Category Archives: Abu Riyadl Nurcholis

Kasih Sayang Allah Kepada Hamba Hamba-Nya

Ust. Abu Riyadl, حفظه الله

Dari ‘Umar bin Khathab Radhiallhu ‘anhu , “Seorang tawanan datang kepada Rasulullah shalallhu ‘alaihi wasalam , ternyata seorang wanita yang tertawan berusaha menemukan bayinya, dan bayi pun ikut tertawan juga segera ia meraihnya menempelkannya di perutnya dan menyusuinya, lantas Rasulullah shalallhu ‘alaihi wasalam bersabda: ‘Apakah kalian mengira bahwa wanita tersebut akan melemparkan anaknya ke luapan api?’, kami menjawab: ‘Demi Allah, tidak’,  ‘beliau bersabda:‘Allah lebih sayang kepada hamba-Nya yang mukmin daripada kasih sayang wanita tersebut kepada anaknya’.”

Muttafaqun ‘alaih.
Al-Bukhari dalam al-Adab (10/426) dan Muslim dalam at-Taubah (17/70).

 Ditulis oleh Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid, Lc حفظه الله تعالى

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈

Dana Talangan Haji

Ust. Abu Riyadl, حفظه الله

Sikilas tentang TAlangan Haji 
Dan sanggahan terhadap fatwa yang menghalalkannya.

Bag 1. 
Talangan haji adalah pinjaman (qardh) dari bank syariah kepada nasabah untuk menutupi kekurangan dana guna memperoleh kursi (quota) haji pada saat pelunasan BPIH (Biaya Perjalanan Ibadah Haji). Nasabah kemudian wajib mengembalikan sejumlah uang yang dipinjam itu dalam jangka waktu yang telah disepakati.

Fatwa DSN (Dewan Syariah Nasional) MUI Nomor No. 29/DSN-MUI/VI/2002 tentang pembiayaan pengurusan haji oleh LKS (lembaga keuangan syariah), sebagai dasar hukum bagi praktik pembiayaan talangan haji, inti fatwa tersebut berbunyi sebagai berikut:

1. Dalam pengurusan haji bagi nasabah, LKS dapat memperoleh imbalan jasa (ujrah) dengan menggunakan prinsip al-ijarah sesuai fatwa DSN-MUI nomor 9/DSN-MUI/IV/2000.

2. LKS akan membantu menalangi pembayaran BPIH nasabah dengan menggunakan prinsip al-Qardh sesuai fatwa DSN-MUI nomor 19/DSN-MUI/IV/2001.

3. Jasa pengurusan haji yang dilakukan LKS tidak boleh dipersyaratkan dengan pemberian talangan haji.
Besar imbalan jasa al-ijarah tidak boleh didasarkan pada jumlah talangan al-Qardh yang diberikan LKS kepada nasabah.

Menurut fatwa tsb ada dua obyek aqad yaitu: Pertama, akad Al-qard (pinjaman) dengan obyek uang, di sini nasabah hanya mengembalikan sejumlah yang dipinjam, tidak boleh lebih dalam mengembalikan.

Kedua, akad ijarah al-amal (sewa jasa), yaitu jasa pengurusan haji. Yang mana Al-ijarah ada dua jenis, yakni ijarah al-maal (sewa barang) dan ijarah al-amal (sewa jasa). Dan yang dimaksud oleh Fatwa MUI di atas adalah ijarah al-amal. LKS yang mengurus dan membantu nasabah untuk memperoleh porsi haji dari pihak otoritas berhak mendapatkan ujrah atas pekerjaan yang berupa pelayanan tersebut berdasarkan akad ijarah. Sehingga nama Fatwanya adalah pembiayaan pengurusan, bukan pinjaman dana haji. Inilah menurut fatwa tsb.

Sanggahan:
1. Mengapa pinjaman yang diberikan Kepda calhaj bisa disebut sebagai jasa pengurusan? Bukankah itu hanyalah sebuah qord(pinjaman) ? 
2. Kita lihat sedikit ketimpangan antara makna jasa dan makna peminjaman.. dikarenakan jika calhaj membayar harga untuk mendapat quota secara lunas maka ia tidak dibebani biaya tsb.. sehingga hal tsb bukanlah suatu jasa atas pekerjaan pengurusan. Namun bisa kita katakan jasa memberi pinjaman uang. 
3. Dalam qaidah fiqh: setiap peminjaman yang disitu ambil untung maka ia adalah Riba.

Semoga Allah Ta’ala membukakan hati kita untuk dapat membuka mata hati kita agar berhati hati dalam menilai suatu hukum..
Semoga bermanfaat..

 Ditulis oleh Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid, Lc حفظه الله تعالى

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈

Anda Orang Galak ?

Ust. Abu Riyadl, حفظه الله

Anda Wong galak?
Keras seperti permen dapros?
Atau gampang muringan..!!
Atau tempramen..?

