Syarah Kitab Tauhid : 31 – 32 – 33

Simak penjelasan Ustadz Mizan Qudsiyah MA, حفظه الله تعالى berikut ini :

31.

32.

33.

.
ARTIKEL TERKAIT
Syarah Kitab Tauhid : 34 – 35 – 36
Syarah Kitab Tauhid : KUMPULAN ARTIKEL

MUTIARA SALAF : Perkara Yang Menakjubkan

Ibnul Qoyyim rohimahullahu Ta’ala mengatakan,

Tidak mengherankan bila seorang hamba merendahkan dirinya kepada Allah, dan terus beribadah kepada-Nya, dan tidak bosan berkhidmat kepada-Nya, karena adanya hajat dan butuhnya dia kepada-Nya.

Namun yang MENAKJUBKAN adalah bila seorang RAJA menarik rasa cinta hamba-Nya dengan bermacam-macam kenikmatan, dan menarik hati hamba-Nya dengan berbagai kebaikan, padahal Dia sama sekali tidak membutuhkan hamba tersebut.

Cukuplah sebagai KEMULIAAN, karena Anda adalah hamba-Nya… dan cukuplah sebagai KEBANGGAAN, karena Dia adalah Robb Anda.

( Al-Fawaid, hal: 35 )

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL

Diantara Kelembutan Hati Seorang Mukmin

Ibnul Qoyyim rohimahullah berkata:

من دلائل رقة قلب المؤمن،
أن يتوجع لعثرة أخيه المؤمن
إذا عثر،
حتى كأنه هو الذي عثر بها، ولا يشمت به.

“Diantara tanda kelembutan hati mukmin adalah merasa sedih ketika saudaranya tergelincir seakan ia sendiri yang tergelincir.. dan ia tidak bergembira dengan ketergelincirannya..”

(Madarijussalikin 1/436)

Karena kaum mukminin satu sama lainnya bagaikan satu badan..

Mukmin ingin agar ia dan saudara-saudaranya seiman dapat bersama masuk jannah dan selamat dari jahannam..

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL

MUTIARA SALAF : Gambaran Ringkas Tentang Dunia

Ali bin Abi Tholib rodhiyallahu ‘anhu ditanya, “wahai Abul Hasan, gambarkanlah dunia kepada kami..”

Beliau menjawab, “aku panjangkan atau aku ringkas..?”

“mohon anda ringkas..”

Beliau pun mengatakan,
“yang halal dari dunia akan dihitung dan dimintai pertanggung-jawabannya, sedangkan yang haramnya di neraka..”

[ Az Zuhd – Ibnu Abid Dunya ]

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL

Syarah Kitab Tauhid : 28 – 29 – 30

Simak penjelasan Ustadz Mizan Qudsiyah MA, حفظه الله تعالى berikut ini :

28.

29.

30.

.
ARTIKEL TERKAIT
Syarah Kitab Tauhid : 31 – 32 – 33
Syarah Kitab Tauhid : KUMPULAN ARTIKEL

MUTIARA SALAF : Allah Maha Melihat Apa Yang Kita Kerjakan

Ibnu Jarir ath-Thobari rohimahullah, ketika menerangkan ayat QS. Al-Baqoroh: 96 (yang artinya). “Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan..” mengatakan,

“Allah itu melihat apa yang manusia kerjakan, tidak ada yang samar dalam ilmu Allah. Allah mengetahui semuanya dari segala sisi. Allah yang menjaga dan mengingat amalan mereka, sampai nantinya akan memberikan hukuman..

Bashiir berasal dari mubshir yaitu yang melihat, lalu diubah mengikuti wazan fa’iil. Sebagaimana musmi’  (yang mendengar) menjadi samii’, siksa yang pedih (mu’lim) menjadi aliim (sangat pedih), mubdi’ as-samaawaat (pencipta langit) menjadi badii’, dan semisal itu..”

[ Sya’nu Ad-Du’aa’, hlm. 60-61. Lihat An–Nahju Al-Asma’ fi Syarh Asma’ Allah Al-Husna, hlm. 164 ]

TAMBAHAN :
Allah ‘Azza wa Jalla berfirman (yang artinya),

“Bertakwalah kamu kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan..” [QS. Al-Baqoroh: 233]
“Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya..” [QS. Ali Imran: 15, 20]
“Dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada, dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan..” [QS. Al-Hadid: 4]
“Tidak ada yang menahannya (di udara) selain Yang Maha Pemurah. Sesungguhnya Dia Maha Melihat segala sesuatu..” [QS. Al-Mulk: 19]

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL

Menebar Cahaya Sunnah