FIQIH – Keutamaan Sholat DHUHA…

Pembahasan SHOLAT DHUHA dari kitab Fiqih yang berjudul Mausu’ah Muyassaroh“, ditulis oleh Syaikh Husain Al Uwaisyah, حفظه الله تعالى.

=======

🌿 Pembahasan yang ke 1 🌿

⚉  Keutamaan sholat Dhuha.

Ada 7 hadits yang menyebutkan tentang keutamaan sholat dhuha.

👉🏼  1. Abu Hurairoh rodhiyallahu ‘anhu ia berkata :

Kekasihku (Rosulullah shollallahu ‘alayhi wasallam) memberikan kepadaku tiga wasiat :
1. Berpuasa 3 hari setiap bulan.
2. Dua roka’at dhuha.
3. Sholat witir sebelum tidur.”

⚉  Ini adalah wasiat untuk Abu Hurairoh rodhiyallahu ‘anhu dan untuk witir sebelum tidur yang paling utama setelah kita bahas yaitu diakhir malam.

⚉  Adapun untuk Abu Hurairoh rodhiyallahu ‘anhu karena ada keadaan khusus untuk beliau. Maka beliau diberikan wasiat untuk sholat witir sebelum tidur.

(HR. Bukhari dan Muslim)

====================

👉🏼  2. Hadits Abu Dzar rodhiyallahu ‘anhu

Bahwa Nabi shollallahu ‘alayhi wasallam berkata :

« يُصْبِحُ عَلَى كُلِّ سُلاَمَى مِنْ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ فَكُلُّ تَسْبِيحَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَحْمِيدَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَهْلِيلَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَكْبِيرَةٍ صَدَقَةٌ وَأَمْرٌ بِالْمَعْرُوفِ صَدَقَةٌ وَنَهْىٌ عَنِ الْمُنْكَرِ صَدَقَةٌ وَيُجْزِئُ مِنْ ذَلِكَ رَكْعَتَانِ يَرْكَعُهُمَا مِنَ الضُّحَى

Diwaktu pagi setiap persendian seorang harus ada shodaqohnya. Setiap TASBIH shodaqoh, setiap TAHMID shodaqoh, setiap TAHLIL shodaqoh, dan setiap TAKBIR shodaqoh. Ber-AMAR MA’RUF itu shodaqoh, MELARANG DARI KEMUNGKARAN juga shodaqoh, dan itu bisa dicukupi dengan dua roka’at sholat dhuha.”

(HR. Imam Muslim)

====================

👉🏼  3. Hadits Buraidah rodhiyallahu ‘anhu, ia berkata :

Aku mendengar Rosulullah shollallahu ‘alayhi wasallam bersabda :

فِي الْإِنْسَانِ ثَلَاثُ مِائَةٍ وَسِتُّونَ مَفْصِلًا فَعَلَيْهِ أَنْ يَتَصَدَّقَ عَنْ كُلِّ مَفْصِلٍ مِنْهُ بِصَدَقَةٍ قَالُوا وَمَنْ يُطِيقُ ذَلِكَ يَا نَبِيَّ اللَّهِ قَالَ النُّخَاعَةُ فِي الْمَسْجِدِ تَدْفِنُهَا وَالشَّيْءُ تُنَحِّيهِ عَنْ الطَّرِيقِ فَإِنْ لَمْ تَجِدْ فَرَكْعَتَا الضُّحَى تُجْزِئُكَ

Pada tubuh manusia 360 sendi, dan ia wajib untuk setiap sendinya memberikan shOdaqohnya.
Mereka berkata : siapa yang mampu melakukan itu wahai Nabiyullah ?
Maka beliau bersabda :
Kamu mengubur ingus didalam masjid dan membersihkan ingus tersebut, dan kamu menyingkirkan sesuatu dari jalan yang menganggu itu semua shodaqoh. Jika kamu tidak mendapatkan maka dua roka’at dhuha itu sudah mencukupi.

(HR. Abu Daud Imam Ahmad dan yang lainnya)

Hadits ini menunjukkan bahwa:

⚉  setiap harinya wajib bershodaqoh 360 kali. Untuk memenuhi setiap sendi-sendinya. Dan itu shodaqoh disini bentuknya umum. Ucapan tahlil, takbir, tahmid, tasbih demikian pula ber-amar ma’ruf nahi munkar.

