697. Tj Wudhu Setelah Mandi Janabah/Wajib

697. BBG Al Ilmu

BBG Al Ilmu – 421

Tanya:
Pada surat Al-maidah ayat 6
Artinya: “Hai orang-orang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan shalat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai kedua mata kaki. Jika kamu junub maka mandilah.” Jika kita junub dan hendak melaksanakan shalat, apaka sudah cukup mandi saja atau kita wudhu lagi ?

Jawab:
Ust. Fuad H Baraba’, حفظه الله

Kalau sudah mandi, sudah cukup. Karena sebelum mandi, kita berwudhu dulu.

Tambahan:
Berikut ini adalah tata cara mandi janabah/wajib:

Pertama: Mencuci tangan terlebih dahulu sebanyak tiga kali sebelum tangan tersebut dimasukkan dalam bejana atau sebelum mandi.

Kedua: Membersihkan kemaluan dan kotoran yang ada dengan tangan kiri.

Ketiga: Mencuci tangan setelah membersihkan kemaluan dengan menggosokkan ke tanah atau dengan menggunakan sabun.

Keempat: Berwudhu dengan wudhu yang sempurna seperti ketika hendak shalat.

Kelima: Mengguyur air pada kepala sebanyak tiga kali hingga sampai ke pangkal rambut.

Keenam: Memulai mencuci kepala bagian kanan, lalu kepala bagian kiri.

Ketujuh: Menyela-nyela rambut.

Kedelapan: Mengguyur air pada seluruh badan dimulai dari sisi yang kanan setelah itu yang kiri.

والله أعلم بالصواب
Sumber:
http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/tata-cara-mandi-wajib.html

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

Terkabulnya Do’a Seorang Ibu Terhadap Anaknya

Dikisahkan oleh :
Syeikh Abdurrahman Assudais

Saat beliau masih dalam usia kanak-kanak ibunya sedang mengadakan acara walimahan, Assudais kecil bermain pasir sehingga mengenai makanan walimah,

Ketika itu ibu beliau marah dan berkata: Pergilah kamu menjauh semoga Allah menjadikan kamu imam Haramain…..

Maka do’a tersebut dikabulkan Allah sehingga Assudais kecil kelak menjadi imam Haramain.

Dari kisah tersebut ada pelajaran jika marah terhadap anak jangan mendo’akan keburukan untuknya, tapi do’akan kebaikan untuknya…

MaasyaaAllah….

Oleh Ustadz DR.Ali Musri MA

– – – – – •(*)•- – – – –

Penyembuhan Tanpa Obat

Obat adalah suatu bahan yang digunakan untuk mengurangi, menghilangkan penyakit atau menyembuhkan seseorang dari penyakit. Pengobatan sudah dikenal sejak jaman dahulu, bahkan para nabi pun mempunyai cara-cara tersendiri dalam hal pengobatan.

Penyembuhan seseorang dari sakit adalah mutlak kekuasaan Allah, bukan kekuasaan manusia. Karena penyakit datang dari Allah, pasti Allah akan menurunkan obatnya. Rasulullah bersabda,

إِ نَ اللهَ لَمْ يُنْزِ لْ دَ ا ءً إ لأَ أَنزَ لَ لَهُ شِفَا ءً فَتَدَ ا وَ واْ

Allah tidak akan menurunkan penyakit, kecuali menurunkan obatnya, maka berobatlah. [HR Ibnu Majah].

Seseorang yang memberikan obat, baik obat-obatan moderen, tradisional, pengobatan cara Nabi, atau pengobatan alternatif yang lainnya, merupakan perantara-perantara kesembuhan dari Allah.

وَإِذَامَرِضْتُ فَهُوَ يَشْفِينِ

Dan apabila aku sakit, Dialah Yang menyembuhkan aku. [Asy Syu’ara: 80].

Ketika mencari pengobatan alternatif, jangan sampai seseorang terjerumus kepada kemaksiatan, kesyirikan. Tetapi yang harus dibenarkan oleh syari’at Islam.

إِ نَ اللهَ لَمْ يَجْعَلْ شِفَا ءَ كُمْ فِيْمَا حَرَّ مَ عَلَيْكُمْ

Sesungguhnya, Allah tidak menjadikan obatnya di segala yang diharamkan terhadap kalian. [HR. Thabrani].

Penyembuhan tanpa obat, maksudnya ialah penyembuhan tanpa obat kimiawi maupun obat-obatan moderen. Melainkan dengan pengobatan alternatif, yang bisa diterima ajaran Islam. Atau dengan kata lain, bisa disembuhkan tanpa menggunakan obat-obatan moderen yang berkembang dalam bidang medis.

PERTAHANAN ALAMIAH JAUH LEBIH PENTING DARIPADA OBAT-OBATAN
Pada beberapa penyakit, terkadang tidak memerlukan obat-obatan. Dengan kata lain, bisa disembuhkan tanpa menggunakan obat-obatan. Karena sebenarnya, tubuh manusia mempunyai antibodi atau pertahanan sendiri untuk melawan suatu penyakit. Biasanya pertahanan tubuh ini lebih baik daripada menggunakan obat-obatan. Beberapa penyakit yang sembuh dengan sendirinya, misalnya: influensa (selesma) dan masuk angin.

Untuk membantu tubuh untuk memerangi, melawan dan mengatasi suatu penyakit, harus diutamakan dan diperhatikan tiga hal. Yaitu: menjaga kebersihan diri, banyak istirahat dan makan minum yang baik.

Bahkan pada penyakit parah, yang sangat memerlukan obat-obatan; tubuh sendirilah yang harus mengatasi penyakit tersebut. Obat-obatan hanya membantunya. Kebersihan diri, istirahat yang cukup dan makan minum yang baik, tetaplah menjadi prioritas utama. Sebagian dari cara-cara kesehatan, tidak dan tidak boleh tergantung kepada penggunaan obat.

Sekalipun kita tinggal di daerah yang tidak ada obat-obatan moderen, banyak hal yang dapat dilakukan untuk mencegah dan mengobati beragam penyakit yang umum dijumpai.

PENYEMBUHAN DENGAN AIR[1]
Kita dapat hidup tanpa obat-obatan. Akan tetapi, tidak seorang pun yang bisa hidup tanpa air. Karena lebih dari setengah (57 %) tubuh kita berupa air. Apabila semua orang dapat menggunakan air dengan sebaik-baiknya, maka jumlah penyakit dan kematian -terutama anak-anak- mungkin dapat dihindari. Insya Allah.

Sebagai contoh, penggunaan air merupakan dasar, baik dalam pencegahan maupun dalam pengobatan mencret (diare). Di banyak daerah, diare merupakan penyebab paling umum dari kematian anak-anak balita. Air yang tercemar dan kotor sering menjadi penyebab dari penyakit tesebut.

Satu hal yang perlu diperhatikan dalam pencegahan diare, ialah merebus air sebelum dikonsumsi, diminum atau sebelum diolah dengan makanan. Tindakan ini sangat penting, terutama untuk bayi. Botol susu dan peralatan bayi, sebaiknya direbus terlebih dadulu sebelum digunakan.

Mencuci tangan dengan air sabun setelah buang air besar, buang air kecil, sebelum makan dan sebelum memegang makanan, perlu dipentingkan juga.

Penyembuhan dengan air diperlukan sekali bagi anak yang menderita dehidrasi atau kekurangan cairan akibat diare. Dengan memberikan banyak air madu atau air garam kepada anak yang diare, maka dehidrasi insya Allah dapat dicegah, diperbaiki dan disembuhkan

Terapi air, juga bisa menyembuhkan beberapa penyakit. Bahkan minum air sebanyak-banyaknya pada pagi hari sangat baik untuk kesehatan. Sebanyak-banyaknya di sini maksudnya janganlah berlebih-lebihan. Karena lambung harus mampu menerimanya. Rasulullah juga mengisaratkan, bahwa lambung dibagi menjadi tiga bagian, sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk udara dan sepertiga untuk minuman.

CONTOH PENCEGAHAN DAN PENGOBATAN DENGAN AIR[2]

PENCEGAHAN PENYAKIT
1. Mencret, cacingan, infeksi saluran usus : Rebuslah air, minum dan jangan lupa cuci tangan
2. Infeksi kulit : Sering mandi
3. Luka yang dapat mengalami infeksi, tetanus : Cuci luka sebaik-baiknya dengan sabun dan air

PENGOBATAN PENYAKIT
1. Mencret, kehilangan cairan dalam tubuh : Minum banyak air
2. Penyakit dengan panas : Minum banyak air
3. Panas yang tinggi : Usaplah tubuh dengan air dingin
4. Infeksi saluran kencing yang ringan (sering terjadi pada wanita) : Minum air yang banyak
5. Batuk, asma, radang pada tenggorok (bronchithis), radang paru-paru (pneumonia), batuk rejan : Minum air yang banyak dan hiruplah uap air panas untuk mencairkan lendir (kadang diperlukan obat-obatan tertentu khusus untuk peyakit ini)
6. Luka-luka borok, impetigo, kurap pada kulit kepala, jerawat : Bersihkan dengan sabun dan air
7. Luka-luka infeksi, kantong bernanah (abses, bisul) : Kompres dengan air hangat
8. Sendi dan otot kaku : Kompres dengan air hangat
9. Rasa gatal, terbakar atau rangsangan kulit : Kompres dengan air dingin
10. Luka bakar yang ringan : Rendam dalam air dingin
11. Sakit leher atau peradangan tonsil (tonsilitas) : Kumur air garam hangat
12. Asam, basa, kotoran, debu, atau bahan-bahan yang merangsang mata : Segera mata disiram dengan air dingin
13. Hidung yang tersumbat : Menghirup uap air/air garam

Apabila penyembuhan alternatif dengan air tidak bisa menyembuhkan penyakit, segeralah hubungi tenaga kesehatan yang ahli dibidangnya.

