Category Archives: Abu Riyadl Nurcholis

Sholat Malam Adalah Kebiasaan Orang-Orang Shalih. Ingat Itu..

Ust. Abu Riyadl, حفظه الله

Mengerjakan sholat malam akan semakin mendekatkan diri kepada Allah.

Sholat malam mencegah dari perbuatan dosa.
Sholat malam adalah penghapus keburukan.

Sholat malam mampu mengusir penyakit dari badan.
Keutamaan ini dikumpulkan dari hadits riwayat Bilal radhiyallahu ‘anhu, ‘Nabi shallallahu ‘alaihi wasallambersabda,
عَلَيْكُمْ بِقِيَامِ اللَّيْلِ فَإِنَّهُ دَأَبُ الصَّالِحِينَ قَبْلَكُمْ، وَإِنَّ قِيَامَ اللَّيْلِ قُرْبَةٌ إِلَى اللَّهِ، وَمَنْهَاةٌ عَنْ الإِثْمِ، وَتَكْفِيرٌ لِلسَّيِّئَاتِ، وَمَطْرَدَةٌ لِلدَّاءِ عَنِ الجَسَدِ

“Hendaklah kalian mengerjakan sholat malam, karena itu merupakan kebiasaan orang sholeh sebelum kalian, mendekatkan diri kepada Allah, mencegah dari perbuatan dosa, menghapus keburukan, dan mencegah penyakit dari badan.” (HR. Ahmad, Tirmidzi, Hakim dalam Shahihul Jami’).

Sholat malam adalah wasiat paling pertama yang disampaikan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam kepada penduduk Madinah saat beliau tiba di sana untuk yang pertama kali.

Dari ‘Abdillah bin Salam radhiyallahu ‘anhu, ‘Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam baru tida di kota Madinah, manusia pergi dengan cepat kepada beliau, dan dikatakan kepada mereka, ”Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah tiba 3x!”, Akupun pergi bersama mereka untuk melihat wajah Nabi. Tatkala aku mendapati wajah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, akupun mengetahui bahwa wajah beliau bukan wajah pendusta. Dan sesuatu yang pertama kali beliau sampaikan adalah,
يا أيها الناس أفشوا السلام، وأطعموا الطعام وصلوا بالليل والناس نيام، تدخلوا الجنة بسلام

“Wahai manusia, sebarkanlah salam, sukalah kalian memberi makan, dan sholatlah ketika manusia tertidur, nisacaya kalian akan masuk surga dengan penuh keselamatan.”

Abu ‘Ais berkata,”Ini adalah hadits shahih” (Sunan At-Tirmidzi, jilid 4 hal 652, hadits no. 2490).

 Ditulis oleh Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid, Lc حفظه الله تعالى

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈

Janganlah Masuk Rumah Yang Hanya Ada Wanita (Tanpa Mahram-nya)

Ust. Abu Riyadl, حفظه الله

Wahai para pria.. sebaiknya anda tidak masuk ke rumah seseorang yang hanya disitu wanita saja.. tanpa ada mahram bagi si pemilik rumah tersebut.. mau dengan dalih apapun.. walaupun untuk pengajian.. sungguh memprihatinkan..fenomena ini..

Karena rumah pribadi seperti itu yang terlarang dimasuki kaum pria.. kecuali ada mahramnya disana.

Dalam sebuah hadits..
Jabir radhyiallahu ’anhu dari Nabi Shallallahu ’alaihi wa salam, beliau bersabda,
” Janganlah kalian masuk kepada perempuan-perempuan yang ditinggal pergi suaminya, karena sesungguhnya syetan mengalir pada diri kalian semua dengan mengikuti aliran darah.” Kami bertanya,” Termasuk engkau?” Nabi Shallallahu ’alaihi wa salam menjawab,”Termasuk aku, tetapi Allah menolongku, sehingga aku selamat.”
[Shahih Timidzi 1172, Shahih Abu Daud (2134, 1133), Takhrijus-Sirah 65]

 Ditulis oleh Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid, Lc حفظه الله تعالى

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈

Wahai Tukang Ruqyah

Ust. Abu Riyadl, حفظه الله

Jika antum lihat sebagian tukang ruqyah akan antum dapati beberapa kesalahan fatal.. yang dianggap itu remeh..

Dalih mereka ini manfaatnya untuk mengusir jin. Dan sudah terbukti jin bisa keluar.. bahkan bisa disaksikan dengan mata kita, ada peniti, paku, bahkan silet bisa keluar dari mulut yang terkena jin..

Wahai saudaraku tukang ruqyah.. iya benar pengobatan yang kau lakukan ada efek.. apalagi engkau telah menggunakan ayat alqur’an.. pastilah ada efek..

Namun efek tersebut bukan sebuah tanda bahwa perbuatan anda semuanya benar dalam ruqyah ini.

Lihatlah para dukun dengan cara mereka yang salah juga tetap dapat mengobati penyakit jin ini..

Tukang ruqyah yang sering kami jumpai, sebagian mereka melakukan kesalahan berikut:

1. Suka mengarang tatacara ruqyah layaknya nabi baru…walaupun yang dibaca adalah ayat alqur’an.. kadang membikin cara penyakit tertentu bacaannya ini dan itu.. layaknya resep..

Padahal itu semua alam ghoib yang dihadapinya.. maka janganlah mengarang tatacara khusus ini dan itu. Dan ketahuilah. Cukup bahwa dengan dalil shohih saja tatacara ruqyah bersifat umum. Tidak menyesuaikan penyakit yang diderita.

2. Terkadang saking beraninya menggunakan tatacaranya ia tidak pedulikan memijit atau mengusap badan wanita.. padahal si peruqyah laki laki. Dan bahkan didepan suami siwanita.. masyaAllah..

Dalihnya: kan pakai kaos tangan tebal.. jadi gak nyentuh..
Subhanallah.. bagaimana begitu?

Ia bercampur baur dengan wanita dan laki dekat dekatan aja Tidak boleh. Gimana kalau sampai sentuhan.. walau masih pakai kain penutup. Tapi ya tetaplah ia bukan mahrammm!

3. Sering diajak berdialog para korban jin tersebut. Padahal jin itu Makhluq yang kita tidak tau benar dan tidaknya ketika bicara(sering bahong). Saran saya baca saja alqur’an sampai keluar jin tersebut. Jangan banyak dialog. Kalopun dialog harus sangat dibatasi.

4. Ruqyah masal.. semua orang yang sakit dikumpulkan dan dibaca bareng bareng atau kadang dengan mic.. ini perkara bid’ah yang tidak ada contoh dari nabi. Bid’ahnua Karena merupakan tatacara masalnya.

5. Disangkanya apa yang ia lakukan benar. Dengan bukti jin bisa keluar..

Wahai tukang ruqyah ketahuilah.. Mbah dukun dengan bantuan jin pun bisa sukses. Apalagi yang pakai alqur’an.. bisa bisa saja engkau sedang di istidroj.

Semoga beberapa ahli pengobatan alternatif lekas kembali kepada Allah ta’ala. Dengan cara yang tidak bid’ah..

 Ditulis oleh Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid, Lc حفظه الله تعالى

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈

Hati-Hatilah Wahai Pedagang

Ust. Abu Riyadl, حفظه الله

Wahai para pedagang.. jika anda ingin menjual barang.. maka janganlah membuat aqad.. atau transaksi jual barang jika barang tersebut tidak /belum ditangan anda.. alias masih ditoko /ditangan orang..

Walaupun barang tadi sudah anda beli.. tapi tunggu dulu sampai diserahkan ke anda dan telah anda letakkan dalam tempat anda yang dipasar/dirumah/ ditoko anda.

Karena Hal tersebut jika dilanggar maka dilarang.. ia terkena hadits.. rasulullah melarang untuk menjual barang bagi si penjual sebelum barang tersebut ada ditangannya.

Beliau bersabda: ” barang siapa ingin menjual makanan maka janganlah ia menjualnya sebelum barang tersebut ia pegang/ditangnnya/ada padanya” berkata ibnu abbas :” yang aku pahami adalah semua barang disamakan hukumnya dengan makanan( alias tidak ada beda antara makanan dan bukan makanan-pent)
HR. Bukhori 4/349. Muslim 3/116.

 Ditulis oleh Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid, Lc حفظه الله تعالى

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈

Ilmu Sesungguhnya

Ust. Abu Riyadl, حفظه الله

Semakin banyak nambah ilmu seharusnya semakin tertanam rasa takut kpd Allah ta’ala..
Itulah ilmu sesungguhnya..!

Seseorang semakin ia mengenal Rabb-nya dan semakin dekat ia kepada Allah Ta’ala, akan semakin besar rasa takutnya kepada Allah. Nabi kita Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “Sesungguhnya aku yang paling mengenal Allah dan akulah yang paling takut kepada-Nya” (HR. Bukhari-Muslim).
Allah Ta’ala juga berfirman (yang artinya) : “Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama” (QS. Fathir: 28)

Jika Ilmu yang didapat malah menjadi cara untuk bisa berkelit dari perintah dan Larangan Allah dan RosulNya.. maka ketahuilah.. ilmunya akan menjadi bumerang atasnya.. dia tidak ada bedanya dg orang bodoh..

Rasa takut kpada Allah lantaran dari Ilmu yang bermanfa’at.. bukan dari kebodohan. Maka jika rasa takut tidak tumbuh, ketahuilah.. dia adalah orang bodoh.. naudzubillah.

