Category Archives: Abu Riyadl Nurcholis

Do’a Masuk Masjid

Ust. Abu Riyadl Lc

Kalo hari ini mau masuk masjid jangan lupa baca doa ini.. Biasanya banyak yg ikut mendengarkan pengajian..
Sebagai berikut doanya:
(( أَعُوْذُ بِااللهِ الْعَظِيْمِ, وَبِوَجْهِهِ اْلكَرِيْمِ, مِنَ الشَّيْطاَن ِالرَّجِيْمِ, وَسُلْطَانِهِ الَْقَدِيْمِ, مِنَ الشَّيْطاَنِ الَّرجِيْمِ ))

“Aku berlindung kepada Allah yang maha Agung, dan dengan wajah-Nya yang mulia dari syaitan yang terkutuk, dan dengan kekuasaanya yang tidak ada permulaannya dari syaitan yang terkutuk.

Manfaat doa ini adalah:

قاَلَ (( فَإِذاَ قُلْتَ ذَالِكَ, قَالَ الشَّيْطَانُ: حُفِظَ مِنِّيْ سَائِرَ الْيَوْمِ)) (رواه أبو داود وصححه الألباني).

Rasulullah bersabda: Apabila engkau mengatakan ini, maka syaitan berkata: dia terjaga dariku sehari penuh.” (HR. Abu Dawud, dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani).

Semoga hal yg ringan ini dapat menambah isi memopad antum dan bisa diamalkan..:)
بَارَكَ اللَّهُ فِيْك

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

Ciri-Ciri Istri Shalihah/Idaman

Ust. Abu Riyadl Lc

1. Ketika dipandang, dia akan membuat suami bahagia, nyaman dan menentramkan jiwa. Dari dandanannya menarik maupun wajahnya yg selalu ceria..

2. Ketika suami memerintahkannya pada suatu hal yg diperbolehkan Agama, maka dia mentaatinya.

3. Ketika suami pergi dan dia tidak bersamanya, maka dia akan menjaga dirinya untuk sang suami dan juga menjaga apa-apa yang suami miliki; harta, anak, dan lain-lain.

خير النِّسَاء امْرَأَة نظرت إِلَيْهَا سرتك وَإِذا أَمَرتهَا أَطَاعَتك وَإِذا غبت عَنْهَا حفظتك فِي نَفسهَا وَمَالك

Artinya : “Sebaik-baik wanita (istri) adalah yang ketika engkau memandangnya akan membuatmu bahagia. dan jika diperintah, dia akan mentaatimu. dan jika engkau tidak bersamanya(kamu sedang pergi) maka dia akan menjagamu dalam dirinya dan menjaga apa-apa yang engkau miliki.” (HR. An Nasa’i, Abu Daud, Ahmad dan dihasankan oleh Albani dalam silsilah 4/ 453)

Jika seorang istri bisa menjaga 3 hal tersebut maka..Seorang suami akan mendapatkan ketenangan hati dan fikiran ketika pergi bekerja..

Hasrat untuk lirak lirik akan berkurang bahkan mungkin jadi tiada..

Ada rasa kangen setiap saat untuk pulang kerumah menemui istrinya yg tercinta..

Kata kata manis dan cinta akan gampang keluar dari lisan suami..

Masalah rumah tangga akan berkurang mungkin nyaris tiada..

Anak anak akan meniru gaya ibunya yg sholihah dalam berbakti kepada ortunya..

Catatan: bagi setiap pasutri hendaknya lebih cenderung mengkoreksi dari masing masing katimbang mengkoreksi pasangannya.. Karena dg ini tidak akan terjadi saling tuding dalam perbaikan diri..

Akhir kata:

Semoga bahtera rumah tangga akan langgeng dg NAHKODA seorang laki laki yg mampu mengarahkan perahunya menuju ridho Allah Ta’ala..
آمــين ​اَللّهُمَّ آمــين

www.abu-riyadl.blogspot.com

Nasihat

Ust. Abu Riyadl Lc

Ibnul Jauzi rahimahullah berkata: “Kadang-kadang manusia itu sehat, tetapi dia tidak ada waktu longgar, karena kesibukannya dengan penghidupan.
Dan kadang-kadang manusia itu cukup longgar, tetapi dia tidak sehat. Maka jika keduanya terkumpul, lalu dia dikalahkan oleh kemalasan melakukan kataatan, maka dia adalah orang yang tertipu.

Kesempurnaan itu adalah bahwa dunia merupakan ladang akhirat, di dunia ini terdapat perdagangan yang keuntungannya akan nampak di akhirat. Barangsiapa menggunakan waktu luangnya dan kesehatannya untuk ketaatan kepada Allah, maka dia adalah orang yang pantas diirikan. Dan barangsiapa menggunakan keduanya di dalam maksiat kepada Allah, maka dia adalah orang yang tertipu. Karena waktu luang akan diikuti oleh kesibukan, dan kesehatan akan diikuti oleh sakit.

Imam Al Hakim meriwayatkan dari Abdullah bin Abbas berkata: bahwa Nabi Shallallâhu ‘Alaihi Wasallam bersabda menasihati seorang laki-laki :

اِغْتَنِمْ خَمْسًا قَبْلَ خَمْسٍ , شَبَابَكَ قَبْلَ هَرَمِكَ , وَصِحَّتِكَ قَبْلَ سَقْمِكَ , وَغِنَاكَ قَبْلَ فَقْرِكَ , وَفَرَاغَكَ قَبْلَ شُغْلِكَ , وَحَيَاتَكَ قَبْلَ مَوْتِكَ

Ambillah kesempatan lima (keadaan) sebelum lima (keadaan). (Yaiutu) mudamu sebelum pikunmu, kesehatanmu sebelum sakitmu, cukupmu sebelum fakirmu, longgarmu sebelum sibukmu, kehidupanmu sebelum matimu. [HR Al Hakim di dalam Al Mustadrak; dishahihkan oleh Syaikh Al Albani di dalam Shahih At Targhib wat Targhib 3/311

Adakah diantara kita yg terhinngapi kemalasan ?..

Beberapa Hal Mengenai Hukum Waris Islam

Ust. Abu Riyadl Lc

” Tidak saling mewarisi orang yg beda agama”

” Pembunuh si mayit tidak dapat warisan dari orang yg dibunuh”

“Mantan istri yg telah dicerai dan telah habis masa idahnya maka tidak saling mewarisi dg mantan suaminya”

“Mantan istri yg telah dicerai ke 3x maka tidak saling mewarisi dg mantan suaminya walaupun masih dalam iddah”

Sekian..

Waallahu a’lam bishowab.

Refensi:
1. Ar Rohabiyyah imam rohaby assyafii
2. Tahqiqoot almardhiyyah karya syaikh sholeh fauzan
Alfaroidh karya abduk karim allahim
3. Al faroidh karya ibnu ustaimin
4. Almabahits fi ilmil mawaris karya musthofa hasan
5. Al faroidh muqorro wizaroh ta’lim KSA.
بَارَكَ اللَّهُ فِيْك
Www.abu-riyadl.blogspot.com
Www.mahadulquran-boyolali.com

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

Sudah Siapkah Kita

Sedikit nasehat untuk diriku dan dirimu wahai saudaraku yg bisa baca bbm ini..

Ust. Abu Riyadl Lc

Sungguh manusia tidak akan abadi didunia.

Sungguh jiwa ini akan pergi dari raganya menuju RobNya..

Sungguh kita akan bertanggung jawab atas amalan kita..

Setiap kita jika selalu mengingat ini niscaya akan menjadi orang yg ta’at dan akan takut dari perbuatan dosa..

Saudara dan saudariku..

Akan tiba saatnya ajal ini tiba..

Kehidupan akhirat amatlah panjang..

Apa persiapan anda untuk itu..?

Masihkan menjadi orang yg malas ibadah?
Masihkah menjadi rang yg cinta pada harta.. Saking cintanya menjadikan diri ini bakhil dari bersedekah..?

Masihkah kita lalai dari kesempatan berbuat kebaikan? Sehingga sibuk dg urusan dunia..

Masihkah ingin durhaka kepda Sang pencipta..? Sedangkan ajal tidak diketahui kapann datangnya..
Masihkah..mashkah???

Semoga kata kata dari hati ini sampai dihati anda..

بارك الله فيك

Berpikir Positif

Jika anda tidak tau apa yg akan terjadi dimasa depan anda..

Mengapa selalu bertanya apa taqdirku? Tentu tidak perlu sampai terucap kata itu..

Jadilah orang yg selalu berfikiran positif kepada Allah dan selalu berusaha mendapat keridhoannya..

Karena Allah Ta’ala senantiasa ada pada praduga hambaNya..

Jalankan perintah Allah.. Dan jauhilah laranganNya..

Kita hendaknya selalu memohon kepda Allah agar diri kita ditaqdirkan bersama orang orang yg berbahagia didunia dan akhirat..

Beginilah cara kita beriman dg taqdir..

