Islam Indonesia ?

Ust. DR. Muhammad Arifin Baderi, Lc., MA.

Betapa sering kita mendengar ucapan: Islam Indonesia, atau Islam Jawa, atau Islam ormas ini dan ormas itu….

Aneh bin ajaib memang terdengarnya! Islam dikotak-kotakkan menjadi sempit. Bahkan ada yang lebih sempit lagi, yaitu ketika ada dari kita yang berkata: Islam saya atau Islam menurut saya. Padahal anda pasti mengetahui bahwa Islam agama bagi semua orang, bangsa dan negri alias universal. Anda pasti sering mendengar, atau bahkan membaca ayat berikut:

وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِّلْعَالَمِينَ

“Dan tidaklah Kami mengutusmu melainkan agar menjadi rahmat bagi alam semesta” (QS. Al Anbiya’ 107)

Sobat, mari kita lepaskan berbagai baju yang sempit, atribut lokal, pola pikir yang picik, dan menggantinya dengan yang luas, universal dan pola pikir cerdas. Mungkin anda bertanya: Bagaimanakah caranya?

Jawabannya: sederhana, yaitu pelajari dan amalkan Islam yang jauh dari embel-embel lokal, yaitu Islam yang hanya bersumberkan dari Al Qur’an dan As Sunnah.

وَمَا آتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانتَهُوا وَاتَّقُوا اللهَ إِنَّ اللهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

“Dan apapun yang diajarkan oleh Rasulullah, maka terimalah dan apapun yang dilarang oleh Rasulullah, maka tinggalkanlah.dan bertaqwalah kalian, karena sejatinya Allah Maha Pedih Siksanya” (QS. Al Hasyr 7)

Anda siap menjadi muslim sejati? Buktikan segera!

– – – – – •(*)•- – – – –

Nilai Waktu

Ust. Kholid Syamhudi, حفظه الله

Untaian Nasehat.

Ihwan fillah yang berbahagia,
Mari kita manfaatkan waktu luang kita sebelum datang waktu sibuk…

Ibnul Qayyim, Rahimahullah, berkata: Membuang-buang waktu lebih berat daripada kematian, karena membuang-buang waktu memutusmu dari Allah dan negeri akherat. Sedang kematian memutusmu dari dunia dan penduduknya. Dunia semuanya awal sampai akhir tidak akan setara dengan duka sesaat, bagaimana dengan duka sepanjang umur ?  

Sumber: Fawaa’id al Fawaa’id halaman 853

– – – – – •(*)•- – – – –

ANCAMAN KERAS BAGI LAKI-LAKI MUSLIM YANG MENINGGALKAN SHOLAT JUM’AT

Oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz, حفظه الله

Bismillah. Seorang laki-laki yang telah memenuhi syarat-syarat wajibnya sholat Jumat (seperti muslim, berakal, baligh, mukim, sehat/mampu menghadirinya), jika ia meninggalkan sholat Jumat dengan sengaja tanpa
alasan yang syar’i, maka ia terkena beberapa ancaman keras dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, diantaranya:

1. Allah ta’ala akan mengunci mati hati mereka dari memperoleh hidayah dan kebaikan, serta ia tergolong dalam barisan orang-orang yang lalai.

2. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bertekad kuat untuk membakar rumah orang yang meninggalkan sholat Jumat dengan sengaja tanpa alasan syar’i.

3. Orang yang tidak sholat Jumat akan dicatat Allah ta’ala dalam golongan orang munafik.

Diantara hadits-hadits shohih yang menunjukkan ancaman tersebut adalah sebagai berikut:

(*) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sungguh
hendaknya orang-orang itu berhenti dari meninggalkan shalat Jum’at, atau (kalau tidak maka) Allah ta’ala akan mengunci hati-hati mereka, kemudian mereka akan menjadi orang-orang yang lalai. (HR. Muslim)

(*) Dan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda pula: “Sunguh saya bertekad untuk memerintahkan seseorang mengimami shalat bagi manusia, kemudian saya bakar rumah orang-orang yang meninggalkan (shalat) Jum’at.” (HR. Muslim)

(*) Dan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda pula: “Barangsiapa meninggalkan tiga kali shalat Jum’at tanpa udzur, maka dia tercatat sebagai golongan orang-orang munafik.” (HR. Ath-Thabarani dalam Al-Mu’jam Al-Kabir I/170, dari Usamah bin Zaid radhiyallahu ‘anhu. Lihat Shahih Al-Jami’ Ash-Shaghir).

