All posts by BBG Al Ilmu

MUTIARA SALAF : Istiqomah Dalam Setiap Keadaan

Nasehat indah dari Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz rohimahullah.

PERTANYAAN:

“Alhamdulillah saya istiqomah di atas agama Allah sejak sebulan yang lalu. Saya merasakan kekokohan ketika bersama sebagian ikhwah yang sholih. Ketika saya berpisah dengan mereka karena kesibukan dan pekerjaan saya, saya rasakan iman berkurang. Apa yang anda nasehatkan kepada saya..?”

JAWABAN:

“Kami wasiatkan kepadamu untuk senantiasa bersahabat dengan orang-orang sholih..

Ketika engkau berpisah dengan mereka karena sebagian kesibukanmu, bertakwalah (takut dan taat) kepada Allah subhanahu wata’ala dan ingatlah bahwa Allah senantiasa mengawasimu. Dia lebih agung daripada mereka.

● Allah subhanahu wata’ala berfirman,

{إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا}

“Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kalian..” [Qs. an-Nisa: 1]

● Allah subhanahu wata’ala juga berfiman,

{الَّذِي يَرَاكَ حِينَ تَقُومُ}{وَتَقَلُّبَكَ فِي السَّاجِدِينَ}

“Yang melihat kamu ketika kamu berdiri (untuk sholat), dan (melihat pula) perubahan gerak badanmu di antara orang-orang yang sujud..” [Qs. asy-Syu’aro: 218]

● Allah subhanahu wata’ala juga berfirman,

{لَا تَحْزَنْ إِنَّ اللَّهَ مَعَنَا}

“Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah beserta kita..” [Qs. at-Taubah: 40]

Allah senantiasa mengawasimu, bertakwalah kepada Allah. Ingatlah bahwa engkau di hadapan-Nya. Dia senantiasa melihatmu dalam keadaan apapun, taat maupun maksiat..

Hati-hatilah dari balasan Allah. Jangan berbuat perkara yang menyebabkan Dia murka kepadamu..

● Allah Jalla wa ’Alaa berfirman,

{وَيُحَذِّرُكُمُ اللَّهُ نَفْسَهُ}

“Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa) Nya..” [Qs. Aali Imran: 28]

● Allah subhanahu wata’ala juga berfirman,

{وَإِيَّايَ فَارْهَبُونِ}

“Dan hanya kepada-Ku lah kamu harus takut (tunduk)..” [Qs. al-Baqoroh: 40]

Engkau wajib senantiasa jujur karena Allah, istiqomah di atas agama-Nya ketika sendirian, bersama teman-temanmu, dan di setiap tempat..

Engkau senantiasa diperhatikan dan diawasi oleh Allah. Dia mendengar ucapanmu dan melihat polah tingkahmu. Wajib bagimu untuk malu kepada Allah lebih besar daripada rasa malumu kepada keluargamu maupun selain mereka..”

[ Majmu’ Fatawa Abdul ‘Aziz bin Baz 9/39-40 ]

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL

55 Hari Menjelang Ramadhan 1444 Hijriyah

hari ini Sabtu tanggal 28 Januari, bertepatan dengan tanggal 06 Rojab, atau sekitar 55 hari menjelang tibanya bulan Romadhon 1444 hijriyah..bagi yang masih ada hutang puasa Romadhon 1443, silahkan mengatur jadwal pelunasan hutang puasa tsb..
.
nb : angka 55 hanya estimasi, penentuan tanggal 1 Romadhon 1444 hijriyah akan diputuskan oleh pemerintah setelah sidang isbath, semoga Allah memberikan kesempatan kepada kita semua untuk bertemu kembali dengan bulan Romadhon, aamiiin.

Termasuk Perbuatan Durhaka

Ada pertanyaan kepada Syaikh Sholih al-Fauzan حفظه الله تعالى terkait interaksi dengan orangtua.

PERTANYAAN

بالنسبة لعدم الاستجابة لنصائح الوالدين والرفض لطلباتهم هل يعتبر هذا من عقوق الوالدين؟

“Terkait sikap tidak memenuhi nasehat kedua orangtua dan menolak permintaan mereka, apakah ini termasuk durhaka kepada dua orangtua..?”