Www.abu-Riyadl.blogspot.com

 Ditulis oleh Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid, Lc حفظه الله تعالى

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈

Makna Ilmu Yang Bermanfaat (Ilmu Nafi’)

Ust. Abu Riyadl, حفظه الله

‘Ubadah bin ash-Shamit pernah ditanya mengenai makna hadits tersebut ia berkata:
“Sesungguhnya aku akan memberitahukanmu mengenai ilmu yang pertamakali akan lenyap dari diri manusia: yaitu kekhusyu’an(rasa takut kpd Allah).”

Al-Hasan [al-Bashri]:

“Ilmu itu ada dua macam: Ilmu yang ada pada lisan dan ilmu yang ada pada hati. Ilmu yang merasuk ke dalam hati adalah ilmu yang bermanfaat, sedangkan ilmu yang hanya sebatas pada lisan kelak anak Adam tersebut akan di mintai pertanggung jawabannya,

sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadits:
‘Al-Qur-an itu akan menjadi pembela bagi dirimu atau justru akan menuntutmu’.”
(HR. Muslim dari hadits Abu Malik al-Harits al-Asy’ari (3/99).

Ya Allah berilah kami ilmu yang bermanfaat untuk kami dan jangan engkau beri kami apa yang tidak manfaat untuk kami…

Www.abu-Riyadl.blogspot.com

 Ditulis oleh Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid, Lc حفظه الله تعالى

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈

Tambah Ilmu Seharusnya Semakin Tertanam Rasa Takut Kepada Allah

Ust. Abu Riyadl, حفظه الله

Semakin banyak nambah ilmu seharusnya semakin tertanam rasa takut kpd Allah ta’ala..
Itulah ilmu sesungguhnya..!

Seseorang semakin ia mengenal Rabb-nya dan semakin dekat ia kepada Allah Ta’ala, akan semakin besar rasa takutnya kepada Allah. Nabi kita Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “Sesungguhnya aku yang paling mengenal Allah dan akulah yang paling takut kepada-Nya” (HR. Bukhari-Muslim).

Allah Ta’ala juga berfirman (yang artinya) : “Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama” (QS. Fathir: 28)

Jika Ilmu yang didapat malah menjadi cara untuk bisa berkelit dari perintah dan Larangan Allah dan RosulNya.. maka ketahuilah.. ilmunya akan menjadi bumerang atasnya.. dia tidak ada bedanya dg orang bodoh..

Rasa takut kpada Allah lantaran dari Ilmu yang bermanfa’at.. bukan dari kebodohan. Maka jika rasa takut tidak tumbuh, ketahuilah.. dia adalah orang bodoh.. naudzubillah.

Www.abu-Riyadl.blogspot.com

 Ditulis oleh Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid, Lc حفظه الله تعالى

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈

Seorang Muslim Bukanlah Pemalas !

Ust. Abu Riyadl, حفظه الله

Jangan disangka hal yang duniawi ini tidak berpahala. jika anda niatkan karena Allah Ta’ala.

Dari Abu Mas’ud, dari Nabi صلى الله عليه و سلم bersabda:

« إِذَا أَنْفَقَ الرَّجُلُ عَلَى أَهْلِهِ نَفَقَةً يَحْتَسِبُهَا فَهِيَ لَهُ صَدَقَةٌ ».

“Bila seorang lelaki menafkahi keluarganya dengan niat mencari pahala, maka itu shadaqah baginya.”
Shahih, Al-Bukhari (55) & Muslim (1002)

Dari Sa’ad bin Abu Waqqash, bahwa ia memberitahukan Rasulullah صلى الله عليه و سلم bersabda :

إِنَّكَ لَنْ تُنْفِقَ نَفَقَةً تَبْتَغِي بِهَا وَجْهَ اللَّهِ إِلَّا أُجِرْتَ عَلَيْهَا حَتَّى مَا تَجْعَلُ فِي فَمِ امْرَأَتِكَ .

“Sesungguhnya tidaklah engkau memberikan satu nafkah yang engkau harapkan dengannya wajah Allah, kecuali engkau diberi pahala atasnya, hingga apa yang engkau masukkan ke mulut istrimu.”
Shahih Al-Bukhari 56

Namun disaat mencari rizqi jangan anda utamakan banyaknya..Tapi perhatikan kehalalannya

Pertimbangkanlah dengan teliti apa yang anda peroleh.. Karena Allah ta’ala tidak menerima dari harta haram.

Jangan anda jadikan jatah rizqi yang anda peroleh dari harta haram..

Karena setiap hamba jatah rizqinya telah ditentukan..

Sungguh malang nasib pemakan harta haram.

Dan hata haram hanya akan menumbuhkan daging yang layak tuk api neraka.