Demikian beberapa ancaman keras bagi setiap muslim yang meninggalkan sholat Jumat dengan sengaja tanpa alasan yang dibenarkan syariat.

Semoga menjadi peringatan dan tambahan ilmu yg bermanfaat bagi kita semua.

» BBG Majlis Hadits, chat room Bening Hati.

(*) Blog Dakwah, KLIK:
http://abufawaz.wordpress.com

Semua Obral Janji

Ust. Syafiq Basalamah, حفظه الله

Akhi ukhti…

Pesta pemilu sebentar lagi akan dimulai

Hiruk pikuk para ambisius mulai terdengar

Semua sibuk berebut, bak sekelompok kawanan anjing yg memperebutkan bangkai…

Missi dan targetnya berbeda-beda, TAPI PASTI KEDUDUKAN

Sebagian melupakan agamanya dalam mewujudkan angan-angan dan impiannya

LUPA AKHLAK DAN KERABATNYA

Bagaimana sikap rakyat yg dibikin kebingungan

(SISTEM DEMOKRASI BUKAN DARI ISLAM, MAKA MEMBINGUNGKAN)

Memilih tak memilih sama saja, kata sebagian mereka

Semuanya tetap, Semuanya hanya obral janji

Palsu dan gombal, sebagian pesimis dengan realita yg ada

Dalam kondisi seperti, ingatlah, bahwa kekuasaan itu hanya milik Allah

DIA YG MEMILIKINYA, DIA MEMBERIKAN KEPADA SIAPA YG DIKEHENDAKINYA, DIA MENCABUT DARI SIAPA YG DIMAUINYA

DITANGANNYA SEGALA KEBAIKAN.

Berarti kepadanya meminta pemimpin

Kepadanya memohon penguasa yg baik

Kepadanya memohon perlindungan agar dijauhkan dari pemimpin-pemimpin yg dhalim

berdoalah seperti yg diamalkan oleh ABU HURAIRAH

ALLAHUMMA INNI A’UDZUBIKA MIN IMRATISSHIBYAN WAS SUFAHA’

“YAA ALLAH AKU BERLINDUNG KEPADAMU DARI DIPIMPIN OLEH PEMIMPIN YG MASIH KANAK-KANAK(KEKANAK-KANAKAN) DAN ORANG-ORANG YG BODOH

TAPI JANGAN LUPA DENGAN FIRMAN ALLAH:

وَكَذَلِكَ نُوَلِّي بَعْضَ الظَّالِمِينَ بَعْضًا بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

“Demikianlah kami jadikan sebagaian orang zalim sebagai pemimpin bagi orang zalim yg lain, disebabkan perbuatan maksiat yg telah mereka lakukan.” ( Al-An’am: 129).

“Sebagaimana kondisi kalian, maka seperti itulah pemimpin yg akan mengatur kalian. Pemimpin kalian itu sesuai dengan amal kalian.”

MAKA Jangan mengharapkan buah anggur, bila yg kau tanam adalah onak dan duri

JANGAN MENGHARAPKAN IKAN EMAS BILA KAU MEMANCING DI KOLAM BUAYA

Mengharap pemimpin yg muslim, baik dan jujur, selain berdoa harus dibalut dengan usaha memperbaiki rakyat yg merekalah basis utama para pemimpin

Perbaikilah iman,Tauhid dan Ibadah ummat

#Ust DR. Syafiq Basalamah ~Hafizhohulloh

Benarkah Orang Sakit Yang Membaca Surat Al-Ikhlas Sampai Mati Akan Selamat Dari Himpitan Kubur Dan Jasadnya Tidak Membusuk ?

