Category Archives: Firanda Andirja

Tidak Ada Salahnya Bagi Kaum Muslimin Di Indonesia Untuk Berpuasa Pada Hari Jum’at Dan Sabtu

Ustadz Firanda Andirja, MA, حفظه الله تعالى

Tidak ada salahnya bagi kaum muslimin di indonesia untuk berpuasa pada hari jumat dan sabtu (karena boleh berpuasa pada tanggal 8 dan 9 dzulhijjah), sehingga dengan pasti ia telah berpuasa arofah, baik berdasarkan ulama yang berpendapat puasa arofah ikut saudi maupun yang berpendapat ikut pemerintah indonesia.

Diantara para ulama ada yang berpendapat bahwa puasa arofah harus ikut saudi dan lebaran ikut pemerintah setempat karena Rasulullah bersabda,

الأضحى يوم يضحي الناس
“Hari Raya Iedul Adha adalah hari dimana para manusia menyembelih kurban.”

Diantaranya Prof. Dr. Sa’ad Al-Khotslaan hafizohulloh (anggota kibarul ulama Arab Saudi), sehingga beliau berpendapat bagi negara yang 10 dzul hijjahnya jatuh pada hari ahad -seperti indonesia- maka puasa arofah hari jumat (ikut saudi) dan lebaran hari ahad (ikut pemerintah) sebagaimana beliau sebarkan di twitter beliau.
Pendapat seperti ini juga merupakan fatwa Syaikh Dr. Anis Thohir al-Andunisi (Pengajar di Masjid Nabawi dan Universitas Islam Madinah)

Kelembutan Di Rumah Tanda Kebahagian

Rosulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

إِنَّ اللهَ إِذَا ارَادَ بِاهْلِ بَيْتٍ خَيْرًا أَدْخَلَ عَلَيْهِم الرِّفْقَ

“Sesungguhnya jika Allah menghendaki kebaikan bagi sebuah keluarga maka Allah akan memasukan kelembutan kepada mereka..” (HR Ahmad dan dishahikan oleh Al-Albani dalam As-Shahihah no 523)

Renungkanlah kondisi rumah tanggamu..
jika selalu dipenuhi dengan suara keras, lantang, kekasaran..
bentakan, pukulan terhadap anak-anak..
jeritan anak-anakmu..
mengangkat suara di hadapan suami..

Maka Ketahuilah, engkau sedang jauh dari kebaikan..

Segera rubahlah sikapmu.. perbaiki kondisi rumahmu, penuhi dengan senyuman, kelembutan, niscaya Allah menebar kebaikan dalam keluargamu..

Ditulis oleh,
Ustadz Firanda Andirja, MA حفظه الله تعالى

Bila Allah Membongkar Aib Sang Hamba

Ustadz Firanda Andirja, MA, حفظه الله تعالى

Allah membongkar aib-aib hambanya dalam dua kondisi :

(1) Jika sang hamba mencari-cari kesalahan saudaranya.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

ولا تتبعوا عوراتهم فإنه من اتبع عوراتهم يتبع الله عورته ومن يتبع الله عورته يفضحه في بيته

“Janganlah kalian mencari-cari kesalahan-kesalahan kaum muslimin, karena barang siapa yang mencari-cari kesalahan mereka maka Allah akan menelusuri kesalahan-kesalahannya, dan barang siapa yang ditelusuri kesalahannya oleh Allah maka Allah akan membongkarnya (meskipun) dia di dalam rumahnya sendiri.” (HR Abu Dawud no 4880)

(2) Jika sang hamba terlalu sering melakukan dosa-dosa secara sembunyi-sembunyi maka Allah akan membongkarnya sebagai pelajaran untuk yang lainnya. Jika satu aib kita atau satu dosa kita saja dibongkar oleh Allah maka mau taruh di mana wajah kita ini….??
Orang-orang yang selama ini menghargai atau menghormati kita maka akan menjauhi kita…. sahabat dekat akan menjauh… bahkan memusuhi…,

Diantara doa Nabi shallallahu ‘alahi wa sallam :

اللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِي

“Yaa Allah tutuplah aib-aibku…” (HR Ibnu Maajah no 3871 dan Ibnu Hibbaan no 957)

Hartamu Tidak Menambah Umurmu Sedetikpun

Kapan terbetik dalam hatimu bahwa hartamu akan menambah umurmu, maka sungguh engkau seperti yang disebutkan oleh Allah tentang orang yang terus mengumpulkan harta dan pelit karena menyangka hartanya akan menambah usianya…

الَّذِي جَمَعَ مَالًا وَعَدَّدَهُ

“yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitung,

يَحْسَبُ أَنَّ مَالَهُ أَخْلَدَهُ

dia mengira bahwa hartanya itu dapat mengkekalkannya..” (QS : Al-Humazah 2-3)

Justru sikap pelit yang merusak umur dan menghilangkan keberkahannya, sebaliknya perbuatan baik terlebih lagi bersedekah bagi kerabat akan menambah umur.