Rasulullah dalam sabda beliau:
إِنَّهُ لاَ يَرْبُوْ لَحْمٌ نَبَتَ مِنْ سُحْتٍ إِلاَّ كَانَتْ النَّارُ أَوْلَى بِهِ
Sesungguhnya tidak berkembang daging yang tumbuh dari makanan yang haram kecuali Neraka yang lebih pantas baginya.
At tirmidzi no. 614

Saudaraku…pahamilah ilmu agama..Anda akan mengetahui mana yang halal & mana yang haram..

Jangan khawatir bahwa yang didunia ini yang halal itu sedikit..

Justru ia sangat banyaak
namun sangat disayangkan kecenderungan nafsu manusia mengajak kepada yang haram & syaiton menghiasinya..

Sehingga kita dapati hal yang haram itu mudah didapat dan logis..

Sedangkan kata syaithon: “mencari rizqi halal itu sulit & menyulitkan..”

Selamat beraktifitas..

 Oleh Ust. Abu Riyadl Nurcholis Majid, Lc حفظه الله

Menitipkan Uang Di Bank

Ust. Abu Riyadl, حفظه الله

Jika seorang dengan sangat terpaksa meletakkan uangnya di bank karena alasan keamanan..dan tiada jalan lain untuk itu..Karena ia tidaklah mungkin meletakkan uangnya dalam jumlah besar dirumah.. dan sangat tidak mungkin jika ditaruh dirumah… maka bertakwalah kepada Allah.. karena ia telah ikut menyuburkan Praktek RIBA..

Hendaknya ia kontrol bunga yang ada pada tabungannya.. ia uang haram.. jangan dimakan.. buanglah uang tsb difasilitas umum, seperti pembuatan jalan, jembatan, jamban umum, dsb..
Ia bukan disebut sedekah.. tapi ibaratnya buang sial….brtakwalah saudaraku..

Mengapa diperbolehkan menitipkan uang dibank.. karena alasan darurat. Darurat menjadikan boleh sesuatu yang terlarang..

Karena hukum asalnya adalah tidak boleh naruh disitu..

Tapi hendaknya diletakkan di bank yang menerapkan wadiah walaupun memang tidak luput dari
Praktek yang tidak dibenarkan dalam penggunaannya..

Kaidah fiqih: “lebih sedikit kerusakannya” walau sama sama ada unsur kerusakan tp.. lebih mending..

Biasanya bank syariah.. membuat program wadiah.. yaitu nitip uang tanpa bagi hasil.

Masih menurut saya.. bagi hasil yang diperbankan syariah perlu ditinjau ulang..

Dalam perbankan syariah..
Ada sistim mudhorobah alias bagi hasil..

Tentu bagi hasil itu dari keuntungan usaha..

Nah pertanyaaan saya:
Usaha itu ada rugi ada kalanya untung.. kalo pass untung sih bisa bagi hasil..

Namun kalo pas rugi.. siapakah yang menanggung kerugian? Apakah para investor atau bukan?
Jika kita sebagai investor tidak menanggung kerugian maka sistim mudhorobah kita perlu ditinjau ulang..

Karena sistim mudhorobah adalah. Jika untung maka bagilah sesuai kesepakatan.. dan bila rugi maka investorlah yang menanggung.

Jika anda ingin ngecek perbankkan apakah sudah sesuai syariah.. cobalah pinjam modal usaha dari mereka.. lalu bagaimana aqad aqad yang terjadi.. sudahkah seperti mudhorobah ataukah antum seperti orang pinjam modal tapi membagi untung ?

Jika seperti peminjam (perhatikan seperti “peminjam modal “) maka antum akan mengembalikan jika terjdi sesuatu pada usaha anda.. padahal yang namanya usaha itu apalagi dagang kadang rugi kadang untung..

Silahkan menilai sendiri..

Setiap pinjam meminjam yang disitu mencari untung maka ia adalah riba.

 Ditulis oleh Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid, Lc حفظه الله تعالى

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈
– – – – – •(*)•- – – – –

Salah Satu Tanda Syukur Adalah Dengan Menambah Ibadah

Ust. Abu Riyadl, حفظه الله

Diantara tanda orang yang memiliki Rasa syukur adalah ketika ia mewujudkan nya dengan bertambah ibadah..

Jika anda semakin berharta maka lihatlah pada diri anda.. apakah bertambah ibadahnya ataukan semakin lalai.. semakin merasa mampu.. dan berujung semakin tidak butuh kepada pertolongan Allah..

Janganlah hanya ketika kesulitan, engkau mengingatNya.. kalimat Ditas kelihatan mudah diucap.. namun berat dilaksanakan..
Semoga menjadi bahan renungan.. Barakallohu fikum.

 Ditulis oleh Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid, Lc حفظه الله تعالى

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