Ust. M Wasitho, حفظه الله

Tanya:
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Mau tanya tentang keutamaan surat Al-Ikhlas.. apakah benar jika dbaca pada saat sakit sampe meninggal dunia, maka tubuhnya tidak akan membusuk dan selamat dari ksempitan kuburnya. Para malaikat akan membawanya melintasi titian siratul mustaqim?? Jazakumullah khoiron.

Jawab:
Waalaikumsalam warahmatullah wabarakatuh.

Bismillah. Hadits tersebut dikeluarkan oleh Ath-Thobroni di dlm Al-Mu’jam Al-Ausath no.5913, dan Abu Nu’aim di dlm Hilyatul Auliya’ II/213.

(*) Derajat Hadits tersebut Maudhu’ (PALSU) sebagaimana dinyatakan oleh syaikh Al-Albani rahimahullah di dalam Silsilatu Al-Ahaadiits Adh-Dho’iifah Wa Al-Maudhuu’ah I/473.

Hal ini dikarenakan di dalam sanadnya ada seorang periwayat hadits yang bernama Abul Harits Nashr bin Hammaad Al-Balkhi, ia tertuduh sebagai pemalsu hadits sebgmn keterangan dari sebagian ulama hadits.

» Yahya bin Ma’in rahimahullah berkata tentangnya: “Dia seorang yang Kadzdzaab (sering berdusta). Dan gurunya yang bernama Malik bin Abdullah Al-Azdi, aku tidak mengenalinya.”

Oleh karena itu, Dilarang keras menyampaikan dan menyebarluaskan hadits tersebut kecuali dengan tujuan memperingatkan dan menjelaskan kepada umat Islam akan kepalsuannya. Wallahu a’lam bish-showab. Wabillahi at-Taufiq. (Klaten, 24 Maret 2014).

» BBG Majlis Hadits, chat room Tanya Jawab.

(*) Blog Dakwah, KLIK:
http://abufawaz.wordpress.com

 Ditulis oleh Ustadz Muhammad Wasitha Abu Fawas MA حفظه الله تعالى

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈

BANYAKLAH MEMBACA AL-QU’RAN

Ust. Firanda MA, حفظه الله

Tatkala Ad-Dhiyaa’ al-Maqdisi akan bersafar untuk menuntut ilmu hadits maka Ibrahim bin Abdil Wahid Al-Maqdisi berwashiat kepadanya seraya berkata :

أَكْثِرْ مِنْ قِرَاءَةِ الْقُرْآنِ، وَلاَ تَتْرُكْهُ فَإِنَّهُ يَتَيَّسَرُ لَكَ الَّذِي تَطْلُبُهُ عَلَى قَدْرِ مَا تَقْرَأُ

“Perbanyaklah membaca Al-Qur’an dan jangan kau tinggalkan Al-Qur’an. Karena akan dipermudah bagimu apa yang kau cari sesuai dengan kadar bacaannmu”

Ad-Dliyaa’ Al-Maqdisi berkata
فَرَأَيْتُ ذَلِكَ وَجَرَّبْتُهُ كَثِيْراً، فَكُنْتُ إِذَا قَرَأْتُ كَثِيْراً تَيَسَّرَ لِي مِنْ سَمَاعِ الْحَدِيْثِ وَكِتَابَتِهِ الْكَثِيْرِ، وَإِذَا لَمْ أَقْرَأْ لَمْ يَتَيَّسَرْ لِي

“Maka akupun melihat hal itu dan sudah sering aku mencobanya. Jika aku banyak membaca Al-Qur’an maka dimudahkan bagiku untuk mendengar dan mencatat banyak hadits. Namun jika aku tidak membaca Al-Qur’an maka tidak dimudahkan bagiku” (Dzail Tobaqoot Al-Hanaabilah karya Ibnu Rojab Al-Hanbali 3/205)

Ya Allah jadikanlah kami para pecinta Al-Qur’an yang berisi firman-firmanMu…yang membacanya siang dan tengah malam…

Janganlah jadikan kami orang-orang yang lalai membacanya hanya karena secercah dunia…
yang merasa dirinya sibuk…merasa waktunya kurang…
tidak sempat untuk membaca Al-Qur’an…
akan tetapi selalu saja sempat untuk internetan dan bersenda gurau…

– – – – – •(*)•- – – – –

Sholat Malam Adalah Kebiasaan Orang-Orang Shalih. Ingat Itu..

Ust. Abu Riyadl, حفظه الله

Mengerjakan sholat malam akan semakin mendekatkan diri kepada Allah.

Sholat malam mencegah dari perbuatan dosa.
Sholat malam adalah penghapus keburukan.

Sholat malam mampu mengusir penyakit dari badan.
Keutamaan ini dikumpulkan dari hadits riwayat Bilal radhiyallahu ‘anhu, ‘Nabi shallallahu ‘alaihi wasallambersabda,
عَلَيْكُمْ بِقِيَامِ اللَّيْلِ فَإِنَّهُ دَأَبُ الصَّالِحِينَ قَبْلَكُمْ، وَإِنَّ قِيَامَ اللَّيْلِ قُرْبَةٌ إِلَى اللَّهِ، وَمَنْهَاةٌ عَنْ الإِثْمِ، وَتَكْفِيرٌ لِلسَّيِّئَاتِ، وَمَطْرَدَةٌ لِلدَّاءِ عَنِ الجَسَدِ

“Hendaklah kalian mengerjakan sholat malam, karena itu merupakan kebiasaan orang sholeh sebelum kalian, mendekatkan diri kepada Allah, mencegah dari perbuatan dosa, menghapus keburukan, dan mencegah penyakit dari badan.” (HR. Ahmad, Tirmidzi, Hakim dalam Shahihul Jami’).

Sholat malam adalah wasiat paling pertama yang disampaikan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam kepada penduduk Madinah saat beliau tiba di sana untuk yang pertama kali.

Dari ‘Abdillah bin Salam radhiyallahu ‘anhu, ‘Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam baru tida di kota Madinah, manusia pergi dengan cepat kepada beliau, dan dikatakan kepada mereka, ”Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah tiba 3x!”, Akupun pergi bersama mereka untuk melihat wajah Nabi. Tatkala aku mendapati wajah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, akupun mengetahui bahwa wajah beliau bukan wajah pendusta. Dan sesuatu yang pertama kali beliau sampaikan adalah,
يا أيها الناس أفشوا السلام، وأطعموا الطعام وصلوا بالليل والناس نيام، تدخلوا الجنة بسلام

“Wahai manusia, sebarkanlah salam, sukalah kalian memberi makan, dan sholatlah ketika manusia tertidur, nisacaya kalian akan masuk surga dengan penuh keselamatan.”

Abu ‘Ais berkata,”Ini adalah hadits shahih” (Sunan At-Tirmidzi, jilid 4 hal 652, hadits no. 2490).

 Ditulis oleh Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid, Lc حفظه الله تعالى

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈

Tidak Akan Mampu Menyaingi Kebaikan Mereka Yang Telah Mendidik Dan Merawatmu Saat Dirimu Masih Kecil

Ust. Ferry Nasution, حفظه الله

Wahai saudaraku…
Bergegaslah untuk mengunjungi mereka andai engkau telah lama tak menjumpainya. ..

Bersegeralah untuk menelepon mereka andai lama engkau tak mendengar kabar darinya…

Rawatlah mereka dengan penuh ketulusan darimu, sebagaimana mereka sgt tulus merawat dirimu semenjak dirimu kecil.
Bersihkan kotoran yang melekat pada badan dan pakaian mereka dengan penuh kasih sayang serta suapkan nasi kemulutnya andai mereka telah tua renta…

Wahai saudara-saudariku..
Ciumlah kening mereka dengan penuh cinta kasih serta ketulusan yg timbul dari hatimu dan harapkanlah pahala dari Allah atas segala baktimu.

Saudaraku..
Janganlah dirimu memperlakukan kedua orang tuamu layaknya seorang pembantu yang bisa kau suruh untuk menbantu pekerjaan rumah tanggamu. 

