Nabi Shollallaahu ‘alayhi wasallam ditanya tentang bangunan surga, Beliau bersabda,
لبِنةٌ من فضَّةٍ ولبنةٌ من ذَهَبٍ ، وملاطُها المسكُ الأذفرُ ، وحصباؤُها اللُّؤلؤُ والياقوتُ ، وتُربتُها الزَّعفرانُ مَن دخلَها ينعَمُ ولا يبأسُ ، ويخلدُ ولا يموتُ ، لا تبلَى ثيابُهُم ، ولا يفنى شَبابُهُم
“Terbuat dari batu bata emas dan perak, perekatnya adalah minyak kesturi.
Kerikilnya adalah intan dan permata, tanahnya adalah za’faron.
Siapa yang memasukinya akan selalu senang dan tidak akan pernah susah. Kekal tidak akan mati. Bajunya tak pernah lusuh. Akan terus muda..”
(HR At-Tirmidzi dan dishohihkan oleh Syaikh al-Albani)
Membangun rumah di surga adalah dengan beramal sholeh.
Diantaranya adalah yang disebutkan dalam hadits dari Abu Umamah rodhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rosulullah shollallahu ‘alayhi wasallam bersabda,
أَنَا زَعِيمٌ بِبَيْتٍ فِى رَبَضِ الْجَنَّةِ لِمَنْ تَرَكَ الْمِرَاءَ وَإِنْ كَانَ مُحِقًّا وَبِبَيْتٍ فِى وَسَطِ الْجَنَّةِ لِمَنْ تَرَكَ الْكَذِبَ وَإِنْ كَانَ مَازِحًا وَبِبَيْتٍ فِى أَعْلَى الْجَنَّةِ لِمَنْ حَسَّنَ خُلُقَهُ
“Aku memberikan jaminan rumah di pinggiran surga bagi orang yang meninggalkan perdebatan walaupun dia orang yang benar.
Aku memberikan jaminan rumah di tengah surga bagi orang yang meninggalkan kedustaan walaupun dalam bentuk candaan.
Aku memberikan jaminan rumah di surga yang tinggi bagi orang yang bagus akhlaknya..”
[ HR. Abu Daud, no. 4800. Al-Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan ]
Diterjemahkan oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc حفظه الله تعالى