JAWABAN

نعم، إذا كان هذا مما أباحه الله ومما شرعه الله وخالفتهما هذا عقوق ومعصية لله عز وجل أما إذا كان ما يأمران به أنه معصية لله فلا تجوز طاعتهما، لا طاعة لمخلوق في معصية الخالق. نعم.

“Ya.. jika hal itu adalah perkara mubah yang Allah perbolehkan dan perkara yang Allah syariatkan, lalu engkau menyelisihi keduanya. Ini termasuk perbuatan durhaka dan bermaksiat kepada Allah Taala.

Adapun jika perkara yang orangtua perintahkan adalah berupa kemaksiatan kepada Allah maka tidak boleh mentaati keduanya. Tiada ketaatan kepada makhluk dalam bermaksiat kepada sang Pencipta. Na’am..”

ref : https://www.alfawzan.af.org.sa/ar/node/14427

Syarah Kitab Tauhid : 205 – 206 – 207

Simak penjelasan Ustadz Mizan Qudsiyah MA, حفظه الله تعالى berikut ini :

205.

206.

207.

 

ARTIKEL TERKAIT

Syarah Kitab Tauhid : KUMPULAN ARTIKEL

MUTIARA SALAF : Memberi Maaf Lebih Utama Dalam Persoalan Pribadi

Syaikh Abdul Aziz bin Baz rohimahullah memberikan jawaban ketika ditanya tentang sikap yang lebih utama ketika menghadapi pihak yang menzholimi kita.

Beliau berfatwa,

إذا كانوا قد ظلموك وأحببت العفو عنهم فأنت مأجور ولك خير عظيم وفضل كبير؛ لأن الله جل وعلا يقول: وَأَنْ تَعْفُوا أَقْرَبُ لِلتَّقْوَى [البقرة:237]، ويقول النبي ﷺ: ما زاد الله عبداً بعفو إلا عزاً، ويقول جل وعلا: فَمَنْ عَفَا وَأَصْلَحَ فَأَجْرُهُ عَلَى اللَّهِ [الشورى:40]، فأنت على خير عظيم فإذا ظلموك في غيبة أو مال أو سب أو نحو ذلك وعفوت عنهم فأنت مأجور جزاك الله خيراً

“Apabila sekelompok orang berbuat zholim kepadamu, sementara engkau berkeinginan memaafkan mereka, engkau akan memperoleh pahala. Engkau juga akan meraih kebaikan yang agung dan keutamaan yang besar..

Sebab, Allah ‘Azza wa Jalla berfirman,

وَأَنْ تَعْفُوا أَقْرَبُ لِلتَّقْوَى [البقرة:237]،

“Adapun sikap kalian memberi maaf itu lebih menerapkan ketakwaan..” (Al-Baqoroh: 237)

Demikian pula Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

ما زاد الله عبداً بعفو إلا عزا

“Allah tidak akan mengaruniai seorang hamba yang memberi maaf selain tambahan kemuliaan..”

Begitu pula firman Allah Jalla wa ‘Alaa,

فَمَنْ عَفَا وَأَصْلَحَ فَأَجْرُهُ عَلَى اللَّهِ [الشورى:40]

“Barang siapa memberi maaf dan berbuat baik, pahalanya Allah yang menanggungnya..” (Asy-Syura: 40)

Jadi, engkau memperoleh kebaikan yang besar..

Oleh karena itu, apabila mereka berbuat zholim kepadamu dalam bentuk gunjingan, harta, cercaan, atau semisalnya, kemudian engkau (justru) memaafkan mereka, sungguh engkau akan memperoleh pahala dan balasan kebaikan dari Allah..”

ref :
https://binbaz.org.sa/fatwas/12681/فضاىل-العفو-وطريقته

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL

60 Hari Menjelang Ramadhan 1444 Hijriyah

hari ini Senin tanggal 23 Januari, bertepatan dengan tanggal 01 Rojab, atau sekitar 60 hari menjelang tibanya bulan Romadhon 1444 hijriyah..bagi yang masih ada hutang puasa Romadhon 1443, silahkan mengatur jadwal pelunasan hutang puasa tsb..

nb : angka 60 hanya estimasi, penentuan tanggal 1 Romadhon 1444 hijriyah akan diputuskan oleh pemerintah setelah sidang isbath, semoga Allah memberikan kesempatan kepada kita semua untuk bertemu kembali dengan bulan Romadhon, aamiiin.

