Images

#COVID_19 : Bersama Kesulitan Ada Kemudahan

Syaikh al-‘Utsaimin rohimahullah berkata,

“Seorang mukmin, setiap kali bertambah kesulitan menimpanya maka bertambah pula keimanannya kepada Allah.. karena dia beriman bahwa pertolongan bersama kesabaran, dan bahwa jalan keluar bersama penderitaan, dan bahwasanya bersama kesulitan ada kemudahan..”

[ Syarah Riyadh As-Shoolihiin hal. 222 ]

JANGAN LEWATKAN YANG BERIKUT INI:
Kumpulan Artikel Terkait Covid-19

#COVID_19 : Bertambah Kesulitan, Bertambah Pula Keimanannya

Syaikh al-‘Utsaimin rohimahullah berkata,

“Seorang mukmin, setiap kali bertambah kesulitan menimpanya maka bertambah pula keimanannya kepada Allah.. karena dia beriman..
➡️ bahwa pertolongan bersama kesabaran,
➡️ bahwa jalan keluar bersama penderitaan, dan
➡️ bahwasanya bersama kesulitan ada kemudahan..”

[ Syarah Riyadh As-Shoolihiin hal. 222 ]


JANGAN LEWATKAN YANG BERIKUT INI:
Kumpulan Artikel Terkait Covid-19

Pahala Mengucapkan SUBHAANALLAH 100 x

Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda (yang artinya),

“Apakah salah seorang di antara kalian tidak mampu mengusahakan seribu kebajikan setiap hari ?’ Ada di antara sahabat yang hadir bertanya kepada beliau: ‘Bagaimana mungkin ada di antara kita yang mampu mengusahakan seribu kebajikan ?’ Beliau bersabda: “Ia BERTASBIH 100 kali, akan dituliskan baginya pahala seribu kebajikan atau dihapuskan darinya seribu keburukan.”

[ HR. Muslim ]

NB:
TASBIH = Subhaanallah

 

#COVID_19 : Jangan Sampai Anda Turut Menularkan Virus

Syaikh Sulaiman ar-Ruhaili,  حفظه الله تعالى  berkata,

“Wajib atas orang yang sudah positif terpapar Covid-19 atau PDP agar melaksanakan arahan pemerintah atau Lembaga khusus yang menangani Corona, jika tidak, maka ia berdosa besar, karena sesungguhnya menularkan virus ke orang lain sehingga menyebabkan kematian orang yang tertular, maka orang yang menularkan tersebut secara tidak langsung telah membunuhnya.

Sungguh merugi orang yang menghadap Allah dengan mengalirkan darah orang yang tidak berdosa. Maka tidak sepantasnya kita mengentengkan perkara ini..”

Di alih-bahasakan oleh,
Ustadz Mashun, حفظه الله تعالى
Assunnah Peduli Lombok

Ref : https://twitter.com/solyman24/status/1245705402995691520?s=19

JANGAN LEWATKAN YANG BERIKUT INI:
Kumpulan Artikel Terkait Covid-19

#COVID_19 : Allah Yang Mengetahui Akhir Dari Perkara Kita

Allah Ta’ala berfirman (yang artinya),

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu..

Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui..”

[ Qs. Al-Baqoroh: 216 ]

=======
Ibnu Katsir rohimahullah menyatakan,

“Hal di atas “..Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu”.. itu BERLAKU UNTUK SEMUA PERKARA. Boleh jadi manusia menyukai sesuatu, padahal tidak ada kebaikan dan maslahat sama sekali di dalamnya..

Allah yang mengetahui akhir sesuatu dari perkara kita. Allah yang mengabarkan nantinya mana yang maslahat untuk dunia dan akhirat kita. Maka lakukan dan patuhlah pada perintah-Nya, niscaya kita akan mendapatkan petunjuk..”

[ Tafsir Ibnu Katsir ]

JANGAN LEWATKAN YANG BERIKUT INI:
Kumpulan Artikel Terkait Covid-19

MUTIARA SALAF : #COVID_19 : Bersabar Menghadapi Musibah

Ibnu Katsir rohimahullah berkata,

“Barangsiapa dilanda oleh musibah lalu ia mengetahui bahwasanya itu terjadi karena ketetapan Allah dan takdir-Nya lalu ia bersabar, mengharapkan pahala dan menerima ketetapan Allah, Allah akan menunjuki hatinya dan menggantikannya dari apa yang luput darinya dari dunia dengan petunjuk di dalam hatinya dan keyakinan yang jujur.

Dan terkadang Allah menggantikan atasnya apa yang Dia ambil darinya atau kebaikan darinya..”

[ Tafsir Ibnu Katsir 7/291 ]

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL

JANGAN LEWATKAN YANG BERIKUT INI:
Kumpulan Artikel Terkait Covid-19

MUTIARA SALAF : #COVID_19 : Tawakal Yang Hakiki

Ibnu Rojab rohimahullah berkata,

“Tawakal yang hakiki adalah penyandaran hati yang sebenarnya kepada Allah ‘Azza wa Jalla dalam..
➡️ meraih berbagai kemaslahatan (kebaikan),
➡️ menghindari semua bahaya,
➡️ semua urusan dunia maupun akhirat,
➡️ menyerahkan semua urusan kepada-Nya, dan
➡️ benar-benar meyakini bahwa tidak ada yang dapat memberi, menghalangi, mendatangkan bahaya serta memberikan manfaat kecuali Allah (semata).. “

[ Jaami’ul ‘Uluum wal Hikam 2/497 ]

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL
Kumpulan Artikel Terkait Covid-19