Category Archives: BBG Kajian

Benarkah Engkau Mencintai Rasul..?

Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata :

Seseorang datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam seraya berkata : “Ya Rasulullah, demi Allah ! Sesungguhnya engkau adalah orang yang lebih aku cintai daripada diriku sendiri, dan sesungguhnya engkau adalah orang yang lebih aku cintai daripada keluargaku dan hartaku, lebih aku cintai daripada anakku

Sungguh, ketika aku berada di dalam rumahku, maka aku selalu mengingatmu. Aku tidak sabar sehingga aku pun mendatangimu lagi, kemudian melihatmu

Jika aku teringat akan kematianku dan wafatmu, maka sadarlah aku bahwa engkau akan masuk ke dalam Surga, diangkat bersama dengan para Nabi. Sedangkan aku, kalaupun aku masuk Surga, maka aku khawatir tidak bisa lagi melihatmu

(HR. Ath-Thabrani dalam al-Mu’jamul Ausath no. 477 dan al-Mu’jamus Shaghiir no. 52, lihat ash-Shahiihul Musnad min Asbaabin Nuzul hal 70-71 oleh Syaikh Muqbil al-Wadi’i dan ‘Umdatut Tafsir ‘an al-Hafizh Ibnu Katsir oleh Syaikh Ahmad Syakir)

Subhanallah, sudah seperti inikah cintamu kepada Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam…?

Sebelum ada mimbar yang dibuatkan oleh budak wanita Anshar, Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam biasa berkhutbah dengan bersandar pada sebatang pohon kurma.

Tatkala mimbar diletakkan untuk menggantikan batang pohon kurma itu, maka pohon itu berteriak menangis seperti jeritan anak kecil.

Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pun turun lalu memegangnya dan memeluknya. Maka batang pohon kurma itu terisak-isak bagaikan isakan anak kecil yang dibujuk untuk diam, hingga akhirnya ia tenang. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu bersabda : “Pohon kurma itu menangisi dzikir yang biasa ia dengar” (HR. Bukhari no. 2095, hadits dari Jabir bin Abdillah)

Subhanallah, sudah seperti inikah cintamu kepada Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam…?

Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu yang setiap hari bertemu dengan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam masih merasa khawatir dan takut kalau nanti tidak bisa bertemu lagi dengan beliau di akhirat, maka ia pun senantiasa berdoa :

َاَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ إِيْمَانًا لاَ يَرْتَدُّ وَنَعِيْمًا لاَ يَنْفَدُ وَمُرَافَقَةَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم فِيْ أَعْلَى جَنَّةِ الْخُلْدِ

Ya Allah, aku mohon kepada-Mu iman yang tidak pernah lepas, kenikmatan yang tidak pernah habis, dan dapat menyertai Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam di Surga yang tertinggi dan kekal” (HR. Ahmad VI/128 dan Ibnu Hibban no. 1970, lihat Silsilah al-Ahaadiits ash-Shahiihah V/379).

Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata :

Aku mencintai Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, Abu Bakar dan Umar. Dan aku berharap akan bersama mereka dengan sebab kecintaanku kepada mereka, meskipun aku tidak beramal seperti amalan mereka” (HR. Bukhari no. 3688 dan Muslim no. 2639)

Subhanallah, sudah seperti inikah cintamu kepada Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam…?

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

مِنْ أَشَدِّ أُمَّتِي لِي حُبًّا نَاسٌ يَكُونُونَ بَعْدِي يَوَدُّ أَحَدُهُمْ لَوْ رَآنِي بِأَهْلِهِ وَمَالِهِ

Diantara umatku yang paling mencintaiku adalah orang-orang yang hidup setelahku, salah seorang dari mereka sangat ingin melihatku walaupun (harus menebusnya) dengan keluarganya dan hartanya” (HR. Muslim, hadits dari Abu Hurairah, lihat Shahiihul Jaami’ ash-Shaghiir no. 5893)

ْمَنْ رَآنِي فِي الْمَنَامِ فَقَدْ رَآنِي فَإِنَّ الشَّيْطَانَ لَا يَتَمَثَّلُ بِي

Barangsiapa melihatku dalam mimpi, maka sungguh dia telah melihatku, karena sesungguhnya syaitan tidak dapat menyerupaiku” (HR. Muslim no. 4206, hadits dari Abu Hurairah)

ْاَللَّهُمَّ اَرِنِيْ وَجْهَ نَبِيِّكَ وَ رَسُوْلِكَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ فِيْ مَنَامِي

Ya Allah perlihatkanlah kepadaku wajah Nabi-Mu dan Rasul-Mu Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam mimpiku