Segeralah meminta maaf andai engkau pernah mengucapkan kata-kata dan berlaku kasar yang membuat mereka tak ridha denganmu…

Wahai saudaraku..
Adakah engkau telah membuat mereka saat ini bahagia?
Sudahkah engkau membuat mereka tertawa? Tersenyum?
Atau justru dirimu telah membuat mereka menangis karena tingkah lakumu yang tak menyenangkan mereka!

Wahai saudaraku, segeralah redakan tangisan mereka.

Ingat!

Nabi yang mulia pernah bersabda dari jalan abdullah bin amr: “seseorang mendatangi rasulullah dan lalu berkata: “aku mendatangimu untuk berbaiat utk hijrah dan aku tinggalkan ke dua orang tuaku dalam keadaan menangis “Rasulullah bersabda: “kembalilah kamu kepada keduanya, dan BUATLAH MEREKA (kedua orang tuamu) TERTAWA SEBAGAIMANA ENGKAU TELAH MEMBUAT MEREKA MENANGIS!.
(Riwayat an-nasai , abu dawud 2166 ibnu majah 2772)

Semoga bermanfaat
Akhukum Ahmad Ferry Nasution
(Semoga ALLAH memberikan kebahagiaan untuk orang tua kita serta menjaga keduanya diatas ketaatan kepada Rabbul ‘aalaminn)

– – – – – •(*)•- – – – –

Alam Nasyrah Laka Shodrok

Ust. Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى

Allah Ta’ala berfirman kepada NabiNya..
Alam Nasyrah laka shodrok..
Bukankah Kami telah melapangkan dadamu..
Saudaraku..
Hati yang lapang adalah nikmat Allah yang besar..
Ia adalah Hati yang dipenuhi oleh iman dan Islam..
Kelapangan hati hanya dirasakan oleh orang yang mentauhidkan Allah..
Yang hanya bertawakal kepada Nya..
Dan yakin akan adanya hari pembalasan..

Di saat musibah datang menerpa..
Iya Ridla dengan keputusan Nya..
Ia pun tenang dan lapang dada..

Disaat badai ujian menghantamnya..
Ia berharap akan pahala Nya..
Ia pun sabar dan lapang dada..

Ia merasa gembira ketika berdzikir kepada Nya..
Ia merasa bahagia ketika bermunajat denganNya..
Hatinya selalu kembali kepada Allah..
Lapang lah dadanya..
Berharap keindahan surgaNya..

Namun..
Di saat hati tertutup dari hidayah..
Ia akan merasakan kesempitan..
Bagaikan naik ke ruang angkasa..
Di saat ujian menerpanya..
Ia tak sabar dan berputus asa..
Gersang terasa kehidupannya..
Tak lagi terasa kenikmatan bermunajat kepadaNya..
Ya Rabb..

– – – – – •(*)•- – – – –

959. Mendiamkan Orangtua

959. BBG Al Ilmu – 441

Tanya:
Orangtua kami ingin umroh tapi dana yang ada hanya cukup untuk 1 orang, kemudian orangtua meminta sumbangan ke kerabat/tetangga, kami sudah berusaha sebaik mungkin menjelaskan ke Orangtua, tapi mereka (orangtua) memjawab dengan kata2 kasar, pintar berkelit bilang tdk pernah minta ke orang2lah, seperti contoh, kalau orangtua menelpon ke teman2nya “…saya ada rencana Umroh, tapi dana hanya cukup untuk 1 orang, sedangkan kami mau pergi berdua dengan Istri (desakan istri)…”, maka teman tersebut langsung memberi dana ke orangtua..dstnya..dosakah saya men hajr/mendiamkan orangtua tidak berkomunikasi untuk sementara ?? Untuk menjaga agar mudhorot tidak lebih banyak ?

Jawab:
Ust. Abdussalam Busyro, حفظه الله

Jika untuk beberapa hari untuk tidak komunikasi dengan orangtua membuahkan hasil maka tidak apa2, tapi jika dengan hajr tersebut tidak ada efek jera maka tidak perlu di lakukan.

Banyaklah berdoa kepada Allah semoga Allah membukakan hati orangtua.

والله أعلم بالصواب

– – – – – •(*)•- – – – –

Menebar Cahaya Sunnah