Tenang..
Walau itu bawaan orok tapi bisa berubah..
Suatu hari anda menjadi orang yang penyabar dan kalem..insyaAllah..
Tapi butuh pelatihan..
Latihannya dg menahan diri tuk tidak bersuara jika anda marah.. dan ingatlah dosa jika terjadi sesuatu yang tidak diharapkan jika anda muring muring..
Istighfar..
Wudhu..
Pindah posisi..
Kalo masih saja.. duduk atau berbaringlah.. sampai reda..
Jika telah reda.. ingatlah
apa hak anda untuk marah.. sedangkan Allah maha pemaaf..

Semua perlu latihan.. seperti anjuran nabi muhammad shalalhu alaiwasalam..:

“Sesungguhnya ilmu itu hanyalah didapat dengan belajar dan sifat kalem gak gampang marah (penahan emosi) hanyalah didapatkan dengan melatih diri untuk memiliki sifat tersebut, barangsiapa yang berusaha untuk melatih dirinya melakukan kebaikan maka dia akan dapatkan dan barangsiapa yang berusaha untuk menghindari keburukan maka dia dihindarkan dari keburukan tersebut.” HR. Bukhari dalam Adabul Mufrad

Oleh. Abine riyadL.
Www.abu-riyadl.blogspot.com

– – – – – •(*)•- – – – –

Rumah Idaman Dan Kuburan

Ust. Abu Tiyadl, حفظه الله

Rumah idaman?
Udah lunas..
Gede..
Perabot lengkap..
Permadani memenuhi lantai..
Ber ac brrrr
Halaman luas..
Taman yang indah..

Tapi… jika ia kosong dari bacaan quran oleh lisan pemiliknya maka ia tak berbeda dg kuburan.. yang pengap dan sempit serta gelap..

simak apa sabda nabi shalallahu’alaihiwasalam tentang rumah idaman ini:

عَنْ أَبِي مُوسَى رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: مَثَلُ الْبَيْتِ الَّذِي يُذْكَرُ اللهُ فِيهِ وَالَّذِي لَا يُذْكَرُ اللهُ قِيْهِ كَمَثَلِ الْحَيِّ وَالْمَيِّتِ

Dari Abu Musa radhiAllahu’anhu , dari Nabi shalallahu’alaihiwasalam  bersabda;
“Perumpamaan rumah yang disebut nama Allah di dalamnya dan rumah yang tidak disebut nama Allah di dalamnya, seperti perumpamaan orang hidup dan mati.” Al-Bukhari (6407).
Rumah yg tak dilantunkan Alqur’an maka ia seperti quburan

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: لَا تَجْعَلُوا بُيُوتَكُمْ مَقَابِرَ إِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْفِرُ مِنَ الْبَيْتِ الَّذِي تُقْرَأُ فِيهِ سُورَةُ الْبَقَرَةِ

Dari Abu Hurairah radhiAllahu’anhu bahwa Rasulullah shalallahu’alaihiwasalam bersabda,
“Janganlah kalian menjadikan rumah-rumah kalian pekuburan, sesungguhnya syetan lari dari rumah yang dibacakan di dalamnya surat Al-Baqarah.”
Shahih, diriwayatkan Muslim (780).

Walau kecil dan sempit tapi ia bagaikan surga di dunia.. jika penuh dg qur’an didalamnya..

Sudah berapa lembar yang anda baca pada hari ini dirumah?

Caranya mudah.. setiap selesai sholat fardhu jangan lupa anda isi dg membaca al qur’an atau sebelum sholat tiba.. maka anda akan dimudahkan tuk men tilawahnya..
Apalagi jika rutin.. bayangkan berapa banyak yang pahala yang anda dapat setiap 5 waktu sholat fardhu.. satu huruf 10 kebaikan..

InsyaAllah mudah dalam mengkahatamkan qur’an tiap pekan.. atau mungkin tiap bulan..
Barakallhu fikum..
…..

Sangat disayangkan.. sebagian ikhwan dan akhwat… semoga antum bukan termasuk… padahal mereka sudah rajin menimba ilmu lewat kajian dan lainnya.. jika untuk membaca alqur’an namun beratnya seakan memindah gunung merbabu dan merapi.. berattt dan malass..
Bagaiman hati akan dapat tuma’ninah dan selalu dapat memanfaatkan ilmu yang ia dapat..

Jika anda beralasan lelah.. maka ngobrol dg teman kok gak lelah..
Jika anda merasa ngantuk.. mengapa nonton TV anda gak ngantuk.. atau nyupir berjam jam di jalan anda kuat.. atau bbm bisa tahan bermenit menit or bisa berjam jam..
Depan komputer juga tahan lama jika ada kebutuhan..

Bukankah anda membutuhkan alqur’an..? Atau perasan diri yang kurang membutuhkan..
Ya itu jawabannya ada pada anda sendiri..
Berat memang untuk memulai.. tapi lebih berat untuk ISTIQOMAH..

Semoga pesan tadi tidak diabaikan.. seperti tiupan angin yang menerpa wajah sesaat..

