All posts by BBG Al Ilmu

Sentuhan Renungan Hati

Ust. Djazuli, حفظه الله

Saudaraku!

Renungkanlah nasihat berikut ini dengan baik, semoga memberi sedikit pencerahan bagi kita semua!

Suatu ketika ada seseorang mendatangi Imam Ahmad bin Hambal, lalu ia berkata,” Semoga Allah memberkahimu, berilah aku nasihat!

Sang imam pun seraya memberi petuah,
” Jika kamu sudah mengetahui bahwa Allah pasti menjamin rezekimu, kenapa kamu terlalu ngotot dan menghalalkan segala cara untuk mendapatkannya?

“Bila Allah sudah pasti mengganti setiap apa yang kamu infakkan dijalan Allah, lalu untuk apa kamu pelihara sifat pelit dan kikir itu dan apa manfaatnya?

“Kalau Syurga dan nikmatnya sudah pasti, lalu kenapa kamu membiarkan dirimu dilalaikan oleh urusan Duniamu?

“Jika Neraka adalah sesuatu yang pasti, bukan mimpi dan bukan khayalan, kenapa masih berani bermaksiat?

“Bila semua orang tahu, bahwa Dunia ini fana dan semu, kenapa masih banyak orang yang tidak mampu beribadah dengan Dunianya, justru lebih banyak yang disombongkan dan dilalaikan olehnya?!

“Kalau kita semua sadar bahwa setiap harta kita pasti akan dihisab, lalu kenapa kita masih suka menumpuk-numpuk harta, tidak peduli terhadap sumbernya dan penggunaannya serta tidak mampu bermanfaat dengannya di jalan Allah?

Ya Allah! Jagalah hati kami agar tetap mampu berdzikir kepada-Mu sepanjang waktu!

– – – – – •(*)•- – – – –

933. Bacaan Imam Tidak Jelas

933. BBG Al Ilmu – 445

Tanya:
Bagaimana kalau imam sholat jama’ah bacaan al-qur’annya kadang tidak jelas dan penyebutan hurufnya salah kemudian sholatnya agak cepat. Apakah sholatnya sah atau ana pindah sholat berjama’ah di masjid lain ?

Jawab:
Ust. Irfan Helmi, حفظه الله

1. Shalat makmum tetap sah sepanjang tidak hadats besar/kecil atau melakukan hal2 pembatal sholat, seperti makan, minum, berbicara dan lain sebagainya.

Adapun imam yang bacaannya tidak benar (lahn) dan gak jelas tajwidnya maka itu urusan dia dengan Allah.
Karena itu, ada baiknya untuk mencari shalat berjama’ah yang mendekati Sunnah, bila hal tersebu tidak sampai menimbulkan fitnah.
والله أعلم بالصواب

– – – – – •(*)•- – – – –

931. Haramkah Emas Putih ?

931. BBG Al Ilmu – 271

Tanya:
Apa hukum memakai cincin dari emas putih ?

Jawab:
Profesor Dr Mamdooh ‘ Abd al – Hasan Ghafoor mengatakan dalam bukunya Mamlakat al- Ma’aadin ( Kerajaan logam ) :
“emas murni tidak cukup kuat/keras untuk digunakan untuk membuat perhiasan, tetapi dapat dicampur dengan tembaga, perak, nikel atau platinum untuk membuatnya lebih kuat/keras, dan pada saat yang sama memberikan warna yang berbeda. Sebuah tembaga kecil membuatnya lebih kemerahan dalam warna, dan perak membuatnya lebih keputihan. Menambahkan 25% platinum atau 15% nikel menghasilkan ingot yang disebut “emas putih.”

Kesimpulannya:
Emas awalnya berwarna kuning, dan tidak ada emas yang berwarna putih. Adalah logam lain yang ditambahkan ke dalamnya-lah yang merubah warna emas menjadi putih.

Jadi emas putih tidak lebih dari emas kuning, tapi platinum telah ditambahkan ke dalamnya. Oleh karena itu di toko-toko, emas putih memiliki standar yang sama persis seperti emas kuning. Menambahkan atau mencampurkan perak atau tembaga ke dalam emas tidaklah mengubah fakta bahwa itu adalah emas.

