All posts by BBG Al Ilmu

Apa Rencana Anda..?

Banyak orang membuat perencanaan yang matang
dan detail untuk urusan dunia apalagi untuk bisnis
agar mendapat keuntungan sebanyak-banyaknya.

Maka jangan lupa agar bisa meraih pahala
sebanyak-banyaknya buatlah perencanaan yang matang untuk menata kegiatan selama bulan Ramadhan.

Nah apa rencana kegiatan anda untuk
Ramadhan kali ini ?

Semoga Allah memudahkan kita bertemu dengan
Ramadhan dan bisa mengisinya dengan tilawah dan
qiyamul lail. Aaamiin

Ustadz DR. Firanda Andirja MA, حفظه الله تعالى

Manhaj SALAF Dalam Masalah TARBIYAH dan PERBAIKAN — Kaidah KE-28

Dari buku yang berjudul “Al Ishbaah Fii Bayani Manhajis Salaf Tarbiyati wal Ishlah“, tentang Manhaj Salaf Dalam Masalah Tarbiyah dan Perbaikan, ditulis oleh Syaikh Al Ubailaan حفظه الله تعالى.

KAIDAH SEBELUMNYA (KE-27) bisa di baca di SINI

=======

🌼 Kaidah yang ke 28 🌼

⚉  Mereka tidak memberikan loyalitas, tidak pula memberikan permusuhan pada selain keridhoan Allah.

Artinya loyalitas mereka dan permusuhan mereka semuanya karena Allah Subhanahu wa Ta’ala, bukan karena hawa nafsu, bukan pula karena kepentingan dunia dan politik itulah sifat Ahlusunnah waljama’ah.

Allah Ta’ala berfirman [QS At-Taubah:71]

‎وَالْمُؤْمِنُونَ وَالْمُؤْمِنَاتُ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ

Dan kaum mukminin dan kaum mukminat sebagian mereka adalah wali untuk yang lainnya.”

Wali itu artinya memberikan loyalitas, dari kata Wala’.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
Ada tiga perkara, siapa yang tiga perkara itu ada pada diri seseorang, maka ia akan mendapatkan manisnya iman.”
Diantaranya dari tiga itu, yaitu orang yang mencintai seseorang yang ia cintai karena Allah, bukan karena apa-apa.

Maka dari itu kewajiban kita adalah memberikan loyalitas dan permusuhan itu betul-betul karena Allah.

Allah menyebutkan dalam Alqur’an [QS Al-Baqarah : 167]

‎وَقَالَ الَّذِينَ اتَّبَعُوا لَوْ أَنَّ لَنَا كَرَّةً فَنَتَبَرَّأَ مِنْهُمْ كَمَا تَبَرَّءُوا مِنَّا ۗ كَذَٰلِكَ يُرِيهِمُ اللَّهُ أَعْمَالَهُمْ حَسَرَاتٍ عَلَيْهِمْ ۖ وَمَا هُمْ بِخَارِجِينَ مِنَ النَّارِ

Allah berfirman tentang kedudukan api neraka dan orang-orang yang mengikuti.
Dan berkatalah orang-orang yang mengikut mereka, kalaulah kami masih ada kesempatan untuk kembali ke dunia kami akan berlepas diri dari mereka, sebagaimana mereka sekarang di akhirat berlepas diri dari kami. Demikianlah Allah memperlihatkan kepada mereka amalan-amalan mereka menjadi penyesalan atas mereka dan mereka tidak akan pernah keluar dari api neraka.”
Nauzubillah…

Maka Allah Subhanahu wa Ta’ala menyebutkan dalam ayat ini, orang-orang yang di ikuti oleh para pengikut-pengikut waktu di dunia, dimana para pengikut memberikan loyalitas bukan karena Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Maka syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah berkata: “Oleh karena itu kamu dapati banyak orang mencintai suatu kaum dan membencinya hanya karena hawa nafsu.

Mereka sendiri tidak mengetahui maknanya, tidak pula mengetahui di atas dasar apa, bahkan mereka memberikan loyalitas secara mutlak begitu saja dengan tanpa melihat apakah itu sesuai dengan dalil yang shohih dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan salaful ummah atau tidak.
Bahkan mereka juga tidak memahami makna loyalitas yang mereka berikan tersebut.

Maka beliau berkata :
👉🏼 “Maka tidak boleh bagi seorangpun menjadikan seseorang dalam ummat Islam ini yang ia memberikan loyalitas dan permusuhan di atasnya selain Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam saja.

👉🏼 Tidak boleh seseorang itu menjadikan perkataan siapapun yang ia memberikan loyalitas dan permusuhan kecuali kepada firman Allah dan RasulNya saja, dan apa yang menjadi ijma para ulama seluruhnya.

👉🏼 Maka siapa yang melakukan ini yaitu yang memberikan loyalitas dan permusuhan terhadap seseorang selain Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam atau terhadap ucapan seseorang selain Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka ini termasuk perbuatan ahli bid’ah yang memecah belah ummat, memecah belah agama ini.

(Majmu fatawa jilid 20, halaman 164)

Wallahu a’lam 🌴

Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى.

Dari buku yang berjudul “Al Ishbaah Fii Bayani Manhajis Salaf Tarbiyati wal Ishlah“, tentang Manhaj Salaf Dalam Masalah Tarbiyah dan Perbaikan, ditulis oleh Syaikh Al Ubailaan حفظه الله تعالى.

Silahkan bergabung di Telegram Channel : https://t.me/aqidah_dan_manhaj

Artikel TERKAIT :
DAFTAR LENGKAP PEMBAHASAN – Al Ishbaah – Manhaj SALAF Dalam Masalah TARBIYAH dan PERBAIKAN

DAFTAR KOMPLIT Tanya-Jawab – Kupas Tuntas Tentang (KTT) WUDHU

Berikut ini adalah pembahasan menyeluruh Kupas Tuntas Tentang (KTT) WUDHU bersama Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Selamat menyimak dan mengamalkannya…  Ikuti terus channel:  https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih

    =================

  1. Muqoddimah
  2. Keutamaan Wudhu
  3. Niat
  4. Mencuci Tangan
  5. Cara Mencuci Tangan (Al Kaf) Saat Wudhu dan Batasannya
  6. Berkumur dan Memasukkan Air Ke Hidung
  7. Mencuci Wajah
  8. Mencuci Lengan
  9. Mengusap Kepala
  10. Batasan Mengusap Kepala Hingga Tengkuk
  11. Mengusap Telinga
  12. Mencuci Kaki dan Membaca 2 Do’a Setelah Wudhu
  13. VIDEO PRAKTEK Wudhu Nabi Shallallahu ‘Alayhi Wasallam
  14. Tata Cara Tayamum
  15. Kesalahan Anggapan Selama Ini Tentang Tayamum
  16. Lupa Baca Bismillah Sebelum Wudhu, Apakah Harus Mengulang Wudhu..?
  17. Berapa Kali Mengusap / Mencuci Anggota Badan Dalam Wudhu..?
  18. Apa Yang Dimaksud Dengan WUDHU Yang SEMPURNA..?
  19. Bagaimana Bila Lupa Bilangan Wudhu
  20. Apakah Harus Menghadap Kiblat Saat Wudhu..?
  21. Adakah Do’a Khusus Setiap Membasuh Anggota Wudhu..?
  22. Apakah Boleh Berbicara Saat Wudhu..?
  23. Beberapa Kesalahan Yang Kerap Dilakukan Saat Wudhu
  24. Antara Lupa dan Ragu – Hindari Penyakit Waswas
  25. Sesuatu Yang Meragukan Tidak Bisa Mengalahkan Yang Meyakinkan
  26. Tidur Yang Bagaimana Yang Membatalkan Wudhu..?
  27. Apakah Seseorang Yang Wudhu Juga Harus Tuma’ninah..?
  28. Apakah Harus Berwudhu Sebelum Membaca Al Quran..?
  29. Apakah Keputihan dan Keluar Angin Dari Kemaluan Membatalkan Wudhu..?
  30. Apakah Makan dan Minum Membatalkan Wudhu…?
  31. Apakah Memakan Makanan Yang Tersentuh Api Membatalkan Wudhu..?
  32. Tentang Sunnah Wudhu Sebelum Tidur
  33. Tentang Sunnah Wudhu Sebelum Tidur Meskipun Jima’ Sebelumnya
  34. Apakah Memegang Kemaluan Sendiri Membatalkan Wudhu..?
  35. Cara Mencuci Tangan (Al Kaf) Saat Wudhu dan Batasannya
  36. Apakah Termasuk Sunnah Menyela-nyela Jari Saat Cuci Telapak Tangan Di Awal Wudhu..?
  37. Berkumur dan Mengeluarkan Air Dari Hidung Saat Wudhu – Mana Duluan..?
  38. Perlukah Wudhu Kembali Untuk Sholat Setelah Mandi Junub..?
  39. Wudhu ATAU Tayamum Bila Dalam Kendaraan Saat Masuk Waktu Sholat..?
  40. Apa Yang Sebaiknya Dilakukan Bila Terasa Ingin Buang Angin Saat Sholat..?
  41. Masalah Wudhu Berkali-kali Karena Sering Buang Angin
  42. Cara Wudhu Akhwat Di Tempat Umum Yang Terbuka
  43. Apakah Batal Wudhu Bila Terkena Najis..?
  44. Apakah Boleh Berwudhu Di Kamar Mandi Tanpa Berpakaian..?
  45. Tentang Darah Yang Keluar Setelah Mandi Suci Dari Haidh
  46. Bolehkah Wanita Haidh Memotong Kuku dan Rambut..?
  47. Tentang Air Musta’mal
  48. Dua Do’a Setelah Wudhu – Apakah Do’a Setelah Wudhu Dibaca Dengan Mengangkat Tangan Dan Menghadap Kiblat..?
  49. Tentang WUDHU Hanya Dengan Segelas Air – HARUS BISA..!
  50. Bolehkah Menyeka/Mengeringkan Bekas Wudhu Dengan Handuk..?
  51. Bila Belum Batal Wudhu Dari Satu Sholat Fardhu Apakah Harus Berwudhu Lagi Untuk Sholat Fardhu Yang Berikutnya..?
  52. Keutamaan Orang Yang Menjaga Wudhu Sambil Menunggu Sholat Di Masjid
  53. Cara Mengusap Kepala Wanita Yang Rambutnya Dikuncir
  54. Apakah Wudhu Tetap Menghapuskan Dosa Meskipun Tidak Diikuti Dengan Sholat Sunnah Setelah Wudhu..?
  55. Bagaimana Sebaiknya Wudhu Seorang Wanita Saat Safar..?
  56. Berasa Keluar Cairan Dari Kemaluan
  57. Apakah Wudhu Batal Bila Tertidur..?
  58. Bolehkah Berwudhu Dari Satu Bejana..?
  59. Bolehkah Membaca Do’a Setelah Wudhu Di Kamar Mandi..?
  60. Apakah Menyentuh Wanita Membatalkan Wudhu..? 
  61. Apakah Tetap Wudhu Setelah MANDI BIASA…? 
  62.  ….. masih banyak lagi artikel terkait.. silahkan cek setiap harinya di link inisemoga bermanfaat

 

 

KTT Wudhu : Apakah Tetap Wudhu Setelah MANDI BIASA..?

Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى berikut ini :

(tunggu hingga audio player muncul dibawah ini:

Simak artikel terkait (KLIK Link dibawah ini) :
DAFTAR KOMPLIT Artikel Kupas Tuntas Tentang (KTT) WUDHU…

Ikuti terus channel :
https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih

KTT Wudhu : Apakah Menyentuh Wanita Membatalkan Wudhu..?

Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى berikut ini :

(tunggu hingga audio player muncul dibawah ini:

Simak artikel terkait (KLIK Link dibawah ini) :
DAFTAR KOMPLIT Artikel Kupas Tuntas Tentang (KTT) WUDHU…

Ikuti terus channel :
https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih

KTT Wudhu : Bolehkah Membaca Do’a Setelah Wudhu Di Kamar Mandi..?

Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى berikut ini :

(tunggu hingga audio player muncul dibawah ini:

Simak artikel terkait (KLIK Link dibawah ini) :
DAFTAR KOMPLIT Artikel Kupas Tuntas Tentang (KTT) WUDHU…

Ikuti terus channel :
https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih

KTT Wudhu : Bolehkah Berwudhu Dari Satu Bejana..?

Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى berikut ini :

(tunggu hingga audio player muncul dibawah ini:

Simak artikel terkait (KLIK Link dibawah ini) :
DAFTAR KOMPLIT Artikel Kupas Tuntas Tentang (KTT) WUDHU…

Ikuti terus channel :
https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih

KTT Wudhu : Berasa Keluar Cairan Dari Kemaluan

Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى berikut ini

(tunggu hingga audio player muncul dibawah ini:

Simak artikel terkait (KLIK Link dibawah ini) :
DAFTAR KOMPLIT Artikel Kupas Tuntas Tentang (KTT) WUDHU…

Ikuti terus channel :
https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih

Embun Pagi…

Sebagian kita masih pelit dan perhitungan
kepada orang tuanya…

Seandainya orang tua kita dulu pelit dan
perhitungan kepada kita tatkala merawat kita,
tentu kondisi kita sekarang sangat buruk…
Betapa banyak orang tua yang sampai berhutang
demi mengobati anaknya dan untuk pendidikan
anaknya…

Ya Allah anugerahkanlah kepada kami sikap
bakti kepada orang tua kami…

Ustadz DR. Firanda Andirja MA, حفظه الله تعالى