⚉  Menyingkirkan gangguan dari jalan dan semua kebaikan yang kita lakukan. Itu semua adalah shodaqoh.

⚉  Dan jika kita tidak bisa melakukan 360 dalam sehari maka cukup itu dengan dua roka’at dhuha.

====================

👉🏼  4. Hadits dari Abu Hurairoh rodhiyallahu ‘anhu bahwa :

Rosulullah shollallahu ‘alayhi wasallam mengirim pasukan maka mereka pulang dengan cepat dan membawa ghonimah yang banyak, lalu ada orang berkata,
Wahai Rosulullah tidak pernah kami melihat pasukan yang lebih cepat pulangnya dan lebih banyak ghonimahnya dari pasukan ini.

Maka beliau bersabda :

Maukah aku kabarkan kepada kamu sesuatu yang lebih cepat pulangnya dan lebih besar ghonimahnya ? Yaitu seseorang berwudhu lalu ia membaguskan wudhunya kemudian ia pergi ke masjid lalu ia sholat Shubuh, kemudian ia sholat dhuha (artinya ia setelah sholat shubuh terus berdzikir sampai sholat dhuha). maka ia sungguh telah pulang dengan cepat dan besar ghonimahnya.”

(HR. Abu Ya’la – dengan sanadnya yang shohih – jalur perowi-perowinya shohih Bukhari dan Muslim)

Hadits ini menunjukkan dianjurkan :

⚉  Setelah sholat Shubuh untuk diam sampai waktu Dhuha kemudian sholat Dhuha. Ini menjelaskan kepada kita bahwa yang dimaksud dengan sholat Syuruq itu adalah sholat Dhuha.

====================

👉🏼  5. Hadits Uqbah bin Amir Al Juhani rodhiyallahu ‘anhu bahwa Rosulullah shollallahu ‘alayhi wasallam bersabda,

Allah ta’ala berfirman  :

Wahai anak adam cukupkanlah aku di empat roka’at diawal siang aku akan cukupi kamu dengannya diakhir hari itu.”

(HR. Imam Ahmad dan Abu Ya’la)

⚉  Hadits ini menunjukkan keutamaan sholat dhuha empat roka’at.

⚉  Bahwa orang melakukan itu akan dicukupi diakhir siang tersebut.

====================

👉🏼  6. Hadist Abu Umamah rodhiyallahu ‘anhu bahwa Rosulullah shollallahu ‘alayhi wasallam bersabda :

مَنْ صَلَّى صَلاةَ الصُّبْحِ فِي مَسْجِدِ جَمَاعَةٍ يَثْبُتُ فِيهِ حَتَّى يُصَلِّيَ سُبْحَةَ الضُّحَى، كَانَ كَأَجْرِ حَاجٍّ، أَوْ مُعْتَمِرٍ تَامًّا حَجَّتُهُ وَعُمْرَتُهُ

Barang siapa keluar dari rumahnya dalam keadaan berwudhu menuju sholat wajib maka pahalanya sama dengan pahala haji yang ber-ihrom, dan siapa yang keluar menuju sholat dhuha menuju masjid tidak ada niat kecuali untuk sholat dhuha maka pahalanya sama dengan pahala yang ber-umroh.

⚉  Ini menunjukkan bahwa sholat dhuha itu dianjurkan di masjid.

⚉  Dan bahwa orang yang pergi ke masjid dengan tujuan untuk sholat dhuha pahalanya sama dengan Umroh insyaa Allah.. Namun sebagian ulama mengatakan bahwa ini untuk Masjid Quba’. Wallahu’alam apakah ini umum atau tidak, belum tahu.

(lanjutan hadits..) “… dan sholat setelah sholat yang tidak ada sia-sia diantara keduanya itu tercatat dalam Iliyyin.”

(HR. Abu Daud dan dihasankan oleh Syaikh Albani Rahimahumullah)

====================

👉🏼  7. Hadits Abu Hurairoh rodhiyallahu ‘anhu bahwa Rosulullah shollallahu ‘alayhi wasallam bersabda :

لا يحافظ على صلاة الضحى إلا أواب، وهي صلاة الأوابين

Tidak ada yang menjaga sholat dhuha kecuali orang yang awwab/ kembali kepada Allah, dan ia adalah Sholatul Awwabin.”

(HR. Ahmad Tabrani, Ibnu Khuzaimah dan Al Hakim)

Ini menunjukkan betapa agungnya sholat dhuha.
.
Wallahu a’lam 🌻
.
.
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى.
.
Dari kitab Fiqih yang berjudul Mausu’ah Muyassaroh“, ditulis oleh Syaikh Husain Al Uwaisyah, حفظه الله تعالى.

Kebutuhan Manusia Terhadap Ilmu Agama…

Imam Ahmad bin Hanbal rohimahullahu ta’ala berkata :

Kebutuhan manusia terhadap ilmu agama, melebihi kebutuhannya terhadap makan dan minum. Karena makan dan minum hanya dibutuhkan oleh manusia satu atau dua kali saja dalam sehari, sedangkan ilmu itu dibutuhkan olehnya setiap waktu.”

[ Thabaqat al-Hanabilah – 1/146 ]

Courtesy of Radio Rodja 756 AM  |  Rodja TV

 

HAL-HAL Yang Bisa Memalingkan Seseorang Dari KEBENARAN – Penghalang Ke-3

Dari kitab yang berjudul “Showarif ‘Anil Haq“, tentang Hal-Hal Yang Bisa Memalingkan Seseorang Dari Kebenaran, ditulis oleh Syaikh Hamd bin Ibrohim Al Utsman, حفظه الله تعالى.
.
PEMBAHASAN SEBELUMNYA (Penghalang yang ke 2) bisa di baca di SINI

=======

🌿 Penghalang yang ke 3 🌿

Diantara perkara yang menghalangi seseorang dari kebenaran :

‎اعتقاد المبطل أنه على الحق

⚉  Dia meyakini bahwa dirinya diatas kebenaran

‎من أعظم الصو ار ف عن الْحقَّ :
‎ا عتقاد المبطل أنه هو الْمُحِقُّ

⚉  Diantara perkara yang memalingkan seseorang dari kebenaran untuk menghalanginya yaitu seseorang merasa dirinya diatas kebenaran. Sementara yang lainnya diatas kebathilan.

Karena apa ? Karena ia terkena syubuhat disertai dengan kebodohan yang ada pada dirinya, sehingga dia menganggap bahwa syubhat itulah sebagai sesuatu yang kebenaran.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rohimahullah berkata dalam kitab al-Istiqomah 1/13

‎وأول من ضل فِي ذلك هم الخوارج المار قون, حيث حكموا لنفو سهم بأ نَّهم المتمسكون بكتاب الله و سنته

Yang pertama kali sesat dalam masalah ini adalah orang-orang khowarij dimana mereka menganggap bahwa diri merekalah yang berpegang kepada Alqur’an dan Sunnah.
Sedangkan ‘Ali dan Mu’awiyah dianggap pelaku maksiat dan bid’ah, sehingga mereka menghalalkan darah ‘Ali dan bahkan menghalalkan darah kaum muslimin.”

Beliau juga berkata:
Bahkan menjadi terbalik perkaranya, sehingga mereka menganggap perkara yang bid’ah itu sebagai perkara yang sunnah atau sesuatu yang sunnah itu mereka anggap sebagai perkara yang bid’ah. Sehingga akhirnya merekapun jatuh kedalam berbagai macam kebid’ahan dan memusuhi Ahlusunnah wal Jama’ah dan para ulama mereka.”

Dan ini, Ikhwatal Islam A’azzaniyallaahu wa iyyakum, ada kemiripan dengan orang-orang Yahudi dan Nasrani. Dimana orang-orang Yahudi dan Nasrani, Allah menyebutkan mereka [QS Al-Baqarah : 111)

وَقَالُوا لَنْ يَدْخُلَ الْجَنَّةَ إِلا مَنْ كَانَ هُودًا أَوْ نَصَارَى

Mereka berkata tidak akan masuk surga kecuali orang Yahudi dan Nasrani saja

‎تِلْكَ أَمَانِيُّهُمْ

Lalu Allah mengatakan “Itu angan-angan mereka saja

‎قُلْ هَاتُوا بُرْهَانَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ

Katakan kepada meraka, kemarikan bukti kalian jika kalian orang-orang yang benar

Allah juga berfirman [QS Al -Maidah: 18]

‎وَقَالَتِ الْيَهُودُ وَالنَّصَارَى نَحْنُ أَبْنَاء اللّهِ وَأَحِبَّاؤُهُ

“Berkatalah orang Yahudi dan Nasrani, “Kami ini anak-anak Allah dan orang-orang yang dicintai oleh Allah

Lihat… mereka orang-orang Yahudi dan Nasrani menganggap kaum Muslimin diatas kebathillan dan bahwasanya merekalah yang akan masuk surga, sementara mereka tidak punya bukti yang kuat sama sekali, yang ilmiah, yang menunjukkan akan kebenaran pendapat mereka itu.

‎وأعخب من هذا : أن بعض من لا يعر ف حقيقة مذهبه ينسب مُخالفه إلَى البدعة كالو اقفة

Yang lebih mengherankannya lagi :
⚉  orang yang tidak mengetahui tentang hakikat kebid’ahan mereka itu, malah menisbatkan orang yang menyelisihi mereka sebagai ahli bid’ah. Karena tidak fahamnya tentang hakikat yang mereka pegang itu. Dan syubhat begitu sangat kuat di hati mereka.

Maka dari itulah saudara-saudaraku sekalian…
⚉  kalau seseorang sudah merasa bahwasanya dia diatas kebenaran tanpa ada bukti yang nyata tapi hanya sebatas syubhat saja disebabkan oleh kebodohannya, biasanya akan sulit sekali untuk mendapatkan kebenaran.

👉🏼   Makanya, benar kata Sufyan Ats-Tsauri rohimahullah :
Bid’ah lebih di sukai oleh iblis daripada maksiat.

Kenapa?

👉🏼  Karena orang-orang yang berbuat bid’ah menganggap dirinya diatas kebenaran. Selama mereka merasa diatas kebenaran tidak akan bertaubat. edangkan orang yang berbuat maksiat, tahu itu maksiat sehingga ia lebih dekat untuk bertaubat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.”
.
Wallahu a’lam 🌴
.
.
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى.
.
Dari kitab yang berjudul Showarif ‘Anil Haq“, tentang Hal-Hal Yang Bisa Memalingkan Seseorang Dari Kebenaran, ditulis oleh Syaikh Hamd bin Ibrohim Al Utsman, حفظه الله تعالى.
.
Silahkan bergabung di Telegram Channel dan Facebook Page :
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://www.facebook.com/aqidah.dan.manhaj/

Artikel TERKAIT :
⚉   PEMBAHASAN LENGKAP – Showarif ‘Anil HaqHal-Hal Yang Bisa Memalingkan Seseorang Dari KEBENARAN
⚉   PEMBAHASAN LENGKAP – Al IshbaahManhaj SALAF Dalam Masalah TARBIYAH dan PERBAIKAN

Nasihat Ibnu Hibban Rohimahullah – Tentang Ikhlas Dalam Ibadah

Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى berikut ini : (tunggu hingga audio player muncul dibawah ini) :

Dari pembahasan Kitab Roudhotul Uqola wa Nuz-hatul Fudhola (Tamannya Orang-Orang Yang Berakal dan Tamasya-nya Orang-Orang Yang Mempunyai Keutamaan) karya Abu Hatim Muhammad Ibnu Hibban al Busty rohimahullah.

ARTIKEL TERKAIT :
Kumpulan Artikel – Nasihat Ibnu Hibban rohimahullah…

Ikuti terus Telegram channel :
https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih

Kaidah Ushul Fiqih Ke 39 : Kebiasaan Atau ‘Urf Sama Hukumnya Dengan Ucapan…

Pembahasan ini merujuk kepada kitab “Syarah Mandzumah Ushul Fiqih“, yang ditulis oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al’Utsaimin, رحمه الله تعالى

KAIDAH SEBELUMNYA (KE-38) bisa di baca di SINI

=======

🍀 Kaidah yang ke 39 🍀

👉🏼   Kebiasaan atau ‘urf sama hukumnya dengan ucapan.

‘Urf adalah kebiasan suatu masyarakat dalam bermu’amalah. ‘Urf dapat dijadikan patokan dengan syarat ‘urf tersebut bersifat “muthorid” yaitu berlaku umum dan diketahui oleh individu masyarakat tersebut.

⚉    Contohnya bila kita beli di warung makanan, ‘urf di masyarakat kita seringnya makan dahulu baru bayar. Maka perkara seperti ini dibolehkan.

⚉    Bila kita membeli sesuatu di toko lalu kita hanya memberikan uang dan sipenjual menerimanya tanpa ada ucapan, maka inipun sah.

👉🏼   Tapi bila ‘urf itu bertentangan dengan syariat maka tidak boleh diikuti.

⚉    Seperti bila kita hendak mengurus KTP, kebiasaan di masyarakat adalah memberikan uang kepada petugas. Perbuatan ini secara syariat tidak dibolehkan karena termasuk “Hadaya al ‘Ummaal” (hadiah untuk pejabat / uang pelicin) yang dilarang oleh Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam. Tapi bila urusan kita akan dipersulit bila tidak memberinya uang, maka sebagian ulama membolehkan karena itu adalah untuk mendapatkan hak kita dan dosanya untuk yang menerima.
.
.
Wallahu a’lam 🌴
.
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى.
.
Dari kitab “Syarah Mandzumah Ushul Fiqih“, yang ditulis oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al’Utsaimin, رحمه الله تعالى.
.
Silahkan bergabung di Telegram Channel dan Facebook Page:
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih
https://www.facebook.com/kaidah.ushul.fiqih/
.
KAIDAH USHUL FIQIH – Daftar Isi LENGKAP

Nasihat Ibnu Hibban Rohimahullah – Senantiasa Menjaga Niat Karena Dan Untuk Allah Semata

Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى berikut ini : (tunggu hingga audio player muncul dibawah ini) :

Dari pembahasan Kitab Roudhotul Uqola wa Nuz-hatul Fudhola (Tamannya Orang-Orang Yang Berakal dan Tamasya-nya Orang-Orang Yang Mempunyai Keutamaan) karya Abu Hatim Muhammad Ibnu Hibban al Busty rohimahullah.

ARTIKEL TERKAIT :
Kumpulan Artikel – Nasihat Ibnu Hibban rohimahullah…

Ikuti terus Telegram channel :
https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih

HAL-HAL Yang Bisa Memalingkan Seseorang Dari KEBENARAN – Penghalang Ke-2

Dari kitab yang berjudul “Showarif ‘Anil Haq“, tentang Hal-Hal Yang Bisa Memalingkan Seseorang Dari Kebenaran, ditulis oleh Syaikh Hamd bin Ibrohim Al Utsman, حفظه الله تعالى.
.
PEMBAHASAN SEBELUMNYA (Penghalang yang ke 1) bisa di baca di SINI

=======

🌿 Penghalang yang ke 2 🌿

Sebab ke 2 seseorang yang berpaling dari kebenaran :

‎اعتقاد غموض الحق وا شتبا هه

⚉   Keyakinan bahwa kebenaran itu sesuatu yang samar dan sulit.

Kata beliau (Syaikh Hamd bin Ibrohim Al Utsman):

‎،اعتقد كثير مِمَّن لا تَحقيق عنده
‎ولاخبرة له، ولا معر فة له بنصوص
‎القر اَن والسنة ودلا لتها غموض الحقَّ وصعوبته

Banyak orang meyakini dari orang-orang yang tidak punya pengalaman, tidak pula pengetahuan terhadap nash-nash Alqur’an dan Hadits. Mereka berkeyakinan katanya kebenaran itu sesuatu yang sulit dan samar.

Terlebih mereka mendapatkan dalam kitab-kitab bahwa syarat-syarat untuk memahami Alqur’an dan Hadits hanyalah orang-orang yang mujtahid saja… tidak boleh sembarangan.