PENYEMBUHAN DENGAN PRODUK LEBAH
Dalam Al Qur’an Allah Azza wa Jalla telah berfirman tentang khasiat lebah.

وَأَوْحَىٰ رَبُّكَ إِلَى النَّحْلِ أَنِ اتَّخِذِي مِنَ الْجِبَالِ بُيُوتًا وَمِنَ الشَّجَرِ وَمِمَّا يَعْرِشُونَ ثُمَّ كُلِي مِن كُلِّ الثَّمَرَاتِ فَاسْلُكِي سُبُلَ رَبِّكِ ذُلُلًا ۚ يَخْرُجُ مِن بُطُونِهَا شَرَابٌ مُّخْتَلِفٌ أَلْوَانُهُ فِيهِ شِفَاءٌ لِّلنَّاسِ ۗ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

Artinya: Dan Rabbmu mewahyukan kepada lebah,”Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia,” Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Rabbmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Rabb) bagi orang-orang yang memikirkan. [An Nahl :68,69].

Termuat dalam Shahih Al Bukhari, dari Sa’id Ibnu Jubair, dari Ibnu Abbas dari Nabi, Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

الشِّفَاءُ فِي ثَلَاثَةٍ شَرْبَةِ عَسَلٍ وَشَرْطَةِ مِحْجَمٍ وَكَيَّةِ نَارٍ وَأَنْهَى أُمَّتِي عَنِ الْكَيِّ

Kesembuhan ada dalam tiga perkara; meminum madu, berbekam dengan gelas dan bakaran api. Tetapi aku melarang umatku melakukan pembakaran dengan besi.”

Madu adalah cairan manis yang tersimpan dalam sel-sel sarang lebah yang melalui pengambilan nektar tanaman oleh lebah madu.

Sejak dahulu, madu telah dijadikan diet khusus untuk vitalitas, kosmetika dan kesehatan secara umum. Tercatat pada zaman kerajaan, seperti: Yunani, China, dan Mesir. ada kajian moderen, ternyata madu mempunyai khasiat membunuh bakteri dan cendawan. Pada kajian klinis, telah membantu penyembuhan kulit terbakar, kulit luka, lambung dan gastroteritis. Madu dapat menghentikan pertumbuhan bakteri, karena kandungan gulanya yang tinggi. Komponen anti bakteri lainnya yaitu hidrogen prioksida yang terbentuk dari aktifitas enzim glukos oksidase. Meskipun kedua hal tersebut ditiadakan, ternyata madu masih mengandung anti bakteri. Aktifitas anti bakteri ini sangat menentukan madu sebagai makanan kesehatan. Karena madu mampu menekan kemungkinan timbulnya penyakit yang berhubungan dengan bakteri dan cendawan. Madu dengan kandungan gula sederhana, baik bagi kebutuhan vitalitas tubuh. Dengan tambahan sifat fisik madu, madu sangat disarankan untuk perawatan kulit dalam menu kosmetika keluarga.

Madu merupakan salah satu jenis makanan dengan kandungan nutrisi yang sangat baik. Komponen yang menyusun madu ialah 20 % air, 38% fruktosa, 30 % glukosa, 1% sukrosa, 70 % maltosa, gula lain 1 %, asam bebas 0,4 %, total asam 0,6 %, laktosi 0,1 %, abu 0,2 % dan nitrogen 0,04 %. Kandungan mineral antara lain kalium, natrium, kalsium, magnesium, besi, tembaga, mangan, klor, pospor, sulfur dan silikon. Kandungan enzim pada madu berupa invertase, glikooksidase, diastase, sedikit katalase, asam porpatase. Vitamin yang terkandung dalam madu meliputi: B1, B2. B3, B4, B5, B6 dan C. Sifat fisik madu yang menguntungkan antara lain higroskopisitas dan uskositas. Sering mungkin minum madu memberikan efek yang mengagumkan secara medis.

Selain madu dari lebah yang merupakan ciptaan Allah, juga terdapat bahan yang disebut Royal Jely. Adalah subtansi menyerupai jeli (milk) yang disekresikan oleh lebah pekerja muda, lewat kelenjar hipotaring sebagai makanan khusus bagi larva calon ratu dan larva muda calon pekerja.

Royal Jely dikenal sebagai bahan katalis, yaitu bahan penyeimbang dalam sistem metabolisme. Sehingga Royal Jely sering diindikasikan sebagai makanan yang berfungsi untuk stimulan yang membangkitkan selera, pengendali bobot tubuh, bantuan pada efisiensi pencernakan, anti depresan, stimulan sekresi kelenjar, penyelaras metabolisme, antibiotik, meningkatkan kekebalan melawan penyakit, menormalisasi fungsi seksual, dan pemacu jaringan tubuh untuk menjadi sehat. Beberapa catatan kasus kesehatan yang berhasil diatasi dengan mengkonsumsi Royal Jely antara lain, ialah: alergi, angina (jantung), anoreksia, kegelisahan, asma, rambut rontok, jerawat, sesak nafas, bronkitis, kanker, masuk angin, sembelit, jantung koroner, kejang, sintetis, kelelahan, depresi, dermatitis, nyeri haid, dyspepsia, aksim, demam, sakit kepala, herpes, impotensi, insomnia, mual, nyeri, malmetisi. Fungsi lain dari Royal Jely adalah merawat kecantikan dan meningkatkan pretensi kecerdasan.

Dua pertiga bagian Royal Jely berupa air, dan sepertiga berupa padatan yang terdiri dari: protein, gula sedikit lemak, abu dan bahan yang belum terindentifikasi. Komponen nutrisi dominan dalam Royal Jely berupa protein (38%). Tersusun dari 30 asam amino (15 protein esensial) yang berguna dalam perawatan dan pembentukan jaringan serta fungsi reproduksi. Komponen nutrisi gula sebanyak 33 % yang berupa fruktosa dan glukosa. Komponen lemak sebanyak 9 % (berbeda dengan lemak hewani dan nabati) yang berguna dalam aspek biologis Royal Jely, seperti proses anti bakteri, anti tumor, antioksidasi (anti radikal bebas), pemurnian kolesterol dan triglesida dalam darah dan perbaikan jaringan. Komponen nutrisi mineral sebanyak 3 % yang didominasi oleh kalium dan disertai mineral lainnya yaitu magnesium, kalium, natrium, kalsium, seng, besi, tembaga, mangan. Vitamin yang terkandung adalah B1, B2. B3, B4, B5, B6, B7, B8, B9, B12, A, D, K dan C. Komponen lainnya yang belum teridentifikasi sebanyak 11% yang dinamakan bahan R dan diduga dapat memberikan sumbangan terhadap Royal Jely.

PENYEMBUHAN DENGAN AL HABBATUS SAUDA
Dalam Shahihain dari hadits Abu Salamah, dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

عَلَيْكُمْ بَهذ ه الحَبَّةَ السَّود ا ء فإ نَّ فيها شِفَا ء لكلَّ د ا ءٍ إ لا السَّام ,, السَّام : المو ت

Gunakanlah biji hitam ini, karena di dalamnya terdapat obat dari segala penyakit kecuali racun, racun itu adalah kematian.

Biji hitam itu memang banyak sekali manfaatnya. Ucapan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, obat dari segala macam penyakit; seperti halnya firman Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam Al Ahqaf :25

تُدَمِّرُ كُلَّ شَيْءٍ بِأَمْرِ رَبِّهَا فَأَصْبَحُوا لَا يُرَىٰ إِلَّا مَسَاكِنُهُمْ ۚ كَذَٰلِكَ نَجْزِي الْقَوْمَ الْمُجْرِمِينَ

Artinya:Yang menghancurkan segala sesuatu dengan perintah Rabbnya, maka jadilah mereka tidak ada yang kelihatan lagi kecuali (bekas-bekas) tempat tinggal mereka. Demikianlah Kami memberi balasan kepada kaum yang berdosa.

Maksudnya ialah segala sesuatu yang dapat dihancurkan dan yang serupa dengannya.

PENYEMBUHAN DENGAN BERBEKAM
Sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa berbekam termasuk sunnah Rasulullah. Berbekam (hijamah) ialah mengeluarkan darah dari badan seseorang dengan menelungkupkan mangkuk panas di kulit, sehingga kulit menjadi bengkak, kemudian digores dengan benda tajam, supaya darahnya keluar.

Sangat perlu diperhatikan dalam berbekam ialah peralatan yang digunakan haruslah dalam keadaan suci hama (steril), sehingga tidak menimbulkan penyakit (infeksi sekunder).

Berikut ini contoh bagian tubuh yang dibekam, diambil dari kitab At Tibbun Nabawi karangan Ibnul Qayyim.

• Pembekaman di bagian atas punggung, bermanfaat terhadap nyeri pundak dan kerongkongan.
• Berbekam di urat lengan, bermanfaat terhadap penyakit–penyakit kepala dan bagian-bagiannya, seperti: wajah, gigi, telinga, mata, hidung dan tenggorokan, Hal demikian itu dikarenakan banyaknya darah, atau rusaknya darah, atau karena kedua-duanya.
• Anas Radhiyallahu ‘anhu menyatakan,”Adalah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan berbekam di urat Beliau dan di bagian atas punggung Beliau (punuk).”
• Termuat di dalam Shahihain, darinya,”Adalah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berbekam dengan tiga bekaman. Satu di punuk dan dua di urat lengan Beliau.”
• Termuat di dalam Shahihain, bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam berbekam pada kepala Beliau, ketiak Beliau dalam keadaan ihram. Yaitu untuk menghilangkan pening yang ada di kepala Beliau.”
• Termuat di dalam Sunan Ibnu Majah, dari Ali,”Jibril menginspirasikan kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk berbekam di kedua urat, lengan dan punuk.”
• Termuat di dalam Sunan Abu Dawud, dari hadits Jabir, bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam berbekam di pinggul Beliau untuk menghilangkan kelesuan yang dideritanya.”

PENYEMBUHAN DENGAN BAHAN-BAHAN TRADISIONAL
Pengalaman membuktikan, bahwa obat-obat tradisional banyak manfaatnya bagi kesehatan. Bahkan sekarang perusahaan-perusahaan farmasi sudah mulai menggunakan bahan-bahan tradisional dalam campuran obat yang dihasilkannya.

Bahan-bahan tradisional memang sudah turun-temurun digunakan oleh masyarakat dan biasa dimanfaatkan dalam kehidupan rumah tangga. Misalnya kunyit, temulawak, daun sirih, kayu manis, cengkeh, buah mengkudu dan lain sebagainya. Bahan-bahan seperti ini mudah ditanam sebagai tanaman obat keluarga (TOGA) yang memang dipersiapkan untuk anggota keluarga.

PENYEMBUHAN DENGAN DO’A
Manusia yang ditakdirkan sakit memang wajib berikhtiar mencari kesembuhan, baik dengan obat-obatan moderen maupun alamiah. Selain itu harus disadari, bahwa pengobatan paling hakiki ialah memohon langsung kepada Allah dengan do’a disertai tawakal atau berserah diri. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ ۚ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ

Artinya: Dan Rabbmu berfirman, “Berdo’alah kepadaKu, niscaya akan Ku-perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembahKu akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina.” [Al Mu’min:60]

Juga firmanNya ketika mengisahkan permohonan Nabi Ayyub Alaihissallam untuk disembuhkan dari penyakitnya.

وَأَيُّوبَ إِذْ نَادَىٰ رَبَّهُ أَنِّي مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَأَنتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ فَاسْتَجَبْنَا لَهُ فَكَشَفْنَا مَا بِهِ مِن ضُرٍّ ۖ وَآتَيْنَاهُ أَهْلَهُ وَمِثْلَهُم مَّعَهُمْ رَحْمَةً مِّنْ عِندِنَا وَذِكْرَىٰ لِلْعَابِدِينَ

Artinya : Dan (ingatlah kisah) Ayub, ketika ia menyeru Rabbnya,”(Ya Rabbku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang.” Maka Kamipun memperkenankan seruannya itu, lalu Kami lenyapkan penyakit yang ada padanya dan Kami kembalikan keluarganya kepadanya, dan Kami lipat gandakan bilangan mereka, sebagai suatu rahmat dari sisi Kami dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang menyembah Allah. [Al Anbiya:83,84]

Dalam hadits juga banyak diriwayatkan doa-doa yang diajarkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika kita sakit, diantaranya,

عَنْ عُثْمَانَ بْنِ أَبِي الْعَاصِ الثَّقَفِيِّ أَنَّهُ شَكَا إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَجَعًا يَجِدُهُ فِي جَسَدِهِ مُنْذُ أَسْلَمَ فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ضَعْ يَدَكَ عَلَى الَّذِي تَأَلَّمَ مِنْ جَسَدِكَ وَقُلْ بِاسْمِ اللَّهِ ثَلَاثًا وَقُلْ سَبْعَ مَرَّاتٍ أَعُوذُ بِاللَّهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ

Dari Utsman bin Abi Al ‘Ash Ats Tsaqafi, bahwasanya dia mengadu kepada Rasulullah tentang rasa sakit yang ia derita pada badannya semenjak ia masuk Islam, maka Rasulullah berkata kapadanya,”Letakkanlah tanganmu pada bagian yang sakit dan bacalah bismillah tiga kali dan bacalah tujuh kali,’Aku berlindung kepada Allah dari kejahatan sesuatu yang aku jumpai dan aku takuti’.” [HR Muslim 4/1728].

عَنْ عَائِشَةَ رَضِي اللَّهُ عَنْهَا أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُعَوِّذُ بَعْضَ أَهْلِهِ يَمْسَحُ بِيَدِهِ الْيُمْنَى وَيَقُولُ اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَاسَ اشْفِهِ وَأَنْتَ الشَّافِي لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاؤُكَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا

Dari Aisyah, bahwasanya Nabi memohon perlindungan bagi keluarganya, Beliau mengusap dengan tangan kanannya dan berdoa,”Ya Allah Rabb Pemelihara manusia, hilangkanlah deritanya, sembuhkanlah. Engkaulah Dzat Yang mampu menyembuhkan. Tidak ada kesembuhan melainkan kesembuhan dariMu semata, kesembuhan yang tidak meninggalkan rasa sakit.” [Muttaffaqun ‘alaihi].

Apabila sakit dan tidak ada harapan untuk sembuh atau hidup, Rasulullah n juga mengajarkan kepada kita untuk selalu berdo’a dan berdo’a.

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِيْ وَارْ حَمْنِيْ وَألْحِقْنِي بِا لرَّ فِيْقِ الأَعلى

Ya Allah, ampunilah dosaku, berilah rahmat kepadaku, dan pertemukan aku dengan Engkau, Kekasih Yang Maha Tinggi.” [HR Al Bukhari 7/10, Muslim 4/1893].

PENUTUP
Penyembuhan tanpa obat merupakan pengobatan alternatif yang tidak menggunakan obat-obat moderen atau obat-obatan yang tidak mengandung bahan kimiawi. Bisa juga disebut penyembuhan tanpa obat didasarkan pada pengobatan alamiah dan pengobatan ilahiah.

Penyembuhan tanpa obat, tidak dengan pergi ke orang pintar (dukun), menggunakan mantra, jampi, pengobatan alternatif dengan menggunakan tenaga paranormal (supranatural), ataupun sarana lainnya yang menjurus kepada kesyirikan. Hal tersebut dilarang dan diharamkan.

Ibnul Qayyim Al Jauziah dalam kitab At Tibbun Nabawi menyebutkan, bahwa pengobatan Nabi terhadap penyakit, ada tiga macam. Yaitu: dengan obat-obatan alami, obat-obatan Ilahi dan dengan gabungan dari keduanya.

Meskipun pengobatan alamiah tersebut menurut pengalaman sudah banyak manfaatnya, tetapi sebaiknya memang diperlukan penelitian-penelitian lebih lanjut supaya dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah, sehingga dapat diterima oleh seluruh lapisan masyarakat. (dr. Ira)

Maraji :
– Al Quran nul Karim.
– Ibnul Qayyim Al Jauziyah. 1997. Pengobatan Cara Nabi, Pustaka, Bandung.
– Hishnul Muslim
– Abdullah bin Jarullah bin Ibrahim Al Jarullah, 1997. Hukum Orang Sakit dan Adabnya. Pustaka Mantiq, Bandung.
– David Werner,. 2000. Apa Yang Anda Kerjakan Bila Tidak Ada Dokter. Yayasan Essentia Medica, Yogyakarta.
– Madu, Royal Jelly Dan Manfaatnya Bagi Kesehatan. Tanpa Tahun. Pusat Perlebahan Nasional
– Kumpulan Do’a Dalam Al Qur’an Dan Al Hadits, Said bin Ali bin Wahf Al Qathani, Darul Haq, Jakarta.

[Disalin dari majalah As-Sunnah Edisi 02/Tahun VII/1420H/1999M Diterbitkan Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta, Jl. Solo – Purwodadi Km. 8 Selokaton Gondangrejo Solo 57183 Telp. 08121533647, 08157579296]
_______
Footnote
[1]. Disarikan dari buku Apa Yang Anda Lakukan Bila Tidak Ada Dokter? Karangan David Werner, Penerbit Yayasan Esenta Medica
[2]. Disarikan dari buku Apa Yang Anda Lakukan Bila Tidak Ada Dokter? Karangan David Werner, Penerbit Yayasan Esenta Medica

Sumber:

http://almanhaj.or.id/content/2479/slash/0/penyembuhan-tanpa-obat/

696. Hukum Mengucapkan Shalawat Ketika Khatib Jum’at Sedang Khutbah

696. BBG Al Ilmu – 421

Tanya:
Ketika Khattib jum’at, tentu kita tidak Boleh berbicara, lalu khattib tiba2 mnyebutkan Nama Nabi, dan Kita kadang secara gak sengaja (Mungkin karena kebiasaan) tiba2 bersholawat. Gimana Hukumnya ?

Jawab:
Para Ulama berbeda pendapat dalam masalah ini: ada yang melarang dan ada yang memperbolehkan dengan suara pelan.

Pendapat kedua (boleh membaca shalawat dengan pelan) merupakan pendapat yang dipilih Mazhab Hambali dan dianggap kuat oleh Syekhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah. Inilah pendapat yang lebih kuat, dengan alasan:

1. Membaca shalawat dengan pelan tidak mengganggu kegiatan mendengarkan khotbah, sehingga dengan bershalawat akan mendapatkan dua amal sekaligus, yaitu bershalawat dan mendengar khotbah.

2. Membaca shalawat termasuk bentuk pengamalan perintah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Mengamalkan perintah, selagi tidak mengganggu perintah yang lain, mungkin saja untuk dilaksanakan secara bersamaan.
والله أعلم بالصواب
Sumber:
http://www.konsultasisyariah.com/bolehkah-bersalawat-ketika-sedang-mendengar-khotbah-jumat/#

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

695. Tj Imam Tidak Qunut Tapi Memberi Waktu Makmum Untuk Qunut

695. BBG Al Ilmu – 271

Tanya:
Imam sholat shubuh di musholah ana tidak membaca qunut tetapi memberi kesempatan untuk makmum berqunut dengan cara menunda waktu untuk sujud dan sebagian makmum pun ada yang berqunut bagaimana itu hukum bagi makmum yang berqunut sedangkan imam tidak dan bagaimana hukumnya kita bermakmum dengan imam seperti itu ?

Jawab:
Ust. Badrusalam, حفظه الله

Kita ikut imam saja tidak usah qunut. Boleh bermakmum sama dia.
والله أعلم بالصواب

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

694. Tj Hadits Amalan Sunnah Di Hari Jum’at

694. BBG Al Ilmu – 393

Tanya:
Bagaimana derajat hadits dibawah ini : “Barangsiapa (yang menggauli istrinya) sehingga mewajibkan mandi pada hari Jum’at kemudian diapun mandi, lalu bangun pagi dan berangkat (ke masjid) pagi-pagi, dia berjalan dan tidak berkendara, kemudian duduk dekat imam dan mendengarkan khutbah dengan seksama tanpa sendau gurau, niscaya ia mendapat pahala amal dari setiap langkahnya selama setahun, balasan puasa dan shalat malam harinya.” (HR. Tirmidzi, An-Nasa’i, Ibnu Majah dan Ahmad)

Jawab:
Ust. Badrusalam, حفظه الله

Shahih tapi terjemahannya salah. Yang benar: siapa yang mencuci rambutnya dan mandi.

والله أعلم بالصواب

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

693. Tj Seputar Memindahkan Kuburan Dan Tulisan Di Batu Nisan

693. BBG Al Ilmu – 307

Tanya:
1. Bolehkah kita memindahkah kuburan seseorang ?

2. Bolehkah kita menaroh batu nisan sekedar untuk menandakan saja (misal dengan batu marmar untuk sekedar menuliskan nama, tahun lahir dan wafat) ?

Jawab:
Hukum asal membongkar/memindahkan kuburan adalah terlarang kecuali jika ada alasan yang dibenarkan syariat seperti:

1. Untuk kemaslahatan mayat sendiri. Misalnya, keluar air di kuburan, tanahnya becek, atau di daerah tersebut banyak binatang buas yang sering membongkar kuburan, atau alasan lainnya.

2. Dimakamkan di tanah orang lain, dan pemiliknya tidak rela.

3. Kemaslahatan umum, seperti perluasan masjid/jalan yang tidak mungkin dialihkan ke yang lain, atau kebutuhan umum yang sangat mendesak lainnya.

Terkait tulisan di nisan, Syekh Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata, “Tulisan di atas (nisan kuburan) ada perinciannya, tulisan yang tidak diinginkan kecuali untuk menetapkan nama untuk menunjukkan kuburannya. Hal ini tidak mengapa. Sementara tulisan yang menyerupai prilaku zaman jahiliyah, menulis nama seseorang dan pujian atasnya bahwa dia melakukan ini dan itu, atau pujian lainnya atau menulis syair, hal ini diharamkan. Hal ini seperti yang dilakukan oleh sebagian orang bodoh dengan menuliskan di batu nisan di kuburan surat Al-Fatihah, sebagai contoh, atau ayat-ayat lainnya. Semuanya ini diharamkan. Bagi orang yang melihat hal itu di kuburan, hendaknya dihilangkan nisannya. Karena ini termasuk kemungkaran yang harus dirubah.” (Syarh Riyadus Shalihin).
والله أعلم بالصواب
Sumber:

Tj Bagaimana Hukum Memindahkan Kuburan ?

http://islamqa.com/id/ref/174737

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

692. Tj Bacaan Khusus Sebelum Tidur Dan Sebelum Masuk Kamar Mandi

692. BBG Al Ilmu – 393

Tanya:
Ada gak bacaan khusus ketika mau tidur, atau mau kekamar mandi atau WC ?

Jawab:
Ada, sebagai berikut.

Adab hendak tidur:
1. Tidurlah dalam keadaan berwudhu (seperti wudhu shalat).

2. Meniup kedua telapak tangan sambil membaca surat Al Ikhlash (qul huwallahu ahad), surat Al Falaq (qul a’udzu bi robbil falaq), dan surat An Naas (qul a’udzu bi robbinnaas), masing-masing sekali. Setelah itu mengusap kedua tangan tersebut ke wajah dan bagian tubuh yang dapat dijangkau. Hal ini dilakukan sebanyak tiga kali.

3. Membaca ayat kursi.

4. Membaca 2 ayat terakhir dari Surat Al Baqoroh

5. Membaca do’a sebelum tidur “Bismika allahumma amuutu wa ahyaa”

6. Membaca do’a:
ALLAHUMMA ASLAM-TU NAFSII ILAYKA                                                      WA-WAJJAH-TU WAJHII ILAYKA                                                                        WA-FAWWAD-TU AMRII ILAYKA                                                                    WA-ALJA’-TU ZHOHRII ILAYKA                                                          ROGHBATAN WA ROHBATAN ILAYKA                                                            LAA MALJA-A WA LAA MANJAA MINKA ILLA ILAYKA                        AAMAN-TU BI-KITAABIKAL-LADZI ANZALTA                                        WA NABIYYIKAL-LADZI ARSALTA

Dari al-Barra’ bin Azib
radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada beliau:
“Jika kamu hendak tidur, berwudhulah seperti wudhu ketika shalat. Kemudian berbaringlah miring ke kanan dan ucapkan: Allahumma aslamtu nafsii ilaika…dst. Jika kamu meninggal maka kamu mati dia atas fitrah, dan jika bangun pagi maka kamu mendapatkan pahala. Jadikanlah bacaan ini yang terakhir kamu ucapkan.” (HR. Bukhari 6311 dan Muslim 2710)

Do’a Masuk Kamar Mandi:
‫‬
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika memasuki jamban, beliau ucapkan:
Allahumma inni a’udzu bika minal khubutsi wal khobaits (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari setan laki-laki dan setan perempuan” (HR. Bukhari no. 142 dan Muslim no. 375).

Sumber:
http://rumaysho.com/belajar-islam/amalan/3094-adab-islami-sederhana-sebelum-tidur.html

http://www.konsultasisyariah.com/
nasihat-agar-tidur-tidak-diganggu-setan/

http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/10-adab-ketika-buang-hajat.html

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

Teruntuk Para Istri Yang Ingin Menjadi Bidadari Tercantik Di Akhirat..

Ust. Abu Riyadl, حفظه الله

1. Ketika dipandang, dia akan membuat suami bahagia, nyaman dan menentramkan jiwa. Dari dandanannya menarik maupun wajahnya yang selalu ceria..

2. Ketika suami memerintahkannya pada suatu hal yang diperbolehkan Agama, maka dia mentaatinya.

3. Ketika suami pergi dan dia tidak bersamanya, maka dia akan menjaga dirinya untuk sang suami dan juga menjaga apa-apa yang suami miliki; harta, anak, dan lain-lain.

خير النِّسَاء امْرَأَة نظرت إِلَيْهَا سرتك وَإِذا أَمَرتهَا أَطَاعَتك وَإِذا غبت عَنْهَا حفظتك فِي نَفسهَا وَمَالك

Artinya : “Sebaik-baik wanita (istri) adalah yang ketika engkau memandangnya akan membuatmu bahagia. dan jika diperintah, dia akan mentaatimu. dan jika engkau tidak bersamanya (kamu sedang pergi) maka dia akan menjagamu dalam dirinya dan menjaga apa-apa yang engkau miliki.” (HR. An
Nasa’i, Abu Daud, Ahmad dan dihasankan oleh Albani dalam silsilah 4/ 453)

Jika seorang istri bisa menjaga 3 hal tersebut maka..Seorang suami akan mendapatkan ketenangan hati dan fikiran ketika pergi bekerja..

Hasrat untuk lirak lirik akan berkurang bahkan mungkin jadi tiada..

Ada rasa kangen setiap saat untuk pulang kerumah menemui istrinya yang tercinta..

Kata kata manis dan cinta akan gampang keluar dari lisan suami..

Masalah rumah tangga akan berkurang mungkin nyaris tiada..

Anak anak akan meniru gaya ibunya yang sholihah dalam berbakti kepada ortunya..

Catatan: bagi setiap pasutri hendaknya lebih cenderung mengkoreksi dari masing masing katimbang mengkoreksi pasangannya.. Karena dengan ini tidak akan terjadi saling tuding dalam perbaikan diri..

Akhir kata:

Semoga bahtera rumah tangga akan langgeng dengan NAHKODA seorang laki laki yang mampu mengarahkan perahunya menuju ridho Allah Ta’ala..
آمــين ​اَللّهُمَّ آمــين

www.abu-riyadl.blogspot.com

 Ditulis oleh Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid, Lc حفظه الله تعالى

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈

Menyia-nyiakan Waktu Lebih Menakutkan Daripada Kematian

Ust. Djazuli, حفظه الله

Berkata Ibnul Qoyyim rahimahullah,

“Banyak menyia-nyiakan waktu untuk hal yang tdk bermanfaat di Dunia & Akhirat..

Jauh lebih menakutkan daripada kematian..

Tahukah anda sebabnya?

Sebab membiarkan waktu terbuang percuma tanpa nilai ibadah & manfaat akhirat akan memisahkanmu dari Allah & akhirat..

Sedangkan kematian hanya memisahkanmu dari Dunia dan penghuninya..

AlFawaid karya Ibnul Qoyyim Aljauziyyah

Semoga nasihat beliau memberi masukan yg berarti bagi kita semua..!

– – – – – •(*)•- – – – –