827. Jika Jama’ah Tidak Suka Imam, Apakah Shalatnya Sah ?

827. BBG Al Ilmu

Tanya:
Apakah ada dalilnya, bahwa dalam sholat berjamaah, jika imam ataupun makmum tidak suka akan makmumnya atau sebaliknya, maka sholat jamaah tersebit tidak sah ?

Jawab:
Ust. Syafiq Riza Basalamah, حفظه الله

Tidak ada dalil seperti itu.

والله أعلم بالصواب

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

826. Sakit Ketika Ibadah Umrah

826. BBG Al Ilmu – 111

Tanya:
Istri ana sedang umroh, belum sampai di makkah (masih di madinah) kondisi kesehatannya tidak memungkinkan untuk umroh, apa yang harus dilakukan ? Bayar dam atau batal saja langsung pulang ke indonesia ?

Jawab:
Ust. Abdussalam Busyro, حفظه الله

Jika istri antum belum miqot dan ihrom, maka tidak ada yang dilanggar dan tidak mengapa jika ingin pulang ke Indonesia. Namun bisa juga meminta/membayar mahasiswa Indonesia di Madinah untuk meng-umrohkan istri antum.

Jika sakitnya istri antum setelah miqot dan ihrom, maka dia membayar dam dan bisa lepas dari ihrom.

والله أعلم بالصواب

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

Nikmatnya Durian

Ust. M A Tuasikal, حفظه الله

Alhamdulillah nikmatnya durian, sedang musim di berbagai daerah..

Sampai-sampai Rumaysho.Com membahas “benarkah durian haram karena mengandung alkohol?”:
http://rumaysho.com/umum/benarkah-durian-haram-karena-mengandung-alkohol-6135

Jawaban ringkasnya, durian itu halal, walhamdulillah.

Silakan menikmati durian, namun ada tips yang perlu diperhatikan agar tidak pusing saat makan durian:
1- Jangan kalap atau cepat-cepat pada saat makan durian, pelan-pelan dan santai.
2- Minum air hangat yang dimasukkan ke dalam kulit durian di bagian tempat buah biji durian berada. Tujuannya, bisa menetralisir kandungan asam pada durian.

Dari penggemar durian: M. Abduh Tuasikal (Rumaysho.Com)

 Ditulis oleh Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal حفظه الله تعالى

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈

Salah Obat JIWA Berdampak PETAKA

Ust. M Arifin Badri, حفظه الله

Di saat anda menderita sakit, akankah anda minum asal obat yang direkomendasikan sembarang orang? Saya yakin anda selektif dalam memilih obat, karena anda sadar bahwa salah obat berarti celaka.

Namun unik bin ajaib, ketika jiwa anda yang sakit, sering kali anda ceroboh atau kurang selektif dalam memilih obatnya.

Padahal anda tahu bahwa salah obat jiwa berdampak petaka bukan hanya di dunia namun hingga di akhirat, alias neraka, siksa yg kekal abadi.

«إِنَّ اللَّهَ لَا يَقْبِضُ الْعِلْمَ انْتِزَاعًا يَنْتَزِعُهُ مِنَ النَّاسِ، وَلَكِنْ يَقْبِضُهُ بِقَبْضِ الْعُلَمَاءِ، حَتَّى إِذَا لَمْ يَتْرُكْ عَالِمًا اتَّخَذَ النَّاسُ رُؤَسَاءَ جُهَّالًا، فَسُئِلُوا، فَأَفْتَوْا بِغَيْرِ عِلْمٍ، فَضَلُّوا، وَأَضَلُّوا»

Sejatinya Allah tidaklah mencabut ilmu secara tiba- tiba dari dada-dada. Para ulama’. Namun Allah mencabutnya dengan cara mematikan para ulama’. Hingga bila telah tidak tersisa lagi ulama’ maka masyarakat akan mengangkat pemimpin/ panutan-panutan dari orang-orang bodoh. Masyarakat bertanya kepada panutan-panutan bodoh tesebut, lalu mereka berfatwa dengan kebodohannya tanpa dasar ilmu, akibatnya mereka tersesat dan menyesatkan. (Muttafaqun alaih)

Saudaraku, ketahuilah bahwa keselamatan Jiwa anda lebih penting dari kesehatan raga anda.

By: Ustadz Dr Muhammad Arifin Badri

DIANTARA SUNNAH NABI YANG BANYAK DILUPAKAN OLEH KAUM MUSLIMIN

Ust. Ferry Nasution, حفظه الله

Ikhwan dan akhwat yang saya hormati, diantara Sunnah Nabi Shallallahu alaihi wa sallam yang banyak dilupakan bahkan ditinggalkan oleh sebagian besar kaum muslimin dan muslimah ialah mereka hanya mengucapkan salam/ memberikan salam kepada saudara mereka atau teman-teman yang mereka kenal saja, akan tetapi mereka tidak mengucapkan salam kepada orang yang mereka tidak mengenalinya (artinya kepada muslim/muslimah lainnya) yang secara dzahir kita mengetahui dia sebagai seorang muslim namun kita enggan untuk memulai salam kepadanya.

Wahai saudara-saudariku kaum muslimin dan muslimah, ketahuilah!
Bahwa diantara amal yang sangat baik didalam islam ialah memberi salam kepada orang (islam) yang engkau kenal dan kepada orang (islam) yang tidak engkau mengenalinya.

Perhatikan hadits berikut ini;

Haditsnya dari sahabat Abdullah bin ‘Amr ia berkata:

Bahwa ada seseorang yang bertanya kepada Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam: “amal apa yang terbaik didalam islam?”
Beliau menjawab: “Engkau memberikan makanan dan memberi salam kepada orang (islam) yang engkau kenal dan kepada orang (islam) yang tidak engkau mengenalnya.

(Riwayat Bukhary: 12)

Ikhwan dan akhwat sekalian yang saya hormati, apabila masing-masing kita menghidupkan kembali sunnah Nabi yang demikian إِنْ شَاءَ اللّهُ banyak memberikan manfaat untuk kita, selain kita telah mengerjakan amal shaleh dengan kita mengucapkan salam terlebih dahulu kepada mereka akan timbul rasa kecintaan kepadanya, dan merupakan sebab juga jalan menuju surga dan juga akan memberikan kelembutan pada hati. Yang demikian dapat juga memberikan manfaat yang sangat besar untuk perkembangan da’wah yang haq ini.

Yang mana kita saksikan banyak sekali dari saudara-saudara kita meninggalkan sunnah yang seperti ini (amal yang baik didalam islam).

Semoga ALLAH subhaanahu wa ta’ala memberikan kemudahan kepada kita untuk mengamalkannya.

Akhukum Ahmad Ferry Nasution.

Sungguh Sulitkah Ikhlash ?

Ust. Djazuli, حفظه الله

Allah berfirman,”Katakanlah,” Sesungguhnya aku diperintahkan hanya beramal ibadah kepada-Nya”.
Az-Zumar:11

Berkata seorang ulama salaf,
“Melalui ayat yang mulia ini Allah menyampaikan pesan penting, yaitu

“Wahai yang suka mengaku-ngaku ikhlas!

Buktikan keikhlasan itu dalam hidupmu dengan menunjukkan ketidak pedulianmu terhadap rasa hormat & cinta manusia kepadamu yang sirna dari hati mereka..

Demi menjaga kenyamanan & kedamaian hatimu bersama Allah..

Buktikan pula keikhlasanmu dengan ketidaknyamanmu terhadap perhatian manusia kepada amalmu, sekecil apapun amal yang kau perbuat..

Ya Allah! Jagalah hati kami, agar tetap ikhlas kepada-Mu!

– – – – – •(*)•- – – – –

Satu Kenikmatan Akherat Menggantikan Ribuan Kesulitan Dan Kesusahan Yang Pernah Dirasakan Di Dunia

Ust. Ferry Nasution, حفظه الله

Saudaraku….
Sungguh satu kenikmatan akherat menggantikan ribuan kesulitan dan kesusahan yang pernah dirasakan di dunia

Terkadang ketika kita menghambakan diri kepada ALLAH dalam ketaatan akan ditemui banyak sekali kesukaran, kesulitan serta kegetiran hidup,karena proses mengamalkan kebenaran senantiasa meminta pengorbanan yang besar

Tapi tahukah kita, bahwa celupan satu kenikmatan akherat akan menghapuskan ribuan kesulitan di dunia ktika beramal, sebagaimana satu celupan neraka menghapus ribuan kenikmatan dosa ketika hidup…

يُؤْتَى بِأَنْعَمِ أَهْلِ الدُّنْيا مِنْ أَهْلِ النّارِ يَوْمَ الْقِيامَةِ فَيُصْبَغُ فِي النَّارِ صِبْغَةً. ثُمَّ يُقالُ: يا ابْنَ آدَمَ هَلْ رَأَيْتَ خَيْراً قَطٌّ؟ هَلْ مَرَّ بِكَ نَعِيْمٌ قَطٌّ؟ فَيَقُوْلُ: لاَ وَاللهِ يا ربُّ. وَيُؤْتَى بِأَشَدِّ النّاسِ بُؤْساً فِي الدُّنْيا مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ فَيُصْبَغُ صِبْغَةً فِي الْجَنَّةِ. فَيُقالُ لَهُ: يا ابْنَ آدَمَ هَلْ رَأَيْتَ بُؤْساً قَطٌّ؟ هَلْ مَرَّ بِكَ شِدَّةٌ قَطٌّ؟ فَيَقُوْلُ: لاَ وَاللهِ يَا رَبُّ مَا مَرَّ بِيْ بُؤْسٌ قَطٌّ وَلاَ رَأَيْتُ شِدَّةً قَطّ

