Yang Muda Yang Punya Cita-Cita

Ust. DR Arifin Badri, حفظه الله

Kawan…Gantungkan cita-citamu setinggi awan.

Bukan sekedar tingginya angan, tanpa usaha dan pengorbanan. Bukan pula yang bermalas-malasan, berpangku tangan dan hanya menunggu datangnya keajaiban.

Namun, Cita-cita yang akan membangkitkan semangat kita untuk terus berusaha meraih hidup yang lebih baik di masa depan .

Betapa banyak orang yang bercita-cita. Namun, betapa banyak yang gagal dalam meraihnya. Hanya mereka yang Allah kuatkan usahanya yang berhasil menggapai impianya.

Ayo kobarkan semangat untuk terus berkarya. Singsingkan lengan baju dan kencangkan tali sepatu. Sungguh layar telah terkembang dan pantang untuk disurutkan.

Tauladan kita Shollallahu alahi wasallam telah bersabda :

“Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada mukmin yang lemah. Namun, keduanya tetap memiliki kebaikan. Bersemangatlah atas hal-hal yang bermanfaat bagimu. Minta tolonglah pada Allah, jangan engkau lemah….” (HR Muslim)

Simak penjelasan 8 kiat sukses mewujudkan cita-cita oleh ust DR Arifin Badri.

Klik

Kesuksesan Yang Hakiki

Ust. Ferry Nasution, حفظه الله

Saudara-saudariku kaum muslimin dan muslimah yang berbahagia diatas hidayah islam dan sunnah….

Sering kali kita mendengar dari saudara2 kita dalam menasehati anak-anaknya ketika mereka sdh beranjak dewasa, org tua tersebut selalu menasehati kpd anak2 dgn kalimat, “Nak, belajarlah yg benar biar kelak kamu menjadi orang…!” Kalimat “biar menjadi orang disini biasanya mereka tujukan/ maksudkan kepada anak2 agar anak mrk tersebut sukses dalam urusan duniawi mereka kelak…

Wahai saudara-saudariku
Sungguh Islam sama sekali tidak melarang seseorang sukses dalam kehidupan duniawinya, akan tetapi kesuksesan duniawi bukanlah yg utama bagi seorang mu’min!
Yg merupakan prioritas utama seorang mu’min ialah bagaimana agar dia sukses dalam kehidupan akhiratnya kelak.

Sebagaimana ALLAH jelaskan bahwa kesuksesan yg benar2x sukses ialah, manakala ALLAH selamatkan manusia dari api neraka dan ALLAH masukkan manusia kedalam surga itulah hakekat kesuksesan yg hakiki.

Sebagaimana yg ALLAH jelaskan dalam surah Ali Imran :185

” ..Barang siapa yang dijauhkan dari api neraka dan dimasukkan kedalam surga, maka sungguh dia telah memperoleh kemenangan…”

Syaikh As-Sa’di Rahimahullah mengatakan;

Orang yg memperoleh kemenangan yg besar adalah mereka yg selamat dari azab yg pedih dan dia bisa menikmati berbagai macam kenikmatan di surga. Yaitu kenikmatan yg belum pernah dilihat oleh mata manusia sebelumnya, belum pernah didengar oleh telinga manusia dan belum pernah terlintas didalam hati manusia, itulah hakekat kesuksesan.

Adapun sebaliknya apabila manusia dimasukkan kedalam neraka dan dijauhkan dari surga berarti dia bukan termasuk orang yg sukses….

(Taisir Kariimirrahman)

Demikianlah yg seharusnya sikap seoarang muslim dlm kehidupannya yaitu menjadikan kebahagiaan akhirat sebagai puncak cita-citanya dan harapan tingginya.

Semoga ALLAH memberikan kemudahan utk melaksanakan ketaatan kepadaNya, memberikan kesehatan kpd kita semua.

Ahmad Ferry Nasution

Taruhan Bola, Apakah Judi ?

Ust. M A Tuasikal, حفظه الله

Sudah marak memang sejak dulu taruhan bola bahkan sekarang lebih canggih lagi bisa dilakukan via HP atau internet, tidak mesti lewat bandar judi. Bisa jadi yang bertaruh adalah sesama peserta yang bertanding. Bisa jadi pula lewat bursa taruhan atau kecil-kecilan bertaruh dengan teman dekat. Taruhan skor bola seperti ini jelas termasuk judi menurut Islam. Judi adalah dosa besar yang dilarang keras.

Larangan Judi

Allah Ta’ala berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا إِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالْأَنْصَابُ وَالْأَزْلَامُ رِجْسٌ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ فَاجْتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.” (QS. Al Maidah: 90)

Lihatlah permusuhan sesama
muslim bisa muncul akibat judi. Judi pun benar-benar telah memalingkan dari dzikrullah. Sadarilah!

إِنَّمَا يُرِيدُ الشَّيْطَانُ أَنْ يُوقِعَ بَيْنَكُمُ الْعَدَاوَةَ وَالْبَغْضَاءَ فِي الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ وَيَصُدَّكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللَّهِ وَعَنِ الصَّلَاةِ فَهَلْ أَنْتُمْ مُنْتَهُونَ

“Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang; maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu).” (QS. Al Maidah: 91)

Bahkan judi itu lebih berbahaya dari riba. Sebagaimana Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata, “Kerusakan maysir (di antara bentuk maysir adalah judi) lebih berbahaya dari riba. Karena maysir memiliki dua kerusakan: (1) memakan harta haram, (2) terjerumus dalam permainan yang terlarang. Maysir benar-benar telah memalingkan seseorang dari dzikrullah, dari shalat, juga mudah timbul permusuhan dan saling benci. Oleh karena itu, maysir diharamkan sebelum riba.”

Ibnu Hajar Al Makki berkata, “Sebab larangan maysir dan
masalahnya perkara tersebut
dikarenakan di dalamnya terdapat
memakan harta orang lain dengan cara yang batil. Hal ini jelas Allah larang dalam ayat,

لَا تَأْكُلُوا أَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ

“Janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil” (QS. An Nisa’: 29).” Lihat Al Mawsu’ah Al Fiqhiyyah, 39: 406.

Hakekat Judi (Maysir)

Imam Malik berkata, “Maysir berupa perjudian adalah sesuatu yang manusia saling memasang
taruhan di dalamnya.” Disebutkan dalam Tafsir Al Qurthubi.

Imam Syafi’i berkata, “Maysir itu di dalamnya ada taruhan yang dipasang dan nanti (bagi yang beruntung) akan ada hasil yang diambil.” Disebutkan dalam Tafsir Al Kabir karya Ar Rozi.

Al Jashosh menyebutkan, “Hakekat judi adalah memiliki harta dengan memasang taruhan.” Disebutkan dalam Ahkamul Qur’an.

Ibnu Hazm menerangkan, “Para ulama sepakat bahwa judi yang Allah haramkan adalah permainan di mana yang menang akan mengambil taruhan dari yang
kalah. Seperti dua orang yang saling bergulat dan dua orang yang berlomba dengan kendaraannya, yaitu yang menang akan mendapatkan hadiah dari yang kalah. Ini pula yang terjadi dalam memasang taruhan. Inilah judi yang Allah haramkan.” Disebutkan dalam Al Farusiyah karya Ibnul Qayyim.

Al Muwaffaq Ibnu Qudamah berkata, “Qimar (judi) adalah setiap yang bertaruh atau yang berlomba memasang taruhan, nanti ada yang beruntung dan nanti ada yang merasakan rugi.” Disebutkan dalam Al Mughni, 13: 408.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata, “Yang dimaksud judi adalah harta orang lain diambil dengan jalan memasang taruhan di mana taruhan tersebut bisa didapat ataukah tidak.” (Al Majmu’ Al Fatawa, 19: 283).

Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As Sa’di berkata, “Setiap perlombaan atau saling bertaruh di mana ada taruhan di antara kedua belah pihak.” Dinukil dari Taisir Al Karimir Rahman.

Namun sebenarnya, maysir itu lebih umum dari judi karena maysir itu ada dua macam:

(1) maysir berupa permainan yaitu dadu dan catur, juga setiap permainan yang melalaikan,

(2) maysir berupa perjudian yaitu yang memasang taruhan di dalamnya. Inilah yang disebutkan oleh Imam Malik. Lihat Al Mawsu’ah Al Fiqhiyyah, 39: 406.

Taruhan Bola Termasuk Judi

Jadi penjelasan di atas, sudah amat jelas bahwa taruhan bola adalah judi yang diharamkan. Berarti taruhan tersebut suatu bentuk kemungkaran.

Jadi kerugiannya, judi adalah dosa bahkan dosa besar. Judi juga berdampak buat ketagihan. Jika ada yang kalah bisa jadi depresi. Terakhir, judi membuat harta tidak berkah.

Hanya Allah yang memberi taufik.

Referensi utama:

Al Qimar -haqiqotuha wa ahkamiha-, Dr. Sualiman bin Ahmad Al Mulhim, terbitan Kanuz Isybiliya, cetakan pertama, tahun 1429 H.

Akhukum fillah,

Muhammad Abduh Tuasikal

Laporan Terkini – ZIS Plus Al Ilmu 19 November 2013

DANA ZAKAT
PEMASUKAN JUMLAH
Saldo Sebelumnya 116,990,000
01/11/2013 15:44 FT13305VJ1H1\BNK       400,000,000
TOTAL 516,990,000.00
Saldo Sebelumnya      (106,110,000)
Beasiswa santri dhuafa        (20,000,000)
Al akh – perawatan penyakit tumor          (5,000,000)
Al akh – perawatan virus otak          (5,000,000)
Al ukht – sakit – tidak mampu          (3,000,000)
Al ukht – sakit – tidak mampu          (3,000,000)
Al akh sakit dan berhutang          (5,000,000)
Al akh – perawatan sakit jantung          (5,000,000)
100 Mustahiq Indramayu – Ust Fuad        (20,000,000)
Mustahiq – melalui Yay nan Baitul Amal        (20,000,000)
Santri ma’had Yaman – berhutang          (6,000,000)
Guru + santri dhu’afa – Nuurul Qur’an        (44,000,000)
Mustahiq – melalui Ust Mukhsin        (12,500,000)
150 Mustahiq Cijantung        (30,000,000)
200 Mustahiq – melalui Ust Machfud        (35,000,000)
100 Mustahiq – melalui Ust Wasitha        (15,000,000)
50 Mustahiq Jatibening        (12,500,000)
TOTAL      (347,110,000)
Sisa Dana 169,880,000

 

 

DANA RIBA
1 30/05/2013 10:18 ATMB Transfer To BSM 7480006668 1,000,000.00
2 01/06/2013 14:24 ATMB Transfer To BSM 7480006668 320,000.00
3 18/06/2013 09:53 CASH AL ILMU R 3,000,000.00
4 22/06/2013 05:58 ATMB Transfer To BSM 7480006668 500,000.00
5 01/07/2013 12:16 Kredit Masuk-0140740 1,200,000.00
6 05/07/2013 15:49 Trf PRIMA to BSM – Prima 5,000,000.00
7 06/07/2013 14:29 uang riba 5,000,000.00
8 10/07/2013 08:42 ATMB Transfer To BSM 7480006668 1,600,000.00
9 26/07/2013 18:31 Trf PRIMA to BSM – Prima 5,000,000.00
10 27/07/2013 06:24 Trf PRIMA to BSM – Prima 1,000,000.00
11 29/07/2013 21:37 Trf PRIMA to BSM – Prima 750,000.00
12 30/07/2013 11:41 Kredit Masuk-0142764 1,000,000.00
13 01/08/2013 21:47 ATMB Transfer To BSM 7480006668 250,000.00
14 02/08/2013 11:11 ATMB Transfer To BSM 7480006668 800,000.00
15 05/08/2013 22:33 ATMB Transfer To BSM 7480006668 1,152,249.00
16 07/08/2013 03:41 ATMB Transfer To BSM 7480006668 557,000.00
17 07/08/2013 13:46 ATMB Transfer To BSM 7480006668 1,000,000.00
18 10/08/2013 10:32 Trf PRIMA to BSM – Prima 150,000.00
19 11/08/2013 14:50 ATMB Transfer To BSM 7480006668 5,000,000.00
20 22/08/2013 19:42 Trf PRIMA to BSM – Prima 2,200,000.00
21 10/09/2013 11:12 ATMB Transfer To BSM 7480006668 1,220,000.00
22 15/09/2013 16:19 Trf PRIMA to BSM – Prima 100,000.00
23 18/09/2013 17:06 ATMB Transfer To BSM 7480006668 700,000.00
24 19/09/2013 09:48 Trf PRIMA to BSM – Prima 100,000.00
25 29/09/2013 21:00 Ribaa 3,000,000.00
26 29/09/2013 21:06 Ribaa 2,000,000.00
27 16/10/2013 15:26 Trf PRIMA to BSM – Prima 8,000,000.00
28 21/10/2013 20:09 ATMB Transfer To BSM 7480006668 384,330.00
29 29/10/2013 04:46 ATMB Transfer To BSM 7480006668 1,000,000.00
30 29/10/2013 14:01 ATM Mandiri Transfer To 7480006668 500,000.00
31 19/11/2013 06:06 ribaa 6,500,000.00
32 19/11/2013 06:51 Trf BSM to BSM – BSMNet 2,000,000.00
TOTAL 61,983,579.00
PENGELUARAN JUMLAH
1 Jalan dan saluran air Kalisari        (14,000,000)
2 Jalan depan Ponpes Daaruttaqwa – Klaten          (8,000,000)
3 Biaya transfer              (10,000)
4 Parit + MCK Ponpes Salafiyah di Riau          (7,000,000)
5 MCK Umum Magelang        (22,500,000)
6 Biaya transfer 3x              (15,000)
7 Biaya perbaikan puskesmas            (200,000)
8 Biaya transfer                (5,000)
9 Tempat wudhu ponpes Lombok        (10,000,000)
10 Biaya transfer                (5,000)
TOTAL        (61,735,000)
Sisa Dana 248,579.00
 

 

DANA INFAQ

PEMASUKAN JUMLAH
1 30/05/2013 10:03 ATM Mandiri Transfer To 7480009996 100,000.00
2 04/06/2013 14:11 ATMB Transfer To BSM 7480009996 3,000,000.00
3 29/06/2013 10:41 ATMB Transfer To BSM 7480009996 1,000,000.00
4 12/07/2013 13:39 Trf PRIMA to BSM – Prima 200,000.00
5 19/07/2013 12:03 BSM ATM Transfer To 7480009996 250,000.00
6 27/07/2013 12:37 Trf PRIMA to BSM – Prima 50,000.00
7 29/07/2013 15:04 ATMB Transfer To BSM 7480009996 1,000,000.00
8 30/07/2013 01:58 Trf BSM to BSM – BSMNet 100,000.00
9 01/08/2013 15:45 ATMB Transfer To BSM 7480009996 1,000,000.00
10 03/08/2013 11:16 ATMB Transfer To BSM 7480009996 250,000.00
11 07/08/2013 01:34 ATMB Transfer To BSM 7480009996 100,000.00
12 17/08/2013 09:59 Trf PRIMA to BSM – Prima 200,000.00
13 02/09/2013 14:36 BSM ATM Transfer To 7480009996 2,000,000.00
14 11/09/2013 12:31 ATM Mandiri Transfer To 7480009996 500,000.00
15 29/09/2013 10:26 ATM Mandiri Transfer To 7480009996 500,000.00
16 14/10/2013 15:46 ATM Mandiri Transfer To 7480009996 1,000,000.00
17 25/10/2013 20:31 ATMB Transfer To BSM 7480009996 700,000.00
18 15/11/2013 19:21 Trf PRIMA to BSM – Prima 1,000,000.00
19 17/11/2013 05:48 infaq wudhu psantren lombok 1,000,000.00
TOTAL 13,950,000.00
PENGELUARAN JUMLAH
1 Biaya cetak mushaf          (4,000,000)
2 Untuk Masjid          (2,500,000)
3 Biaya transfer rek zakat            (235,000)
4 Biaya transfer rek zakat              (45,000)
5 Biaya keluarga ikhwan sakit          (4,350,000)
6 Biaya transfer rek zakat            (125,000)
7 Untuk tempat wudhu          (2,000,000)
TOTAL        (13,255,000)
Sisa Dana 695,000.00

Do’a Ketika Hujan

Jika hujan turun berdoalah:
Allahumma shoyyiban naafi’aa.
Ya Allah turunkanlah hujan yang bermanfaat.
~HR.Bukhari~

Artinya, kita minta pada Allah hujan yang membawa berkah dan manfaat bukan hujan yang membawa musibah.

Lalu syukurilah hujan tersebut dengan amalan shalih.

Rumaysho.Com

Hadirilah Majelis Ilmu

Ust. Ferry Nasution, حفظه الله

Ikhwan & akhwat yg berbahagia diatas hidayah islam & sunnah…

Nabi yg mulia صلى الله عليه وسلم mengajarkan kpd kita ya’ni salah satu jalan utk dpt masuk ke syurga adalah dgn menununtut ilmu syar’I, mempelajari alqur’an & sunnah atas pemahaman para sahabat.

Nabi bersabda:
“Barangsiapa yg menempuh jalan untuk menuntut ilmu, maka ALLAH akan mudahkan baginya jalan menuju syurga” (R. Muslim).

Ma’na kalimat “berjalan menuntut ilmu” itu ada 2 arti,
1. Ya’ni benar-benar berjalan utk menghadiri majelis para ulama.
2. Segala bentuk cara/usaha manusia agar mendapatkan ilmu, apakah menghafal, membaca dll.

Hadits diatas menjadi pelajaran yg sgt brharga yg menunjukkan kebesaran ilmu syar’I didlm islam.

Utk itu ikhwan sekalian, sungguh-sungguhlah agr dpt menghadiri majelis para ulama, majelis para asatidzah yg berdakwah diatas manhaj yg haq & jgn sekali-kali kita meninggalkan majelis ilmu!

Dan harus antum ketahui, setiap pengorbanan kita serta cape lelah letih kita dlm mendapatkan ilmu ini اِ نْ شَآ ءَ اللّهُ diberikan ganjaran oleh ALLAH selama kita ikhlash dlm menuntutnya.

Sebagai renungan utk kita semua, ada seorg sahabat yg bernama Jabir bin abdillah yg beliau korbankan hartanya hanya utk membeli seekor keledai yg dia gunakan utk menempuh perjalanan 1 bulan lamanya hanya utk mendapatkan 1 buah hadits, beliau relakan hartanya serta fisiknya dlm rangka mencari hadits Rasulullah.

Bagaimana dgn kita??

Akhi, hadirilah terus majelis ilmu! yg dgn demikian engkau akan mendapatkan kelezatan ilmu syar’I, yg engkau peroleh dgn bersusah payah. Dan jgn sampai terbetik dalam pemikiran dan hatimu saat ini & selamanya dgn banyaknya sarana-sarana dakwah baik lewat radio, televisi, sms ,Bbm, internet, fb & yg semacamnya, akan menjadikan alasan bagi sebagian kaum muslimin utk meninggalkan majelis ilmu sehingga mereka merasa tdk perlu lagi menghadiri majlis ilmu…sungguh, yg demikian akan menghilangkan keberkahan & keutamaan ilmu tersebut.

Ahmad Ferry Nas

JANGAN BAKHIL KEPADA KEDUA ORANG TUA! JANGAN HITUNG-HITUNGAN KEPADA KEDUA ORANG TUA!

Ust. Ferry Nasution, حفظه الله

Saudara-saudariku yang berbahagia diatas hidayah dan sunnah….
Kita angkat tema diatas, karena sering kali kita dapatkan sebagian saudara-saudari kita sangat perhitungannya kepada kedua orang tua tentang masalah harta! Dan kita mengetahui dan memahami orang tua kita saat masa tua, masa lemah/tidak keperdayaannya sangat membutuhkan harta tersebut!

Terkadang sebagian mereka membiarkan orang tuanya meminta-minta kepada orang lain atau menjadi salah satu yang berhak menerima zakat dari kaum muslimin, padahal kita saksikan anak-anak mereka adalah anak-anak yang hidup dengan kemewahan dunia!

Wahai saudaraku…
Harta yang engkau miliki pada hakekatnya adalah milik orang tuamu.

Perhatikan hadits berikut;
Telah datang seorang sahabat kepada Nabi, lalu berkata, “wahai Rasulullah, orang tuaku telah mengambil hartaku, kemudian Nabi memarahi orang tersebut dan berkata: “KAMU dan HARTAMU milik bapakmu!
( Riwayat ibnu majah: 2291)

Untuk itu wahai saudaraku berikan kepada kedua orang tua apa yang ada pada harta kita semampu kita, meskipun disisi lain kita tidak boleh juga menyia-nyiakan istri dan anak-anak kita. Karena antum bisa berusaha, bekerja, berdagang mendapat gaji yang besar, dengan sebab kedua orang tua yang melahirkan dan mendidikmu.

Berikanlah apa yang ia minta dari hartamu, selama berada dijalan ketaatan…tetaplah tersenyum dalam memberi kepadanya…
Dan untukmu para suami, janganlah engkau takut kepada istrimu apabila dirimu memberikan harta kepada kedua orang tuamu, istri yang shalehah harus mendukung seorang suami berbuat baik kepada kedua orang tuanya.
Begitu juga para suami bantu istrimu untuk dapat berbuat baik kepada orang tuanya.

Semoga memberikan manfaat untuk kita.

Akhukum Ahmad Ferry Nasution