Ustadz Najmi Umar Bakkar, حفظه الله تعالى

Investasi Akhirat – Wakaf Pembebasan Tanah Masjid Al-Barkah Cileungsi – 1439 H

Wakaf Pembebasan Tanah Masjid Al-Barkah Cileungsi – 1439 H


Kesempatan bagi Anda untuk mendapatkan pahala jariyah. Mari ikut serta dalam program Pembebasan Tanah untuk Perluasan Area Masjid Al-Barkah Cileungsi yang berlokasi di Jl. Pahlawan, Kp. Tengah RT 03/03, Kompleks Radio Rodja dan Rodja TV, Cileungsi, Bogor.

✅Luas tanah keseluruhan:
2.533 meter persegi

✅Harga tanah per meter:
Rp 8.000.000

✅Dengan total keseluruhan:
Rp 20.264.000.000

(Dua puluh milyar dua ratus enam puluh empat juta rupiah)

Wakaf bisa Anda salurkan melalui rekening:

Bank Syariah Mandiri

756 3131 009

Cabang Cibubur
a.n. Pembangunan Masjid Al-Barkah Yayasan Cahaya Sunnah
(Kode bank untuk transfer melalui ATM Bersama dan Prima: 451)

Atau bisa langsung ke Sekretariat Panitia Pembebasan Tanah Masjid Al-Barkah:
Jl. Pahlawan, Kp. Tengah RT 03/03, Kompleks Radio Rodja dan Rodja TV, Cileungsi, Bogor.

☎️ Kontak Informasi di:
0821-12345-756

✉️Konfirmasikan transfer Anda melalui SMS/WA ke nomor:
0821-12345-756

*Cantumkan nama, asal kota, tanggal transfer, dan jumlah transfer Anda.
Contoh: Abdullah-Bogor-10112017-2.000.000

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ بَنَى مَسْجِدًا لِلَّهِ كَمَفْحَصِ قَطَاةٍ أَوْ أَصْغَرَ بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ

Barangsiapa yang membangun masjid karena Allah walaupun hanya sebesar sarang burung atau lebih kecil, maka Allah akan bangunkan baginya rumah di surga.” (HR Ibnu Majah no. 738, dishahihkan oleh Syaikh al-Albani dalam Shahih al-Jaami’ no. 6128)

Atas partisipasi Anda dalam investasi akhirat ini, kami ucapkan terima kasih, jazakumullahu khairan.

KTT Wudhu : Bagaimana Sebaiknya Wudhu Seorang Wanita Saat Safar..?

Kupas Tuntas Tentang (KTT) WUDHU. Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى berikut ini

(tunggu hingga video player muncul dibawah iniIkuti terus channel : https://telegram.me/bbg_alilmu

Simak artikel terkait dalam Daftar berikut ini (KLIK Link dibawah ini) :

DAFTAR KOMPLIT Artikel Kupas Tuntas Tentang (KTT) WUDHU…

KTT Wudhu : Apakah Wudhu Tetap Menghapuskan Dosa Meskipun Tidak Diikuti Dengan Sholat Sunnah Setelah Wudhu..?

Kupas Tuntas Tentang (KTT) WUDHU. Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى berikut ini

(tunggu hingga video player muncul dibawah iniIkuti terus channel : https://telegram.me/bbg_alilmu

Simak artikel terkait dalam Daftar berikut ini (KLIK Link dibawah ini) :

DAFTAR KOMPLIT Artikel Kupas Tuntas Tentang (KTT) WUDHU…

KTT Wudhu : Cara Mengusap Kepala Wanita Yang Rambutnya Dikuncir

Kupas Tuntas Tentang (KTT) WUDHU. Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى berikut ini

(tunggu hingga video player muncul dibawah iniIkuti terus channel : https://telegram.me/bbg_alilmu

Simak artikel terkait dalam Daftar berikut ini (KLIK Link dibawah ini) :

DAFTAR KOMPLIT Artikel Kupas Tuntas Tentang (KTT) WUDHU…

KTT Wudhu : Cara Mencuci Tangan (Al Kaf) Saat Wudhu dan Batasannya

Kupas Tuntas Tentang (KTT) WUDHU. Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى berikut ini

(tunggu hingga video player muncul dibawah iniIkuti terus channel : https://telegram.me/bbg_alilmu

Simak artikel terkait dalam Daftar berikut ini (KLIK Link dibawah ini) :

DAFTAR KOMPLIT Artikel Kupas Tuntas Tentang (KTT) WUDHU…

KTT Wudhu : Keutamaan Orang Yang Menjaga Wudhu Sambil Menunggu Sholat Di Masjid

Kupas Tuntas Tentang (KTT) WUDHU. Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى berikut ini

(tunggu hingga video player muncul dibawah iniIkuti terus channel : https://telegram.me/bbg_alilmu

Simak artikel terkait dalam Daftar berikut ini (KLIK Link dibawah ini) :

DAFTAR KOMPLIT Artikel Kupas Tuntas Tentang (KTT) WUDHU…

Sedang Marah..?