“Pada hari kiamat akan didatangkan penduduk dunia yang paling nikmat kedudukannya di antara semua penghuni neraka, lalu dia dicelupkan sekali celupan ke dalam neraka. Kemudian ditanyakan kepadanya, “Wahai anak Adam, apakah kamu pernah melihat kebaikan satupun? Apakah kamu pernah sekalipun merasakan kebaikan?” Dia menjawab, “Tidak pernah -demi Allah- wahai Rabb.” Dan didatangkan juga manusia yang paling sengsara hidupnya di dunia di antara semua penghuni surga, lalu dia dicelupkan sekali celupan ke dalam surga. Lalu dia ditanya, “Wahai anak Adam, apakah kamu pernah melihat kesengsaraan satupun?

Apakah kamu pernah merasakan kesusahan sekecil apapun?” Dia menjawab, “Tidak pernah -demi Allah- wahai Rabb, tidak sekalipun saya pernah merasakan penderitaan dan tidak sekalipun saya pernah melihat kesusahan.” (HR. Muslim no. 2807)

Tetaplah tersenyum wahai saudaraku dan sabar, walaupun kesulitan dan cobaan datang menimpa kita.

– – – – – •(*)•- – – – –

825. Hasil Kerja Dijual Ke Bank

825. BBG Al Ilmu – 421

Tanya:
Saya mau berhenti dari bank, kebetulan ada perusahaan yang menawarkan pekerjaan sebagai analis bisnis, yaitu menganalisa ekonomi, dan hasil analisa saya itu nantinya oleh perusahaan akan ditawarkan dan dijual ke bank2 dan akan dipakai oleh bank2 tersebut untuk kebijakan2 mereka. Apakah pekerjaan ini halal dan gaji yang saya terima adalah halal ?

Jawab:
Ust. Erwandi Tarmizi, حفظه الله
Boleh anda bekerja di perusahaan tersebut.

والله أعلم بالصواب

824. Hukum ODOJ (One Day One Juz)

824. BBG Al Ilmu – 79

Tanya:
Mengenai program yang lagi marak belakangan ini yakni “One Day One Juz/ODOJ”, orang yang bergabung dalam grup ini akan dimasukkan kedalam kelompok yang beranggotakan 30 orang, masing2 orang akan di beri tanggung jawab untuk membaca 1 juz Al Qur’an setiap harinya kemudian melaporkan ke admin jika telah menyelesaikan bacaannya, dengan demikian setiap hari grup ini akan menghatamkan Al Qur’an dan setiap bulan masing2 orang dalam grup ini akan mengkhatamkan Al Qur’an, bagaimanakah hukumnya ustadz ? Dan bagaimana hukum mengkhatamkan Al Qur’an dengan membagi dalam kelompok orang seperti ini ?

Jawab:
Ust. Abu Ya’la Kurnaedi, حفظه الله

Membaca Al Qur’an adalah ibadah yang agung, seorang muslim hendaknya selalu memiliki semangat dalam membacanya.

Tentang ODOJ ini ada beberapa hal yang harus di pertimbangkan :

1 . Siapa yang mengadakan program ini. Kalau orang2 harakiy biasanya ada maksud tertentu di balik ini, khawatirnya ini liqo gaya baru mereka, apalagi mendekati pemilu.

2. Niat dalam membaca Al Qur’an hanya untuk Allah bukan laporan kepada ketua group, walaupun awalnya untuk pelajaran tapi sebenarnya kurang mendidik karena para sahabat tidak ada yang laporan bacaan satu juznya tiap hari pada Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam.

3. Membaca Al Qur’an tidak di batasi dengan 1 juz setiap hari, boleh lebih atau kurang.

4. Mereka memiliki sistem lelang bacaan, artinya target nya khataman untuk group bukan personal, ini belum ada contoh dari kaum salaf.

5. Dst

والله أعلم بالصواب

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

823. Hukum Kompetisi MTQ

823. BBG Al Ilmu – 79

Tanya:
Bagaimana hukum tentang kompetisi membaca Al Qur’an seperti MTQ ?

Jawab:
Ust. Syafiq Basalamah, حفظه الله

Fatwa Komisi Fatwa Saudi/Lajnah Daimah mengatakan tidak masalah bila bertujuan memotivasi umat.

والله أعلم بالصواب

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

Menebar Cahaya Sunnah