Category Archives: Mutiara Salaf

MUTIARA SALAF : Janganlah Kalian Tertipu Dengan Dunia

Al Fudhail bin ‘Iyadh rohimahullah berkata,

“Bertafakurlah kalian dan beramallah sebelum datangnya penyesalan kepada kalian ! Janganlah kalian tertipu dengan dunia, karena,
➡️ yang sehat pun akan mengalami sakit,
➡️ yang baru pun akan menjadi usang,
➡️ kebahagiaan pun akan sirna,
➡️ yang muda pun akan mengalami masa tua..”

[ az-Zuhd al-Kabir – al-Bayhaqi ]

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL

Ikhlas Itu Berat

‎Berkata Syeikh Muhammad Sholeh Ibn Utsaimin rohimahullah, 

‎« والإخلاصُ يا إخواني صعبٌ والإنسانُ لا يخلو من رياءٍ ولو يسيرًا ، ولا يخلو من إعجابٍ بنفسِهِ ولو يسيرًا أعـاذنا اللهُ وإيَّاكُم من ذلك.

‎ فطهِّر قلبك ، وٱجعل عملَكَ خالصًا للهِ تعالى ، فأنتَ عبدُ الله ، لستِ عبدًا للخلق ، والذي ينفعُكَ ويضرُّك الله ، والذي يدخلكَ ‏الجنةَ وينجيك من النَّارِ الله ، والذي بيدِهِ ملكوتُ كل شيءٍ الله » .

‎شرح مشكاة المصابيح (1 / 143)».

“Ikhlas itu berat wahai saudara-saudaraku, dan manusia selalu saja tergelincir dalam riya meski sedikit, terkadang merasa diri hebat walaupun sesekali, semoga Allah selamatkan kalian darinya.. 

Maka sucikanlah dirimu..! Jadikanlah amalanmu ikhlas hanya untuk Allah semata, sebab engkau adalah hamba milik Allah bukan hamba milik manusia, dan yang mampu mendatangkan bagimu manfaat dan menolak mudarat hanya Allah, yang memasukkanmu ke dalam surga atau menyelamatkanmu dari neraka hanya Dia, hanya Dia pula yang ditangannya kerajaan langit dan bumi..”

(Dari Kitab Syarh Misykat Almashabih 1/143)

Batam, 17 jumadal akhir 1441/11 Feb 2020

Diterjemahkan oleh,
Ustadz Abu Fairuz Ahmad Ridwan MA, حفظه الله تعالى

ref: https://www.facebook.com/abufairuzcom/

MUTIARA SALAF : Wahai Para Pemuda

Al Hasan Al Bashri rohimahullah berkata:

يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ ، عَلَيْكُمْ بِالآخِرَةِ فَاطْلُبُوهَا ، فَكَثِيرًا رَأَيْنَا مَنْ طَلَبَ الآخِرَةَ فَأَدْرَكَهَا مَعَ الدُّنْيَا ، وَمَا رَأَيْنَا أَحَدًا طَلَبَ الدُّنْيَا فَأَدْرَكَ الآخِرَةَ مَعَ الدُّنْيَا

“Wahai para pemuda, hendaklah kalian mencari akherat. Karena seringkali kita melihat para pencari akherat mendapatkan dunia. Dan kita tidak pernah melihat para pencari dunia mendapatkan akherat bersamanya.”

[ Azzuhdul Kabiir karya Al Baihaqi no 12 ]

Karena orang yang mencari akherat dan menginginkannya tetap diberi rezeki oleh Allah bahkan diberkahi karena kataqwaannya..
Sedangkan para pecinta dunia yang hatinya hanya menginginkan dunia dan terus mengejar dunia, hatinya jauh dari akherat dan malas untuk mencarinya…

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL

Tanda Hasad

Wahb bin Munabbih rohimahullah mengatakan,

Orang yang hasad memiliki tiga tanda,

1. Melakukan ghibah saat (orang yang dihasadi) tidak berada di hadapannya,
2. Memuji (orang yang dihasadi) saat berada di hadapannya,
3. Merasa gembira dengan musibah (yang menimpa orang yang di hasad).

[ Hilyatul Auliya’ – 4/47 ]

Letak Kekuatan Seorang Mukmin

Syumaith bin ‘Ajlan rohimahullah berkata,

“Sesungguhnya Allah ‘Azza wa Jalla menjadikan kekuatan seorang mukmin ada dalam hatinya dan tidak pada tubuhnya..

Tidakkah kalian melihat bahwasanya ada orang tua yang badannya lemah tetap mampu berpuasa di siang hari dan qiyamul lail pada malam hari, sedangkan seorang pemuda merasa berat (tidak mampu) untuk melakukan hal tersebut..”

[ Hilyatul ‘Auliya – 3 hal.130 ]

MUTIARA SALAF : Jangan Merasa Aman Dari Dosa-Dosamu

Ibnu ‘Aun rohimahullah berkata,

“Janganlah engkau yakin dengan banyaknya amalanmu, karena sesungguhnya engkau tidak tahu apakah amalanmu diterima atau tidak.. dan jangan pula engkau merasa aman dari dosa-dosamu karena sesungguhnya engkau tidak tahu apakah dosamu diampuni atau tidak..”

[ at Taubah Lii Ibni Abi ad Dunya ]

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL

MUTIARA SALAF : Berbaik Sangkalah

Abu Qilabah rohimahullah berkata,

”Jika sampai kepadamu berita tentang tindakan saudaramu yang tidak engkau sukai, maka berusahalah mencari alasan (berbaik sangka) kepadanya semampumu..

Jika engkau tidak mendapatkan alasan untuknya, maka katakanlah pada dirimu sendiri, ”Mungkin saudaraku itu mempunyai alasan yang tidak aku ketahui..”

[ Hilyatul Auliya’ – 2/285 ]

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL