Semoga tulisan ini menjadi cambuk peringatan untuk jiwa ini yang sering lalai dalam ketaatan dan sering congkak dengan maksiat.
قَالَ إِبْرَاهِيمُ التَّيْمِيُّ : ” مَثَّلْتُ نَفْسِي فِي الْجَنَّةِ آكُلُ ثِمَارَهَا ، وَأَشْرَبُ مِنْ أَنْهَارِهَا ، وَأُعَانِقُ أَبْكَارَهَا ، ثُمَّ مَثَّلْتُ نَفْسِي فِي النَّارِ آكُلُ مِنْ زَقُّومِهَا ، وَأَشْرَبُ مِنْ صَدِيدِهَا ، وَأُعَالِجُ سَلاسِلَهَا وَأَغْلالَهَا ، فَقُلْتُ لِنَفْسِي : أَيْ نَفْسِي ، أَيُّ شَيْءٍ تُرِيدِينَ ؟ قَالَتْ : أُرِيدُ أَنْ أُرَدَّ إِلَى الدُّنْيَا ، فَأَعْمَلَ صَالِحًا ، قَالَ : قُلْتُ : فَأَنْتِ فِي الأُمْنِيَةِ ، فَاعْمَلِي ” .
Berkata Ibrahim At Taimy rohimahullah:
“Aku mengumpamakan diriku sedang berada di dalam surga, aku memakan buah-buahannya, meminum dari air sungguh-sungainya, dan memeluk bidadari perawannya..!
Kemudian aku mengumpamakan diriku sedang berada di dalam neraka, aku makan dari buah Zaqqumnya, dan aku meminum air nanahnya, berusaha melepaskan rantai-rantai besinya..!
Lalu aku bertanya kepada diriku: “WAHAI DIRIKU, KAMU MAU YANG MANA..?”
Diriku berkata: “Aku ingin dikembalikan ke dunia, agar bisa beramal Sholih..”
Maka aku menjawab: “KAMU DALAM ANGAN-ANGAN, MAKA BERAMALLAH..!”.
Lihat kitab Muhasabatun Nafs, Karya Ibnu Abid Dunya.
Diterjemahkan oleh,
Ustadz Ahmad Zainuddin Lc, حفظه الله تعالى