Aminn

Do’a Ketika Hujan Keras

Ust. Abu Riyadl, حفظه الله

.اَللَّهُمَّ حَوَا لَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا,اللَّهُمَّ عَلَى الْاَ كْامِ وَاظِّرَابِ, وَبُطُوْنِ الأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ

Yaa ALLAH turunkanlah kepada kami hujan disekitar kami dan bukan diatas kami yg merusak kami.
Yaa ALLAH, turunkanlah hujan kedataran tinggi, ke anak-anak bukit, perut lembah dan keberapa tanah yang akan menumbuhkan pepohonan.

HR. Bukhori no :1013

Semoga musibah ini allah gantikan dg pahala dan kenikmatan..

 Ditulis oleh Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid, Lc حفظه الله تعالى

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈

Preman Bersorban

Ust. Abu Riyadl, حفظه الله

Suatu forum yang suka bawa jubah putih atau sorban.. bisa dikata preman berpenampilan lain.. unjuk rasa sana dan sini.. semua disikat dan ditebas.. sesuai hawa nafsu.. bahkan radio dakwah juga ikut kena ulah mereka..

Mengapa seperti mereka tetep dilestarikan.. semoga pihak yang berwenang memberi pelajaran yang berharga untuk kaum tsb..
Mereka biasa ngelurug kesana dan kesini.. kadang suka bawa batu dan teriak atas nama islam.. padahal islam jauh dari perbuatan tsb..

Ya Allah berilah hidayah kepada para penganut taqlid tsb.. آمــــــــــــــــــين يا رب العالمين

 Ditulis oleh Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid, Lc حفظه الله تعالى

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈

Tiada Yang Melihat ?

Ust. Abu Riyadl, حفظه الله

Jika engkau sedang sendiri pada suatu hari..
jangan engkau katakan pada dirimu” aku tiada yang melihat..”

Tapi Katakan! : ” aku sedang diawasi..”
Jangan engkau kira Allah lalai sesaatpun
Dan jangan dikira apa yang engkau sembunyikan tidak tampak olehNya..

Lihatlah hari begitu cepat berlalu..
Masa yang akan datang padahal tampak sangat dekat..

Diterjemahkan dari syair yang disebut dalam kitab minhajul muslim. Bab muroqobah. Karya abu bakar jabir al jazairi

 Ditulis oleh Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid, Lc حفظه الله تعالى

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈

Tentang Instropeksi Diri Masalah Ikhlasnya Hati

Ust. Abu Riyadl, حفظه الله

Lihatlah kisah berikut:

Disebutkan dalam sebuah riwayat, bahwa ada seseorang yang senantiasa shalat di shaf paling depan, suatu saat ia terlambat, sehingga posisinya di shaf yang kedua. Dalam posisi tersebut ia merasa malu kepada orang-orang karena ia terlihat berada di shaf kedua.

Maka dari sini diketahui bahwa kebahagiaan dan kesenangan hatinya selama ini yang berusaha agar berada di shaf terdepan adalah karena dilihat oleh manusia.

Sungguh luar biasa para ulama salafusholeh..

Mereka sangat teliti dalam menilai diri mereka..

Semoga kita dapat mencontoh mereka.. aaminn

 Ditulis oleh Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid, Lc حفظه الله تعالى

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈

Allah Selalu Mengawasi Hamba-Nya

Ust. Abu Riyadl, حفظه الله

Jika engkau sedang sendiri pada suatu hari..
jangan engkau katakan pada dirimu” aku tiada yang melihat..”

Tapi Katakan! : ” aku sedang diawasi..”
Jangan engkau kira Allah lalai sesaatpun
Dan jangan dikira apa yang engkau sembunyikan tidak tampak olehNya..

Lihatlah hari begitu cepat berlalu..
Masa yang akan datang padahal tampak sangat dekat..

Diterjemahkan dari syair yang disebut dalam kitab minhajul muslim. Bab muroqobah. Karya abu bakar jabir al jazairi

 Ditulis oleh Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid, Lc حفظه الله تعالى

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈

Tentang Instropeksi Diri Masalah ikhlasnya Hati

Ust. Abu Riyadl, حفظه الله

Lihatlah kisah berikut:

Disebutkan dalam sebuah riwayat, bahwa ada seseorang yang senantiasa shalat di shaf paling depan, suatu saat ia terlambat, sehingga posisinya di shaf yang kedua. Dalam posisi tersebut ia merasa malu kepada orang-orang karena ia terlihat berada di shaf kedua.

Maka dari sini diketahui bahwa kebahagiaan dan kesenangan hatinya selama ini yang berusaha agar berada di shaf terdepan adalah karena dilihat oleh manusia.

Sungguh luar biasa para ulama salafusholeh..

Mereka sangat teliti dalam menilai diri mereka..

Semoga kita dapat mencontoh mereka.. aaminn

 Ditulis oleh Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid, Lc حفظه الله تعالى

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