All posts by BBG Al Ilmu

Nasehat Yang Keluar Dari Hati, Akan Lebih Mudah Masuk Ke Dalam Hati

Ustadz Armen Halim Naro, Lc, Rahimahullahu Ta’ala

Bagaimana berbakti kepada orang tua yang jauh dari kita ? Bagaimana sikap kita kepada orang tua yang mengajarkan kebid’ahan kepada anak-anak kita ?

Mana yang lebih utama bagi seorang istri, berbakti kepada ibu kandung atau kepada ibu mertua ?
Bagaimana trik supaya disayang suami dan disayang mertua ?

Bagaimana berbakti kepada ibu mertua ? Bagaimana sikap terbaik tatkala melihat mertua berbuat kemaksiatan ?

Simak nasehat dan jawaban ust ARMEN HALIM NARO seputar bakti anak kepada orang tua yang begitu menggetarkan hati !

Klik :
http://m.salamdakwah.com/videos/60.html#/videos-detail/kutitip-surat-ini-untukmu—soal-jawab.html

Bawalah Hartamu Hingga Ke Akheratmu

Ustadz Abu Zubair Als Hawary, Lc, حفظه الله تعالى

Betapa banyak manusia yang terperdaya. Setiap waktu ia bergelut dengan dunia. Menumpuknya dan sedikit beramal kebaikan dengannya. Ia hanya berbangga dengan banyaknya harta. Ia lupa, bahwa kehidupan dunia hanya sementara.

Tiba-tiba ajal menjemputnya.
* Tumpukan batang emasnya,
* Kemegahan bangunan rumahnya,
* Kemewahan mobil pribadinya,
* Luasnya hamparan sawah ladangnya,
* Kecantikan paras istrinya, satupun tak ada yang berguna baginya. Hanya kain kafan yang membalut tubuhnya, itulah yang ia bawa.

Saudaraku ..

Miliki harta dengan sebenarnya. Bawa ia hingga akherat Anda. Jadikan ia tetap bermanfaat dan berguna bagi Anda meski Anda telah meninggal dunia.

Bagaimana caranya ?

Dari Aisyah radhiallahu ‘anha,
“Bahwasanya para sahabat menyembelih seekor domba lalu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Adakah sisa darinya?’

Aisyah berkata, ‘Tidaklah tersisa kecuali hanya pundaknya saja,’ beliau bersabda, ‘Tersisa semuanya kecuali pundaknya’.”
(HR. Muslim).

“…Lihatlah bagaimana Rosulullah shollallahu alaihi wasallam menanamkan kepada keluarganya, menjelaskan bahwasanya dari dunia ini yang benar-benar MILIK KITA yaitu adalah yang sudah kita KORBANKAN, kita SERAHKAN, kita NIATKAN UNTUK ALLAH azza wa jalla.

Yang lainnya akan Anda tinggalkan ketika Anda mati, Anda diantar ke kuburan.

Kalaupun ada mobil mengantar anda ke kuburan, sampai di tepi kuburan saja. Setelah itu Anda ditanam, kemudian mereka pulang. ISTRI Anda menikah dengan yang lain, HARTA Anda dibagi-bagi, TEMPAT TIDUR Anda sudah ditempati oleh LAKI-LAKI LAIN. Sudah. Habis…” Ust Abu Zubair Al Hawary, Lc menjelaskan.

Klik
http://salamdakwah.com/videos-detail/menanti-ajal.html

1233. Bolehkah Seorang Suami Menemani Istrinya Di Ruang Persalinan ?

1233. BBG Al Ilmu

Tanya:
Apakah diperbolehkan seorang suami menemani istri di ruang persalinan ?

Jawab:
Ya, diperbolehkan baginya untuk hadir ketika istrinya melahirkan, karena diperbolehkan bagi suami untuk melihat seluruh tubuh istrinya tanpa ada pengecualian. Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata : “Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam dan salah seorang istrinya mandi ghusl dari satu tempat/bejana.” (HR. Bukhari 264).

Jadi tidak ada yang salah dengan seorang suami hadir ketika istrinya melahirkan, asalkan wanita lain di tempat yang sama tertutup auratnya.

والله أعلم بالصواب
Ref:
http://islamqa.info/en/9550

⌣̊┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈⌣̊

Urusan Macet Karena Maksiat

Ustadz Firanda Andirja, MA حفظه الله تعالى

Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata :

وَمِنْهَا تَعْسِيْرُ أُمُوْرِهِ عَلَيْهِ فَلاَ يَتَوَجَّهُ لِأَمْرٍ إِلاَّ يَجِدُهُ مُغْلَقًا دُوْنَهُ أَوْ مُتَعَسِّراً عَلَيْهِ, وَهَذَا كَمَا أَنَّ مَنِ اتَّقَى اللهَ جَعَلَ لَهُ مِنْ أَمْرِهِ يُسْرًا, فَمَنْ عَطَّلَ التَّقْوَى جَعَلَ اللهُ لَهُ مِنْ أَمْرِهِ عُسْرًا, وَيَالله الْعَجَب كَيْفَ يَجِدُ الْعَبْدُ أَبْوَابَ الْخَيْرِ وَالْمَصَالِحِ مَسْدُوْدَةً عَنْهُ مُتَعَسِّرَةً عَلَيْهِ وَهُوَ لاَ يَعْلَمُ مِنْ أَيْنَ أَتَى

“Diantara dampak seseorang bermaksiat adalah Allah menyulitkan urusannya, maka tidaklah ia menuju suatu urusan kecuali ia mendapati urusan tersebut tertutup baginya, sulit untuk ditempuhnya. Hal ini sebagaimana bahwasanya barang siapa yang bertakwa kepada Allah maka Allah akan memudahkan urusannya. Barang siapa yang membuang ketakwaannya maka Allah akan menyulitkan urusannya. Sungguh mengherankan bagaimana seorang hamba mendapati pintu-pintu kebaikan dan kemaslahatan telah tertutup di hadapannya dan sulit baginya, lantas ia tidak tahu kenapa bisa hal ini menimpanya ??!!” (Al-Jawaab al-Kaafi)

Maka jika anda merasa urusan-urusan anda sulit dan terhambat bahkan sering gagal…maka koreksilah diri anda…jangan-jangan pakaian ketakwaan anda mulai anda tanggalkan sedikit demi sedikit.

Sebaliknya jika anda dimudahkan urusannya…bahkan datang rizki dari arah yang tidak disangka-sangka, maka semoga itu semua adalah kabar baik akan pertanda ketakwaan anda. Allah berfirman

وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا (٢)وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لا يَحْتَسِبُ وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ

“Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan Mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. dan Barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya” (QS At-Tholaaq :2-3)

Adapun jika anda terus bermaksiat akan tetapi rizki dan urusan terus lancar maka waspadalah…jangan-jangan itu adalah istidroj.

Nonton Singa Sirkus, Siapa Takut?

Ustadz DR. Muhammad Arifin Badri, Lc, MA حفظه الله تعالى

Sobat, apa kesan yang terbetik di benak anda tatkala melihat singa jantan dengan rambut yang memenuhi leher dan kepalanya?

Waah, gagah dan menyeramkan, sekedar membayangkan saja anda sudah ciut nyali, apalagi benar benar berhadapan dengannya. Namun demikian, apa yang menjadikan anda berani dan bahkan membawa serta anak anak anda yang masih kecil untuk menonton atraksi singa sirkus?

Mungkin anda berkata: ‘karena singa sikus sudah jinak dan didampingi oleh pawangnya dan sedang berada di kandangnya.’

Andai singa sirkus lepas dari kandangnya sedangkan pawangnya lagi pergi, niscaya anda bersama keluarga anda lari terbirit birit dan tunggang langgang. Anda kembali takut karena sang pawang yang mampu menjinakkan singa sedang pergi. Bila tidak menjauh bisa jadi singat tersebut mencelakakan anda sekeluarga. Bukankah demikian sobat?

Kondisi di atas hanyalah ilustrasi sederhana yang sepatutnya anda renungkan baik baik.

Betapa sering anda merasa takut, gentar, ciut nyali dari berbagai hal, misalnya setan, hantu, atasan (juragan) dan lainnya. Adanya ketakutan tersebut karena anda mengira bahwa mereka semua bisa saja mencelakakan anda. Bukankah demikian sobat?

Andai anda sadar dan beriman bahwa semua itu adalah makhluk Allah yang lemah dan tiada kuasa berbuat apa apa tanpa izin Allah niscaya tiada sedikitpun rasa takut yang melilit jiwa anda.

Apalagi bila anda benar benar beriman bahwa Allah Yang Maha Kuasa senantiasa bersama anda.

Terlebih lagi bila anda yakin bahwa Allah pasti melindungi, niscaya anda merasa tentram. Itulah pelajaran penting yang dapat kita petik dari firman Allah Taala berikut:

الَّذِينَ آمَنُوا وَلَمْ يَلْبِسُوا إِيمَانَهُم بِظُلْمٍ أُولَٰئِكَ لَهُمُ الْأَمْنُ وَهُم مُّهْتَدُونَ

“Orang orang yang beriman dan tiada mencampuri keimanannya dengan tindak kelaliman (kesyirikan/ menyekutukan Allah dengan selain-Nya) maka mereka itu pastilah mendapatkan keamanan dan mereka itu senantiasa mendapatkan petunjuk.” (Al An’am 83)

Masihkah ada rasa takut kepada sesama makhluk yang tersisa di hati anda?

Bila masih ada rasa takut maka itu indikasi betapa lemahnya iman anda, maka pupuklah iman anda agar tumbuh dan kemudian menjadi kokoh alias teguh nan istiqomah.

Nasehat Untuk Kaum Hawa

Ust. Firanda Andirja, MA, حفظه الله تعالى

Untukmu wahai ukhty muslimah..

Wahai para wanita…
tahukah anda bahwa..

1) Semakin banyak pandangan lelaki yang tergiur denganmu semakin bertumpuk pula dosa-dosamu

(2) Semakin sang lelaki menghayalkanmu… semakin berhasrat denganmu maka semakin bertumpuk pula dosa-dosamu

(3) Janganlah anda menyangka senyumanmu yang kau tebarkan secara sembarangan tidak akan ada pertanggung jawabannya kelak..!!!.
Bisa jadi senyumanmu sekejap menjadi bahan lamunan seorang lelaki yang tidak halal bagimu selama berhari-hari.., apalagi keelokan tubuhmu….

(4) Bayangkanlah… betapa bertumpuk dosa-dosa para artis dan penyanyi yang aurotnya diumbar di hadapan ribuan…
bahkan jutaan para lelaki??

(5) Jika anda menjaga kecantikanmu dan kemolekan tubuhmu hanya untuk suamimu… maka anda kelak akan semakin cantik dan semakin molek di surga Allah…,

(6) Akan tetapi jika anda umbar kecantikanmu dan kemolekanmu maka ingatlah itu semua akan sirna dan akan lebur di dalam liang lahad menjadi santapan cacing dan ulat… dan di akhirat kelak… bisa jadi berubah menjadi bahan bakar neraka jahannam!!

Semoga bermanfaat..

Dulu Dia Rajin Sholat Malam, Sekarang ?

Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal, MSc حفظه الله تعالى

Dulu dia rajin shalat malam atau shalat tahajud, namun sekarang ia tinggalkan. Ia hanya ingat shalat malam ketika susah saja, ketika terhimpit hutang atau dirundung duka. Namun ketika lapang, senang, atau bahagia, ia pun lupa akan shalat malam tersebut. Padahal sebaik-baik amalan adalah yang kontinu dilakukan walau jumlahnya sedikit.

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda padanya,

يَا عَبْدَ اللَّهِ ، لاَ تَكُنْ مِثْلَ فُلاَنٍ ، كَانَ يَقُومُ اللَّيْلَ فَتَرَكَ قِيَامَ اللَّيْلِ

“Wahai ‘Abdullah janganlah seperti si fulan. Dahulu ia rajin shalat malam, sekarang ia meninggalkan shalat malam tersebut.” (HR. Bukhari no. 1152 dan Muslim no. 1159).

Moga Allah anugerahkan keistiqomahan.

Selengkapnya di Rumaysho.Com:

http://rumaysho.com/shalat/dulu-dia-rajin-shalat-malam-sekarang-8480

Keadaan Manusia

Kadang heran memperhatikan keadaan manusia..

1. Mereka bingung cari cara menurunkan berat badan.. Padahal dengan puasa; dia dapat pahala, sehat, dan badannya otomatis bisa susut.

2. Mereka bingung cari jalan pembuka rizki, bahkan tak sedikit yang ndukun, padahal Islam dari dulu sudah memberikan banyak amalan pembuka rizki, mulai dari istighfar, silaturrahim, sedekah, dan banyak amalan lainnya.

3. Mereka bingung mencari ketenangan, kebahagiaan, dan kesejukan hati, padahal Islam dari awal sudah mengatakan :
– dengan berdzikir hati menjadi tenang
– dengan beramal sholeh hidup akan menjadi baik

Dan masih banyak contoh-contoh lainnya.

Intinya: Sebenarnya Islam sudah memberikan solusi untuk semuanya, hanya saja apakah kita punya tekad atau tidak untuk mengaplikasikannya, tanyalah diri Anda..

????
Ustadz Musyaffa’ Ad Dariny, حفظه الله تعالى

1232. Adakah Do’a Khusus Menjelang Dan Sesudah Persalinan ?

1232. BBG Al Ilmu

Tanya:
Adakah do’a khusus menjelang dan sesudah persalinan ?

Jawab:
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah pernah ditanya: Apakah ada ayat-ayat Al-Qur’an yang diucapkan untuk membuat persalinan lebih mudah ?

Beliau rahimahullah menjawab:
“Saya tidak mengetahui ada yang demikian dari Sunnah, namun jika Anda bacakan kepada wanita yang dalam proses melahirkan ayat-ayat yang berbicara hal-hal yang dimudahkan, seperti ayat (yang artinya): “Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu.” [2: 185]; dan yang berbicara tentang kelahiran bayi, seperti ayat (yang artinya): “Dan tidak ada seorang perempuanpun mengandung dan tidak (pula) melahirkan melainkan dengan sepengetahuan-Nya” [35:11]

Ini akan bermanfaat; telah dicoba dan diuji, dengan izin Allah.

Seluruh Qur’an adalah obat; jika yang membaca dan yang dibacakan mengimani khasiatnya, maka pasti akan berpengaruh, karena Allah Subhana Wata’ala berfirman (yang artinya): “Dan Kami turunkan dari Al Qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Qur’an itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian.” [17:82].

Ayat ini bersifat umum dalam arti penyembuhan dan rahmat meliputi obat hati dari penyakit syubhat dan syahwat, dan obat bagi tubuh dari penyakit fisik.”
(Fatawa Noor ‘ala ad-Darb, no. 257)
 
Disunnahkan Tahnik ketika anak ini lahir atau sehari sesudahnya dengan melihat zhahirnya hadits, dan mendo’akan keberkahan, ketika anak itu lahir dan waktunya sesudah tahnik dengan ucapan:
Baarakallah fiy-hi / Allahumma baarik fiy-hi (jika anak perempuan kata akhir -hi diganti -haa), atau dengan do’a kita sendiri dengan bahasa kita yang maksudnya memohon kepada Allah agar anak yang baru lahir itu mendapat keberkahan-Nya.

والله أعلم بالصواب
Ref:
http://islamqa.info/en/119767

http://almanhaj.or.id/content/1525/slash/0/tahnik-dan-mendoakan-keberkahan-ketika-anak-itu-lahir/

⌣̊┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈⌣̊

Apa Bedanya Dirimu Dan Orang Kafir ?

Ustadz Djazuli, Lc, حفظه الله تعالى

Kita mengaku muslim..?!
Namun yang diperhatikan hanya apa yang ada pada diri kita antara ujung rambut dan ujung kuku..

Untuk urusan rambut selalu memilih shampo yang paling cocok..bahkan harus pergi ke salon untuk menata & merawatnya..

Apalagi soal wajah yang lebih repot, dari cara me make-upnya sampai dipusingkan untuk menentukan produk-produk kosmetik yang cocok untuk kulit..
Untuk urusan pakaian juga tidak kalah menarik..

Dan masih banyak lagi hal yang menyita perhatian seorang muslim dan muslimah untuk urusan fisik..

Tapi, pernahkah kita merenung sejenak dan memperhatikan bagaimana kondisi hati dan batin kita?

Apakah hati kita sehat, karena telah mendapatkan gizinya yang cukup dan selalu mendapat asramanya rohani yang memadai?
Realita hidup kita mencatat bahwa banyak dari kita yang hanya rela dirapatkan oleh segala sesuatu yang bersifat fisik..namun hak batin sering terabaikan..

Kalo begitu, lalu apa bedanya diri kita yang mengklaim muslim dengan orang kafir?

Berkata Ibu Mas’ud radhiallahu ‘anhu,” Jika kalian perhatikan, orang kafir itu adalah orang paling sehat dan rapi fisiknya, tapi jiwa mereka memprihatinkan..

Sedangkan orang mukmin itu adalah orang paling sehat hatinya meski ia dalam keadaan sakit parah..demi Allah, bila kalian (wahai muslim) selalu membiarkan hati kalian sakit dan hanya memberi perhatian besar terhadap kesehatan fisik, maka bukan hanya kalian lebih hina daripada orang-orang kafir bahkan kalian lebih hina daripada binatang kumbang.” (Alfawaid, Hal 218)