Kata-kata “tidak boleh sembarangan” memang benar.
Tapi untuk dikatakan bahwasanya yang boleh memahami Al-Qur’an dan Hadits hanya mujtahid, ini perkataan yang tentunya harus diperinci… apa yang dimaksud ? Kalau yang dimaksud adalah menafsirkan… iya maka dia harus syaratnya orang-orang yang telah betul-betul kuat keilmuannya.

Tapi kalau untuk mengetahui kebenaran yang ada dalam Al-Quran dan Hadits bagi orang-orang awam itu mudah dengan cara membaca kitab-kitab tafsir yang telah ditulis oleh para Ulama.
Sebetulnya mudah kalau kita ada kesungguhan.

Imam Asy Syatibi rohimahullah berkata:

‎أمَّا إذا كان هذا ا لمتبع نا ظرًا فِي العلم ومتبصرًا فيما يُلقى إ ليه

Adapun kalau dia betul-betul melihat ilmu dan memperhatikannya dan betul-betul mendalaminya…

‎فإنَّ تو صُّله إلَى الحق سهل

…maka sampainya kepada kebenaran itu sangat mudah sebetulnya.” kata beliau. ( dalam kitab Al I’tishom 2 / 344)

Imam Asy Syaukani rohimahullah berkata dalam kitab “Adabuth Tholab” halaman 85

‎فلو قوف على الحقَّ والاطَّلاع على ما شرعه ا للّٰه لعباده قد سهَّله اللّٰه على المتأ خر ين

Mencari kebenaran dan mengetahuinya sesuai dengan apa yang Allah syari’atkan kepada hamba-hambanya, Allah telah mudahkan kepada orang-orang yang terakhir ini, dan Allah mudahkan sehingga tidak butuh lagi kepada kelelahan seperti orang-orang sebelum kita.”

Lihat di zaman Imam Syaukani rohimahullah… beliau menceritakan bahwa banyak sekali kemudahan-kemudahan menuntut ilmu di zamannya. Kalau itu di zaman beliau, bagaimana di zaman sekarang yang kemudahan menuntut ilmu sangat mudah sekali, kemudahan alat-alat transportasi, alat-alat komunikasi, apalagi terlebih adanya internet, maka sangat memudahkan sekali untuk menuntut ilmu Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Namun sayang kemudahan-kemudahan ini justru malah menimbulkan kemalasan sehingga sebagaimana yang dikatakan oleh Syaikh Muhammad al-Basyir al-Ibrohimi,

‎ورُبَّ تيسير خلب التعسير

Berapa banyak kemudahan malah menimbulkan kesulitan.

Artinya kata beliau,

‎فإنَّ هذا التيسير رمى العقول بالكسل والأيدي بالشلل

Dimana kemudahan ini malah menimbulkan kemalasan dan tidak ada kesungguhan untuk mencari kebenaran.

👉🏼   Oleh karena itulah… kewajiban kita adalah cukup kita bersungguh-sungguh dan berusaha sekuat tenaga, karena setiap manusia pasti diberikan oleh Allah kemampuan, diberikan oleh Allah akal untuk memahami perkataan para ulama, mengkaji kitab-kitab mereka.

Alhamdulillah… di Indonesia sendiri sudah banyak buku-buku yang diterjemahkan ke bahasa Indonesia.

👉🏼   Maka tidak boleh kita katakan mencari kebenaran sulit, mudah sebetulnya kalau kita ada usaha dan keinginan yang kuat.
.
Wallahu a’lam 🌴
.
.
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى.
.
Dari kitab yang berjudul Showarif ‘Anil Haq“, tentang Hal-Hal Yang Bisa Memalingkan Seseorang Dari Kebenaran, ditulis oleh Syaikh Hamd bin Ibrohim Al Utsman, حفظه الله تعالى.
.
Silahkan bergabung di Telegram Channel dan Facebook Page :
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://www.facebook.com/aqidah.dan.manhaj/

Artikel TERKAIT :
⚉   PEMBAHASAN LENGKAP – Showarif ‘Anil HaqHal-Hal Yang Bisa Memalingkan Seseorang Dari KEBENARAN
⚉   PEMBAHASAN LENGKAP – Al IshbaahManhaj SALAF Dalam Masalah TARBIYAH dan PERBAIKAN

