All posts by BBG Al Ilmu

Sungguh Mengherankan… Andai Saja Mereka Berpikir…

Ustadz Musyaffa Ad Dariny, MA, حفظه الله تعالى

Sungguh aku HERAN dengan mereka yang pergi ke kuburan si fulan dan si fulan, mereka meminta kepadanya agar dia menghilangkan petaka-petaka yang menimpanya dan mendatangkan kebaikan-kebaikan kepadanya, padahal mereka tahu bahwa orang tersebut saat hidupnya tidak akan mampu melakukan hal itu, bagaimana setelah meninggalnya, setelah dia telah menjadi mayat, bahkan bisa jadi telah rusak tubuhnya karena dimakan tanah?!

Lalu mereka pergi mendatanginya untuk meminta kepadanya, dan mereka meninggalkan doa meminta kepada Allah azza wajall yang Dia (jelas-jelas) Penghilang petaka, Penarik maslahat dan kebaikan.

Padahal Allah ta’ala telah memerintahkan ‘berdoa kepada-Nya’ atas mereka dan (bahkan) mendorong mereka untuk melakukannya, Dia menfirmankan (yang artinya):

“Robb kalian berfirman: Berdoalah kepadaku, niscaya aku mengabulkannya untuk kalian”. [Al-Ghofir: 40]

Allah ta’ala juga berfirman (yang artinya):

“Jika hamba-hambaKu bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sungguh Aku dekat, Aku mengabulkan doa orang yang memohon jika dia memohon kepada-Ku”. [Al-Baqoroh: 186]

Dia juga berfirman untuk mengingkari orang yg berdoa meminta kepada selain-Nya:

“Siapakah yang mengabulkan (permohonan) orang yang terhimpit ketika berdoa dan yang menghilangkan keburukan (yang menimpanya), serta yang menjadikan mereka kholifah-kholifah di muka bumi?! Adakah Tuhan lain bersama Allah?!” [An-Naml: 62].

Saya memohon kepada Allah ta’ala, agar Dia memberi kita semua petunjuk kepada jalan-Nya yang lurus.

[Oleh: Syeikh Utsaimin, dalam kitan: Majmu’ Fatawa Syeikh Utsaimin 2/351].

 

Beramal Sholehlah Untuk Dirimu

Ustadz Firanda Andirja, MA حفظه الله تعالى

Seorang penyair berkata :

ولدتك أمك يا ابن آدم باكيا…والناس حولك يضحكون سرورا
فاعمل لنفسك أن تكون إذا بكوا….في يوم موتك ضاحكا مسرورا

“Wahai anak Adam, ibumu melahirkanmu dalam kondisi engkau menangis ….
sementara orang-orang disekelilingmu tersenyum kerena gembira…
Beramal sholehlah untuk dirimu agar tatkala mereka menangis di hari kematianmu, engkau meninggal dalam keadaan tersenyum dan gembira….

Yaa Allah anugrahkanlah kepada kami husnul khootimah…

1279. Apa Itu Tahdzir Dan Tabdi’ ?

1279. BBG Al Ilmu – 117

Tanya :
Mohon dijelaskan mentahdzir dan mentabdi Maksudnya bagaimana?

Jawab :
Ust. Rochmad Supriyadi, Lc حفظه الله تعالى

Mentahdzir adalah memberikan peringatan kepada para manusia agar tidak meniru, mengikuti, duduk bersama, menuntut ilmu dari nya, dsb……kepada orang yang dihukumi telah salah / terjerumus dalam kesalahan.

Adapun mentabdi` adalah melontarkan dan memvonis seseorang telah melakukan perbuatan bid`ah yang dengannya ia terjerumus kedalam kesesatan.

والله أعلم بالصواب

⌣̊┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈⌣̊

1278. Umroh Berulang-Ulang

1278. BBG Al Ilmu

Tanya :
Pertama kali datang langsung melakukan umroh lalu bertahalul. Sambil menunggu hari tarwiyah kami menginap di aziziah. Tiba hari tarwiyah pergi ke mina dst sampai tawaf ifadhah. Selesai tawaf ifadhah pergi ke madinah. Di madinah selama 8 hari. Dari madinah pergi ke mekah, nah di byir ali jadwalnya adalah berihram lagi untuk umroh. Apakah ini diperbolehkan 2 kali umroh dalam satu kali kedatangan ke tanah suci?

Jawab:
Ust. Rochmad Supriyadi, حفظه الله تعالى

Umroh yang syar`i sesuai sunnah adalah melakukan sekali perjalanan dari negara asal nya untuk sekali rangkaian ibadah haji dan umroh.

Tidak di benar kan untuk mengulang umroh selama satu perjalanan. Jikalau berkehendak untuk melakukan umroh maka ia pulang ke tempat asal dan niat untuk melakukan kembali umroh yang kedua .

والله أعلم بالصواب

⌣̊┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈⌣̊

1277. Walimatus-Safar Sebelum Pergi Haji

1277. BBG Al Ilmu – 461

Tanya :
Paman istri ana mau pergi haji dan beliau sebelum berangkat mengadakan acara walimah tusafar. Ana, istri dan keluarga istri di undang untuk datang. Apakah boleh menghadirinya atau tidak?

Jawab :
Ustadz Rochmad Supriyadi, حفظه الله تعالى

Walimatushafar yang kaitannya dengan hendak melakukan ibadah haji TiDAK di kenal dalam agama islam, artinya bukan ibadah dan tidak boleh di anggap sebagai suatu ibadah yang kaitannya dengan ritual haji.

Akan tetapi jikalau hanya sekedar adat istiadat yang bukan suatu hal yang lazim, atau wajib dan dilakukan dengan sederhana maka boleh menghadiri dengan niat menyambung persaudaraan keluarga, syukur syukur bisa memberikan arahan atau nasihat jikalau lain waktu tidak perlu melakukan acara yang serupa dengan acara ini.

والله أعلم بالصواب

⌣̊┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈⌣̊

NADAL : Larangan jabatan tangan dengan non-mahram…

NADAL adalah singkatan dari “Nasihat Dengan Dalil”

Mari kita biasakan memberikan nasihat ke anak dan kerabat/sahabat dengan dalil-dalil yang shahiih. DP ini hanya menampilkan beberapa dalil berhubung terbatasnya ruang. Dengan DP ini diharapkan akan memudahkan kita untuk menghapalnya dan kemudian menggunakannya dalam nasihat kita ke anak, dll.

Silahkan download dp dengan klik link berikut dan simpan di ponsel anda (Media). Ukurannya sudah disesuaikan untuk DP BBM.

http://t.co/OLG6Udx1wK

NADAL : Larangan Isbal…

NADAL adalah singkatan dari “Nasihat Dengan Dalil”

Mari kita biasakan memberikan nasihat ke anak dan kerabat/sahabat dengan dalil-dalil yang shahiih. DP ini hanya menampilkan beberapa dalil berhubung terbatasnya ruang. Dengan DP ini diharapkan akan memudahkan kita untuk menghapalnya dan kemudian menggunakannya dalam nasihat kita ke anak, dll.

Silahkan download dp dengan klik link berikut dan simpan di ponsel anda (Media). Ukurannya sudah disesuaikan untuk DP BBM.

pic.twitter.com/i4Ttu7TtgB

 

1276. Tahalul Ketika Haji Dahulu Tidak Sesuai Sunnah, Apakah Bayar Dam?

1276. BBG Al Ilmu – 199

Tanya :
Saya sudah haji, namun dahulu tahalul-nya tidak sesuai yang disunnahkan, saya hanya memotong sebagian saja dari ujung2 rambut. Bagaimana dengan hal ini ustadz ? Apakah ada dam yang harus dibayar ? Jika haji saya sudah lewat 7 tahun lalu, bolehkan saya titip dam di Makkah melalui teman/kerabat yang sekarang sedang menunaikan ibadah haji ?

Jawab:
Ust. Rochmad Supriyadi, حفظه الله تعالى

Wa alaikum salam wa rahmatullah wa barokatuh. Ibadah haji anda sah, dan tidak perlu membayar denda dam, karena anda saat itu berpegang pada pendapat yang diajarkan kepada anda, dan ini merupakan pendapat pengikut mazhab syafiiyah, walaupun ini salah akan tetapi kesalahan tersebut tidak ada ketahui, sehingga apa yang tidak anda ketahui tidak dibebankan dosanya pada anda.

⌣̊┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈⌣̊

Khitan Gratis Dan Tebar Hewan Qurban — 2 S/D 5 Oktober 2014

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Bapak/Ibu/Sdr/i rahimakumullah.

Dalam rangka menghidupkan sunnah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam dan menegakkan syiar Islam di provinsi NTT, kami mengajak anda untuk turut serta mensukseskan kegiatan “Khitan Gratis dan Tebar Hewan Qurban” pada tanggal 2 sampai 5 Oktober 2014.

Kegiatan ini menyusul suksesnya kegiatan yang sama yang dilaksanakan tahun 2013 di tiga Pulau di NTT yaitu Pulau Ende, Pulau Adonara dan Pulau Lembata. Kali ini tim relawan, yang diketuai oleh Ustadz Wujud dan dibantu oleh relawan medis dari Jogjakarta dan ratusan relawan lokal, akan memfokuskan kegiatan di Pulau Rote yang berbatasan dengan Australia, Atambua yang berbatasan dengan Timor Leste. Selanjutnya di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur.

Peserta Khitan bukan saja anak-anak namun juga yang sudah dewasa yaitu saudara dan saudari kita yang baru memeluk Islam di sana, yang jumlahnya menurut data KUA wilayah NTT meningkat setiap harinya.

Untuk kegiatan Qurban, harga hewan sebagai berikut :
– Kambing : Rp. 1.500.000 (**)
– Sapi : Rp. 10.500.000 (**)
** Biaya diatas sudah termasuk biaya potong.

Mari kita dukung kegiatan ini dengan menyalurkan infaq/shodaqoh ke rekening :

748-000-555-9
AL ILMU DANA SOSIAL
Bank Syariah Mandiri (BSM), Jakarta Selatan, kode bank 451.

Setelah transfer, mohon konfirmasi :

* KHUSUS KHITAN ke no hp :
0821 1452 6320

* KHUSUS QURBAN ke no hp :
081398326717

Dengan format sebagai berikut :
#nama#kota#khitan/kambing/sapi#nilai transfer#tanggal transfer

Khusus dana qurban akan DITUTUP 3 HARI SEBELUM ‘Ied-ul Adha.

Atas perhatiannya, kami ucapkan Jazakumullah khayran, semoga
Allah melipatgandakan timbangan pahala kebaikan dan rezeki Ikhwan dan Akhwat sekalian, dan ‎​​mengumpulkan kita semua dalam jannah-Nya.

أميــــن يــارب العـالــمي

بارك الله فيكم
والسلام عليكم ورحمة الله و بركاته

Panitya Daksos
Management BBG Al-Ilmu

Melatih Diri Untuk Selalu Berniat Baik

Ustadz Firanda Andirja, MA, حفظه الله تعالى

Niat baik sangat berperan dalam mengantarkan engkau kepada kebenaran (al-Haq), mendatangkan amal kebaikan, dan sebab datangnya ampunan Allah. Allah berfirman :

وَلَوْ عَلِمَ اللَّهُ فِيهِمْ خَيْرًا لأسْمَعَهُمْ

“Kalau Sekiranya Allah mengetahui kebaikan ada pada mereka (pada orang-orang kafir), tentulah Allah menjadikan mereka dapat mendengar (untuk tunduk kepada ayat-ayat Allah-pen).” (QS Al-Anfaal : 23)

Maka timbulkanlah niat baik dalam hatimu maka niscaya Allah akan menimbulkan kebaikan pada amalanmu
Allah juga berfirman :

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِمَنْ فِي أَيْدِيكُمْ مِنَ الأسْرَى إِنْ يَعْلَمِ اللَّهُ فِي قُلُوبِكُمْ خَيْرًا يُؤْتِكُمْ خَيْرًا مِمَّا أُخِذَ مِنْكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ

“Hai Nabi, Katakanlah kepada tawanan-tawanan (dari kalangan orang kafir-pen) yang ada di tanganmu: “Jika Allah mengetahui ada kebaikan dalam hatimu, niscaya Dia akan memberikan kepadamu yang lebih baik dari apa yang telah diambil daripadamu dan Dia akan mengampuni kamu.” dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS Al-Anfaal : 70)

Meskipun orang lain tidak ada yang melihat isi hatimu, yakinlah bahwa Allah melihat dan menilai isi hatimu, serta menyikapimu berdasarkan isi hatimu….