Berdasarkan hal ini, memakai emas putih hukumnya haram bagi laki-laki, karena sebenarnya itu adalah emas kuning, tetapi sesuatu telah ditambahkan ke dalamnya untuk mengubah warna emas menjadi putih.
والله أعلم بالصواب
Rujukan:
http://islamqa.info/en/68039

– – – – – •(*)•- – – – –

Untuk Siapa

Ust. Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى

Allah Ta’la berfirman :

ﺇﻥ ﺃﺣﺴﻨﺘﻢ ﺃﺣﺴﻨﺘﻢ ﻷﻧﻔﺴﻜﻢ ﻭﺇﻥ ﺃﺳﺄﺗﻢ ﻓﻠﻬﺎ

“Jika kalian berbuat ihsan, maka itu untuk kalian.
Dan jika kalian berbuat buruk, itupun untuk kalian juga.”
(Al Israa : 7)

Amal sholeh tidak menguntungkan Allah..
Maksiat hamba pun tidak merugikan Allah..

Disana ada manusia yang sengaja memaksiati Allah..
Ia tak mau shalat..
Tidak berpuasa ramadlan..
Ia menyangka telah merugikan Rabbnya..
Padahal..
Kemaksiatan itu merugikan dirinya sendiri..

Sebaliknya..

Disana ada orang yg bangga dengan ketaatannya..
Ia merasa mempunyai kedudukan yang tinggi di sisi
Allah..
Ia memandang telah berjasa kepada Allah..
Dengan membela agamaNya..
Dengan ketaatan dan amalan shalih..
Ia pun menjadi angkuh karenanya..
Padahal..
Kalau bukan karena Allah yg memberinya kekuatan..
Tentu ia akan tersesat jalan..

Saudaraku..
ketaatan yang menimbulkan keangkuhan..
Lebih buruk dari pada maksiat yang menimbulkan
taubat dan ketundukan..

– – – – -〜¤✽¤〜- – – – –

Diinginkan Keburukan Oleh Allah

Abdullah bin Mughoffal rodhiyallahu ‘anhu berkata,

“Ada seorang lelaki bertemu dengan seorang wanita yang pernah menjadi pelacur di masa jahiliyah.

Lalu lelaki itu mencandainya dan menjulurkan tangannya kepada wanita itu..

Wanita itu berkata, “Jangan begitu, sesungguhnya Allah telah menghilangkan kesyirikan dan mendatangkan Islam..”

lelaki itu pergi meninggalkannya, dan menengok kepada wanita itu hingga wajahnya terbentur tembok..

Lalu ia mengabarkan hal itu kepada Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam..

Beliau bersabda, “Kamu seorang hamba yang Allah inginkan kebaikan untukmu..”

Kemudian beliau bersabda, “Sesungguhnya apabila Allah menginginkan keburukan kepada seorang hamba..
Allah biarkan ia dengan dosanya..
Sampai diberikan balasannya pada hari kiamat..”

(HR Ath Thabrani, Al Hakim dan Al Baihaqi)

Di zaman ini..
Berapa banyak mata kita melihat maksiat..
Namun dibiarkan oleh Allah tidak diberikan sanksi..
Astaghfirullah..

✏️
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

930. Derajat Hadits “Baca Qul Huwallahu Ahad… 10x”

930. BBG Al Ilmu – 441

Tanya:
Saya dapat bc dari kawan, yang ingin saya tanyakan bagaimana derajat hadis tersebut. Mohon penjelasannya.

“…Di antara keutamaan surah ini adalah sebagaimana diriwayatkan oleh Mu’adz bin Anas Radiyallahu Anhu bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda:

“Barangsiapa yang membaca, QUL HUWALLAHU AHAD, hingga dia menyelesaikannya sepuluh kali, maka ALLAH akan membuatkan istana baginya di syurga.”

(HR:ahmad 3/ 437. Ath- Thabarani20/ 183-184)

Jawab:
Ust. Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى

Hadits ini LEMAH.

– – – – – •(*)•- – – – –

929. Mengkafirkan Muslim

929. BBG Al Ilmu – 271

Tanya:
Bagaimana kalau ada seseorang muslim di kafirkan oleh kelompok tertentu yang mengatas namakan dien/islam, karna tidak mengikuti atau berusaha keluar dan menjauh dari kelompok tersebut ?

Jawab:
Ust. Rochmad Supriyadi, Lc حفظه الله تعالى

Kafir-mengkafirkan adalah hak Allah سبحانه وتعالى. Tidak boleh seorang pun mengkafirkan kecuali apa yang telah di kafirkan Allah. Karena hukum ini adalah hukum akhirat(surga/neraka) yang tidak mengetahui kecuali Allah saja, yang
berpengaruh terhadap hukum di dunia seperti mati tidak di mandikan, disholati, tidak di kubur di kuburan orang islam, tidak ada waris-mewarisi dan seterusnya. Maka tidak boleh sembarangan/serampangan dalam urusan satu ini. Yang memiliki ilmu ini adalah para ulama besar yang mendalam keilmuan nya.
والله أعلم بالصواب

– – – – – •(*)•- – – – –

928. Arti Kata “Istidraj”

928. BBG Al Ilmu – 49

Tanya:
Apa makna Istidroj ?

Jawab:
Makna istidraj:
Dari Ubah bin Amir radhiallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Apabila Anda melihat Allah memberikan kenikmatan dunia kepada seorang hamba, sementara dia masih bergelimang dengan maksiat, maka itu hakikatnya adalah istidraj dari Allah.”

Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca firman Allah,

“Tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kami pun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa.” (QS. Al-An’am: 44)
(HR. Ahmad, no.17349, Thabrani dalam Al-Kabir, no.913, dan disahihkan Al-Albani dalam As-Shahihah, no. 414).

Istidraj secara bahasa diambil dari kata da-ra-ja (Arab: درج ) yang artinya naik dari satu tingkatan ke tingkatan selanjutnya. Sementara istidraj dari Allah kepada hamba dipahami sebagai ‘hukuman’ yang diberikan sedikit demi sedikit dan tidak diberikan langsung. Allah biarkan orang ini dan tidak disegerakan adzabnya. Allah berfirman,

“Nanti Kami akan menghukum mereka dengan berangsur-angsur (ke arah kebinasaan) dari arah yang tidak mereka ketahui.” (QS. Al-Qalam: 44)
(Al-Mu’jam Al-Lughah Al-Arabiyah, kata: da-ra-ja).

Semua tindakan maksiat yang Allah balas dengan nikmat, dan Allah membuat dia lupa untuk beristighfar, sehingga dia semakin dekat dengan adzab sedikit demi sedikit, selanjutnya Allah berikan semua hukumannya, itulah istidraj.
والله أعلم بالصواب
Rujukan:
http://www.konsultasisyariah.com/makna-istidraj/

– – – – – •(*)•- – – – –

927. Gerakan Makmum Mendahului Imam

927. BBG Al Ilmu

Tanya:
Ana shalat di mesjid sebuah pesantren, saat shalat subuh pimpinan pesanten shalatnya di samping kami dimana takbir di lakukan dengan suara keras terdengar 3X kemudian shalat dengan bacaan yang juga agak keras mendahului imam dari berdiri rakaat pertama sampai salam dan selesai lebih dahulu, padahal itu shalat jamaah di mesjid, bagmna hukum shalat seperti itu ustadz ?

Jawab:
Ust. Rochmad Supriyadi, Lc حفظه الله تعالى

Mengeraskan suara dalam sholat jamaah dilarang, kecuali untuk menyampaikan suara bagi makmum yang ada di belakangnya.

Itupun dilarang mendahului. Baik takbir nya/bacaan nya. Hal ini tidak sesuai dengan tujuan diangkat nya imam, yaitu agar diikuti para makmumnya.
والله أعلم بالصواب

– – – – – •(*)•- – – – –