Status Puasa 11 Muharrom…

Imam an-Nawawi rohimahullah berkata :
.
Para sahabat kami dan lainnya berpendapat sunnah puasa ‘Asyuro (hari ke 10 Muharrom) dan puasa Tasu’a (hari ke 9 Muharrom)” (lihat al-Majmu’ VI/383).
.
Adapun untuk hadits “Berpuasalah sehari sebelumnya (tanggal 9) dan sehari sesudahnya (tanggal 11)” ADALAH HADITS YANG DHO’IIF karen ada rowi yang bernama Dawud bin Ali.
.
Ibnu Hibban rohimahullah berkata : “Dia sering keliru”.
.
At-Tirmidzi rohimahullah meriwayatkan 1 hadits darinya dan ia menjadikan haditsnya hadits yang gharib.
.
Imam adz-Dzahabi rohimahullah berkata : “Haditsnya tidak bisa dijadikan hujjah” dan cacat yang lain yaitu adanya rawi yang bernama Muhammad bin Abdurrahman bin Ali Ya’la.
.
Imam Ahmad rohimahullah berkata : “Dia perawi yang buruk hafalannya dan haditsnya muththarib (tidak menentu pada matannya),” begitu pula perkataan Syu’bah, Ibnu Hibban dll.
.
Hadits ini telah dianggap dho’iif oleh Imam al-Albani rohimahullah di dalam kitabnya Dha’iiful Jaami’ ash-Shaghiir no.3506, Syaikh Syu’aib al-Arnauth dalam Ta’liq Musnad Imam Ahmad IV/52, al-Haitsami dalam Majma’ az-Zawaaid III/191, asy-Syaukani dalam Nailul Authar IV/330, al-Hafizh Ibnu Hajar al-Asqalaani dll.
.
👉 Oleh karena itu, maka TIDAK ADA PENAMBAHAN PUASA 11 MUHARROM SEBAGAI RANGKAIAN PUASA ‘ASYURO, tetapi cukup hanya tanggal 9 dan 10 Muharrom saja sebagaimana pendapat mayoritas ulama.
.
👉 Namun lemahnya hadis yang menganjurkan puasa tanggal 11 Muharrom, tidaklah menunjukkan bahwa puasa di tanggal ini hukumnya terlarang. Puasa di bulan Muharrom secara umum sangat dianjurkan, jadi bila seandainya ingin puasa juga tanggal 11 Muharrom, MAKA NIATNYA UNTUK PUASA MUHARROM SAJA SECARA UMUM. Wallahu a’lam
.
Definisi para Ulama tentang Hadits munkar :
.
Pertama : yaitu sebuah hadits dengan perowi tunggal yang banyak kesalahan atau kelalaiannya, atau nampak kefasiqannya atau lemah ke-tsiqahannya.
.
Kedua : yaitu sebuah hadits yang diriwayatkan oleh perowi yang lemah dan bertentangan dengan riwayat perowi yang tsiqah (terpercaya).
.
#puasa
#sunnahnabi
.
Follow IG: @bbg_alilmu
Follow IG: @bbg_alilmu
Follow IG: @bbg_alilmu
.
http://instagram.com/bbg_alilmu

Do’a Sebelum Tidur Ini Memiliki Beberapa Lafazh Shohih…


.
.
ANDA BIASA BACA YANG MANA ?!…. SILAHKAN BACA YANG MANA SAJA DARI DO’A SEBELUM TIDUR INI…
.
Ada Kaidah Ushul Fiqih dimana satu Ibadah yang mempunyai beberapa bentuk, hendaknya kita lakukan terkadang ini dan terkadang itu.

.
Maka agar terpelihara semuanya, kita tidak melanggengkan satu bacaan, tapi kita baca di satu malam terkadang ini dan malam lainnya terkadang itu. Wallahu a’lam.
.
Ayo kumpulkan terus SERI – “PIC do’a-do’a sebelum tidur” di akun ini…
.
Silahkan di save, di share… Semoga bermanfaat…

ARTIKEL TERKAIT : 

Beberapa Do’a Sebelum Tidur…

Menebar Cahaya Sunnah