Www.abu-riyadl.blogspot.com
بَارَكَ اللَّهُ فِيْك

 Ditulis oleh Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid, Lc حفظه الله تعالى

– – – – – – 〜✽〜- – – – – –

Mengharap Ampunan Tapi Tanpa Usaha

Apalah guna…!?

Ust. Abu Riyadl Lc

Yahya bin Mu’adz menuturkan,

“Sesungguhnya penipuan yang paling besar bagiku adalah terus menerus berbuat dosa dengan disertai pengharapan ampunan tanpa adanya penyesalan, dan berharap dekat dengan Allah tanpa melakukan ketaatan.

Engkau menunggu berseminya benih di surga dengan menyebar benih di neraka, dan meminta rumah orang-orang yang ta’at dengan kemaksiatan, menunggu balasan tanpa amal perbuatan, dan mengharapkan ampunan dosa dari Allah Ta’ala dengan berbuat melampui batas.

Engkau Mengharapkan keselamatan akan tetapi tidak berjalan di jalan keselamatan tersebut, sesungguhnya perahu itu tidak akan pernah bisa berjalan di tempat yang kering

Diriwayatkan oleh Ibnu Hibban dalam Raudhathul ‘Uqalaa` (hal. 248), perkataan di sandarkan kepada Abi Al ‘Atahiyah.

Saudaraku..
Jika niat diri melakukan pertaubatan maka semailah benih ketaatan.. Dan siramilah dg airmata rindu kpd ampunan..
Maka benih benih tsb akan bersemi dg subur dan berbunga kemudian membuahkan surga Allah ta’ala…
Tentunya itu semua lantaran Rahmat Allah ta’ala..

Www.abu-riyadl.blogspot.com

Beberapa Cara Agar Dapat Ikhlas

1. Mengikuti Nabi shalallahu’alaihiwasalam dalam melaksanakan ibadah kepada Allah.

Ikhlas adalah amalan hati, namun bukan berarti kita hanya memperhatikan hati tanpa memperhatikan amalan lahiriyah anggota badan kita. Allah tidak hanya memandang hati saja akan tetapi juga melihat amalan lahiriyah anggota badan kita. Sehingga Allah akan memudahkan kita untuk punya hati yg ikhlas.

2. Tidak menampakkan amal shalih yang memang bisa dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Karena ada beberapa amalan yang harus dikerjakan secara terang-terangan seperti shalat berjama’ah dan amalan lain yang merupakan syi’ar Islam.

3. Mengetahui dan memahami balasan pahala dari Allah bagi orang yang ikhlas.

4. Mengetahui dan faham akan bahaya dan kerugian perbuatan riya’,yaitu beramal karena ingin dilihat manusia.
Nabi bersabda:
“Barangsiapa yang memperdengarkan amalannya (karena ingin dilihat orang) maka (di hari kiamat) Allah akan membongkar ketidakikhlasannya itu dan barangsiapa yang menampakkan (amalannya karena ingin diagungkan manusia) maka (di hari kiamat) Allah akan memperlihatkan (rahasianya itu di hadapan para makhluk).” (HR. Bukhari Muslim, riyadhus shalihin no. 1619)
Maka dengan memahaminya, diharapkan hati kita tidak berpaling dg niat-niat kepda selain Allah, krn rasa takut akan siksaan yang didapatkan kelak.

5. Bergaul dengan orang-orang yang ikhlas dan sholeh.

6. Ketika beramal menyertakan rasa takut akan siksaan di akherat. (Al-Insan: 9-10)

7. Membaca kisah orang-orang shalih yang terdahulu dan mengambil pelajaran darinya.
Semoga kita yang lemah ini dimudahkan Allah untuk menyusul rombongan orang-orang ikhlas yang telah jauh mendahului kita berjalan menuju Allah.

Semoga bermanfaat

Info ma’hadul qur’an buka di
Www.abu-riyadl.blogspot.com

Oleh. Abu RiyadL Nurcholis.

Doa Bagi Orang Yang Tertimpa Musibah Atau Sedang Berduka Atas Kematian Keluarganya

Dari Ummu Salamah, istri Nabi Shallallâhu ‘Alaihi Wasallam berkata, aku mendengar Rasulullah Shallallâhu ‘Alaihi Wasallam bersabda:

“Tidaklah seorang hamba tertimpa suatu musibah, lalu ia mengucapkan:

{ إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ } اللَّهُمَّ أْجُرْنِي فِي مُصِيبَتِي وَأَخْلِفْ لِي خَيْرًا مِنْهَا

‘Sesungguhnya kami ini milik Allah dan kepada-Nya kami kembali. Ya Allah! Berilah pahala dalam musibahku ini, dan gantikanlah untukku yang lebih baik darinya,’

maka Allah berikan pahala kepadanya atas musibah yang menimpanya, dan menggantikan untuknya yang lebih baik darinya.”
Kemudian Ummu Salamah menuturkan:
‘tatkala Abu Salamah(suamiku) wafat, aku berkata:
‘Siapa muslimin yang lebih baik dari Abu Salamah?

Ia Orang pertama yang hijrah (dg keluarganya) kepada Nabi Shallallâhu ‘Alaihi Wasallam ?!’
Kemudian aku mengatakannya(doa tadi),

Beberapa waktu kemudian Allah Ta’ala menggantikan untukku suami yaitu Rasulullah Shallallâhu ‘Alaihi Wasallam .

Diriwayatkan Muslim dan At-Tirmidzi,

Dalam riwayat Tirmidzi Ummu Salamah berkata, Rasulullah Shallallâhu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
“Bila suatu musibah menimpa seorang dari kalian, hendaknya ia mengucapkan:

: إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ, اللَّهُمَّ عِنْدَكَ احْتَسِبُ مُصِيبَتِي فَأْجُرْنِي بِهَا وَأَبْدِلْنِي بِهَا خَيْرًا
‘Sesungguhnya kami ini milik Allah dan kepada-Nya kami kembali. Ya Allah! Hanya di sisi-Mu aku mengharap (kebaikan) musibahku, maka berilah aku pahala karenanya, dan dengan itu gantikanlah kebaikan untukku’.”

Shahih, diriwayatkan Muslim (917) dan At-Tirmidzi (3506).

www.abu-riyadl.blogspot.com
Pin bb 24E94EA9
By. Abine riyadL

Ujian Dalam Harta Lebih Berat Daripada Kemiskinan. Bagaimana Kita Bersikap?

Nabi Shallallâhu ‘Alaihi Wasallam brsabda:“Sesungguhnya bagi setiap umat ada ujian/cobaan, dan ujian bagi umatku adalah harta.”
(Shahih Sunan At-Tirmidzi no. 2336).

Dari ‘Amr bin ‘Auf Radhiallahu ‘anhu, salah seorang sahabat yang ikut serta dalam perang Badar,menuturkan: bahwa Nabi Shallallâhu ‘Alaihi Wasallam bersabda:

 ” مَا الْفَقْرَ أَخْشَى عَلَيْكُمْ ، وَلَكِنْ أَخْشَى أَنْ تُبْسَطَ عَلَيْكُمُ الدُّنْيَا كَمَا بُسِطَتْ عَلَى مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ فَتَنَافَسُوهَا كَمَا تَنَافَسُوهَا وَتُهْلِكَكُمْ كَمَا أَهْلَكَتْهُمْ

“Bukanlah kemiskinan yang aku takutkan atas kalian. Akan tetapi aku khawatir akan dilapangkan (harta) dunia kepada kalian, sebagaimana telah dilapangkan kepada orang-orang sebelum kalian. Lalu kalian akan saling berlomba-lomba untuk mendapatkannya sebagaimana mereka telah berlomba-lomba untuk mendapatkannya. Dan (kemewahan) dunia itu akan membinasakan kalian sebagaimana telah membinasakan mereka.”
(HR. Al-Bukhari dan Muslim).

Abdurrahman bin ’Auf Radhiallahu ‘anhu berkata: “Dahulu kami diuji (oleh Allah) bersama Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dengan kesengsaraan, maka kami pun bisa bersabar. Kemudian setelah Nabi shallallahu alaihi wasallam meninggal dunia, kami diuji dengan kemewahan maka kami tidak mampu bersabar (dalam menghadapi kekayaan ini).” (Shahih Sunan At-Tirmidzi no. 2464).

Saudaraku..
Banyak dari kita yg mengatakan:
Jika nanti aku punya harta maka aku akan begini dan begitu.. Aku akan sedekah.. Aku akan menyantuni orang miskin..aku akan membangun pesantren, dll..

Tp disaat ia diberi harta maka ia lupa segalanya. Dan ia gunakan nikmat ini untuk berbangga bangga dan kemewahan saja. Padahal harta tsb hanya habis didunia belaka dan tidak sampai ke akhirat..

Harta yg sampai dinegri akherat seperti intan berlian yg tidak akan meleleh..

harta yang hanya dipakai didunia saja ibarat es yg akan cepat meleleh..

By. Abu riyadL
Ma’hadul Qur’an