484. BBG Al Ilmu – 199
Pertanyaan:
Sekarang marak konsep sedekah yang dianggap sebagai kunci rejeki, sehingga orang bersedekah agar menjadi kaya, apakah itu diperbolehkan?
Jawaban:
Keutamaan akhirat harus senantiasa menjadi tujuan utama kita untuk mengerjakan berbagai amal kebajikan dan amal sholeh.
Dalam berbagai dalil ditegaskan bahwa Allah menjanjikan kepada orang yang bersedekah balasan di dunia, berupa digantikan dengan harta yang lebih banyak dan baik, disembuhkan dari penyakit dan lain sebagainya. Walau demikian, bukan berarti kita dibenarkan untuk menjadikan balasan di dunia sebagai obsesi atau tujuan utama kita ketika beramal. Disebutkannya keutamaan sedekah di dunia berfungsi sebagai motivasi tambahan agar kita semakin bersemangat dalam beramal.
Memiliki tujuan skunder dari amal shaleh berupa keuntungan di dunia walaupun dibenarkan, namun tidak diragukan bahwa orang yang hanya memiliki satu tujuan pahala di akhirat adalah lebih utama. Ingatlah, diantara etika bersedekah ialah merahasiakannya, sampai2 tangan kiri tidak tahu apa yang disedekahkan tangan kanan kita.
Allah tidaklah pelit atau kikir. Namun syaratnya bila kita melakukan amal kebajikan kita benar-benar karena ikhlas, hanya mengharapkan balasan dari Allah.
“Barangsiapa yang orientasinya adalah urusan akhirat, niscaya Allah meletakkan kekayaannya di dalam jiwanya. Sebagaimana Allah juga akan menyatukan urusannya dan kekayaan dunia akan menghampirinya dengan mudah. Namun sebalikya, orang yang orientasinya adalah urusan dunia, niscaya Allah jadikan kemiskinann ada di depan matanya. Sebagaimana Allah juga mencerai-beraikan urusannya dan tiada kekayaan dunia yang menghampirinya selain yang telah Allah tentukan untuknya.” (HR. At Tirmidzi dan lainnya).
والله أعلم بالصواب
Sumber:
http://www.konsultasisyariah.com/mengharap-kaya-dengan-sedekah/
»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