Nabi shallallahu ‘alayhi wasallam bersabda ;

وَإِذَا غَضِبَ أَحَدُكُمْ فَلْيَسْكُتْ 

Jika salah seorang dari kalian marah maka diamlah” (HR Ahmad dengan sanad yang hasan)

Bukan malah teriak…., teriak tidak meredamkan, malah mengobarkan…

Berbicara tatkala malah sering menyebabkan perceraian…karena suami sering menjatuhkan talak tatkala marah…ia berucap sementara otaknya lagi buntu.

Bahkan bisa menyebabkan pertumpahan darah, karena berbicara tatkala marah menyebabkan bantah membantah dan semakin mengobarkan emosi…

Jika anda lagi marah cobalah diam…karena menjalankan perintah Nabi shallallahu ‘alayhi wasallam…, niscaya kesudahannya indah.

Silahkan berbicara jika marah sudah redam.

Ustadz DR. Firanda Andirja MA, حفظه الله تعالى

da240515-0533

Nunggu Dokter Tuh Terasa Lama.. Walau Sejatinya Hanya Satu Jam Lamanya

Pernahkah anda menunggu giliran dipanggil oleh dokter yang anda kunjungi ?
Berapa lama anda menanti panggilan darinya ?
Terasa lama bukan ?
Padahal bisa jadi anda hanya menunggu satu atau dua jam, tetap saja membosankan, sehingga sering kali anda membuang waktu anda dengan membaca koran lusuh, atau majalah kuno yang teronggok di ruang tunggu, bukan hanya sekali, bahkan anda membacanya berkali-kali.

Sobat, sadarkah anda bahwa sejatinya saat ini anda sedang menanti panggilan malaikat pencabut nyawa. Sehingga bisa jadi, kini anda dilanda rasa jenuh, merasa waktu panggilan tersebut terlalu lama, sehingga anda membuang waktu anda yang hanya sekejap, untuk melakukan hal yang sia-sia, serupa dengan membaca koran lusuh, atau majalah kuno di ruang tunggu dokter anda.

Padahal, telah banyak bukti di sekitar anda, orang-orang yang telah lebih dahulu dipanggil oleh malaikat pencabut nyawa. Dari mereka ada yang umurnya lebih muda dari anda, bahkan terlalu muda bila dibanding dengan umur anda, dan ada pula yang lebih tua dibanding anda.

Dan cepat atau lambat, andapun akan segera dipanggil oleh malaikat pencabut nyawa. Sudahkah anda mempersiapkan diri untuk menghadapi kehadirannya ?

Ustadz DR. Muhammad Arifin Badri MA, حفظه الله تعالى

Taklid Itu Bukan Ilmu…

Imam Al Ghozali rahimahullah berkata:

التقليد هو قبول قول ٍ بلا حجة، وليس ذلك طريقاً إلى العلم لافي الأصول ولافي الفروع

Taqlid adalah menerima sebuah pendapat tanpa mengetahui hujjahnya. Taqlid bukanlah jalan menuju ilmu baik dalam masalah pokok maupun dalam masalah parsial“. (Al Mustahsfa 2/387)

Al Hafidz ibnu Abdil Barr berkata:

قال أهل العلم والنظر: حد العلم: التَّبيُّن وإدراك المعلوم على ماهو به، فمن بان له الشئ فقد علمه.، والمقلِّد لا علم له، ولم يختلفوا في ذلك

Para ulama berkata: definisi ilmu adalah mencari kejelasan dan mengetahui sesuatu sesuai kenyataannya. Maka siapa yang telah jelas sesuatu kepadanya berarti ia telah berilmu tentangnya. Jadi orang yang hanya taqlid tidak berilmu. Tidak ada perselisihan dalam hal ini.” (Jaami bayanil ilmi 2/117)

Bila kita mengikuti pendapat ulama TANPA MENGETAHUI DALIL dan HUJJAHNYA BERARTI KITA TAQLID, berarti kita belum berilmu sampai mengetahui dalil dan tata cara memahaminya.

Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى