Perkara Yang Mempengaruhi Keutamaan Amal

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rohimahullah berkata :

إِنَّ الْأَعْمَالَ لَا تَتَفَاضَلُ بِالْكَثْرَةِ، وَإِنَّمَا تَتَفَاضَلُ بِمَا يَحْصُلُ فِي الْقُلُوبِ حَالَ الْعَمَلِ

“Sesungguhnya amal itu bertingkat-tingkat keutamaannya bukan karena banyaknya, namun karena apa yang ada di hati saat beramal..” (Majmu fatawa 25/282)

Apa yang ada di hati berupa :
– keikhlasan
– kekhusyuan
– cinta dan takut
– berharap akan rahmat-Nya

Semua itu amat mempengaruhi keutamaan amal.. amal walaupun besar tapi kurang ikhlas, maka berkurang pula pahalanya..

dan amal yang kecil namun disertai hati yang ikhlas dan rasa cinta yang besar, ia menjadi besar pahalanya..

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL

MUTIARA SALAF : Salah Satu Akhlak Tercela

Amru bin Al ‘Ash rodhiyallahu ‘anhu berkata:

لا أَمَلُّ ثوبي ما وسعني،
ولا أملُّ زوجتي ما أحسنت عِشرتِي،
ولا أملُّ دابٌَتِي ما حملتني،
إن الملال من سيء الأخلاق.

“Sesungguhnya aku tidak bosan dengan bajuku selama masih mencukupiku..

Aku tidak bosan dengan istriku selama ia masih mau menemaniku..

Aku tidak bosan dengan kendaraanku selama ia masih bisa membawaku..

Sesungguhnya mudah bosan itu adalah akhlak tercela..”

تاريخ دمشق [۱٨٣/٤٦].

Penterjemah,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL

Rintangan Dalam Dakwah

Wahai Ahlussunnah .. Teruslah berjuang untuk agama Allah, banyaknya aral melintang justru menjadi bukti lurusnya jalan perjuanganmu..!

Rintangan dalam dakwah adalah sunnatullah yang harus ada .. kebatilan yang terusik, pasti akan menampakkan reaksinya .. itu tidak mungkin dihindari.

Lihatlah ketika dakwah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam semakin besar, musuh-musuh Beliau semakin gencar dalam menekan Beliau .. Tapi beliau terus dengan perjuangannya, sampai akhirnya Allah menangkan dakwah beliau.

Kuncinya adalah “terus berjuang” dan “terus berjuang” untuk agama Allah .. bi-idznillah pembela agama Allah pasti akhirnya akan mendapatkan kemenangan.

Allah ta’ala berfirman:

هُوَ ٱلَّذِیۤ أَرۡسَلَ رَسُولَهُۥ بِٱلۡهُدَىٰ وَدِینِ ٱلۡحَقِّ لِیُظۡهِرَهُۥ عَلَى ٱلدِّینِ كُلِّهِۦ وَلَوۡ كَرِهَ ٱلۡمُشۡرِكُونَ

“Dialah yang mengutus rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar, untuk MEMENANGKANNYA di atas segala agama meskipun orang-orang musyrik membenci..” [Ash-Shaf: 9]

Ditulis oleh,
Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

ref : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=4805707696210776&id=100003147806078&sfnsn=wiwspwa

Syarah Kitab Tauhid : 46 – 47 – 48

Simak penjelasan Ustadz Mizan Qudsiyah MA, حفظه الله تعالى berikut ini :

46.

47.

48.

.
ARTIKEL TERKAIT
Syarah Kitab Tauhid : 49 – 50 – 51
Syarah Kitab Tauhid : KUMPULAN ARTIKEL

MUTIARA SALAF : Janganlah Menjadikan Faidah Dunia Sebagai Pokok

Syaikh al-‘Utsaimin rohimahullah berkata,

بعض الناس عندما يتكلمون على فوائد العبادات يحولونها إلى فوائد دنيوية ، فمثلا يقولون في الصلاة رياضة وإفادة للأعصاب ، وفي الصيام فائدة إزالة الرطوبة وترتيب الواجبات ، ‏والمفروض ألا نجعل الفوائد الدنيوية هي الأصل، لأن الله لم يذكر ذلك في كتابه ، بل ذكر أن الصلاة : تنهى عن الفحشاء والمنكر ، وعن الصوم أنه سبب للتقوى .

“Sebagian orang ketika berbicara tentang faidah ibadah mereka membicarakan faidah dunia.. seperti ucapan mereka bahwa sholat itu adalah olah raga dan faidah untuk otot. Puasa faidahnya menghilangkan ruthubah..

Padahal seharusnya kita tidak menjadikan faidah dunia sebagai pokok. Karena Allah tidak menyebutkan hal itu dalam kitab-Nya. Tapi menyebutkan bahwa sholat itu mencegah perbuatan keji dan munkar, dan puasa menyebabkan ketakwaan..”

 القول المفيد : (138/2)

Diterjemahkan oleh.
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL

Syarah Kitab Tauhid : 43 – 44 – 45

Simak penjelasan Ustadz Mizan Qudsiyah MA, حفظه الله تعالى berikut ini :

43.

44.

45.

.
ARTIKEL TERKAIT
Syarah Kitab Tauhid : 46 – 47 – 48
Syarah Kitab Tauhid : KUMPULAN ARTIKEL

Menebar Cahaya Sunnah