MUTIARA SALAF : Nasihat Mulia

Asy Sya’bi rohimahullah mengatakan bahwa Ali bin Abi Tholib rodhiyallahu ‘anhu berkata..

“Wahai sekalian manusia, ambillah kalimat-kalimat ini dariku. Seandainya kalian menaiki binatang tunggangan hingga mencelakainya, kalian belum tentu mendapati yang semisalnya.

لاَ يَرْجُوَنَّ عَبْدًا إِلاَّ رَبَّهُ، وَ يَخَافَنَّ إِلاَّ ذَنْبَهُ، وَ يَسْتَحِي إِذَا لَمْ يَعْلَمْ أَنْ يَتَعَلَّمَ، وَلاَيَسْتَحِي إِذَا سُئِلَ عَمَّا يَعْلَمُ أَنْ يَقُولَ: لا أَعْلَمُ؛ وَاعْلَمُوا أَنَّ الصَّبْرَ مِنَ الْإِيْمَانِ بِمَنْزِلَةِ الرَّأْسِ مِنَ الْجَسَدِ، وَ خَيْرَ فِي الْجَسَدِ رَأْسَ لَهُ

Hendaknya seorang hamba benar-benar :

● tidak berharap selain kepada Robbnya,

● tidak kawatir selain terhadap dosanya,

● tidak malu untuk belajar ketika tidak tahu,

● tidak malu untuk menjawab, ‘Aku tidak tahu..’ ketika ditanya tentang sesuatu yang tidak diketahuinya,

Dan ketahuilah, kedudukan sabar bagi iman layaknya kepala bagi jasad tidak ada kebaikan pada jasad yang tidak berkepala..”

[ Shifatush Shofwah – 121 ]

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL

MUTIARA SALAF : Sikap Seorang Mukmin Dalam Menghadapi Masalah

Ibnul Qoyyim rohimahullah mengatakan,

“Sesungguhnya semua (musibah) yang menimpa orang-orang yang beriman dalam (menjalankan agama) Allah Ta’ala senantiasa disertai dengan sikap ridho dan ihtisaab (mengharapkan pahala dari-Nya)..

Kalaupun sikap ridho tidak mereka miliki maka pegangan mereka adalah sikap sabar dan ihtisaab. Ini (semua) akan meringankan beratnya beban musibah tersebut. Karena, setiap kali mereka menyaksikan (mengingat) balasan (kebaikan) tersebut, akan terasa ringan bagi mereka menghadapi kesusahan dan musibah tersebut..

Adapun orang-orang kafir, mereka tidak memiliki sikap ridho dan tidak pula ihtisaab. Kalaupun mereka bersabar (menahan diri), maka (tidak lebih) seperti kesabaran hewan-hewan (ketika mengalami kesusahan)..

Sungguh Allah Ta’ala telah mengingatkan hal ini dalam firman-Nya yang artinya,

”Janganlah kamu berhati lemah dalam mengejar mereka (musuhmu). Jika kamu menderita kesakitan, maka sesungguhnya merekapun menderita kesakitan (pula), sebagaimana kamu menderitanya, sedang kamu mengharap dari Allah apa yang tidak mereka harapkan..”

(Qs an-Nisaa/4:104)

Jadi, orang-orang Mukmin maupun kafir sama-sama menderita kesakitan, akan tetapi orang-orang Mukmin teristimewakan dengan pengharapan pahala dan kedekatan dengan Allah Ta’ala..”

[ Ighootsatul Lahfaan – hal 421-422 ]

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL

Nasihat Dalam Mencari Istri

Imam Ahmad bin Hambal rohimahullah berkata,

“Jika seorang pria melamar seorang wanita, hendaklah menanyakan kecantikannya lebih dahulu..

Jika wajahnya cantik baru dia tanyakan tentang agamanya, kalau agamanya baik hendaklah menikahinya, kalau tidak baik maka dia menolak karena sebab agamanya..

Dan jangan sampai dia menanyakan agamanya terlebih dahulu, kalau baik baru menanyakan kecantikannya, lalu kalau ternyata dia tidak cantik dia tolak, sehingga menolaknya karena si wanita tidak cantik, bukan disebabkan karena agamanya yang kurang baik..”

(Al Inshaaf – 12/206)

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL