Bolehkah Mengakhirkan Sholat Sunnah Ba’diyah Isya Hingga Sebelum Tidur…?

Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى berikut ini : (tunggu hingga audio player muncul dibawah ini:

Ikuti terus channel :
https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih

MUTIARA SALAF : Memusuhi Yang Tidak Sesuai Dengannya

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata,

وكل من اتخذ شيخا أو عالما متبوعا في كل ما يقوله ويفعله يوالي على موافقته ويعادي على مخالفته غير رسول الله ﷺ فهو مبتدع ضال خارج عن الكتاب والسنة”.

‏”Setiap orang yang menjadikan seorang syaikh atau ulama yang diikuti pada setiap ucapan dan perbuatannya.. Ia memberi loyalitas kepada yang sesuai dengan syaikh tersebut dan memusuhi yang tidak sesuai dengannya selain Rosulullah Shollallaahu ‘alaihi Wasallam, maka ia adalah ahlul bid’ah yang sesat yang keluar dari al qur’an dan sunnah..”

جامع المسائل جـ٧صـ٤٦٤

Diterjemahkan oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL

MUTIARA SALAF : Hanya Engkau Sendirian

Ibnul Jauzy rohimahullah berkata,

“Wahai anak Adam, ketahuilah bahwa engkau akan mati sendirian, dan juga akan masuk ke dalam kuburmu sendirian.. Engkau akan dibangkitkan sendirian, dan engkau pun akan dihisab sendirian.. Wahai anak Adam, jika seandainya seluruh manusia taat kepada Allah, sedangkan engkau bermaksiat, maka ketaatan mereka itu tidaklah memberikan manfaat kepadamu..”

[ Bahrud Dumuu’ hal 81 ]

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL

MUTIARA SALAF : Akibat Dari Tidak Mengamalkan Ilmu

Ibnul Jauzi rohimahullah berkata,

والمسكين كل المسكين من ضاع عمره في علم لم يعمل به، ففاته لذات الدنيا، وخيرات الآخرة، فقدم مفلسا مع قوة الحجة عليه

“Orang yang paling kasihan adalah yang menyia-nyiakan umurnya dalam mencari ilmu, tetapi tidak mengamalkannya..

Terluputlah darinya kelezatan-kelezatan dunia (karena sibuk menuntut ilmu) dan kebaikan-kebaikan akhirat (karena dia tidak mengamalkan ilmunya)..

Dia pun datang (pada hari kiamat) dalam keadaan bangkrut, padahal hujjah telah tegak atasnya..”

[ Shoidul Khothir – 144 ]

MUTIARA SALAF : Orang Yang Berakal dan Orang Yang Bodoh

Berkata Ibnu Hazm rohimahullah,

العاقل هو من ميز عيوب نفسه فغالبها وسعى في قمعها والأحمق هو الذي يجهل عيوب نفسه .

“Orang yang berakal adalah orang yang mengetahui kekurangan pada dirinya lalu dia melawannya dan berusaha mengalahkannya, sementara orang bodoh adalah orang yang tidak tahu akan kekurangan dirinya..”

[ al-Akhlaq was-Siyar, hlm. 66 ]

Kunci Taufik

Ibnul Qoyyim rohimahullah berkata:

فمفتاح التوفيق :
الدعــاءُ والافتقــــار إلى الله
وعلى قــدر نية العبد وهِمَّتِهِ
يكون توفيق الله له وإعانته.

“Kunci taufik adalah berdo’a dan memohon kepada Allah.. karena taufik dari Allah dan bantuan-Nya disesuaikan dengan niat hamba dan keinginannya..”

(Al Fawaid hal 141)

Jika keinginannya kuat untuk mendapat hidayah..
Dan ia semangat untuk mencari dan mengamalkannya..
Maka taufik yang Allah berikan kepadanya lebih banyak..
Dan Allah senantiasa membantunya selama ia terus menginginkan kebaikan..

Namun ketika keinginan hamba lemah kepada kebaikan..
Ia lebih menginginkan dunia dan syahwatnya..
Maka taufik dari Allah sedikit diberikan kepadanya..
Bahkan mungkin Allah tidak memberinya bantuan kepada ketakwaan..

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Menebar Cahaya Sunnah