau minta udzur karena kelamaan berkeluh kesah kepadaNya karena Allah memang suka dengan munajatmu
Betapa besarnya kasih sayangMu ya Allah…

Kau tidak perlu merasa lemah tatkala air matamu menetes dan lisanmu terbata-bata tidak mampu mengungkapkan isi hatimu, karena kelemahanmu di hadapan Allah adalah kekuatan
Betapa lembutnya Engkau ya Allah…

Engkau tidak perlu repot repot membuat janji untuk meeting bertemu Allah, karena waktu untuk bertemu dengannya, untuk curhat kepadaNya, untuk meminta solusi kepadanya terbuka kapan saja. Justru engkau yang bebas menentukan kapan waktunya
Betapa baiknya Engkau ya Allah…

Diterjemahkan dengan bebas oleh
Ustadz DR Firanda Andirja MA, حفظه الله تعالى

Malu…

وَإِذَا خَلَوْتَ بِرِيْبَةٍ فِي ظُلْمَةٍ ….وَالنَّفْسُ دَاعِيَةٌ إِلَى الطُّغْيَانِ
فَاسْتَحِ مِنْ نَظَرِ الإِلَهِ …. وَقُلْ لَهَا إِنَّ الَّذِي خَلَقَ الظَّلاَمَ يَرَانِي

Dan jika engkau sedang bersendirian dalam kegelapan…
Sementara jiwamu mengajakmu untuk bermaksiat…
Maka malu-lah engkau dengan penglihatan Allah kepadamu, dan katakanlah kepada jiwamu…
SESUNGGUHNYA YANG MENCIPTAKAN KEGELAPAN SEDANG MELIHATKU…

DR. Firanda Andirja MA, حفظه الله تعالى