Ingatlah engkau dilahirkan dalam kondisi tidak membawa sepeserpun harta, maka demikian pula tatkala kau dibangkitkan tidak membawa sepeserpun harta yang selama ini engkau kumpulkan siang dan malam tanpa mengenal lelah…

Namun jika hartamu kau sedekahkan maka amal sedekahmu akan menemanimu pada hari kiamat

Rosulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

كل امرء في ظل صدقته حتى يقضى بين الناس

“Setiap orang dibawah naungan sedekahnya hingga diputuskan hukum diantara manusia..” (HR Ahmad dan Hakim dan dishohihkan oleh Al-Albani)

Ditulis oleh,
Ustadz Firanda Andirja, حفظه الله تعالى

Malas Bangun Sholat Untuk Subuh Tapi Tidak Malas Bangun Untuk Kerja

Ustadz Firanda Andirja, MA حفظه الله تعالى

Sebagian orang malas bangun sholat subuh, akan tetapi jika dibangunkan untuk pekerjaan kantor maka ia segera bangun….apalagi jika ia terlambat bangun maka iapun terburu-buru…dengan penuh rasa khawatir..bahkan takut dimarah oleh direktur…takut dipecat…takut berhenti dan terputus rejekinya…

Jika ia terlambat maka Ia benar-benar menunjukkan penyesalannya dihadapan bosnya, dan berjanji untuk tidak mengulanginya lagi.

Adapun jika ia terlambat bangun subuh maka ia bersikap santai saja dan rileks…, tanpa ada kekawatiran sama sekali apalagi penyesalan…

Bahkan sebagian orang rela untuk mengakhirkan sholat subuh…atau meninggalkan sholat subuh demi agar tidak terlambat kerja dan datang tepat waktu sehingga disenangi oleh direktur…

Jabal Rahmah, Gunung Cinta ?

Ustadz Firanda Andirja, MA, حفظه الله تعالى

Merupakan fenomena tahunan sebagian jama’ah haji dari berbagai negara berebut-rebutan untuk menaiki jabal Ar-Rahmah yang letaknya di padang Arofah. Jabal Ar-Rohmah disebut juga oleh para ulama dengan nama jabal ilal “إِلاَل” (seperti pengucapan hilal)

Berbagai kegiatan dilakukan oleh para jama’ah haji di jabal Ar-Rahmah karena ingin mencari keberkahan. Ada yang sholat di situ, ada yang hanya sekedar berdoa di situ, ada yang meninggalkan fotonya di situ, ada yang menulis-nulis di situ, bahkan saya pernah melihat sendiri ada jama’ah haji yang sholat menghadap jabal Ar-Rahmah dan tidak menghadap kiblat. Tatkala ditegur dan terjadi dialog maka sang haji tetap bersikeras untuk sholat menghadap jabal Ar-Rahmah dan tidak menghadap kiblat. Sebagian jama’ah meyakini dengan ke jabal Ar-Rahmah maka kecintaan dalam keluarga akan semakin langgeng.

Sebenarnya apa sih rahasia dibalik keistimewaan jabal Ar-Rahmah?

Baca kelanjutan pembahasan diatas :

http://firanda.com/index.php/artikel/fiqh/781-jabal-rahmah-gunung-cinta

Jangan Pernah Ragu Dan Malu Untuk Meminta Kepada Allah

Ustadz Firanda Andirja, MA, حفظه الله تعالى

Anak adam semakin sering kau meminta kepadanya maka ia semakin merendahkanmu, menghinakanmu, dan meninggalkanmu, atau mengusirmu…

Adapun Allah, semakin sering engkau meminta kepadaNya maka Dia semakin meninggikan derajatmu dan semakin dekat denganmu..,
Abul ‘Ataahiyah berkata :

لا تسألنَّ أخاك يوماً حاجةً
وسل الذي أبوابه لا تُحجبُ

“Janganlah pernah suatu hari engkau meminta kebutuhanmu kepada saudaramu…
Mintalah kepada Dzat yang pintu-pintunya tidak pernah tertutup”

الله يغضب إن تركتَ سؤاله
وبني آدم حين يُسأل يغضبُ

“Allah murka jika engkau tidak meninta kepada-Nya..
Dan anak Adam jika engaku meminta kepadanya ia akan marah…”

Hari-Hari Yang Lebih Dicintai Allah…

Ustadz Firanda Andirja, MA, حفظه الله تعالى

Alhamdulillah di Arab Saudi sudah terlihat hilal Dzulhijjah, maka wuquf di padang Arofah hari jum’at.

Jangan lupa perbanyak amal sholeh di 10 hari pertama Dzulhijjah karena sangat dicintai oleh Allah. Kebanyakan orang semangat beribadah di 10 hari terakhir bulan Ramdhan akan tetapi lalai akan keutamaan 10 hari pertama Dzulhijjah.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Tidak ada hari-hari yang beramal sholeh di dalamnya lebih dicintai oleh Allah dari pada hari –hari ini –yaitu 10 hari Dzulhijjah-“. Mereka berkata, “Tidak juga jihad fi sabilillah?”. Nabi berkata, “Tidak pula jihad fi sabilillah, kecuali seseorang yang keluar dengan jiwa dan hartanya lalu ia tidak membawa kembali nyawa dan hartanya tersebut” (HR Al-Bukhari)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam juga bersabda, “Tidak ada hari-hari yang lebih agung di sisi Allah dan lebih dicintai olehNya untuk beramal sholeh dari pada hari-hari ini. Maka perbanyaklah kalian di hari-hari tersebut tahlil, takbir, dan tahmid” (Diriwayatkan oleh Ahmad)

Maka, perbanyak dzikir, baca al-Qur’an, sedekah, puasa, berbakti kepada kedua orang tua, dan ibadah-ibadah yang lainnya…

Beramal Sholehlah Untuk Dirimu

Ustadz Firanda Andirja, MA حفظه الله تعالى

Seorang penyair berkata :

ولدتك أمك يا ابن آدم باكيا…والناس حولك يضحكون سرورا
فاعمل لنفسك أن تكون إذا بكوا….في يوم موتك ضاحكا مسرورا

“Wahai anak Adam, ibumu melahirkanmu dalam kondisi engkau menangis ….
sementara orang-orang disekelilingmu tersenyum kerena gembira…
Beramal sholehlah untuk dirimu agar tatkala mereka menangis di hari kematianmu, engkau meninggal dalam keadaan tersenyum dan gembira….

Yaa Allah anugrahkanlah kepada kami husnul khootimah…

Melatih Diri Untuk Selalu Berniat Baik

Ustadz Firanda Andirja, MA, حفظه الله تعالى

Niat baik sangat berperan dalam mengantarkan engkau kepada kebenaran (al-Haq), mendatangkan amal kebaikan, dan sebab datangnya ampunan Allah. Allah berfirman :

وَلَوْ عَلِمَ اللَّهُ فِيهِمْ خَيْرًا لأسْمَعَهُمْ

“Kalau Sekiranya Allah mengetahui kebaikan ada pada mereka (pada orang-orang kafir), tentulah Allah menjadikan mereka dapat mendengar (untuk tunduk kepada ayat-ayat Allah-pen).” (QS Al-Anfaal : 23)

Maka timbulkanlah niat baik dalam hatimu maka niscaya Allah akan menimbulkan kebaikan pada amalanmu
Allah juga berfirman :

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِمَنْ فِي أَيْدِيكُمْ مِنَ الأسْرَى إِنْ يَعْلَمِ اللَّهُ فِي قُلُوبِكُمْ خَيْرًا يُؤْتِكُمْ خَيْرًا مِمَّا أُخِذَ مِنْكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ

“Hai Nabi, Katakanlah kepada tawanan-tawanan (dari kalangan orang kafir-pen) yang ada di tanganmu: “Jika Allah mengetahui ada kebaikan dalam hatimu, niscaya Dia akan memberikan kepadamu yang lebih baik dari apa yang telah diambil daripadamu dan Dia akan mengampuni kamu.” dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS Al-Anfaal : 70)

Meskipun orang lain tidak ada yang melihat isi hatimu, yakinlah bahwa Allah melihat dan menilai isi hatimu, serta menyikapimu berdasarkan isi hatimu….